cover
Contact Name
Ahmad Albar Al Akso
Contact Email
kohesi55@gmail.com
Phone
+62812330129
Journal Mail Official
kohesi55@gmail.com
Editorial Address
Perum. Griya Kencana Blok 2i No.68 Mojosarirejo Driyorejo Gresik Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30258855     DOI : -
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah jurnal open access yang diterbitkan oleh CV SWA Anugrah yang didalamnya menerima jurnal hasil penelitian maupun kajian pustaka tentang ilmu kesehatan, kedokteran, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, keperawatan, ilmu nutrisi, gizi, urgensi stunting dan permasalahan kesehatan di Indonesia dan Internasional. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun. pada bulan Februari, April, Juli, dan September. Jurnal ini mengundang penulis dan peneliti untuk publish di jurnal kesehatan ini.
Articles 668 Documents
PENGARUH AIR REBUSAN JAHE MERAH TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI DISMENOREA PADA REMAJA DI DESA SEMANGAU Utami Prasetyowati; Yuyun Triani
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i3.5234

Abstract

Latar Belakang : Pada masa remaja terjadi perubahan fisiologis yang ditandai dengan adanya menstruasi dan perubahan hormonal yang ditandai dengan peningkatan hormon prostaglandin, hal ini dapat memicu kontraksi rahim dan apabila berlebihan akan menimbulkan nyeri atau disebut dismenorea. Hal ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan dalam melakukan aktifitas. Jahe merah memiliki kandungan oleoresin yang dapat mengurangi rasa nyeri. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh air rebusan jahe merah terhadap penurunan intensitas nyeri dismenorea pada remaja. Metode Penelitian : Pre Eksperimen pretest posttest one group design, teknik consecutive sampling, sampel 20 responden, instrument pengukuran skala nyeri NRS dan uji Wilcoxon. Intervensi jahe merah segar sebanyak 15 gr yang direbus dalam 400ml selama 30 menit kemudian menyusut menjadi 200ml, evaluasi dilakukan setelah 2 jam intervensi. Hasil : Hasil uji wilcoxon nilai p value0.000 <0.05 yang artinya ada pengaruh air rebusan jahe merah terhadap penurunan intensitas nyeri dismenorea pada remaja. Kesimpulan : Air rebusan jahe merah menurunkan intensitas nyeri dismenorea pada remaja.
HUBUNGAN KESADARAN DAN MOTIVASI DENGAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI REMAJA PUTRI DI SMPN 3 PAGADEN KABUPATEN SUBANG Meli Penastia; Minanton; Yeanneke
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i4.5238

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara adalah kanker yang paling sering pada perempuan dan merupakan penyebab kematian kedua akibat kanker pada wanita, setelah kanker leher rahim. Upaya yang dapat dilakukan wanita untuk menemukan tanda dan gejala kanker payudara yaitu melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Pemeriksaan payudara sendiri sangat vital dalam pencegahan kanker payudara dan dianjurkan untuk dilakukan sejak dini ketika sudah mengalami menstruasi. Tujuan: penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kesadaran dan motivasi dengan pemeriksaan payudara sendiri. Metode: Penelitiann ini merupakan jenis penelitian kuantitaf, desain penelitian deskriptif korelasional dengan menggunakan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 responden, dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kesadaran, kuesioner motivasi, kuesioner SADARI. Analisis data menggunakan uji spearmen rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki kesadaran, motivasi dan praktek pemeriksaan payudara sendiri yang cenderung kurang, berturut-turut sebanyak 50%, 64%, dan 74%. Analisis menunjukan ada hubungan yang bermakna antara kesadaran dan praktek pemeriksaan payusara sendiri secara statistik (0,000), begitupula motivasi dengan praktek pemeriksaan payudara sendiri (0,000). Ini dapat disimpulkan semakin baik tingkat kesadaran dan motivasi remaja, semakin baik praktek pemeriksaan payudara sendiri.Kata Kunci : Kesadaran, motivasi, sadari, kanker payudara.
HUBUNGAN KECANDUAN GAME ONLINE DENGAN KUALITAS TIDUR PADA REMAJA DI SMK NURUL HIKMAH PASAR KEMIS KABUPATEN TANGERANG Anis Nurfaidah; Adi Dwi Susanto; Imas Sartika
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i3.5240

Abstract

Pendahuluan: Game online merupakan situs permainan yang berbasis elektronik dan visual yang memanfaatkan jaringan internet sebagai medianya. Tujuan: Mengetahui Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur Pada Remaja di SMK Nurul Hikmah Pasar Kemis. Desain Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain analisis korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampel: Teknik yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik proposive sampling. Jumlah sampel: Sampel berjumlah 162 responden. Analisis data: Menggunakan analisis univariat, bivariat dan menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian yang dilaksanakan di SMK Nurul Hikmah Pasar Kemis, bahwa ada Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur Pada Remaja di SMK Nurul Hikmah Pasar Kemis dengan p-value sebesar (0,001). Kesimpulan dan Saran: sebagian responden mengalami kecanduan game online dan kualitas tidur zang buruk. Remaja disarankan untuk mengatur waktu agar dapat mengurangi intensitas bermain game online, dan lebih banyak melakukan aktivitas diluar dan juga disarankan agar bisa lebih bersosialisasi sehingga tidak terlalu bergantung pada game online terlalu lama dan diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan referensi dan menjadikan sumber informasi dasar bagi peneliti selanjutnya.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN STRES DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA SANTRIWATI PONDOK PESANTREN DAYAH DARUZZAHIDIN KABUPATEN ACEH BESAR Putri Ilham Sari
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i3.5242

Abstract

World Health Organization (WHO) in 2019, determined that 1/5 of the world's population consists of adolescents. The population of Asia Pacific is 60% of the world's population and 1/5 are adolescents. The International Coercion on Population Development (ICPD) defines reproductive health as the end result a state of physical, mental, and social well-being and not merely the absence of disease and infirmity in all matters related to the reproductive system, functions and processes. Purpose: Determine the relationship between physical activity, stress and menstrual cycle disorders in female students at Dayah Daruzzahidin Islamic boarding school, Aceh Besar Regency. Research Method: Analytical with a Cross Sectional approach. All populations were sampled, namely 60 people. Research Results: Based on the analysis and discussion that has been described previously, a conclusion can be drawn about the results of the study as follows: Based on the p-value of 0.024 <0.05, have relationship between physical activity and menstrual cycle disorders in female students at Dayah Daruzzahidin Islamic boarding school, Aceh Besar Regency. Based on the p-value of 0.000 <0.05, have a relationship between stress and menstrual cycle disorders in female students at Dayah Daruzzahidin Islamic boarding school, Aceh Besar Regency. Conclusion: physical fatigue and stress have a significant relationship with menstrual cycle disorders, some female students tired from studying from morning to night, the higher the stress due to fatigue from studying felt by students, the worse their menstrual cycle will be.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN POST HISTEREKTOMI TOTAL ATAS INDIKASI MIOMA UTERI DENGAN PEMBERIAN INTERVENSI TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM DAN DISTRAKSI TERHADAP NYERI AKUT DI RUANG ASTER RSUD KABUPATEN TANGERANG Sri Rahayu; Mursiah, Mursiah; Ernawati, Ernawati
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i3.5244

Abstract

Latar Belakang: Mioma uteri merupakan penyakit tumor jinak pada otot rahim yang disertai jaringan ikatnya Gejala terjadinya mioma uteri sukar dideteksi karena tidak semua mioma uteri memberikan keluhan dan memperlukan tindakan operatif. Angka kejadian mioma uteri di dunia mencapai 226 juta kasus dengan prevalensi mencapai 60-75% terjadi pada wanita berusia di atas 20-35 tahun. Angka kejadian mioma uteri di indonesia terjadi pada 20-50% wanita, serta lebih dari 70% pada wanita di awal masa menopause. Metode:penulisan ini dilakukan dengan studi kasus dimana penulis melakukan asuhan keperawatan kepada satu pasien post histerektomi dengan nyeri akut. Hasil: Setelah dilakukan intervensi pemberian teknik relaksasi nafas dalam dan distraksi selama 3 hari didapatkan hasil nyeri berkurang dari skala 5 menjadi skala 3. Kesimpulan: Berdasarkan hasil tersebut adanya keberhasilan dalam melakukan asuhan keperawatan pada paien post histerektomi total atas indikasi mioma uteri dengan penerapan teknik relaksasi nafas dalam dan distraksi tehadap nyeri akut.
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN JAHE TERHADAP PENURUNAN EMESIS GRAVIDARUM TRIMESTER 1 DI KLINIK SALMAN MEDIKA THE EFFECT OF GINGER DRINK ON THE REDUCTION OF 1ST TRIMESTER EMESIS GRAVIDARUM AT THE SALMAN MEDIKA CLINIC Indriyani, Reza; Enny Yuliaswati
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i4.5246

Abstract

ABSTRAK Latar belakang mual muntah yang terjadi pada kehamilan trimester pertama disebabkan karena terjadinya peningkatan kadar hormon Estrogen dan Human Chorionic Gonadotropine (HCG). Mual muntah sering terjadi di pagi hari, yang di sebut morning sickness.Emesis gravidarum menyebabkan terganggunya aktivitas, menurunkan nafsu makan dan terjadinya dehidrasi,apabila tidak diatasi maka akan berdampak menjadi hiperemesis gravidarum. Emesis gravidarum bisa diatasi dengan terapi non farmakologi, salah satunya yaitu jahe. Jahe mengandung gingerol, shogaoldan zingeberen yang bisa menurunkan mual dan muntah pada ibu hamil.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas minuman jahe terhadap pengurangan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1. Metode penelitian ini merupakan quasi experiment dalam penelitian ini menggunakan design pra eksperimen dengan pre test dan post test. Hasil penelitian menunjukanuji normalitas wilcoxon terdapat nilai p=0,000 ada pengaruh minuman jahe terhadap pegurangan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 diklinik Salman Medika Tahun 2024. Kesimpulan ada efektivitas minuman jahe terhadap pegurangan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 diklinik Salman Medika Tahun 2024. Kata kunci : jahe, ibu hamil, emesis gravidarum ABSTRACK Nausea and vomiting that occurs in the first trimester of pregnancy is caused by increased levels of the hormones Estrogen and Human Chorionic Gonadotropin (HCG). Nausea, vomiting often occurs in the morning, which is called morning sickness. Emesis gravidarum causes disruption of activities, decreased appetite and dehydration, if not treated it will result in hyperemesis gravidarum. Emesis gravidarum can be treated with non-pharmacological therapy, one of which is ginger. Ginger contains gingerol, shogaold and zingeberen which can reduce nausea and vomiting in pregnant women. The aim of this research is to analyze the effectiveness of ginger drinks in reducing emesis gravidarum in pregnant women in the 1st trimester. This research is a quasi experiment in this research using a pre-experimental design with a pre-test and post test. Research shows that the results of the Wilcoxon normality test have a value of p = 0.000, there is an effect of ginger drink on reducing emesis gravidarum in pregnant women in the 1st trimester at the Salman Medika clinic in 2024. There is effectiveness of ginger drink in reducing emesis gravidarum in pregnant women in the 1st trimester at the Salman Medika clinic in 2024 Key words: ginger, pregnant women, emesis gravidarum
EFEKTIFITAS INTERVENSI PEMBERIAN TERAPI PURSED LIP BREATHING PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK (PPOK) TERHADAP PENURUNAN FREKUENSI NAPAS DI RUANG PERAWATAN UMUM 4 RS AN-NISA TANGERANG Santi, Eva Nurmala; Meynur Rohmah; Samrotul Fuadah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i3.5254

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: PPOK (Penyakit Paru Obstruksi Kronis) adalah kelainan paru yang ditandai dengan gangguan fungsi paru berupa memanjangnya periode ekspirasi yang disebabkan oleh adanya penyempitan saluran nafas dan tidak banyak mengalami perubahan dalam masa observasi beberapa waktu. PPOK merupakan penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan merokok, polusi udara, infeksi. Tujuan: Karya Tulis Ini berutuhan untuk menganilisis implementasi penerapan terapi pursed lip breathing untuk menurunkan frekuensi napas dengan PPOK. Metode: Asuhan keperawatan dan penerapan intervensi terapi pursed lip breathing terhadap penurunan frekuensi napas dilakukan selama 3 hari, dalam sehari dilakukan 1 kali dengan waktu 15 menit. Hasil: Studi kasus didapatkan hasil bahwa setelah dilakukan implementasi selama 3 hari dengan penerapan terapi pursed lip breathing sesak napas dan frekuensi napas menurun. Kesimpulan: Penerapan terapi pursed lip breathing ini memberikan pengaruh terhadap peningkatan pola napas dan penurunan frekuensi napas dengan PPOK. Kata Kunci: PPOK, Pursed Lip Breathing, Pola Napas Tidak Efektif ABSTRACT Backgraund: COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Disease) is a lung disorder characterized by impaired lung function in the form of a prolonged expiratory period caused by narrowing of the airways and not experiencing much change over a period of observation. COPD is a disease caused by smoking habits, air pollution, infections. Purpose: This paper aims to analyze the implementation of pursed lip breathing therapy to reduce respiratory frequency in COPD. Method: Nursing care and implementation of pursed lip breathing therapy interventions to reduce respiratory frequency were carried out for 3 days, once a day for 15 minutes. Results: The case study showed that after implementing it for 3 days using pursed lip breathing therapy, shortness of breath and respiratory frequency decreased. Result: The application of pursed lip breathing therapy has an effect on improving breathing patterns and reducing respiratory frequency with COPD. Keywords: COPD, Pursed Lip Breathing, Ineffective Breathing Pattern
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA IBU E PADA TAHAP PERKEMBANGAN USIA PERTENGAHAN DENGAN INTERVENSI TERAPI FOOT MASSAGE DAN PIJAT AKUPRESURE UNTUK MENURUNKAN NYERI HIPERTENSI Noviasari, Indah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i4.5255

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Keluarga adalah unit terkecil dari Masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal disuatu tempat dibawah satu atap dalam keadaan saling ketergantungan. Tanda dan gejala hipertensi dapat bervariasi pada masing-masing individu dan hampir sama dengan gejala penyakit lainnya. Gejala hipertensi dapat berupa sakit kepala/ rasa berat di tengkuk, vertigo, jantung berdebar-debar, mudah lelah, penglihatan kabur, telinga berdenging (tinnitus), dan mimisan. Prevelensi hipertensi di dunia menurut laporan World Health Organization (WHO) pada 2019 menunjukan bahwa terdapat 1,13 miliar penduduk dunia yang menderita hipertensi dan setiap tahunnya semakin meningkat. Diperkirakan penderita hipertensi mencapai 1,5 miliar penduduk pada tahun 2025, dan 10,44 juta orang diperkirakan meninggal setiap tahunnya. Metode : metode yang dilakukan dalam pengambilan data ini adalah wawancara. Studi kasus dengan melakukan asuhan keperawatan selama 3 hari pada keluarga Bapak A khususnya Ibu E dengan melakukan terapi nonfarmakologis akupresure dan foot massage untuk menurunkan nyeri hipertensi. Tujuan : tujuan dilakukan Tindakan akupresure dan foot massage ini adalah agar nyeri pada hipertensi pasien menurun. Hasil : setelah dilakukan intervensi selama 3 hari, nyeri dan tekanan darah menurun menjadi 132/87 mmHg serta sudah tidak terasa nyeri. Selama edukasi berlangsung pasien juga diberikan edukasi mengenai cara meminum obat secara teratur dan menjaga pola makan dan hidup bersih dan sehat. Kesimpulan : Kesimpulan yang diambil adalah pentingnya meminum obat secara teratur, menjaga pola makan dan hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penyakit khusunya hipertensi menjadi stabil. Kata Kunci : Keluarga, Hipertensi, Akupresure, Foot massage.
EFEKTIVITAS INTERVENSI PEMBERIAN TERAPI BUTEYKO PADA PASIEN ASMA TERHADAP PENURUNAN FREKUENSI PERNAPASAN DI RUANG PERAWATAN UMUM (PU4) RUMAH SAKIT AN-NISA TANGERANG Dariyah, Imas; Meynur Rohmah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i4.5256

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Asma merupakan salah sau penyakit pernapasan yang banyak dijumpai pada anak-anak maupun dewasa. Asma adalah penyakit yang heterogen, yang dikarakteristik oleh adanya inflamasi kronis pada saluran pernapasan, hal ini ditentukan oleh adanya gangguan pernapasan seprti sesak, mengi, napas terengah-engah, dada terasa berat. Gejala asma disebabkan oleh penyempitan saluran pernapasan, batuk dan mengi.Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh terapi buteyko terhadap penurunan frekuensi pernapasan pada penderita asma. Metode : Penulis menggunakan metode Pre experimental one shoot study case pre and post test design. Terapi buteyko dilakukan selam 10-15 menit. Hasil penelitian : Terapi buteyko yang dilakukan pada Ny. M berpengaruh dalam penurunan frekuensi pernapasan. Kesimpulan : Hasil implementasi yang dilakukan pada Ny. M mendapatkan hasil yaitu terapi buteyko dapat mempengaruhi penurunan frekuensi pernapasan pada pasien asma. Kata kunci : Asma, frekuensi pernapasan, terapi buteyko ABSTRACK Background : Asthma is one of the respiratory diseases that is often found in children and adults. Asthma is a heterogeneous disease, characterized by chronic inflammation of the respiratory tract, this is determined by the presence of respiratory disorders such as shortness of breath, wheezing, shortness of breath, chest tightness. Asthma symptoms are caused by narrowing of the respiratory tract, coughing and wheezing. Objective: To determine the effect of buteyko therapy on reducing respiratory rate in asthma sufferers. Method : The author uses the Pre experimental one shoot study case pre and post test design method. Buteyko therapy is carried out for 10-15 minutes. Research Result : Buteyko therapy carried out on Mrs. M has an effect on reducing respiratory rate. Conclusion : The results of the implementation carried out on Mrs. M obtained results that buteyko therapy can affect the reduction of respiratory rate in asthma patients. Keywords: Asthma, respiratory rate, buteyko therapy
PENGARUH AIR REBUSAN KAYU SECANG UNTUK MENGATASI BIANG KERINGAT PADA BAYI BARU LAHIR DI GRIYA THERAPIST KASIH BUNDA SWARGABARA Ermawati, Denny; Yuyun Triani
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i4.5258

Abstract

ABSTRACT Background: Newborn babies (Neonates) are babies who have just experienced the birth process, aged 0-28 days and are undergoing physiological adjustments in the form of maturation, adapting from intrauterine to extrauterine life. One of the skin problems in newborn babies that often occurs is prickly heat. Prickly heat is caused by a blockage in the ducts of the sweat glands or eccrine glands. This prickly heat can be treated with non-pharmacological treatment in the form of water boiled with secang wood, because it contains tannin, brazilin and flavonoid compounds so boiled water with secang wood can treat prickly heat in babies. Objective: To determine the effect of boiled secang wood water to treat prickly heat in newborn babies at Griya Therapist Kasih Bunda Swargabara. method: Pre-experiment with pretest posttest one group design, consecutive sampling technique, sample of 25 newborns with prickly heat based on inclusion criteria, intervention by giving boiled water from secang wood used to bathe the baby 2 times a day for 5 days, instruments questionnaire and Wilcoxon Test. results: Before being given water boiled with secang wood, the majority of respondents experienced prickly heat with moderate criteria, 17 babies and after using water boiled with secang wood, 20 babies recovered from prickly heat. The Wilcoxon Test results show the Asymp value. Sig (2-tailed) has a value of <0.05, which means that there is an effect of boiled secang wood water to treat prickly heat in newborn babies. Conclusion: There is an effect of boiled water from secang wood to treat prickly heat in newborn babies. Keywords: Baby, Prickly heat, Secang wood ABSTRAK Latar Belakang: Bayi baru lahir (Neonatus) adalah bayi yang baru mengalami proses kelahiran, berusia 0-28 hari dan merupakan penyesuaian fisiologis berupa maturasi, menyesuaikan diri dari kehidupan intrauterine ke ekstrauterine. Salah satu permasalahan kulit pada bayi baru lahir yang sering terjadi yaitu biang keringat. Biang keringat disebabkan adanya sumbatan pada saluran kelenjar keringat atau kelenjar ekrin. Biang keringat ini bisa diatasi dengan pengobatan non farmakologi berupa air rebusan kayu secang, karena didalamnya mengandung senyawa tanin, brazilin dan flavonoid sehingga air rebusan kayu secang dapat mengobati biang keringat pada bayi. Tujuan:Untuk mengetahui pengaruh air rebusan kayu secang untuk mengatasi biang keringat pada bayi baru lahir di Griya Therapist Kasih Bunda Swargabara. Metode penelitian: Pre-Eksperimen dengan rancangan pretest posttest one group design, tehnik consecutive sampling, sampel 25 bayi baru lahir dengan biang keringat berdasarkan kriteria inklusi, intervensi dengan cara memberikan air rebusan kayu secang digunakan untuk memandikan bayi 2 kali sehari selama 5 hari, instrumen kuesioner dan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian: Sebelum diberikan air rebusan kayu secang mayoritas responden mengalami biang keringat dengan kriteria sedang sebanyak 17 bayi dan setelah penggunaan air rebusan kayu secang bayi sembuh dari biang keringat sebanyak 20 orang. Hsil Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) bernilai < 0,05 yang artinya ada pengaruh air rebusan kayu secang untuk mengatasi biang keringat pada bayi baru lahir. Kesimpulan: Ada pengaruh air rebusan kayu secang untuk mengatasi biang keringat pada bayi baru lahir. Kata kunci: Bayi, Biang keringat, Kayu secang

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 6 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan More Issue