cover
Contact Name
Elok Nur Affah Al Akromi
Contact Email
eloknuraffah44@gmail.com
Phone
+6282117852564
Journal Mail Official
jurnalglobalilmiah@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence Blok.D No.02, Sendang,Kec. Sumber, Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Global Ilmiah
ISSN : -     EISSN : 30265207     DOI : -
Jurnal Global Ilmiah merupakan jurnal ilmiah dalam bentuk penelitian dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal ini diterbitkan setiap bulan oleh International Journal Labs. Jurnal Global Ilmiah menyediakan sarana untuk diskusi berkelanjutan tentang isu-isu relevan yang termasuk dalam fokus dan ruang lingkup jurnal yang dapat diperiksa secara empiris. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian yang mencakup ilmu-ilmu multidisiplin, termasuk humaniora dan ilmu sosial, pendidikan, ilmu agama, filsafat, ekonomi, ilmu teknik, dan ilmu kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 313 Documents
Protein Sebagai Senyawa Organik: Studi Pustaka tentang Struktur, Fungsi, dan Pemanfaatannya dalam Berbagai Bidang Ratu Naila Nurfaiza; Desi Ratnasari; Muhammad Faridz Ash Shiddiq; Mokhamad Mahroji
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 11 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i11.411

Abstract

Protein merupakan salah satu senyawa organik yang sangat penting bagi makhluk hidup karena berperan dalam berbagai proses biologis, mulai dari pembentukan jaringan, pengaturan metabolisme, katalisis reaksi biokimia, hingga fungsi transportasi molekul dan pertahanan tubuh terhadap patogen. Secara kimia, protein tersusun atas asam-asam amino yang saling berikatan melalui ikatan peptida membentuk rantai polipeptida dengan struktur yang kompleks, mulai dari struktur primer berupa urutan asam amino, struktur sekunder seperti alpha-helix dan beta-sheet, hingga struktur tersier dan kuartener yang terbentuk melalui pelipatan tiga dimensi. Struktur tersebut menentukan sifat fisik, sifat kimia, serta fungsi biologis protein sesuai perannya masing-masing. Perkembangan ilmu kimia organik dan bioteknologi telah mendorong pemanfaatan protein dalam berbagai bidang, seperti kesehatan melalui produksi antibodi dan hormon rekombinan, farmasi melalui pengembangan protein terapeutik, pangan melalui peningkatan nilai gizi, serta industri melalui pemanfaatan enzim dalam biokatalisis. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji secara sistematis berbagai buku dan artikel ilmiah yang diterbitkan pada tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa protein memiliki struktur yang sangat menentukan aktivitas biologisnya, di mana perubahan kecil pada struktur dapat berdampak besar terhadap fungsinya. Perubahan struktur akibat suhu, pH, maupun bahan kimia dapat menyebabkan denaturasi, yaitu rusaknya ikatan non-kovalen penopang struktur sekunder dan tersier tanpa memutus ikatan peptida, sehingga fungsi biologis protein menurun. Oleh karena itu, pemahaman mengenai protein sebagai senyawa organik sangat penting untuk menunjang perkembangan ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Implikasi dari pemahaman ini mencakup pengembangan produk bioteknologi, peningkatan kualitas dan keamanan pangan, serta kemajuan farmasi dalam menghasilkan terapi berbasis protein yang lebih efektif.
Hubungan Kehadiran Ayah Dengan Gaya Kelekatan Menghindar Pada Dewasa Awal yang Menjalin Hubungan Pacaran Gusti Ayu Mirah Adi Aprilia; R. Pasifikus Christa Wijaya; Shela Christine Pello
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 11 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i11.412

Abstract

Gaya kelekatan menghindar pada dewasa awal semakin meningkat, yang ditandai dengan ketidaknyamanan dalam hubungan emosional, kecenderungan menjaga jarak dalam interaksi interpersonal, serta kesulitan membangun kedekatan dengan pasangan. Gaya kelekatan menghindar terbentuk dari pengalaman masa kecil, ketika anak kurang mendapatkan respons emosional yang konsisten dari figur pengasuh, termasuk ayah, sehingga individu mengembangkan strategi menghindar sebagai mekanisme perlindungan diri dalam relasi interpersonal saat dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kehadiran ayah dengan gaya kelekatan menghindar pada dewasa awal yang menjalin hubungan pacaran di Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linear sederhana. Sampel penelitian berjumlah 384 dewasa awal di Kota Kupang yang sedang menjalin hubungan pacaran, dipilih menggunakan teknik quota sampling berdasarkan rumus Lemeshow agar representatif terhadap populasi. Pengumpulan data menggunakan skala Father Presence Questionnaire (FPQ) untuk mengukur kehadiran ayah, serta skala The Experiences in Close Relationship-Revised (ECR-R) subskala menghindar untuk mengukur gaya kelekatan menghindar. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan koefisien regresi sebesar -0,029 dengan signifikansi p < 0,001, yang berarti terdapat hubungan negatif signifikan antara kehadiran ayah dengan gaya kelekatan menghindar. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,035 menunjukkan bahwa kehadiran ayah memberikan kontribusi sebesar 3,5% terhadap variasi gaya kelekatan menghindar, sedangkan 96,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti. Semakin tinggi kehadiran ayah yang dirasakan, semakin rendah kecenderungan individu memiliki gaya kelekatan menghindar dalam hubungan pacaran. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pencegahan gaya kelekatan menghindar melalui penguatan peran ayah dalam pengasuhan anak sejak dini, baik melalui edukasi keluarga maupun intervensi psikologis.
Implementasi Manajemen Fatigue Pada Aktivitas Drilling di PT Indodrill Indonesia Site Tumpang Pitu Operation (TBO), Banyuwangi: Analisis Risiko dan Evaluasi Efektivitas Program Achmad Shadiq
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 11 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i11.413

Abstract

Fatigue atau kelelahan kerja merupakan salah satu faktor manusia (human factor) yang berkontribusi signifikan terhadap terjadinya kecelakaan kerja di industri pertambangan, terutama pada aktivitas pengeboran (drilling) yang beroperasi selama 24 jam dengan sistem kerja shift, di mana pola istirahat yang tidak teratur meningkatkan risiko penurunan kewaspadaan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko fatigue pada aktivitas drilling di PT. Indodrill Indonesia Site Tumpang Pitu Operation (TBO), Banyuwangi, serta mengevaluasi efektivitas implementasi program Manajemen Fatigue dalam mengendalikan risiko tersebut, mengingat tuntutan operasional yang berlangsung tanpa henti. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis risiko berdasarkan standar ISO 31000:2018, prinsip-prinsip Fatigue Risk Management System (FRMS), dan Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), yang diterapkan secara terpadu. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan supervisor dan petugas HSE, telaah dokumen perusahaan, dan studi literatur, sehingga temuan dapat dikonfirmasi silang secara akurat dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber utama fatigue berasal dari durasi kerja yang panjang, kerja malam, kondisi lingkungan kerja, monotonitas pekerjaan, serta kualitas istirahat pekerja yang kurang memadai, yang saling memperberat apabila terjadi bersamaan. Implementasi program manajemen fatigue yang meliputi pengaturan roster kerja, monitoring jam kerja, toolbox meeting, pemeriksaan fitness for work, edukasi tentang fatigue, dan pengawasan supervisor terbukti mampu menurunkan tingkat risiko fatigue dari kategori tinggi menjadi kategori sedang, yang menunjukkan perbaikan berarti terhadap keselamatan pekerja. Evaluasi menunjukkan bahwa efektivitas program sangat dipengaruhi oleh komitmen manajemen, budaya keselamatan, kepatuhan pekerja, dan keberadaan sistem monitoring yang berkelanjutan, yang menegaskan pengendalian teknis semata tidak cukup tanpa dukungan organisasi konsisten.

Filter by Year

2023 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 3 No. 11 (2026): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 10 (2026): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 9 (2026): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 8 (2026): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 7 (2026): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2026): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 4 (2026): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 11 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 10 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 9 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 8 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 7 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 6 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 4 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 12 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 11 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 10 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 9 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 8 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 6 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 5 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Global Ilmiah More Issue