Jurnal Desain Sains Arsitektur (DeSciArs)
The publication of the Jurnal Desain Sains dan Arsitektur: Journal of Architecture and Science research aims to facilitate interaction, discussion, and updating of ideas from Design, Science and Architecure scientists in Indonesia. DeSciaArs journal contains architecture research, building sciences, and design of social environmetal . We welcome research articles, design concepts, theoretical, policy reviews, or methodological reviews, to be submitted to our journals within the following research areas: Design Concept of Architecture Building Science and Environment Rural and Urban Ecological Design
Articles
104 Documents
PERANCANGAN HOTEL RESORT DENGAN KONSEP ARSITEKTUR HIJAU DI LIKUPANG
Moray, Ridel;
Terok, Ferdinan S. R. P.;
Warouw, Felly Ferol
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/k3smfc90
Dalam konteks mendukung agenda pembangunan daerah oleh pemerintah, pengembangan hotel resort menjadi bagian yang tak terpisahkan. hotel resort juga diharapkan mampu menjadi wadah promosi dalam strategi pemasaran pariwisata Indonesia Penerapan konsep arsitektur hijau dalam perancangan hotel resort bertujuan untuk memanfaatkan sumber daya alam secara optimal tanpa merusak ekosistem. Strategi ini tidak hanya berorientasi pada kelestarian lingkungan, tetapi juga bertujuan untuk membangkitkan kesadaran ekologis melalui pengalaman langsung. Baik tamu, karyawan, maupun masyarakat lokal didorong untuk terlibat aktif dalam menjaga lingkungan serta meningkatkan kualitas hidup bersama.
TERMINAL BONAWANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR DI KOTA KOTAMOBAGU
Siahaan, Halomoan Gabriel;
Harimu, Thressje A. N.;
Warouw, Felly Ferol
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/ae9p7x46
Perkembangan pesat Kota Kotamobagu sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Bolaang Mongondow Raya memicu peningkatan kebutuhan sarana transportasi publik yang memadai Terminal Bonawang sebagai terminal utama di kota ini saat ini belum memenuhi standar pelayanan terminal tipe B sesuai regulasi yang berlaku Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang Terminal Bonawang dengan pendekatan arsitektur Neo Vernakular yang mengintegrasikan nilai nilai budaya lokal dengan kebutuhan modernisasi infrastruktur transportasi Metode perancangan yang digunakan meliputi studi literatur observasi langsung dan studi komparatif terhadap terminal di Surabaya dan Kuala Lumpur Hasil perancangan mencerminkan penerapan prinsip prinsip Neo Vernakular seperti penggunaan bentuk atap bumbungan integrasi elemen budaya lokal Bolaang Mongondow serta adaptasi terhadap iklim dan kondisi lingkungan setempat Perancangan juga mempertimbangkan aspek sirkulasi zonasi ruang dan kenyamanan pengguna Dengan pendekatan ini diharapkan Terminal Bonawang tidak hanya berfungsi optimal sebagai simpul transportasi tetapi juga menjadi representasi identitas arsitektur lokal yang kontekstual dan berkelanjutan Karya ini diharapkan menjadi rujukan dalam pengembangan fasilitas publik yang memperhatikan nilai lokalitas dan kelestarian lingkungan.
PERANCANGAN MUSIC CENTER DENGAN PENDEKATAN ARSITEKUR KONTEMPORER DI KOTA MANADO
J. Laluraa, Vedrian;
Liando, Cindy Mira Magdalena;
Harimu, Thessje A. N.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/kkv0vn31
Perkembangan industri musik di Kota Manado menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap seni musik, ditandai dengan seringnya diadakan konser dan munculnya komunitas musisi lokal. Namun, belum tersedianya fasilitas yang representatif menjadi tantangan tersendiri, baik untuk latihan maupun pertunjukan. Skripsi ini merancang sebuah Music Center dengan pendekatan arsitektur kontemporer yang mampu mewadahi kegiatan bermusik secara maksimal serta menjadi ikon arsitektural kota. Pendekatan kontemporer dipilih karena fleksibilitas ekspresi bentuk dan penggunaan teknologi modern yang mendukung fungsi bangunan. Proses perancangan meliputi analisis kebutuhan ruang, karakteristik pengguna, kondisi tapak, serta penerapan prinsip arsitektur kontemporer seperti keterbukaan ruang, fleksibilitas massa, dan harmonisasi visual. Fasilitas yang dirancang mencakup studio rekaman, ruang konser, ruang komunitas, serta area publik yang interaktif. Hasil dari perancangan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan bermusik di Kota Manado serta memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.
PERANCANGAN TERMINAL PENUMPANG PELABUHAN BEO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR TROPIS DI KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD SULAWESI UTARA
Aomo, Herdyanto;
Budhyowati, M. Y. Noorwahyu;
Suharto, Moh Fachruddin
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/s3a6c744
Perancangan terminal penumpang Pelabuhan Beo di Kabupaten Kepulauan Talaud Sulawesi Utara mengadopsi pendekatan arsitektur tropis untuk menanggapi kondisi iklim budaya dan lingkungan setempat Desain ini berfokus pada kenyamanan termal efisiensi energi dan keberlanjutan dengan memanfaatkan elemen elemen arsitektur tropis seperti atap menjorok overhang ventilasi alami serta pengoptimalan pencahayaan alami Terminal ini dirancang untuk menjadi gerbang transportasi yang fungsional estetis dan ramah lingkungan sekaligus memperkuat identitas lokal melalui integrasi elemen budaya Talaud Analisis tapak mencakup respons terhadap angin laut kelembapan tinggi sehingga tata letak bangunan mempertimbangkan orientasi yang optimal Struktur terbuka dipilih untuk mengurangi jejak karbon sekaligus memastikan daya tahan terhadap iklim pesisir Selain itu ruang tunggu dan area pelayanan penumpang didesain dengan sirkulasi udara silang untuk meminimalkan ketergantungan pada pendingin mekanis Hasil perancangan menunjukkan bahwa pendekatan arsitektur tropis tidak hanya meningkatkan kinerja bangunan secara pasif tetapi juga menciptakan kesan yang selaras dengan lanskap kepulauan Proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan infrastruktur transportasi berkelanjutan di wilayah kepulauan Indonesia.
PERANCANGAN KAWASAN WISATA PANTAI MAHEMBANG DI KECAMATAN KAKAS
Sumarauw, Julio;
Mailangkay, Sonny D.J.;
Terok, Ferdinan S. R. P.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/7qejhe63
Pariwisata telah menjadi sektor strategis dalam pembangunan nasional yang berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi pelestarian budaya dan pemerataan kesejahteraan Sulawesi Utara dengan kekayaan lanskap pesisirnya memiliki potensi besar dalam pengembangan destinasi wisata salah satunya Pantai Mahembang di Kecamatan Kakas Kabupaten Minahasa Namun kawasan ini menghadapi berbagai permasalahan seperti minimnya sarana dan prasarana penunjang belum terpenuhinya komponen utama destinasi wisata kurangnya pengelolaan ruang berbasis potensi lokal serta keterbatasan rancangan kawasan terpadu Penelitian ini bertujuan merancang kawasan wisata pantai yang fungsional estetis dan berkelanjutan dengan pendekatan perancangan arsitektur kontekstual yang selaras dengan lingkungan serta budaya lokal Metode yang digunakan meliputi studi literatur observasi tapak analisis SWOT serta pendekatan perancangan kawasan berbasis prinsip prinsip ekowisata Dalam rancangan ini diterapkan konsep arsitektur neo vernakular yang mengedepankan adaptasi elemen lokal baik bentuk material maupun pola ruang ke dalam wujud arsitektur modern yang ramah lingkungan dan kontekstual Hasil perancangan diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik kawasan sebagai destinasi wisata unggulan tetapi juga memberdayakan masyarakat setempat melalui keterlibatan aktif dalam pengelolaan dan pemanfaatan ruang Dengan demikian perancangan kawasan wisata Pantai Mahembang menjadi model pengembangan destinasi wisata pesisir berbasis budaya dan keberlanjutan.
PERANCANGAN RUMAH SAKIT JIWA DI TOMOHON DENGAN PENDEKATAN DESAIN HEALING ENVIRONMENT
Karepouwan, Hizkia;
Katuuk, Anntoinette L. G.;
Maahury, Heince
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/ygc8sm83
Kesehatan jiwa merupakan isu krusial yang memerlukan perhatian serius mengingat tingginya jumlah penderita gangguan jiwa di Indonesia Berdasarkan data WHO 2016 dan Riset Kesehatan Dasar Riskesdas 2018 terdapat jutaan penderita gangguan jiwa seperti depresi bipolar skizofrenia dan demensia termasuk 6 penduduk usia 15 24 tahun yang mengalami gangguan mental Di Provinsi Sulawesi Utara sendiri prevalensi penderita skizofrenia mencapai 7 per 1000 orang Ironisnya masih terdapat delapan provinsi yang belum memiliki rumah sakit jiwa dan lima di antaranya kekurangan tenaga psikiater Gangguan jiwa tidak hanya berdampak pada kondisi medis penderita tetapi juga membawa beban sosial dan ekonomi yang berat bagi keluarga dan masyarakat Pasien sering kali kehilangan kemampuan untuk merawat diri serta menjadi tanggungan jangka panjang Oleh karena itu keberadaan fasilitas kesehatan jiwa yang memadai menjadi sangat penting Hal ini telah ditegaskan dalam RPJMD 2016 2021 serta UU No 18 Tahun 2014 yang menyatakan bahwa pemerintah wajib menyediakan layanan kesehatan jiwa yang layak bagi seluruh lapisan masyarakat Dalam upaya meningkatkan proses penyembuhan pasien gangguan jiwa lingkungan fisik rumah sakit memiliki peran penting melalui penerapan konsep healing environment Lingkungan yang nyaman dan mendukung secara psikologis dapat mengurangi stres mempercepat pemulihan dan meningkatkan kesejahteraan pasien Kota Tomohon yang terletak di daerah pegunungan dengan udara sejuk dan suasana tenang menawarkan potensi besar sebagai lokasi strategis untuk pembangunan rumah sakit jiwa yang menerapkan pendekatan arsitektur penyembuhan secara holistik.
PERANCANGAN KAWASAN WISATA PANTAI LAKBAN DESA RATATOTOK TIMUR KABUPATEN MINAHASA TENGGARA
Ngantung, Cindy;
Budhyowati, M.Y. Noorwahyu;
Kawatu, Freike E.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/7epnth74
Sebagai Negara berkembang Indonesia terus berupaya mencapai hasil terbaik di semua aspek pembangunannya termasuk pariwisata [1] Dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam dan pengelolaan lingkungan sebagai destinasi wisata Salah satu provinsi yang memiliki potensi pantai yang sangat indah adalah Sulawesi Utara Di Sulawesi Utara terdapat banyak destinasi wisata pantai yang masih terawat dan memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi namun tampaknya penataan komponen pantai dan penyediaan sarana dan prasarananya belum tertangani secara efektif salah satunya yang berada di Kabupaten Minahasa Tenggara Dengan potensi wisata alamnya yang luar biasa Ratatotok merupakan salah satu kecamatan yang tengah berkembang di Kabupaten Minahasa Tenggara dengan adanya Pantai Lakban yang cukup terkenal di Desa Ratatotok Timur memiliki keindahan alam yang masih alami dan patut untuk dilestarikan dilindungi dan ditingkatkan Kawasan Wisata Pantai Lakban dirancang untuk memaksimalkan pemandangan dengan memanfaatkan potensi alam yang ada Kawasan ini juga bertujuan untuk menciptakan destinasi wisata dengan fitur aksesibilitas dan visibilitas yang dapat membantu wisatawan dalam beraktivitas sekaligus menjadi wadah bagi pemerintah dan masyarakat setempat untuk mengembangkan pariwisata yang ada dan meningkatkan perekonomian daerah untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Minahasa Tenggara.
PERANCANGAN GEDUNG PELAYANAN SATU ATAP MINAHASA SELATAN
Piri, Ciputra;
Lasut, Rulyanto G.M.;
Maahury, Heince A.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/sa0s3580
Pelayanan publik dalam pemerintahan merupakan bagian yang penting dan terdapat banyak jenis layanan Oleh karena itu Gedung Pelayanan Satu Atap atau yang biasa disebut Mal Pelayanan Publik adalah salah satu tempat yang baik untuk memberikan layanan kepada masyarakat yang berkaitan dengan pemerintahan dalam satu daerah Minahasa Selatan adalah salah satu kabupaten di Sulawesi Utara dan juga merupakan sebuah lembaga pemerintah daerah yang memiliki tugas untuk melayani masyarakat di wilayah tersebut Desain bangunan ini bertujuan untuk mempermudah kinerja pemerintah dalam melayani masyarakat dan juga mempermudah proses pengurusan berkas bagi masyarakat lokal Bangunan ini memiliki pendekatan arsitektur kontemporer dan saat ini banyak digunakan Arsitektur kontemporer adalah jenis arsitektur yang fleksibel sehingga dapat menyatu dengan berbagai wilayah Metode yang digunakan adalah menganalisis lokasi desain melakukan observasi dan melakukan eksperimen desain Hasil dari desain ini menunjukkan bahwa Gedung Pelayanan Satu Atap merupakan salah satu fasilitas yang sangat membantu masyarakat di wilayah Minahasa Selatan untuk menjadi lebih baik.
RUANG PUBLIK TERPADU RAMAH ANAK RPTRA DI KOTA TOMOHON DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOFILIK
Lontaan, Trisia;
Liando, Cindy M. M.;
Maahury, Heince A.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/ncs2yy04
Ruang Publik Terpadu Ramah Anak RPTRA adalah fasilitas vital dalam mendukung terbentuknya Kota Layak Anak Penelitian ini merancang RPTRA di Kota Tomohon dengan pendekatan arsitektur biofilik yaitu desain yang menggabungkan unsur unsur alami seperti cahaya vegetasi dan air ke dalam ruang binaan untuk meningkatkan kesejahteraan pengguna Metode yang digunakan meliputi studi literatur observasi lapangan serta studi komparatif terhadap RPTRA Kalijodo Bambu Petung dan Anggrek di Jakarta Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan desain biofilik menciptakan lingkungan yang sehat menarik serta memberikan dampak positif terhadap perkembangan psikologis anak khususnya pada aspek emosional dan sensorik Rancangan akhir menghadirkan zona bermain belajar dan bersosialisasi yang saling terhubung secara harmonis dengan alam sekaligus memenuhi prinsip keamanan aksesibilitas dan keberlanjutan Penelitian ini juga merekomendasikan keterlibatan komunitas dan dukungan pemerintah sebagai bagian dari strategi pengelolaan berkelanjutan Penggabungan antara prinsip kota ramah anak dan pendekatan biofilik diharapkan menciptakan ruang publik yang tidak hanya fungsional tetapi juga menyembuhkan dan mendukung pertumbuhan anak secara holistik.
PERANCANGAN RESORT DI TELAGA PACA KOTA TOBELO
Batfeny, Gunawan J;
Suharto, Moh. Fachrudin;
Budhyowati, M.Y. Noorwahyu
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/5x7bzr04
Kabupaten Halmahera Utara yang beribu kota di Tobelo merupakan salah satu wilayah di Provinsi Maluku Utara dengan potensi pariwisata yang cukup besar Sekitar 40 wilayahnya merupakan perairan dengan karakteristik iklim laut tropis yang mendukung aktivitas wisata sepanjang tahun Salah satu destinasi wisata unggulan di wilayah ini adalah Telaga Paca yang terletak di Desa Paca Kecamatan Tobelo Selatan Telaga ini dikenal karena keindahan alamnya yang masih asri dan menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Halmahera Utara 2022 jumlah kunjungan wisatawan mengalami fluktuasi selama tahun 2018 hingga 2021 Kunjungan tertinggi tercatat pada tahun 2019 dengan total 65 159 wisatawan sementara penurunan drastis terjadi pada tahun 2020 akibat pandemi COVID 19 Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wisata yang dimiliki Telaga Paca menganalisis tren kunjungan wisatawan serta merumuskan strategi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan berbasis potensi lokal Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan dan dokumentasi data sekunder Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam pengembangan pariwisata daerah serta mendorong peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata.