cover
Contact Name
Andi Andre Pratama Putra
Contact Email
ejurnaldesciars@unima.ac.id
Phone
+6282396067885
Journal Mail Official
ejurnaldesciars@unima.ac.id
Editorial Address
Jalan Kampus Unima Kec. Tondano Selatan - Kab. Minahasa - Prov. Sulawesi Utara 95618 04321321845
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Desain Sains Arsitektur (DeSciArs)
ISSN : -     EISSN : 28297237     DOI : https://doi.org/10.53682/dsa
The publication of the Jurnal Desain Sains dan Arsitektur: Journal of Architecture and Science research aims to facilitate interaction, discussion, and updating of ideas from Design, Science and Architecure scientists in Indonesia. DeSciaArs journal contains architecture research, building sciences, and design of social environmetal . We welcome research articles, design concepts, theoretical, policy reviews, or methodological reviews, to be submitted to our journals within the following research areas: Design Concept of Architecture Building Science and Environment Rural and Urban Ecological Design
Articles 77 Documents
PERANCANGAN TAMAN SENI TARI TRADISIONAL DAN MODERN DENGAN PENDEKATAN METAFORA DI TONDANO Tinggogoy, Gissela Fiska; Suharto, Moh. Fachruddin; Katuuk, Antoinette L.G.; Mario Lasut, Rulyanto Gracideo
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i2.8281

Abstract

Kota Tondano memiliki beragam seni tari juga warisan budaya dari Suku Minahasa seperti tarian maengket, kabasaran, katrili. Seiring berjalannya waktu di tondano adanya seni tari modern atau sering kita dengar dengan kata “dance” Banyaknya kegiatan dan pelaku seni yang ada, membuat pemerintah setempat membuat juga kegiatan dalam bentuk perlombaan dan apresisasi seputar kesenian di Kota Tondano, namun kegiatan-kegiatan tersebut tidak dilakukan pada tempat yang representative. ‘TAMAN SENI TARI ’ Pusat Kesenian sebagai sarana apresiasi, edukasi dan rekreasi di Kota Tondano sebagai solusi dari permasalahan belum tersedianya tempat sebagai pusat untuk melakukan kegiatan-kegiatan seni yang berpotensi untuk lebih mengembangankan dan memberikan wadah bagi kota dan menjadi faktor pendukung yang dapat membawa Kota Tondano lebih dikenal luas dengan menjadi destinasi wisata dunia. Dengan pendekatan Metafora pada perancangan bermaksud untuk merancang suatu tempat yang memiliki bentuk yang baru di Minahasa melalui konsep bentuk pada hasil desain.
PENDEKATAN PERANCANGAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR DI KAWANGKOAN TERMINAL BUS TIPE B Duma, Yafet; Katuuk, Antoinette L. Grace; Liando, Cindy M.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i2.8548

Abstract

This design aims to design a Type B Bus Terminal to meet and complement the needs of passengers in Kawangkoan, Minahasa Regency, North Sulawesi. Site area 31,067 m2, KDB 40% = 12,427 m2, KDH 60% = 15,545 m2. According to BPS Minahasa in 2017-2022, the number of people in Minahasa is increasing, with this increase, more and more people need vehicles from one place to another, the author conducted a survey in the Kawangkoan area which only has one terminal and a terminal that is only 1ha in size, does not have adequate availability of transportation facilities and infrastructure such as irregular vehicle circulation that is not yet available signs and directions so that it has not met the standards of Terminal Type B. The steps in this design process include Data Collection, Analysis and Synthesis / Concept, so that in this design can be realized properly and meet Type B Terminal Standards.
PERANCANGAN RESORT PUNCAK RURUKAN DI KOTA TOMOHON Gerung, Nathan; Mailangkay, Sonny; Lombok , Claudia Irene
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i2.8574

Abstract

Di zaman yang sudah lebih berkembang ini, resort tidak lagi hanya sebagai fasilitas akomodasi, melainkan juga sebagai fasilitas rekreasi. Oleh karena itu perlu dihadirkan resort dengan fasilitas rekreasi yang dapat mendukung wisatawan agar tetap betah. Dengan adanya Resort di Rurukan tentunya akan menjadi sarana hunian bagi wisatawan yang ingin berwisata dan menikmati lebih lama suasana yang nyaman dan tenang dan menikmati fasilitas rekreasi yang di sediakan. Pendekatan Perancangan Resort Puncak Rurukan di Kota Tomohon menggunakan pendekatan Arsitektur Ekologi yang merupakan konsep penataan yang nantinya mengutamakan desain dengan penggunaan teknologi berdasarkan manajemen etis yang ramah lingkungan dan menyatu dengan alam. Konsep pada perancangan ini mengacu pada konsep lingkungan, dimana keterkaitan antara fungsi dan aktivitas diperankan juga oleh lingkungan sekitar. Selain dari konsep lingkungan sekitar yang terintegrasi dengan alam, wujud lain dalam penerapan konsep ini yaitu pada massa bangunan yang mana memiliki beberapa massa dan fungsi yang berbeda – beda. Melalui pendekatan Arsitektur Ekologi, berupaya untuk membuat sebuah tempat yang bisa menggunakan energi, air dan sumber daya lain seefisien mungkin, dan sesedikit mungkin untuk tidak merusak alam juga bisa melindungi kesehatan penghuni dan meningkatkan produktivitas pengguna serta mengurangi polusi dan degradasi lingkungan.
PERANCANGAN PET CARE CENTRE DI TONDANO DENGAN TEMA : ARSITEKTUR KONTEMPORER Tendean, Gisela; Harimu , Threesje N.; Suharto , Moh. Fachruddin
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i2.8615

Abstract

Hewan kesayangan disebut juga sebagai hewan timangan atau hewan peliharaan, merupakan hewan yang dipelihara khususnya Anjing dan Kucing dengan maksud dan tujuan sebagai teman sehari – hari manusia. Namun dibalik segala manfaat memelihara hewan peliharaan, terdapat tanggung jawab yang besar untuk mengurus dan merawat hewan tersebut. Berdasarkan hal ini, penulis tertarik untuk mendesain tempat yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan hewan peliharaan, Pet Care Centre di Kota Tondano Menggunakan Tema Arsitektur Kontemporer, dengan konsep integrasi 5 Nilai Animal Walfare dengan 7 Prinsip Dasar Arsitektur Kontemporer yang menghasilkan Parameter Desain Heaven on Earth. Berlandaskan pada pengumpulan data dengan metode penelitian Kualitatif dan Metode Perancangan Rasional. Dengan adanya skripsi Perancangan Pet Care Centre ini diharapkan Masyarakat dapat sadar dan paham akan hak – hak hidup hewan peliharaan khususnya Anjing dan Kucing dan dapat lebih peduli dalam merawat hewan – hewan tersebut.
PERANCANGAN KAWASAN WISATA FLORIKULTURA DI KOTA TOMOHON Pandey, Meilissa; Harimu , Debbie A. J.; Suharto, Moh. Fachruddin
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i2.8722

Abstract

Kota Tomohon sangat dikenal dengan Kota bunga, dengan demikian komoditas florikultura atau tanaman hias juga berpotensi untuk dikembangkan di Kota Tomohon, melalui tanaman hias Kota Tomohon di kenal di berbagai belahan dunia dengan event “Tomohon International Flower Festival”. Florikultura adalah cabang ilmu hortikultura yang mempelajari budidaya tanaman hias seperti bunga potong, tanaman pot atau tanaman penghias taman. Florikultura diangkat menjadi salah satu identitas yang dipakai untuk mempromosikan pariwisata yang ada di Kota Tomohon, karena bunga telah menjadi gaya hidup yang membudaya dalam kehidupan masyarakat pada umumnya. Adanya event TIFF yang terkenal dan membawa popularitas bagi kota Tomohon namun belum tersedianya kawasan terpadu pelaksanaan TIFF dalam satu kawasan. Perancangan Kawasan Wisata Florikultura di Kota Tomohon dengan Pendekatan Arsitektur Organik merupakan solusi dari permasalahan yang ada. Pendekatan Arsitektur Organik dapat merespon perencanaan dan perancangan yang mengangkat potensi dari Kota Tomohon yaitu sumber daya alam yang subur, beranekaragaman jenis tanaman hias serta event internasional TIFF yang dapat menjadikan Kota Tomohon sebagai Kota wisata dunia, membangun akses perkebunan dan pariwisata untuk membantu Kota Tomohon merealisasikan visi, misi dan program unggulan dari Kota Tomohon serta dapat menjadi fasilitas bagi wisatawan dari berbagai mancanegara untuk berkunjung.
DIALOG NUSANTARA: TERBANG DENGAN LAPANG MENUJU IBUKOTA : Studi Kasus : Perancangan Interior Bandar Udara Halim Perdanakusuma Utami, Yuni; Puspita Giri, Kadek Risna; Sri Wahyuni Trisna, Ni Made; Adelia Meysa Putri, Ni Luh Made
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i1.9270

Abstract

Artikel ini membahas pertimbangan dalam merancang ruang publik di tengah laju mobilisasi yang tinggi di Jakarta, kota metropolitan Indonesia yang menjadi pusat industri dan administrasi negara. Fokus penelitian ditujukan pada Bandar Udara Halim Perdanakusuma, yang saat ini kehilangan keberadaannya padahal memiliki sejarah yang panjang sejak era kolonial. Penelitian ini bertujuan untuk merenovasi dan memperbarui bandar udara tersebut, dengan melahirkan desain bangunan yang memiliki makna, nilai guna dan budaya. Konsep desain, yang disebut "Dialog Nusantara; Terbang Dengan Lapang Menuju Ibukota”, mencerminkan pesona keindahan Indonesia dan dituangkan melalui retorika ruang dengan pendekatan partisipatif, ekologi, dan tata ruang spasial. Penelitian ini mendalaminya melalui studi analogi, esensi, dan variasi historis dari Halim Perdanakusuma, menyampaikan konsep Indonesia sebagai Nusantara, sebuah ruang untuk semua.
PERANCANGAN KANTOR SEWA DI WATES KULON PROGO DENGAN PENEKANAN ARSITEKTUR HEMAT ENERGI Prasetyo, Angga Dwi; Adianti , Istiana
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i2.10161

Abstract

Aerotropolis yang menggambarkan bagaimana bandara dapat menjadi inti perkembangan kota dengan fasilitas pendukungnya. Dengan contoh Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta sebagai kasus nyata, bandara ini telah berkembang menjadi sebuah kota dengan aktivitas yang sibuk. Keberhasilan penerapan konsep aerotropolis dapat dilihat dari negara-negara maju. Namun, pengembangan aerotropolis juga menimbulkan potensi dampak negatif pada lingkungan. Di Kulon Progo, Indonesia, pengembangan aerotropolis berbasis Agroaerotropolis dilakukan di sekitar Bandara Yogyakarta International Airport dengan konsep SmartCity. Ini mencakup area persawahan, pedesaan, dan perbukitan. Penggunaan arsitektur hemat energi menjadi salah satu upaya untuk mengurangi dampak pemanasan global dalam pengembangan aerotropolis di Kulon Progo dan perkembangan CBD di Kota Wates. Penggunaan energi alternatif, desain yang responsif terhadap iklim, serta pendidikan dan kesadaran tentang efisiensi energi menjadi langkah kunci dalam mencapai tujuan penekanan emisi gas rumah kaca dan perlindungan lingkungan. Prinsip perancangan arsitektur hemat energi yang diterapkan pada bangunan perkantoran dalam konsep aerotropolis, termasuk konfigurasi bangunan, orientasi, fasad, sistem operasional, dan tingkat kenyamanan. Penggunaan energi terbarukan, seperti panel surya, dan sistem otomatis berperan penting dalam mencapai efisiensi energi yang tinggi. Selain itu, perhitungan penghematan energi menggunakan aplikasi EDGE sebagai ukuran keberhasilan pengembangan bangunan hemat energi. Diharapkan, penerapan arsitektur hemat energi dapat menjadi solusi dalam menghadapi tantangan lingkungan dan pemanasan global dalam pengembangan aerotropolis di berbagai wilayah.