cover
Contact Name
Elok Nur Affah Al Akromi
Contact Email
eloknuraffah44@gmail.com
Phone
+6282117852564
Journal Mail Official
jurnalglobalilmiah@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence Blok.D No.02, Sendang,Kec. Sumber, Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Global Ilmiah
ISSN : -     EISSN : 30265207     DOI : -
Jurnal Global Ilmiah merupakan jurnal ilmiah dalam bentuk penelitian dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal ini diterbitkan setiap bulan oleh International Journal Labs. Jurnal Global Ilmiah menyediakan sarana untuk diskusi berkelanjutan tentang isu-isu relevan yang termasuk dalam fokus dan ruang lingkup jurnal yang dapat diperiksa secara empiris. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian yang mencakup ilmu-ilmu multidisiplin, termasuk humaniora dan ilmu sosial, pendidikan, ilmu agama, filsafat, ekonomi, ilmu teknik, dan ilmu kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 276 Documents
Pengaruh GIG Ekonomi terhadap Praktek MSDM Tradisional Muklisin; Sunarto
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 8 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i8.369

Abstract

Perkembangan GIG economi dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi fenomena global yang secara signifikan mengubah pola hubungan kerja dan praktik manajemen sumber daya manusia (MSDM). Gig economy ditandai oleh meningkatnya pekerjaan berbasis proyek, kontrak jangka pendek, serta pemanfaatan platform digital sebagai perantara antara pekerja dan pemberi kerja. Kondisi ini menantang paradigma MSDM tradisional yang umumnya berorientasi pada hubungan kerja jangka panjang, struktur organisasi yang hierarkis, serta sistem pengelolaan tenaga kerja yang terstandarisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gig economy terhadap praktik MSDM tradisional, khususnya dalam aspek rekrutmen, pelatihan dan pengembangan, penilaian kinerja, serta sistem kompensasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah terkini dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa gig economy mendorong transformasi signifikan dalam praktik MSDM, di antaranya melalui digitalisasi proses rekrutmen, fleksibilitas dalam pengelolaan tenaga kerja, serta pergeseran dari sistem kerja permanen menuju model kerja berbasis proyek. Selain itu, organisasi dituntut untuk mengembangkan strategi MSDM yang lebih adaptif, berbasis teknologi, dan responsif terhadap kebutuhan tenaga kerja non-tradisional. Namun demikian, perubahan ini juga menghadirkan sejumlah tantangan, seperti meningkatnya ketidakpastian kerja, keterbatasan perlindungan sosial bagi pekerja gig, serta menurunnya tingkat loyalitas dan keterikatan karyawan terhadap organisasi. Oleh karena itu, diperlukan inovasi kebijakan dan praktik MSDM yang mampu menyeimbangkan fleksibilitas kerja dengan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja.
Transformasi Pembatasan Kedaulatan Regulasi dalam Hukum Investasi Indonesia Pasca Agreement on Reciprocal Trade (ART) Indonesia–Amerika Serikat 2026 Switcha Differentia Ariapramuda
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 8 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i8.370

Abstract

Terminasi massal Bilateral Investment Treaty (BIT) oleh Indonesia sejak 2014 mencerminkan tekad untuk merebut kembali kedaulatan regulasi yang selama bertahun-tahun terkikis oleh rezim perlindungan investor generasi lama. Namun, Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang ditandatangani Indonesia dan Amerika Serikat pada 19 Februari 2026 menghadirkan paradoks yang serius di satu sisi Indonesia berambisi membangun kerangka investasi yang menjunjung right to regulate, di sisi lain ART justru memuat ketentuan-ketentuan yang berpotensi membalikkan pencapaian reformasi tersebut. Penelitian ini mengkaji konsistensi ketentuan investasi dalam ART 2026 dengan arah reformasi hukum investasi Indonesia, khususnya dari perspektif doktrin kedaulatan regulasi. Dengan metode penelitian hukum normatif melalui pendekatan perundang-undangan dan konseptual, analisis menunjukkan bahwa penghapusan persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), pembatasan kewenangan BUMN, dan larangan hambatan ekspor mineral dalam ART berpotensi menciptakan regulatory rollback yang bertentangan dengan tujuan hilirisasi nasional serta Pasal 33 UUD 1945. ART juga membuka risiko gugatan dari negara ketiga melalui klausul Most Favoured Nation (MFN) dan berpotensi melanggar standar Fair and Equitable Treatment (FET) terhadap investor non-Amerika Serikat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ratifikasi ART memerlukan negosiasi ulang berbasis klausul keamanan ekonomi esensial atau setidaknya pengesahan melalui jalur legislatif untuk menjaga legitimasi konstitusional.
Implementation of Good Corporate Governance (GCG) and ESG in State Owned Enterprises in Indonesia Aji Ardana
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 8 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i8.373

Abstract

Good Corporate Governance (GCG) and Environmental, Social, and Governance (ESG) are increasingly important concepts in the development of modern corporate law, particularly within State-Owned Enterprises (SOEs) in Indonesia. The implementation of GCG aims to establish companies that are transparent, accountable, responsible, independent, and fair, while ESG emphasizes corporate sustainability through environmental, social, and governance dimensions. In practice, several Indonesian SOEs continue to face various legal and governance issues, such as corruption, conflicts of interest, weak supervision, and suboptimal implementation of corporate sustainability principles. This study aims to analyze the implementation of Good Corporate Governance and ESG in Indonesian SOEs and to identify the challenges encountered in their application. This research employs a normative legal research method using statutory, conceptual, and case approaches. The primary legal materials include Law Number 19 of 2003 concerning State-Owned Enterprises, Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies, as well as various regulations related to corporate governance and ESG. The findings indicate that the implementation of GCG and ESG in Indonesian SOEs has shown progress, particularly in improving corporate transparency, strengthening supervisory functions, and adopting corporate sustainability programs. However, implementation still faces several challenges, including political intervention, weak independence of corporate organs, and the lack of comprehensive ESG regulations and effective supervision. Therefore, stronger regulatory frameworks, enhanced corporate accountability, and more effective oversight mechanisms are required to achieve sound and sustainable governance within Indonesian SOEs.
Peran Sertifikasi Halal, Islamic Brand, dan Periklanan Islami dalam Keputusan Pembelian Konsumen Muslim di Era Digital Nuria Salsabila Fitri; Zahra Safira; Roni Hidayat
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 8 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i8.374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sertifikasi halal, Islamic brand, dan periklanan Islami dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen Muslim di era digital, khususnya di Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode analisis konten dan netnografi, penelitian ini mengkaji konten iklan Islami di platform Instagram, TikTok, dan YouTube, serta mengamati interaksi dan ulasan konsumen di ruang digital tanpa melibatkan wawancara tatap muka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal dari BPJPH berperan sebagai fondasi kepercayaan utama yang memberikan rasa aman (peace of mind) bagi konsumen Muslim dalam berbelanja daring, meskipun terdapat gejala saturasi di kalangan Gen Z yang mulai memandang label halal sebagai standar dasar belaka. Islamic brand yang otentik terbukti mampu membangun loyalitas konsumen yang lebih dalam melalui internalisasi nilai-nilai Islam seperti kejujuran (shidq), amanah, dan tanggung jawab sosial, sementara branding yang dangkal justru memicu respons negatif dari komunitas digital. Periklanan Islami yang efektif menggabungkan daya tarik spiritual, identitas sosial, dan informasi rasional-halal, dengan format video pendek di TikTok sebagai saluran paling efektif menjangkau generasi milenial dan Gen Z Muslim, namun ancaman halal washing menjadi risiko serius yang harus diantisipasi melalui autentisitas pesan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepercayaan merupakan aset paling berharga dalam ekosistem industri halal digital, dan keberhasilannya bergantung pada konsistensi, keterbukaan, serta interaksi yang tulus antara pelaku usaha dan komunitas konsumen Muslim Indonesia.
Perlindungan Hukum terhadap Kerahasiaan Minuta Akta dalam Sistem Penyimpanan Elektronik Cindy Alfira; Viellery Shannen
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 8 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i8.375

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi sistem penyimpanan minuta akta notaris dari bentuk konvensial menuju sistem elektronik.Namun, digitalisasi tersebut menimbulkan persoalan hukum terkait autentisitas, kekuatan pembuktian, dan perlindungan kerahasiaan minuta akta sebagai bagian dari protokol notaris yang berkedudukan sebagai arsip negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap kerahasiaan minuta akta dalam sistem penyimpanan elektronik serta tanggung jawab notaris dalam menjaga keamanan data elektronik berdasarkan peraturan perundang undangan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual melalui analisis terhadap Undang-Undang Jabatan Notaris, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, serta doktrin hukum yang berkaitan dengan cyber notary dan perlindungan hukum. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penyimpanan minuta akta secara elektronik belum memiliki pengaturan yang komprehensif sehingga kedudukannya masih terbatas sebagai dokumen pendukung dan belum dapat menggantikan minuta fisik. Selain itu, penggunaan sistem elektronik menimbulkan tanggung jawab tambahan bagi notaris untuk menjaga kerahasiaan, integritas, dan keamanan data melalui penerapan sistem keamanan cyber yang memadai. Perlindungan hukum terhadap minuta akta elektronik dilakukan melalui perlindungan preventif dan represif, baik melalui pengaturan hukum maupun penerapan teknologi keamanan informasi. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi dan pembentukan aturan khusus mengenai cyber notary guna memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap kerahasiaan minuta akta di era digital.
Analisis Akuntansi Manajemen Lingkungan Pada PT. J Resources Bolaang Mongondow Andiny Suhardi; David P. E. Saerang; Lidia M. Mawikere
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 8 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i8.376

Abstract

Akuntansi manajemen lingkungan merupakan salah satu bidang disiplin ilmu akuntansi yang aktivitasnya bertujuan memberikan informasi pada manajemen atas pengelolaan lingkungan dan dampaknya terhadap biaya produksi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui akuntansi manajemen lingkungan pada PT. J Resources Bolaang Mongondow. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan manajer dan karyawan PT JRBM, serta data sekunder berupa dokumen internal perusahaan seperti arsip pengelolaan limbah, laporan pemantauan kualitas air, dan rincian biaya pengelolaan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT JRBM telah mengalokasikan biaya pencegahan sebesar Rp3.850.930.515 untuk penyusunan dokumen perizinan lingkungan, pelatihan pekerja, dan pembelian bahan kimia pengolahan limbah cair; biaya deteksi sebesar Rp129.513.600 untuk analisis laboratorium air limbah domestik dan pertambangan; serta biaya kegagalan internal sebesar Rp20.253.642.945 untuk pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Yang menjadi temuan penting, perusahaan tidak memiliki biaya kegagalan eksternal pada periode 2024, yang mencerminkan efektivitas pengendalian lingkungan dan kepatuhan terhadap peraturan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PT JRBM telah menerapkan akuntansi manajemen lingkungan secara baik dengan fokus utama pada pengelolaan dampak internal melalui pemeliharaan fasilitas limbah yang berkelanjutan, serta menunjukkan kinerja lingkungan yang sesuai dengan prinsip Good Mining Practice dan regulasi yang berlaku.