cover
Contact Name
Elok Nur Affah Al Akromi
Contact Email
eloknuraffah44@gmail.com
Phone
+6282117852564
Journal Mail Official
jurnalglobalilmiah@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence Blok.D No.02, Sendang,Kec. Sumber, Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Global Ilmiah
ISSN : -     EISSN : 30265207     DOI : -
Jurnal Global Ilmiah merupakan jurnal ilmiah dalam bentuk penelitian dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal ini diterbitkan setiap bulan oleh International Journal Labs. Jurnal Global Ilmiah menyediakan sarana untuk diskusi berkelanjutan tentang isu-isu relevan yang termasuk dalam fokus dan ruang lingkup jurnal yang dapat diperiksa secara empiris. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian yang mencakup ilmu-ilmu multidisiplin, termasuk humaniora dan ilmu sosial, pendidikan, ilmu agama, filsafat, ekonomi, ilmu teknik, dan ilmu kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 313 Documents
Analisis Pengendalian Kualitas Proses Produksi Batako Menggunakan Pendekatan Dmaic untuk Meningkatkan Standar Produk (Studi Kasus Pada Umkm XYZ) Deri Aldi; Bayu Mas Dwi Nata; Tuwandi Juniarto
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 9 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i9.381

Abstract

Kualitas batako sangat menentukan ketahanan konstruksi bangunan, namun masih banyak UMKM yang mengalami tingkat kecacatan produk tinggi akibat proses produksi yang belum terkendali. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengendalian kualitas proses produksi batako pada UMKM Batako Plaju menggunakan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi proses produksi, pencatatan jumlah produksi, dan identifikasi produk cacat selama bulan November 2025. Total produksi tercatat sebesar 37.100 unit batako dengan jumlah cacat 1.146 unit, yang terdiri dari cacat retak (241 unit), patah/rapuh (215 unit), permukaan tidak rata (207 unit), dimensi tidak sesuai (185 unit), keropos (155 unit), dan sudut rusak (143 unit). Analisis menggunakan peta kendali P menunjukkan proses berada dalam batas kendali statistik, namun nilai DPMO yang relatif tinggi mengindikasikan perlunya perbaikan kualitas. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan DMAIC efektif dalam mengidentifikasi jenis cacat dominan dan faktor penyebabnya serta memberikan dasar perbaikan untuk menurunkan tingkat kecacatan dan meningkatkan standar mutu batako.
Generasi Z dan Identitas Religius: Pengaruh Tiktok pada Praktik Iman Muda Eldrida Dewi; Rina Jala Putri; Roni Hidayat
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 9 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i9.383

Abstract

Perkembangan pesat media sosial khususnya TikTok telah mengubah pola hidup dan interaksi Generasi Z, termasuk dalam pembentukan identitas religius dan praktik keimanan mereka. TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga berkembang menjadi ruang dakwah digital dan penyebaran nilai-nilai keagamaan yang menarik bagi anak muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh TikTok terhadap praktik iman Generasi Z sekaligus memahami bagaimana platform tersebut membentuk identitas religius generasi muda di era digital. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, buku, dan literatur terkait religiusitas digital, dakwah media sosial, serta perilaku Generasi Z. Hasil kajian menunjukkan bahwa TikTok memiliki dampak positif berupa meningkatnya akses terhadap ilmu agama, peningkatan motivasi ibadah, dan terbentuknya komunitas religius digital. Namun, di sisi lain, TikTok juga membawa dampak negatif seperti penyebaran informasi agama yang tidak valid, pemahaman agama yang instan, serta kecenderungan menjadikan agama sebagai bagian dari tren media sosial semata. Oleh karena itu, diperlukan literasi digital dan pendampingan yang tepat agar Generasi Z mampu memanfaatkan TikTok secara bijak sebagai sarana penguatan spiritual dan pembentukan identitas religius yang sehat.
Alternative Diagnostic Tool: Multimodality of Policy Implementation Ricky Putra; Muhammad Ikram; Laurenzt Jenita
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 9 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i9.384

Abstract

Governance serves as a primary determinant of state legitimacy and public approval, a reality most evident during policy implementation phases and their subsequent socio-economic implications. This research examines the current state of public governance in Indonesia through an innovative diagnostic framework: the technical lens of multimodal transportation logistics. By applying this framework to the complex network of political elites, public managers, citizens, and statutory boundaries, this study identifies a state of chronic bureaucratic congestion plaguing formal institutions. Employing an interdisciplinary research approach to synthesise logistical systems and public administration, the study finds that this congestion primarily stems from the pervasive influence of informal institutions and localised political dynamics. To maintain operational speed and public relevance within this fractured landscape, public managers frequently align institutional conduct with extra-legal, informal channels. Simultaneously, the tendency of political actors to rush large-scale policy implementation without investing in the necessary technical expertise severely exacerbates this systemic friction. This administrative pathology is compounded by a lack of robust professional development for the state apparatus and insufficient capacity-building initiatives for the citizenry. This study concludes that the Indonesian administrative ecosystem is caught in a capability trap characterised by a manufactured inability to execute modern governance, which systematically diminishes institutional performance and ultimately deprives vulnerable citizens of the essential public services to which they are entitled.
Pengaruh Konten Rating & Review Nano-Micro Influencer dalam Keputusan Pembelian Skincare Skin1004 pada Generasi Z Pengguna Aplikasi Tiktok Valeriana Jenny Yehezkiel; Chontina Siahaan
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 9 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i9.385

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konten rating dan review yang dibuat oleh nano-micro influencer di TikTok terhadap keputusan pembelian produk skincare SKIN1004 pada Generasi Z. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan sampel 125 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria penggunaan TikTok dan pengalaman melihat konten review SKIN1004. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten rating dan review nano-micro influencer memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,603 menunjukkan bahwa 60,3% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel konten rating dan review, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa konten yang informatif, jujur, dan autentik dari nano-micro influencer mampu meningkatkan minat dan keyakinan Generasi Z dalam membeli produk skincare. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi strategi pemasaran digital, khususnya bagi brand skincare seperti SKIN1004, untuk memanfaatkan nano-micro influencer sebagai sarana promosi yang efektif dan terpercaya.
Problems of Using Gadgets in Learning for Islamic Education Students Lailatul Badriyah; Moh Misbakul Mustofa; Ahmad Ridho Amir; M. Izzudin
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 9 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i9.386

Abstract

The widespread adoption of digital devices has transformed the learning habits of university students, including those studying in the Islamic Religious Education (PAI) program. This study was conducted to explore the issues arising from gadget utilization among PAI students in higher education settings. A qualitative descriptive design was employed, with data collected through observations and in-depth interviews. To ensure the credibility of the findings, data triangulation techniques were applied. The results demonstrate that students spend approximately 5–8 hours per day using gadgets, a duration that exceeds recommended levels of use. Despite the extensive amount of time devoted to these devices, only a small proportion around 30% is directed toward educational and academic activities. In addition, the findings reveal a growing dependence on artificial intelligence (AI) technologies in the learning process. Such dependence may weaken students' intellectual engagement and reduce opportunities to develop independent reasoning and critical thinking skills. The increasing preference for AI-generated solutions, whose accuracy and reliability may not always be fully verified, encourages a more convenient but less reflective approach to learning. Consequently, this trend poses challenges to the cultivation of analytical, investigative, and higher-order thinking abilities that are fundamental to academic development, particularly within the discipline of Islamic Religious Education.
Analisis Tingkat Literasi Budaya Lokal dan Pengaruhnya terhadap Partisipasi Siswa SMAN 1 Samarinda dalam Kegiatan Budaya Nabila Mar-atus Sholihah; Saleha Rodiah; Yunus Winoto
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 9 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i9.387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi budaya lokal siswa serta pengaruhnya terhadap partisipasi siswa dalam kegiatan budaya di SMAN 1 Samarinda. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri dari 120 siswa yang dipilih secara acak proporsional. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi budaya lokal siswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 3,41, sedangkan tingkat partisipasi siswa dalam kegiatan budaya juga berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 3,18. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa literasi budaya lokal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi siswa dengan kontribusi sebesar 37,5 persen. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat literasi budaya lokal siswa, maka semakin tinggi pula tingkat partisipasi mereka dalam kegiatan budaya. Namun, masih terdapat faktor lain yang memengaruhi partisipasi siswa di luar literasi budaya. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan literasi budaya melalui integrasi dalam pembelajaran dan pengembangan kegiatan budaya yang lebih aktif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Application of John Dewey's Thinking Concept in Improving the Function of Museums as a Learning Resource Ambar Rejiyanti; Rhoma Dwi Ari Yuliatri
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 9 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i9.389

Abstract

John Dewey's views on educational progressivism have significantly influenced educational practices in Indonesia. This research examines John Dewey's philosophical thought, which introduces a new paradigm for understanding the concept of learning. Dewey emphasised that education must be continuous and marked by ongoing innovation in order to achieve progress, encompassing the development of critical thinking skills, problem-based education, contextual learning, active learning, and experience as the foundation of learning. Dewey's concepts are also relevant to museums, as museums serve as evolving learning resources that function as centres of collective knowledge reflecting a nation's civilisation. This research employs a qualitative method with a literature review approach, examining various sources related to Dewey's thought and the educational role of museums. The findings reveal six key areas in which Dewey's concepts align with museum functions: learning through experience (learning by doing), experience-based education (experiential education), visitor-centred learning, reflective thinking, education as a social and democratic process, and the integration of knowledge according to scientific context. These findings demonstrate that Dewey's progressivist philosophy provides a strong theoretical foundation for optimising museums as active, participatory learning resources rather than as passive repositories of artefacts.
Kepemimpinan Wanita dalam Persekutuan Kaum Wanita Gereja Bala Keselamatan di Divisi Jawa dan Bali Elsi Hariyati
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 9 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i9.390

Abstract

Kepemimpinan wanita dalam gereja seringkali menghadapi keraguan dan tantangan, meskipun secara teologis wanita memiliki kesetaraan dengan pria dalam pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan wanita dalam Persekutuan Kaum Wanita Gereja Bala Keselamatan di Divisi Jawa dan Bali, serta mengidentifikasi faktor-faktor dominan yang memengaruhinya.. Metode penelitian menggunakan survei eksplanatori dengan 45 responden dari 75 populasi. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner dengan 40 butir pertanyaan yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya dengan Cronbach Alpha sebesar 0,960. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan wanita telah berjalan sangat baik dengan enam indikator utama: memiliki karisma sejajar dengan laki-laki (66,4% pengaruh), menyiapkan diri untuk berkorban (45,4% pengaruh), mempedulikan kebutuhan sesama (42,9% pengaruh), memiliki hubungan interpersonal yang luwes (38,7% pengaruh), melayani dengan lembut (37% pengaruh), dan memiliki kehidupan doa yang kuat (15,3% pengaruh). Faktor paling dominan adalah kepemimpinan wanita yang memiliki karisma sejajar dengan laki-laki. Penelitian ini menunjukkan bahwa wanita memiliki kapabilitas yang sama dengan pria dalam kepemimpinan pelayanan gereja dan memberikan kontribusi besar bagi perkembangan organisasi.
Tipologi dan Perkembangan Metodologi Penyusunan Kitab Hadis dalam Tradisi Keilmuan Lonny Viona D; Muhammadiyah Amin; Abdul Fattah
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 10 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i10.391

Abstract

Penelitian ini bertujuan memetakan secara komprehensif ragam metodologi penyusunan kitab hadis yang berkembang sepanjang sejarah kodifikasi Islam, menganalisis karakteristik distingtif beserta implikasi epistemologis dari setiap tipologi, serta mengevaluasi relevansinya dalam konteks kajian hadis kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan library research dengan metode deskriptif, analitis, dan komparatif. Sumber data mencakup kitab-kitab hadis klasik sebagai sumber primer dan literatur akademik terakreditasi periode 2021–2025 sebagai sumber sekunder. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tradisi kodifikasi hadis melahirkan beragam tipologi metodologis yang masing-masing memiliki orientasi dan prinsip organisasional yang berbeda secara fundamental. Tipologi Musannaf dan Muwaththa' berorientasi pada kebutuhan hukum-praksis, tipologi Musnad menopang perkembangan ilmu rijal al-hadis dan Jarh wa Ta'dil, tipologi Jami' menyajikan cakupan tematik yang paling menyeluruh, sedangkan tipologi derivatif seperti Mustadrak, Mustakhraj, dan Zawaid berfungsi melengkapi dan menyempurnakan korpus hadis yang telah ada sebelumnya. Setiap metodologi mengandung implikasi epistemologis yang berbeda terhadap aksesibilitas, sistematika, dan fungsionalitas hadis dalam tradisi keilmuan Islam. Di era kontemporer, metodologi-metodologi klasik tersebut mengalami revitalisasi melalui integrasi teknologi digital, pendekatan interdisipliner, dan transformasi kajian syarah hadis yang semakin adaptif. Temuan ini menunjukkan bahwa penguasaan metodologi penyusunan kitab hadis tidak hanya penting untuk pemahaman tekstual, tetapi juga berperan strategis dalam pengembangan kurikulum pendidikan hadis yang terstruktur dan inovasi metodologis berbasis digital yang relevan dengan kebutuhan intelektual Muslim modern. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penguasaan menyeluruh terhadap metodologi penyusunan kitab hadis merupakan prasyarat epistemologis fundamental bagi pengembangan kajian hadis yang inovatif, kontekstual, dan responsif terhadap tantangan intelektual umat Islam di era modern.
Pemanfaatan Ekstrak Akar Wangi sebagai Repelan Alami untuk Mengurangi Lalat pada Kuda Aleeya Kanahaya Khairana Herlambang; Muhammad Hasby Rifai
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 10 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i10.395

Abstract

Gangguan lalat merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi pada pemeliharaan kuda karena dapat menyebabkan ketidaknyamanan, iritasi kulit, stres, serta mengganggu aktivitas latihan maupun perlombaan. Penggunaan repelan berbahan kimia sintetis secara terus-menerus juga memiliki beberapa keterbatasan, seperti risiko iritasi pada hewan dan dampak negatif terhadap lingkungan. Oleh karena itu, pemanfaatan bahan alami sebagai alternatif pengendalian lalat menjadi pilihan yang lebih aman dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak akar wangi (Vetiveria zizanioides) sebagai repelan alami dalam mengurangi jumlah lalat yang hinggap pada kuda. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen sederhana dengan desain pre-test dan post-test. Ekstrak akar wangi diaplikasikan dalam bentuk semprotan pada bagian kaki depan kuda, kemudian dilakukan pengamatan jumlah lalat sebelum dan sesudah penyemprotan. Pengamatan dilakukan sebanyak tiga kali percobaan pada waktu yang berbeda, dengan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif melalui perbandingan rata-rata jumlah lalat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah lalat mengalami penurunan dari 15 ekor sebelum penyemprotan menjadi 9 ekor setelah penyemprotan, dengan selisih penurunan sebanyak 6 ekor atau tingkat efektivitas sebesar 40%. Penurunan jumlah lalat tersebut diduga berkaitan dengan kandungan senyawa volatil pada akar wangi, seperti vetiverol, vetivone, dan khusimol, yang mampu mengganggu sistem sensorik serangga. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak akar wangi memiliki potensi sebagai repelan alami untuk membantu mengurangi gangguan lalat pada kuda. Penelitian lanjutan dengan jumlah sampel lebih besar, waktu pengamatan lebih panjang, dan variasi konsentrasi ekstrak diperlukan untuk memperoleh hasil yang lebih optimal.

Filter by Year

2023 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 3 No. 11 (2026): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 10 (2026): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 9 (2026): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 8 (2026): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 7 (2026): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2026): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 4 (2026): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 11 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 10 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 9 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 8 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 7 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 6 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 4 (2025): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 12 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 11 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 10 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 9 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 8 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 6 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 5 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Global Ilmiah More Issue