cover
Contact Name
Andi Andre Pratama Putra
Contact Email
ejurnaldesciars@unima.ac.id
Phone
+6282396067885
Journal Mail Official
ejurnaldesciars@unima.ac.id
Editorial Address
Jalan Kampus Unima Kec. Tondano Selatan - Kab. Minahasa - Prov. Sulawesi Utara 95618 04321321845
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Desain Sains Arsitektur (DeSciArs)
ISSN : -     EISSN : 28297237     DOI : https://doi.org/10.53682/dsa
The publication of the Jurnal Desain Sains dan Arsitektur: Journal of Architecture and Science research aims to facilitate interaction, discussion, and updating of ideas from Design, Science and Architecure scientists in Indonesia. DeSciaArs journal contains architecture research, building sciences, and design of social environmetal . We welcome research articles, design concepts, theoretical, policy reviews, or methodological reviews, to be submitted to our journals within the following research areas: Design Concept of Architecture Building Science and Environment Rural and Urban Ecological Design
Articles 77 Documents
MULTI-PURPOSE BUILDING DI KOTA MANADO Manangkot, Millenio; E. Kawatu , Freike; D. J. Mailangkay, Sonny
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v5i1.12142

Abstract

Kota Manado, sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Utara, mengalami perkembangan pesat dalam sektor ekonomi, sosial, dan pariwisata. Keindahan alam seperti Taman Laut Bunaken, kekayaan budaya, dan berbagai acara berskala nasional hingga internasional menjadikan Manado sebagai kota yang semakin dikenal di kancah global. Namun, pertumbuhan tersebut belum diimbangi dengan ketersediaan fasilitas infrastruktur, khususnya gedung serbaguna (multi-purpose building) yang mampu mendukung berbagai kegiatan berskala besar. Selain itu, Manado merupakan wilayah dengan potensi bencana alam yang tinggi, seperti gempa bumi dan tsunami. Oleh karena itu, diperlukan perancangan bangunan serbaguna yang tidak hanya fleksibel dan representatif untuk berbagai acara, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas Emergency Operations Center (EOC). Bangunan ini dirancang dengan struktur tahan bencana agar dapat difungsikan sebagai pusat koordinasi darurat sekaligus tempat evakuasi saat terjadi bencana, guna meningkatkan ketangguhan kota dalam menghadapi situasi krisis.
PERANCANGAN PERPUSTAKAAN DAERAH DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU DI BOLAANG MONGONDOW Soputan, Rifaldi Fao; D. J. Mailangkay, Sonny; S.R.P. Terok, Ferdinan
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v5i1.12155

Abstract

Pertumbuhan dalam sektor pendidikan tidak lepas dari kemajuan global. Menghargai ilmu pengetahuan adalah kunci dari kesuksesan suatu negara. Perpustakaan adalah cerminan suatu pertumbuhan sosial. Hal ini membuktikan bahwa perpustakaan adalah bagian penting dalam kehidupan manusia. Perpustakaan berperan juga sebagai sarana hiburan dan rekreasi untuk meningkatkan minat dan keterampilan masyarakat dalam membaca. Eksistensi perpustakaan dapat mencukupi kebutuhan semua masyarakat dalam hal informasi dan juga sarana mencerdaskan kehidupan bangsa. Ibu kota Kabupaten Bolaang Mongondow adalah Kecamatan Lolak yang terletak di kabupaten yang sama. Kecamatan Lolak secara administratif terbagi atas 26 (dua puluh enam) kelurahan. Dengan jumlah penduduk sekitar 30.242 jiwa, Kecamatan Lolak meliputi wilayah seluas 469,67 km². Bolaang mongondow Adalah daerah yang sangat membutuhkan sarana perpustakaan. Di karenakan untuk bolaang mongondow sendiri belum terdapat perpustakaan yang mewadahi kebutuhan Masyarakat. Perubahan iklim yang tidak terkendali, cuaca yang tidak dapat diprediksi, dan pemanasan global diharapkan dapat dikurangi dengan pendekatan green archictecture pada desain perpustakaan. Arsitektur hijau merupakan gagasan yang mengurangi dampak negatif pembangunan sekaligus tetap menjaga lingkungan. agar perpustakaan ini dapat memajukan Bolaang Mongondow dan kemajuan sumber daya manusia dan pendidikan.
PERANCANGAN STADION SEPAK BOLA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR FUTURISTIK DI MANADO Kapahang, Dandy; Suharto, Moh Fachruddin; Budhyowati, M. Y. Noorwahyu
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sepak bola di Sulawesi Utara khususnya Manado terbilang cukup baik, dilihat dari prestasi Sulut United FC masuk ke liga 2 pada tahun 2019. Untuk itu Sulawesi Utara harus memfasilitasi lewat stadion yang memadai. Stadion klabat manado merupakan stadion kebanggaan warga sulut akan tetapi kurang layak, tidak representatif dan merupakan kawasan yang rawan akan bencana banjir. Perancangan stadion sepak bola di manado akan direlokasikan untuk membangun stadion berstandar internasional dan stadion yang representatif, dengan kualifikasi dan syarat sesuai dengan ketentuan FIFA. Konsep pendekatan tema arsitektur futuristik perancangan yang mangarah atau menuju ke masa depan, pada bangunan yang tidak terkait dengan masa lalu.
PERANCANGAN 'WALEWANGKO' PUSAT KESENIAN DI KOTA TOMOHON Ngantung, Viky Andre; Warouw, Felly Ferol; Budhyowati, M. Y. Noorwahyu
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i1.7349

Abstract

Kota Tomohon memiliki beragam kesenian juga warisan budaya dari Suku Minahasa seperti tarian maengket, kabasaran, katrili, rumah adat Walewangko, kolintang, pengrajin bambu dan tanah liat juga pelukis, musisi dan masih banyak lagi. Banyaknya kegiatan dan pelaku seni yang ada, membuat pemerintah setempat membuat juga kegiatan dalam bentuk perlombaan dan apresisasi seputar kesenian di Kota Tomohon, namun kegiatan-kegiatan tersebut tidak dilakukan pada tempat yang representatif. ‘Walewangko’ Pusat Kesenian sebagai sarana apresiasi, edukasi dan rekreasi di Kota Tomohon sebagai solusi dari permasalahan belum tersedianya tempat sebagai pusat untuk melakukan kegiatan-kegiatan seni yang berpotensi untuk lebih mengembangankan kesenian kota dan menjadi faktor pendukung yang dapat membawa Kota Tomohon lebih dikenal luas dengan menjadi destinasi wisata dunia. Dengan pendekatan Extending Tradition pada perancangan bermaksud untuk melestarikan budaya Minahasa melalui konsep bentuk pada hasil desain.
REDESAIN PASAR BUHA KOTA MANADO DENGAN PENDEKATAN SUSTAINABLE ARCHITECTURE Rumteh, cheril; Warouw, Felly Ferol; Attaufiq, Muhammad Muhdi
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i1.7757

Abstract

The market is a place for sellers and buyers. This is due to the transaction process of goods/services and the bargaining that occurs. The characteristics of the market usually consist of stalls / stalls, and open lots available to traders. The appearance or overall feel of a shopping center that can make the market stand out among its competitors such as the facilities and infrastructure provided. In general, it is an area used for selling places that traders use as a means or facility in placing goods from services for sale. This is due to Pasar Buha which is a "traditional" type of market that has a place where cleanliness is not guaranteed because the mass layout of buildings in the area tends to be ineffective and the lack of facilities provided. Therefore, Buha Market is an appropriate object for redesign purposes.This activity is carried out to obtain data related to the needs and problems in the design process. The data includes field surveys on related sites as well as interviews with several visitors or existing communities and related government parties. The data collected includes physical site data and documentation in the form of photos, videos, or sketches. Physical site data in the form of: Site potential and shortcomings, site boundaries, site topography and site size, view, site circulation, existing vegetation, and climate.Redesign of Manado City Buha Market with Sustainable Architecture Approach concludes that this redesign will be a means for people to shop at the Market with facilities that have supported the activities and needs of the people who come to shop and are equipped with sustainable architecture including: 1) Using natural and reusable materials, 2) Applying solar panels to reduce the use of conventional electricity, 3) Using secondary skin on building walls from natural materials, namely plants and natural stones. The redesign aims to provide comfort and better market quality for humans and the environment.
REDESAIN PASAR TRADISIONAL TOMOHON DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR DI KOTA TOMOHON Moloku, Semuel; Budhyowati, M.Y. Noorwahyu; Kawatu, Freike E.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i2.7786

Abstract

Traditional markets are places for buying and selling transactions for food necessities. One of the markets in Tomohon City is the traditional market (Pasar Beliman Tomohon), a market with conditions that appear to be irregular in terms of the grouping of food types and circulation that is not well mapped. As time went by, traders began to fill up on the sides of the road, disrupting transportation activities on the highway. In general, the city of Tomohon is located in a strategic place, apart from being known as an educational city and tourist destination, this city is also known as a city that has traditional markets in Indonesia in North Sulawesi. Broadly speaking, usually the market is known as the process that occurs between buyers and sellers in reaching an agreement on price. And seeing this phenomenon, especially the increasing presence of visitors from within the city and from outside the city, this has triggered the development of a market that is increasingly crowded with the activities of traders and buyers. The application of Neo-vernacular architecture in the design of this traditional market can provide a representative image of the city of Tomohon, including the Paslaten 1 sub-district, which expresses elements of the shape of the surrounding environment as well as models of craft products from the Paslaten sub-district.  
PERANCANGAN KAWASAN WISATA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR REGIONALISME DI PULAU MAKALEHI Pusung, Christy; Suharto, Mohammad Fachruddin; Kawatu, Freike Eugene
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i2.7803

Abstract

Pulau Makalehi memiliki potensi untuk berkembang pada bidang pariwisata, dilihat dari keindahan alam seperti bentuk danau yang menyerupai hati. Berbagai keterbatasan dan kendala menjadikan pulau makalehi kurang memiliki peminat dalam hal berwisata. Untuk menarik minat wisatawan perancangan kawasan wisata diharuskan untuk menunjang kegiatan wisatawan serta menggunakan konsep yang dapat lebih memperlihatkan keistimewaan dari pulau makalehi. Penggunaan gaya arsitektur regionalisme dapat mepertahankan keistimewaan, keindahan alam, hingga tradisi setempat agar dapat mengurangi kerusakan alam ataupun ketidakseimbangan antara lingkungan sekitar dan perancangan yang ada. Perancangan bangunan fasilitas pada kawasan wisata ini mengambil patokan atau gambaran besar dari rumah adat suku sangihe yaitu bale geguwa dan bale lawo. Selain mencontoh rumah adat, perancangan kawasan wisata ini juga menggabungkan pola-pola, unsur, dan prinsip yang ada pada berbagai tradisi budaya di pulau makalehi hingga memperhatikan iklim yang ada.
PERANCANGAN HOTEL DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER DI MANADO Dududuk, Yusak; D.J. Mailangkay, Sonny; Budhyowati, M. Y. Noorwahyu
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i1.7883

Abstract

ABSTRACT A hotel is an accommodation service business which includes elements of service, comfort and security, which is intended for those who need accommodation facilities for family purposes, business meetings, entertainment and other activities. The city of Manado is located on the northern island of Sulawesi, and is also the capital of North Sulawesi Province. Based on data from the North Sulawesi Central Statistics Agency (BPS) in 2019, the number of foreign tourist visits increased 3.72% compared to the previous year, and the cumulative number of incoming foreign tourists in 2019 reached 132,999 people. This figure increased by 6.54% compared to the number of foreign tourists entering in the previous year. Developments in the tourism sector encourage the growth of the hotel business in Manado to accommodate the number of tourists who continue to arrive. In this design, I will apply the Contemporary Architecture theme which is always evolving following the development of modernization in terms of structure, aesthetics, utility and function as well as paying attention to the surrounding natural conditions. This Engineering Thesis with the title Hotel Design with a Contemporary Architectural Approach in Manado will later support the needs of tourists visiting Manado with complete facilities that are of 5 Star Hotel standard and can apply contemporary themes that are always evolving following existing modernization developments in terms of structure, aesthetics, utility, and function while remaining in harmony with the surrounding natural conditions.
REDESAIN TERMINAL MAESAAN DI LANGOWAN KABUPATEN MINAHASA Kelung, Rafelino; D.J. Mailangkay, Sonny; Kawatu, Freike E.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i1.7962

Abstract

Langowan merupakan salah satu daerah di minahasa sulawesi utara yang memiliki sejarah yang penting, melibatkan aspek demografi, geografi, agama, budaya, ekonomi dan politik. Dengan pertumbuhan penduduk yang signifikan, langowan menghadapi tantangan dalam hal infrastruktur yaitu terminal. Saat ini terminal yang ada belum memenuhi standart sehingga menyebabkan ketidaknyamanan pengguna dan juga terjadi kesemrawutan lalu lintas. Penelitian ini mencoba meredesain terminal maesaan di langowan sebagai terminal tipe B dengan menggunakan pendekatan kontemporer. Diperlukan perbaikan untuk memastikan terminal mampu mengakomodasi peningkatan aktivitas manusia, menyediakan jalur yang teratur, efisien dan nyaman. Diharapkan dapat meningkatkan aksebilitas dan memberikan infrastruktur yang memadai, mendukung pertumbuhan ekonomi serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui desain kontemporer diharapkan terminal ini tidak hanya efisien secara fungsional tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.
RESORT GOBA MOLINOW DANAU TONDOK KECAMATAN MODAYAG BOLAANG MONGONDOW TIMUR Otta, Rafael Natanael; Harimu, Threesje A. N.; Terok, Ferdinan S. R. P.; Lasut, Rulyanto G.M.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi wisata Sulawesi Utara, fokus pada Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan DesaPurworejo. Destinasi utama adalah Danau Tondok Goba Molunow, yang menawarkan keindahan alam pegunungan, udara sejuk, dan peningkatan fasilitas pariwisata melalui kerjasama pemerintah dan swasta. Waktu tempuh yang relatif singkat dari kota-kota terdekat, seperti Manado dan Kotamobagu, serta pertumbuhan jumlah pengunjung menciptakan kebutuhan untuk akomodasi. Oleh karena itu, penulis merekomendasikan pembangunan resort dengan pendekatan arsitektur tropis untuk meningkatkan daya tarik dan kenyamananpengunjung, yang diharapkan dapat memajukan potensi pariwisata di daerah tersebut.