cover
Contact Name
Ahmad Albar Al Akso
Contact Email
kohesi55@gmail.com
Phone
+62812330129
Journal Mail Official
kohesi55@gmail.com
Editorial Address
Perum. Griya Kencana Blok 2i No.68 Mojosarirejo Driyorejo Gresik Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30258855     DOI : -
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah jurnal open access yang diterbitkan oleh CV SWA Anugrah yang didalamnya menerima jurnal hasil penelitian maupun kajian pustaka tentang ilmu kesehatan, kedokteran, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, keperawatan, ilmu nutrisi, gizi, urgensi stunting dan permasalahan kesehatan di Indonesia dan Internasional. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun. pada bulan Februari, April, Juli, dan September. Jurnal ini mengundang penulis dan peneliti untuk publish di jurnal kesehatan ini.
Articles 668 Documents
PENGARUH PRENATAL YOGA DAN MUROTTAL TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Kusumaningtyas, Syifa; Rita Riyanti Kusumadewi
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i3.5209

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Kehamilan merupakan proses pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam Rahim sejak konsepsi hingga persalinan. Pada masa kehamilan terjadi perubahan fisiologis dan psikologis yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti dispnea, insomnia, sering buang air kecil, tekanan dan ketidaknyamanan perineum, sakit punggung, sembelit, varises, kelelahan, kram kaki, perubahan mood dan peningkatan kecemasan. Melakukan prenatal yoga dan murottal mengakibatkan produksi hormon adrenal dan kortisol menurun serta memerintahkan kelenjar hipofisis lobus anterior mengeluarkan hormon endorpin sehingga terjadi penurunan kecemasan.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga dan murottal terhadap penurunan kecemasan pada ibu hamil trimester III. Metode Penelitian: Pre-Eksperimen dengan pretest posttest one group design, sampel 20 ibu hamil trimester III, intsrumen kuesioner HARS dengan Uji Wilcoxon. Hasil Penelitian: Sebelum dilakukan prenatal yoga dan murottal semua responden dalam tingkat kecemasan berat dan sedang, setelah dilakukan prenatal yoga dan murottal sebagian responden mengalami penurunan tingkat kecemasan menjadi kecemasan ringan bahkan tidak mengalami kecemasan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan Asymp. Sig. (2 tailed) bernilai <0.05 yang artinya ada pengaruh prenatal yoga dan murottal terhadap menurunkan kecemasan pada ibu hamil trimester III. Kesimpulan: Prenatal yoga dan murottal menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III. Kata Kunci: Prenatal yoga, murottal, kehamilan, kecemasan ABSTRACT Background: Pregnancy is the process of fetal growth and development within the uterus from conception until delivery. During pregnancy, physiological and psychological changes occur that can cause discomfort such as dyspnea, insomnia, frequent urination, pressure and discomfort in the perineum, back pain, constipation, varicose veins, fatigue, leg cramps, mood swings, and increased anxiety. Engaging in prenatal yoga and listening to murottal can result in reduced production of adrenal hormones and cortisol and stimulate the anterior lobe of the pituitary gland to release endorphins, leading to decreased anxiety. Objective: To determine the effect of prenatal yoga and murottal on anxiety reduction in pregnant women during the third trimester. Research Method: A pre-experimental design with a pretest-posttest one group design was used, involving a sample of 20 pregnant women in their third trimester. The instrument used was the HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) questionnaire, and the Wilcoxon test was conducted. Results: Before the intervention with prenatal yoga and murottal, all respondents experienced moderate to severe anxiety. After the intervention, some respondents showed a reduction in anxiety levels to mild or no anxiety. The Wilcoxon test results indicated an Asymp. Sig. (2-tailed) value of <0.05, suggesting that prenatal yoga and murottal significantly impact the reduction of anxiety in pregnant women during the third trimester. Conclusion: Prenatal yoga and murottal are effective in reducing anxiety levels in pregnant women during the third trimester. Keywords: Prenatal yoga, murottal, pregnancy, anxiety
PENGARUH RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP KUALITAS TIDUR PASIEN RAWAT INAP DI KLINIK PRATAMA NUSA MEDIKA AJUNG A Muhammad Fadil Nur; Wahyudi Widada; Sasmiyanto, Sasmiyanto
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i2.5210

Abstract

Latar Belakang: Kualitas tidur adalah karakteristik subjektif dan sering kali ditentukan oleh perasaan energik atau tidak setelah bangun. Kualitas tidur adalah perasaan puas setelah tidur, sehingga orang tersebut tidakmemperlihatkan perasaan lelah, mudah terangsang dan gelisah lesu dan apatis, kehitaman disekitar mata, kelopak mata bengkak, konjungtiva merah, perhatian terpecah, sakit kepala dan sering menguap ataumengantuk. Peningkatan pemenuhan kebutuhan tidur dapat dilakukan dengan mengajarkan cara-cara yangdapat menstimulus dan memotivasitidur. Salah satu cara yang dapat dilakukan terapi relaksasi, terapi ototprogresif dapat digunakan untuk pengobatan non farmakologis. Relaksasi otot progresif yaitu proses yangmelepaskan ketegangan dan mengembalikan keseimbangan baik pikiran maupun tubuh. Tujuan: Penelitian ini untuk mengidentifikasi perbedaan kualitas tidur sebelum dan sesudah diberikannya terapi rileksasi otot progresif di ruang rawat inap klinik Nusa Medika Ajung. Desain Penelitian: Desain penelitian menggunakanpra eksperiment dengan pendekatan pra test- post test one group design. Populasi pasien di ruang rawat inapsebanyak 68 pasien. Sampel yang digunakan sebanyak 68 responden. Sampling menggunakan non probabilty sampling dengan teknik total sampling. Pengumpulan data terapi rileksasi otot progresif menggunakan lembarSOP sedangkan kualitas tidur menggunakan lembar kuesioner. Analisis data menggunakan uji wilcoxon dengan tingkat signifikan (a=5% atau 0,05) apabila p value <0,05. Hasil: Hasil sebelum diberikannya terapi rileksasi otot progresif mayoritas dalam kategori kualitas tidur cukup sebanyak 41 orang dengan prasentase60.3%,dan sesudah diberikannya terapi rileksasi otot progresif kualitas tidur pasien mengalami peningkatan mayoritas kategori kualitas tidur baik sebanyak 51 orang dengan prasentase 75.0%. Kesimpulan: Adapengaruh relaksasi otot progresif terhadap kualitas tidur pasien rawat inap di klinik pratama nusa medikaajung.
HUBUNGAN KETEPATAN WAKTU PELAYANAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN PENGGUNA BPJS RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KALISAT Nasilia Afkarina Putri; Asmuji, Asmuji; Sofia Rhosma Dewi
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i2.5211

Abstract

Puskesmas sebagai layanan kesehatan, kemampuan puskesmas dalam memenuhi kebutuhan pasien dapat diukurtingkat kepuasan pasien. Kepuasan dimulai dari penerimaan terhadap pasien dari pertama kali datang dan pasien pulang. Tingkat kepuasan pasien dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti ketepatan waktu pelayanan. Ketepatan waktu pelayanan kesehatan sebuah keharusan dalam penyelesaian pelayanan kesehatan yang ditetapkan mulai dari pendaftaran hingga selesainya pelayanan kesehatan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan ketepatan waktu pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien pengguna BPJS rawat jalan di Puskesmas kalisat. Desain penelitian ini menggunakan korelasi dengan pendekatan crosssectional, jumlah sampel 42 pasien rawat jalan di puskesmas kalisat yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah spearman rho dengan α = 0,05. Hasil penelitian ini 30 responden ketepatan waktu pelayanan baik dengan tingkat kepuasan dalamkategori puas dan cukup puas 4 respondan. Dari 80% responden yang menyatakan pelayanan di puskesmas kalisatdalam kategori tidak tepat waktu 37,5% merasa kurang puas, 62,5% merasa cukup puas. Hasil uji statistik didapatkan hasil p value (0,001) sehingga H1 diterima, yang berarti adanya hubungan yang signifikan antara ketepatan waktu dan kepuasan pasien di puskesmas kalisat. Nilai koefisien kolerasi diperoleh angka koefisien korelasi sebesar (0,797) yang berarti termasuk hubungan sangat kuat, dengan hubungan kedua variabel bersifat positif.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN G4P2A1 H 30 MINGGU IBU PEB DENGAN PEMBERIAN INTERVENSI RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP ANSIETAS DI RUANG ASTER RSUD KABUPATEN TANGERANG Nur Kholifah; Mursiah, Mursiah; Ernawati, Ernawati
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i2.5214

Abstract

Pendahuluan : Kehamilan merupakan suatu proses alamiah dan fisiologis. Setiap wanita yang memiliki organ reproduksi sehat, jika telah mengalami menstruasi dan melakukan hubungan seksual dengan seorang pria yang organ reproduksinya sehat, sangat besar kemungkinannya terjadi kehamilan. Komplikasi kehamilan merupakan terjadinya masalah kesehatan pada ibu yang mengandung. Terdapat beberapa komplikasi yang dapat terjadi ketika ibu sedang mengandung salah satunya yaitu terdapatnya masalah hipertensi (Preeklampsia) pada ibu hamil. Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang cukup serius, yaitu kondisi ketika tekanan darah ibu hamil meningkat disertai adanya protein di dalam urine. Dampak yang ditimbulkan pada ibu hamil dengan preeklamsia akan merasa dirinya lebih cemas dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak memiliki penyakit penyerta. Bahwa ibu hamil dengan preeklamsi psikologisnya akan terganggu karena perasaan cemas. Terdapat banyak masalah dan keluhan selama kehamilan salah satunya masalah psikologis berupa kecemasan selama hamil. Penatalaksanaan kecemasan dapat dilakukan dengan menejemen nonfarmakologi yaitu Relaksasi nafas dalam, relaksasi autogenik dan mendengar murotal, Relaksasi autogenik adalah salah satu terapi nonfarmakologi dengan menggunakan diri sendiri sebagai pusat terapi dengan menggunakan kata-kata afirmasi yang dapat menenangkan pikiran. Metode : Memberikan intervensi teknik relaksasi autogenik pada pasien G4P2A1 terhadap ansietas. Hasil : Hasil implementasi dn evluasi selama 3 hari dengan intervensi teknik relaksasi autogenik terdapat penurunan dari tingkat ansietas sedang menjadi ansietas ringan. Kesimpulan : Menunjukkan bahwa terdapat penurunan tingkat ansietas pada pasien G4P2A1 setelah diberikan teknik relaksasi autogenik selama 3 hari menunjukan terdapat perubahan tanda- tanda vital pasien dan keluhan tentang kecemasan pasien sebelum dan sesudah dilakukan tindakan teknik relaksasi autogenik.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN ANEMIA DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 1 KALIJATI Restia Rahayu; Nuridha Fauziyah; Ade Nuraeni
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i2.5215

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi anemia pada remaja putri di Indonesia mencapai 32%, upaya untuk penanggulangan dan pencegahan anemia tersebut pemerintah mengeluarkan program tablet tambah darah setiap satu minggu sekali. Pengetahuan mengenai anemia dapat mempengaruhi kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMPN 1 Kalijati Kabupaten Subang. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode proportionate stratified random sampling dengan jumlah 67 responden. Analisa data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Tingkat pengetahuan anemia diperoleh sebesar 55,2% dalam kategori kurang dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah sebesar 65,7% dalam kategori rendah. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan anemia dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah didapatkan nilai p-value 0,001 dengan nilai koefisiensi korelasi 0,855 berarah positif. Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Kepatuhan, Tablet Tambah Darah, Anemia
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG SCABIES TERHADAP PENYEBARAN SCABIES PADA SANTRIAWATI MTS PONDOK MODEREN DAARUL HIKMAH KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2024 Anisa Juliyati; Adi Dwi Susanto; Imas Sartika
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i3.5217

Abstract

Pendahuluan : Scabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh parasite atau tungau dari spesies sarcoptes scabies. Tujuan : Untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Scabies Terhadap Penyebaran Scabies Pada Santriawati Mts Pondok Moderen Daarul Hikmah Kabupaten Tangerang Tahun 2024. Metode : Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik Sampel : Teknik yang digunakan adalah random sampling. Jumlah Sampel : Sampel berjumlah 110 responden. Analisa Data : Analisa data menggunakan chis quare. Hasil Penelitian : Hasil penelitian yang dilaksanakan di pondok moderen daarul hikmah , bahwa ada hubungan antara Tingkat pengetahuan dengan penyebaran scabies pada santriawati Mts pondok moderen daarul hikmah dengan p-value sebesar (0,000) Kesimpulan : Terdapat Hubungan Tingkat pengetahuan tentang scabies terhadap penyebaran scabies pada santriawati Mts pondok moderen daarul hikmah kabupaten Tangerang tahun 2024. Saran : santriawati disarankan menjaga kebersihan diri agar terhindar dari penyakit scabies.
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN POLA MENSTRUASI USIA 9-13 TAHUN DI SDIT LATANSA CENDIKIA Amalia Ananda Mega Utami; Nanang Prasetyo Budi; Rina Puspita Sari
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i3.5221

Abstract

Latar Belakang: Menstruasi adalah tanda proses kematangan organ reproduksi yang dipengaruhi oleh hormon tubuh. Menurut Kementrian Kesehatan Republik Indonesian 2018 sebanyak 11,7% remaja di Indonesia mengalami menstruasi tidak teratur dan sebanyak 14,9% di wilayah metropolitan di Indonesia mengalami ketidak teraturan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan pola menstruasi pada usia 9 -13 tahun SDIT Latansa Cendikia Pasar Kemis Kab.Tangerang tahun 2024. Metode Penelitian: Metode penelitian kuantitatif jenis penelitian korelasi dengan menggunakan rancangan cross sectional sebanyak 109 responden. Analisis data menggunakan univariat dan analisis bivariat menggunakan Uji Chi Square.Menggunakan kuesioner pola makan dan pola menstruasi. Hasil Penelitian: Hasil dari penelitian ini mayoritas responden memiliki pola makan sehat sebagian besar memiliki pola menstruasi yang baik yaitu sebanyak 77 reponden (90,6%), dan sebagian kecil responden pola makan tidak sehat memiliki pola menstruasi baik yaitu sebanyak 8 responden (33,3%). Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara pola makan dengan pola menstruasi hasil uji Chi-Square P-Value sebesar 0,000 maka dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan yang antara pola makan dengan pola menstruasi. Rekomendasi: Bagi peneliti selanjutnya dapat meneliti tentang faktor- faktor yang mempengaruhi khususnya pada pola makan serta pola menstruasi untuk mencegah terjadinya hal tersebut.
UJI SITOTOKSISITAS EKSTRAK DAUN ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) Mart.) Solms) PADA LARVA Artemia salina Leach DENGAN METODE BSLT CYTOTOXICITY TEST OF HYACINTH LEAVES (Eichhornia crassipes) Mart.) Solms) IN LARVAE OF Artemia salina Leach BY THE BRINE Sekarini, Retno; Daeng Elysa Putri Mambang; Anny Sartika Daulay; Yayuk Putri Rahayu
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i4.5225

Abstract

ABSTRAK Salah satu tanaman yang dapat dijadikan sebagai obat tradisional ialah Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) Mart.) Solms) yang memiliki khasiat sebagai obat sakit gigi, obat gatal, dan penurun berat badan dengan kandungan senyawa Tanin, Flavonoid, Saponin, Glikosida, Steroid/triterpenoid, dan juga Alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metabolit sekunder yang terkandung dalam simplisia daun eceng gondok dan sitotoksisitas dari ekstrak etanol daun eceng gondok ekstrak etanol daun eceng gondok dengan menentukan nilai LC50. Pada penelitian ini dilakukan karakterisasi simplisia, skrining fitokimia dan uji sitotoksisitas ekstrak daun eceng gondok. Uji sitotoksisitas ekstrak daun eceng gondok menggunakan metode (Brine shrimp lethality test) atau BSLT dengan konsentrasi 115µg/ml, 395µg/ml, 575µg/ml, 805µg/ml, dan 1150µg/ml dengan cara didiamkan selama 24 jam untuk melihat sitotoksisitas nya. Data yang diperoleh di analisis menggunakan analisa probit menggunakan excel. Hasil data yang diperoleh dengan metode Brine Shrimp Lehality Test menunjukkan nilai LC50 sebesar 335,5830µg/ml, sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun eceng gondokk bersifat sitotoksisitas dan memiliki sifat antikanker. Senyawa uji bersifat toksik jika LC50 kurang dari 1000 µg/ml. Kata Kunci : Daun Eceng Gondok, Skrining Fitokimia, Uji Sitotoksitas, LC50 ABSTRACT One of the plants that can be used as traditional medicine is water hyacinth (Eichhornia crassipes) Mart.) Solms) which has properties as a toothache medicine, itching medicine, and weight loss with the content of tannins, flavonoids, saponins, glycosides, steroids/triterpenoids, and also alkaloids. This study aims to determine the secondary metabolites contained in water hyacinth leaf simplicia and the cytotoxicity of the ethanol extract of water hyacinth leaves by determining the LC50 value. In this research simplicia characterization, phytochemical screening and cytotoxicity test of water hyacinth leaf extract were carried out. Cytotoxicity test of water hyacinth leaf extract used the method (Brine shrimp lethality test) or BSLT with concentrations of 115µg/ml, 395µg/ml, 575µg/ml, 805µg/ml, dan 1150µg/ml by allowing it to stand for 24 hours to see its cytotoxicity. The data obtained were analyzed using probit analysis using excel. The results of the data obtained using the Brine Shrimp Lehality Test showed an LC50 value of 335,5830µg/ml, so it can be concluded that the ethanol extract of water hyacinth leaves is cytotoxic and has anticancer properties. The test compound is toxic if the LC50 is less than 1000 µg/ml. Keywords : Hyacinth Leaf, Phytochemical Screening, Cytotoxicity Test, LC50
UJI EFEK ANTIPIRETIK EKSTRAK ETANOL DAUN MURBEI (Morus nigra L.) TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN YANG DI INDUKSI PEPTON TESTING THE ANTIPYRETIC EFFECT OF ETHANOL EXTRACT OF MURBEI LEAF (Morus nigra L.) ON PEPTON INDUCED MALE MICE Jurida, Wike; D. Elysa Putri Mambang; Rafita Yuniarti; Gabena Indrayani Dalimunthe
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i4.5226

Abstract

ABSTRAK Daun murbei (Morus nigra L.) merupakan family Moraceae telah banyak di manfaatkan oleh masyarakat dalam pengobatan alami. Daun murbei (Morus nigra L.) banyak mengandung senyawa kimia seperti flavonoid sehingga di duga memiliki potensi untuk antipiretik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui golongan senyawa metabolit skunder yang terkandung dalam daun murbei (Morus nigra L.) dan untuk mengetahui efektivitas antipiretik. Ini merupakan penelitian eksperimental. Tahapan penelitian ini meliputi pembuatan ekstrak etanol daun murbei (Morus nigra L.) menggunakan metode maserasi, skrining fitokimia, karakterisasi dan pengujian efek antipiretik ekstrak etanol daun murbei terhadap mencit putih jantan (Mus musculus) sebanyak 25 ekor yang dibagi ke dalam 5 kelompok secara acak. Kelompok 1 kontrol negatif, kelompok 2 kontrol positif, kelompok 3 diberi Suspensi Ekstrak etanol daun murbei (Morus nigra L.) dosis 100 mg/kg BB, kelompok ke 4 dosis 200 mg/kgBB, kelompok 5 dosis 300 mg/kgBB. Pengamatan dilakukan selang waktu 30 menit selama 3 jam, lalu dihitung penurunan suhu tubuh. Kemudian dilakukan analisis statistic dengan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simplisia dan ekstrak etanol daun murbei (Morus nigra L.) mengandung golongan senyawa kimia seperti alkaloid, glikosida, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid. Dari hasil efektivitas ekstrak etanol daun murbei pada dosis 300 mg/kg BB memiliki efektivitas yang sangat kuat kemudian hasil tukey HSD dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun murbei pada dosis 100mg/kgBB, 200mg/kgBB dan 300mg/kgBB tidak memberikan signifikan dengan paracetamol. Kata Kunci : Antipiretik, Daun Murbei, Flavonoid, Suhu, Mencit Putih Jantan ABSTRACT Mulberry leaves (Morus nigra L.) belong to the Moraceae family has been widely used by the community in natural medicine. Mulberry leaves (Morus nigra L.). The compound content in mulberry leaves contains flavonoid compounds so that it is suspected to have antipyretic potential. The purpose of this study was to determine the class of secondary metabolites contained in mulberry leaves (Morus nigra L.) and to determine the effectiveness of antipyretics. This research is an experimental research.The stages of this study included the preparation of ethanol extract of mulberry leaves (Morus nigra L.) using the maceration method, phytochemical screening, characterization and testing of the antipyretic effect of ethanol extract of mulberry leaves on 25 male white mice (Mus musculus), divided into 5 groups randomly. . Group 1 was negative control, group 2 was positive control, group 3 was given 100 mg/kg BW ethanol extract suspension of mulberry leaves (Morus nigra L.), 4th group 200 mg/kg BW, 5th group 300 mg/kg BW. Observations were made by measuring the body temperature of male white mice at intervals of 30 minutes for 3 hours, then calculating the decrease in body temperature. Then statistical analysis was carried out with the ANOVA test.The results showed that the simplicia and ethanol extract of mulberry leaves (Morus nigra L.). From the results of antipyretic effectiveness, it showed that the ethanol extract of mulberry leaves at a dose of 300 mg/kg BW had very strong effectiveness and the results of tukey HSD could be concluded that the ethanol extract of mulberry leaves at doses of 100 mg/kgBW, 200 mg/kgBW and 300 mg/kgBW did not give a significant effect on paracetamol. Keywords: Antipyretic, Mulberry Leaf, Flavonoid, Temperature, Male White Mice
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI KLINIK UTAMA KARYA RINI THE RELATIONSHIP BETWEEN PREGNANT WOMEN'S KNOWLEDGE ABOUT ANEMIA AND THE INCIDENCE OF ANEMIA AMONG PREGNANT WOMEN AT KLINIK UTAMA KARYA RINI mulyati, mulyati; Mia Dwi Agustiani; Sri Kuswanti
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v6i3.5233

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Kehamilan merupakan proses pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam Rahim sejak konsepsi hingga persalinan. Anemia pada ibu hamil disebut “potensial danger to mother and child” (potensial membahayakan ibu dan anak). Anemia pada ibu hamil disebabkan karena kekurangan zat besi dalam tubuh. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pada ibu hamil antara lain umur, jarak kehamilan, paritas, status gizi, konsumsi tablet Fe, kunjungan ANC dan Pengetahuan terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, dengan pengambilan data menggunakan metode survei. Hasil : Berdasarkan hasil analisa statistik dengan uji chi-square terdapat bahwa (p-value 0,008) yang artinya ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kejadian anemia. Simpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kejadian anemia dalam kehamilan di Klinik Utama Karya Rini Kata Kunci: Ibu Hamil, kehamilan, anemia ABSTRACT Background: Pregnancy is the process of a fetus’ growth and development in a womb from conception to labor. Anemia in pregnant women is called potential danger to mother and child. Anemia in pregnant women is caused by iron deficiency in the body. Factors related to this case are age, pregnancy spacing, the number of living babies, nutritional status, Fe tablet consumption ANC visits, and knowledge of anemia cases in pregnant women. Research Methods: The method in this research is a quantitative research with cross-sectional approach, with the data collection using a survey method. Results: Based on statistical analysis results with chi-square test, there is p-value 0.008 that means there is a connection between pregnant women’s knowledge on anemia and anemia cases. Conclusion: There is a connection between pregnant women’s knowledge on anemia and anemia cases in pregnancy at Karya Rini Principal Clinic. Keywords: pregnant women, pregnancy, anemia

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 6 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan More Issue