cover
Contact Name
Abdul Muis
Contact Email
muis@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bambang.bs@unram.ac.id
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 62 Mataram Fakultas Pertanian Universitas Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 28303431     DOI : https://doi.org/10.29303/jima.v1i3
JIMA (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek merupakan media jurnal elektronik ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Pertanian Universitas Mataram. JIMA sebagai wadah untuk penyebaran dan publikasi hasil penelitian dari skripsi atau tugas akhir mahasiswa yang diterbitkan sebanyak tiga periode, yaitu pada Maret, Juli, dan November. Focus JIMA, pada publikasi hasil penelitian, kajian, dan gagasan pengembangan ilmu pengetahuan bidang agrokomplek (agroekoteknologi, agribisnis, ilmu tanah, ilmu kehutanan, dan budidaya perikanan serta ilmu kelautan). JIMA, menerima artikel yang belum pernah dipublikasi dalam bentuk media publikasi apapun. Tim Redaksi JIMA berhak memperbaiki tata tulis artikel tanpa merubah isi tulisan. Artikel dimuat setelah melalui tahap editing dan reviewing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 354 Documents
Pengaruh Dosis Pupuk Npk Plus dan Biosaka Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L.) Andriansyah; Herman Suheri; I Ketut Ngawit
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i3.5717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk NPK Plus dan konsentrasi Biosaka terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Percobaan dilakukan dengan metode eksperimental pada lahan terbuka di Dusun Kedondong, Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur dari bulan November 2023 hingga April 2024 menggunakan Rancangan split plot RAK faktorial. Faktor pertama adalah pemberian beberapa dosis pupuk NPK yang terdiri atas 4 aras perlakuan yaitu 200 g/plot, 150 g/plot, 100 g/plot, dan 50 g/plot. Faktor kedua adalah konsentrasi Biosaka yang terdiri atas 4 aras perlakuan yaitu 0 ml/L, 5 ml/L, 10 ml/L, 15 ml/L, serta Faktor pembanding Biosaka yaitu ZPT hormonik 2 ml/L. Hasil percobaan menunjukkan bahwa Tidak terjadi interaksi antara perlakuan Biosaka dan perlakuan pupuk NPK Plus pada semua parameter pengamatan. Perlakuan dosis pupuk NPK plus berpengaruh pada parameter tinggi tanaman, laju pertambahan tinggi tanaman, jumlah daun, laju pertambahan jumlah daun, diameter batang, jumlah bunga, jumlah buah per petak dan berat buah per petak. Perlakuan dosis pupuk 2,5 g/tanaman hingga 5 g/tanaman memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman dan hasil cabai rawit lebih tinggi daripada aplikasi dosis pupuk 7,5 g/tanaman hingga 10 g/tanaman.
Uji Kemempanan Beberapa Jenis Tanaman Penutup Tanah Famili Fabaceae terhadap Populasi dan Pertumbuhan Gulma pada Tanaman Jagung (Zea mays L.) I Ketut Ngawit; Nihla Farida; Insanul Kamil
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i3.5732

Abstract

Belum ditemukan jenis tanaman penutup tanah yang efektif menekan populasi dan pertumbuhan gulma, dan juga tidak menimbulkan saingan terhadap tanaman jagung. Oleh karena itu maka telah dilaksanakan penelitian yang tujuan utamanya untuk mengetahui pengaruh beberapa jenis tanaman fabaceae sebagai tanaman penutup tanah terhadap populasi dan pertumbuhan gulma pada tanaman jagung. Sehingga dapat ditentukan jenis tanaman fabaceae, yang paling sesuai ditumpangsarikan dengan jagung di lahan kering. Penelitian dirancang dengan perlakuan faktor tunggal yang disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 blok sebagai ulangan. Perlakuan yang diuji adalah tanaman jagung monocrop bebas gulma dan dibiarkan bergulma selama tumbuhnya, tanaman jagung dengan tanaman penutup tanah kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang merah, kacang ucu dan kacang tunggak. Parameter yang diamati meliputi biomas tanaman, biomas gulma, bobot pipilan kering jagung dan populasi tanaman 5 petak sampel-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kacang hijau dan kacang tunggak sangat cocok digunakan sebagai tanaman penutup tanah  karena sangat efektif menekan populasi dan pertumbuhan gulma dan tidak berkompetisi dengan tanaman jagung. Kedelai sebagai tanaman penutup tanah efektif menekan populasi dan pertumbuhan gulma pada tanaman jagungn akan tetapi daunnya mudah gugur dan berkompetisi dengan tanaman untuk mendapatkan sarana tumbuhn sehingga menyebabkan kehilangan hasil jagung mencapai 14,25%. Kacang merah dan kacang ucu, tidak cocok digunakan sebagai tanaman penutup tanah karena tidakefektif menekan populasi dan pertumbuhan gulma, sehingga kehilangan hasil jagung akibat kompetisi gulma mencapai 42,28% - 46,14% dan juga berkompetisi kuat dengan tanaman jagung sehinga menyebabkan kehilangan hasil jagung mencapai 18,74% - 36,18%.
Pengaruh Kombinasi Dosis Kompos Magot dan Kascing terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Zucchini (Cucurbita pepo L.) Nia Hidayatul Aini; Novita Hidayatun Nufus; Bambang Budi Santoso
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i3.5733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi dosis kompos magot dan kascing serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman zucchini (Cucurbita pepo L.). Penelitian dilaksanakan di Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah yang dimulai pada bulan Mei 2024 sampai dengan bulan Agustus 2024. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental dengan rancangan percobaan berupa Rancanagan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan faktor tunggal berupa kombinasi kompos magot dan kascing, yaitu A (kontrol, tanpa pemberian kompos), B( 0 g magot + 100 g kascing/tanaman), C (0 g magot + 200 g kascing/tanaman), D (0 g magot + 300 g kascing/tanaman), E (100 g magot + 0 gram/tanaman), F (100 g magot + 100 g kascing/tanaman), G (100 g magot + 200 g kascing/tanaman), H (100 g magot + 300 g kascing/tanaman), I (200 g magot + 0 g kascing/tanaman), J (200 g magot + 100 g kascing/tanaman), K (200 g magot + 200 g kascing/tanaman), L (200 g magot + 300 g kascing/tanaman).
Pengaruh Media Tanam Campuran dan Dosis Pupuk Npk 16:16:16 terhadap Pertumbuhan Bibit Kelor (Moringa oleifera Lam.) Zahrawana Putri Yodita; Liana Suryaningsih B.; Bambang Budi Santoso
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i3.5742

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran media tanam dan pemberian pupuk NPK 16:16:16 terhadap pertumbuhan bibit tanaman Kelor (Moringa oleifera Lam). Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial yaitu faktor pertama media tanam dengan 2 aras perlakuan tanah dan tanah + arang sekam, dan faktor kedua Pupuk NPK 16:16:16 dengan 4 aras perlakuan yaitu dosis 8, 10, 12, 14 g/polybag kombinasi perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga diperoleh 40 unit percobaan, dilaksanakan di Green house Fakultas pertanian Universitas Mataram dari bulan Mei sampai Juni 2024. Parameter pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot basah tajuk, bobot kering tajuk, bobot segar akar dan bobot kering akar. Hasil penelitian menunjukkan media tanam berpengaruh nyata (significant) terhadap parameter bobot kering tajuk, namun tidak berbeda nyata (non significant) terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot segar tajuk, bobot segar akar, dan bobot kering akar. Faktor perlakuan pupuk NPK 16:16:16 berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 2 MST dan 8 MST, tetapi tidak berbeda nyata terhadap tinggi tanaman umur 4 MST dan 6 MST, jumlah daun, diameter batang, bobot segar tajuk, bobot kering tajuk, bobot segar akar, dan bobot kering akar. Pada percobaan ini, interaksi antara faktor media tanam dan pupuk NPK tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan.
Keanekaragaman Hama dan Musuh Alami pada Perkebunan Kopi Robusta (Coffea canephora.) di Desa Karang Sidemen Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah Baiq Mona Kotma Chantika; M. Taufik Fauzi; Irwan Muthahanas; Amrul Jihadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i3.5744

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman hama dan musuh alami pada perkebunan kopi robusta (Coffea canephora.) di Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan teknik observasi langsung di lapangan dan mengkoleksi spesimen. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni - Juli 2024 pada dua lahan perkebunan kopi robusta milik Kelompok Tani Hutan Semilir Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, NTB dan identifikasi di Laboratorium Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian, Universitas Mataram. Rancangan percobaan dengan sampel acak terpilih (systematic random sampling). Penentuan unit sampel dilakukan dengan cara menarik garis diagonal pada tanaman untuk menentukan titik sampel tanaman. Pada lokasi pengamatan diletakan 10 perangkap mangkok kuning (Yellow pan trap) dan perangkap jatuh (pitfall trap), sehingga terdapat 20 perangkap yang dipasang pada lokasi dan dipasang dua hari sebelum dilakukan pengamatan. Selain itu dilakukan pengamatan langsung dengan cara mengambil serangga yang terdapat pada tanaman sampel. Hasil penelitian pada kedua lokasi menunjukan bahwa ditemukan serangga yang termasuk kedalam 65 genus, 50 famili dan 14 ordo yang terbagi menjadi 28 genus hama, 17 genus predator, 15 genus parasitoid, 3 genus pengurai dan 2 genus penyerbuk. Indeks keragaman dan dominansi yang didapat pada kedua lokasi dikategorikan sedang.
Pengaruh Waktu Aplikasi Paclobutrazol terhadap Pertumbuhan dan Hasil Golden Melon (Cucumis melo L.) pada Sistem Hidroponik Nutrient Film Technique M. Royyan Firdaus; Nurrachman; Nihla Farida
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i3.5871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu aplikasi paclobutrazol yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil golden melon pada sistem hidroponik NFT. Percobaan ini dilaksanakan di Glass House Fakultas Pertanian, Universitas Mataram, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (±25 m dpl). Mulai bulan November hingga Februari 2024. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yaitu waktu pengaplikasian paclobutrazol konsentrasi 150 ppm terdiri dari empat aras, tanpa diaplikasikan paclobutrazol (P0), waktu aplikasi 21 HST (P1), waktu aplikasi 28 HST (P2), waktu aplikasi 35 HST (P3). Tiap aras perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga di peroleh 16 unit tanaman percobaan. Semua data hasil pengamatan dianalisa menggunakan analysis of variance (ANOVA) pada taraf 5%. Parameter yang dipengaruhi secara signifikan diuji lanjut dengan menggunakan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 5%. Hasil percobaan menunjukkan bahwa perlakuan waktu aplikasi paclobutrazol berpengaruh nyata pada pertumbuhan vegetatif yaitu laju pertumbuhan panjang ruas batang tanaman melon dengan waktu aplikasi 21 HST (P1) memiliki laju pertumbuhan panjang ruas terpendek (0,1 cm/10 hari). Perlakuan waktu aplikasi paclobutrazol tidak berpengaruh nyata pada laju pertumbuhan diameter batang, laju pertumbuhan jumlah cabang batang, komponen hasil tanaman golden melon yang meliputi bobot buah, tingkat kemanisan buah dan tingkat kekerasan buah.
Pengaruh Beberapa Konsentrasi Paclobutrazol terhadap Pertumbuhan dan Hasil Golden Melon (Cucumis melo L.) pada Sistem Hidroponik Nutrient Film Technique Muhammad Dimas Pratama Arianto; Nurrachman; Nihla Farida
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i3.5874

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman golden melon terhadap berbagai konsentrasi paclobutrazol pada sistem hidroponik Nutrient Film Technique. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan November 2023 sampai dengan bulan Februari 2024, di Glass House Fakultas Pertanian Universitas Mataram, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat ( ± 25 m dpl). Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan percobaan di Glass House. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yaitu konsentrasi paclobutrazol yang terdiri atas empat aras yaitu: 0 ppm (P0), 50 ppm (P1), 100 ppm (P2), dan 150 ppm (P3) masing-masing diulang empat kali dengan waktu pengaplikasian pada 21 HST. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf 5%. Hasil percobaan menunjukkan bahwa Paclobutrazol berpengaruh terhadap laju pertumbuhan diameter batang, bobot buah, tingkat kemanisaan buah dan tingkat kekerasan buah. Paclobutrazol konsentrasi tertinggi (150 ppm) menyebabkan terhambatnya laju pertumbuhan diameter batang dan meningkatkan hasil tanaman golden melon, sebaliknya pertumbuhan yang lebih tinggi dan hasil terendah terdapat pada perlakuan tanpa paclobutrazol.
Pengaruh Pemangkasan Batang Utama dan Posisi Buah terhadap Atribut Kualitas Buah Melon (Cucumis melo L.) Fitriananda; Liana Suryaningsih B.; Herman Suheri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i3.5941

Abstract

Melon (Cucumis melo L.) merupakan buah yang memiliki beberapa kandungan vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemangkasan batang utama, pengaturan posisi buah melon dan interaksi antara faktor perlakuan pemangkasan batang utama dengan pengaturan posisi buah terhadap kualitas buah melon (Cucumis melo L.). Percobaan ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Oktober 2023 di Dusun Tarum Desa Labuan Pandan Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur dan dilanjutkan di Laboratorium Fisiologi dan Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Rancangan yang digunakan pada percobaan ini yaitu rancangan acak kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor yakni pemangkasan (P) yang terdiri dari tiga aras yaitu: P1= Pemangkasan batang utama pada ruas ke-25, P2= pemangkasan batang utama pada ruas ke-27, P3=pemangkasan batang utama pada ruas ke-29 dan pengaturan posisi buah (B) yang terdiri dari tiga aras yaitu: B1= posisi buah ke-5, B2= Posisi buah ke-7, B3= posisi buah ke-9. Pada percobaan ini masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 27 unit perlakuan. Parameter yang diamati yaitu bobot buah (kg), kekerasan daging buah (kg/cm2), kandungan padatan terlarut (oBrix), dan titrasi keasaman buah (%TA). Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Hasil peelitian menunjukkan bahwa faktor pemangkasan (P) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kekerasan daging buah dan kandungan padatan terlarut. Faktor pemangkasan memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap parameter bobot buah dan titrasi keasaman. Posisi buah pada cabang ke-5, ke-7, dan ke-9 memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap semua parameter pada atribut kualitas buah melon sehingga ketiga posisi ini dapat dipertimbangkan dalam praktik budidaya melon.
Pengaruh Perlakuan Penyemprotan Kalsium Klorida (CaCl2) terhadap Atribut Kualitas dan Umur Simpan Buah Melon (Cucumis melo L.) Nunung Pratiwi; Herman Suheri; Liana Suryaningsih B.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i3.5942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh perlakuan penyemprotan kalsium klorida (CaCl2) terhadap kualitas pasca panen buah melon (Cucumis melo L.). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan lokasi di lahan petani di Dusun Tarum, Desa Labuan Pandan, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Analisis buah dilakukan di laboratorium Fisiologi dan Teknologi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Percobaan ini berlangsung dari bulan Juli sampai Oktober 2023. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial Faktor pertama yakni Konsentrasi CaCl2 (K) dengan 4 taraf yaitu, K0 (Tanpa CaCl2), K1 (2% CaCl2), K2 (4 % CaCl2), K3 ( 6% CaCl2). Faktor kedua yakni jumlah penyemprotan (T) dengan 2 taraf yaitu, T1 (Penyemprotan 1 kali), T2 (Penyemprotan 2 kali). Sampel yang digunakan sebanyak 32 buah melon setiap perlakuan. Penentuan jumlah sampel berdasarkan jumlah unit percobaan sebanyak 8 perlakuan dengan 3 ulangan dan tiap ulangan terdapat 4 buah melon. Jadi secara keseluruhan dibutuhkan 96 (8×3×4) buah. Hasil Penelitian menunjukan pengaruh yang bervariasi terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan konsentrasi kalsium klorida tidak memberikan pengaruh nyata pada semua parameter pengamatan pada hari ke-0 ,ke-5, dan ke-10 penyimpanan. Perlakuan jumlah penyemprotan memberikan pengaruh nyata pada parameter kekerasan daging buah pada hari ke-5 penyimpanan dan titrasi keasaman pada hari ke-10 penyimpanan. Interaksi perlakuan konsentrasi kalsium klorida dan jumlah penyemprotan memberikan pengaruh nyata pada kandungan padatan terlarut pada hari ke-0 penyimpanan dan kekerasan daging buah pada hari ke-10 penyimpanan.
Penanganan Pascapanen Buah Jeruk Mandarin (Citrus reticulata) di Yunta Ichiba, Japan Agricultural Cooperatives Okinawa Jepang Muhammad Thoriq Hendrawan; Aluh Nikmatullah; Uyek Malik Yakop
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i1.6200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanganan pascapanen buah jeruk mandarin (mikan) yang meliputi tahap penanganan pasca panen jeruk mandarin di Yunta Ichiba JA Okinawa, Jepang. Penelitian ini dilaksanakan di Yunta Ichiba Japan Agricultural Cooperatives Okinawa (JA Okinawa) Prefektur Okinawa, Jepang yang dimulai dari bulan September 2023 hingga juni 2024. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan cara melakukan observasi secara langsung dan mengambil dokumentasi sebagai bukti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap penanganan pascapanen jeruk mandarin di Yunta Ichiba JA Okinawa meliputi proses sortasi dan grading, pengemasan, dan penjualan dan standarisasi mutu di tempat penjualan.