cover
Contact Name
Endang Wahyuningsih
Contact Email
motorik@umkla.ac.id
Phone
+6281804424510
Journal Mail Official
motorik@umkla.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir Soekarno Km.1 Buntalan Klaten Tengah Klaten Jawa Tengah
Location
Kab. klaten,
Jawa tengah
INDONESIA
MOTORIK
ISSN : 26851210     EISSN : 1907218X     DOI : https://doi.org/10.61902/motorik
Core Subject : Health,
MOTORIK: Jurnal ilmu kesehatan sebagai saran informasi di bidang Kesehatan yang berisikan hasil penelitian, studi kepustakaan, maupun tulisan-tulisan ilmiah. Jurnal ini mencakup artikel penelitian asli, artikel ulasan, dan komunikasi singkat, termasuk: Keperawatan, kebidanan, farmacy, kesehatan masyarakat dan lain-lain
Articles 117 Documents
STANDARISASI SPESIFIK DAN NON SPESIFIK EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN DANDANG GENDIS (Clinacanthus nutans) Sholikhah Deti Andasari; Choiril Hana Mustofa; Shofia zahra
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 15 No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The leaves of dandang gendis (Clinacanthus nutans) have several pharmacological activities including antioxidants, anticancer, anti-inflammatory, analgesic, immune system boosting, antibacterial, antiviral, anti-venom (scorpion), and there is even cosmetic use. The purpose of this research was to see the test results for specific and non-specific parameters of the ethyl acetate extract of dandang gendis leaves (Clinacanthus nutans).This research is descriptive quantitative in nature and was carried out in an experimental laboratory. This research began with the maceration of 500 grams of dandang gendis leaf powder using 2000 ml ethyl acetate solvent while stirring every 24 hours, filtered with a flannel cloth, and evaporated until thick with a water bath. The parameters tested were the identity of the extract, organoleptic, parameters of air and ethanol dissolved compounds, chemical content of the extract, determination of air content, determination of drying losses, and specific gravity.The results showed that the ethyl acetate extract of dandang gendis leaves with the expression of the extract in the form of a thick extract, blackish green color, bitter taste, and characteristic aromatic odor; ethanol soluble compound content 21.881% ± 1.256; air-soluble compound content 21.959% ± 0.992; the chemical group indication indicates the presence of flavonoids, tannins and saponins; water content 14,915% ± 3,789; shrinkage in drying 29.105% ± 1.763; specific gravity 1.04 g / ml ± 0.0023. Extracts based on standardization testers include specific and non-specific parameters taking care of standardization of raw material quality.
PENGARUH PEMBERIAN SLIMBER ICE TERHADAP PENURUNAN IDWG (INTER DIALITIC WEIGH GAIN) PASIEN CRONIC KIDNEY DISEASES (CKD Daryani; Sri Sat Titi Hamranani; Meniki Sri Sarwanti
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 15 No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v15i2.180

Abstract

Salah satu masalah yang paling sering dihadapi pasien adalah peningkatan volume cairan diantara dua waktu dialisis yang dimanifestasi dengan penambahan berat badan interdialtik. Penambahan berat badan interdialtik (Interdialytic Weigh Gain = IDWG) adalah selisih berat badan predialisis dengan berat badan pascadialisis sesi sebelumnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh PemberianSlimber Iceterhadap Peningkatan Berat Badan Pasien CKD di Unit Hemodialisa RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan pra eksperimen dengan desain pre test postest without control group. Populasi penelitian adalah pasien CKD analisa data menggunakan paired t-test. Karakteristik responden meliputi rerata umur yaitu 52,54 tahun, jenis kelamin adalah laki-laki sebanyak 66,7% dan pekerjaan adalah swasta sebanyak 86,7% dan pendidikan SMP sebanyak 53,3%. Tingkat kecemasan sebelum pemberian edukasi adalah dengan rerata 20 termasuk kecemasan sedang tingkat kecemasan setelah pemberian edukasi adalah dengan rerata 12,60 termasuk tidak cemas. Ada pengaruh pemberian edukasi pasien baru terhadap kecemasan keluarga pasien di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten dengan p value = 0,008 (α;0,05).
HUBUNGAN BODY SHAMING DENGAN INTERAKSI SOSIAL PADA REMAJA PEREMPUAN DI SMK MUHAMMADIYAH 2 KLATEN UTARA Esri Rusminingsih; Fitri Suciana; Novita Wahyuningsih
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 15 No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v15i2.183

Abstract

Remaja mengalami berbagai perubahan fisik, psikologi dan sosial. Kondisi ini menyebabkan remaja lebih fokus memperhatikan bentuk tubuh dan penampilannya. Bentuk tubuh ideal digunakan remaja sebagai pedoman untuk menilai bentuk tubuh tubuh diri sendiri maupun bentuk tubuh orang lain. Rasa percaya diri yang rendah dapat menyebabkan kegagalan remaja dalam melaksanakan tugas perkembangan sosial remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara body shaming dengan interaksi sosial pada remaja perempuan di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional . Populasi yang digunakan adalah remaja, pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling sejumlah 129 responden. Analisi bivariate menggunakan Kendall-Tau. Hasil : Rerata umur responden 15,92+ 6,80 tahun. Sebagian besar memiliki interaksi sosial baik (56,6%), dan sebagian besar mengalami bodi shaming kategori tinggi sebesar (53,5%). Analisis hubungan body shaming dengan interkasi sosial menunjukkan hasil 0,032 (p value < 0,05) dengan nilai r (-0,187). Kesimpulan : Ada hubungan body shaming dengan interaksi sosial pada remaja perempuan di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara.
ANALISIS PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN : STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT ISLAM JEMURSARI SURABAYA Nur Sa'adah Nashifah; Agus Aan Adriansyah
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v16i2.218

Abstract

Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (IKP) merupakan suatu sistem untuk mendokumentasikan laporan insiden pemulihan, analisis dan solusi untuk pembelajaran. Setiap insiden yang terjadi di rumah sakit wajib dilaporkan ke Sub Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit (KPRS). Namun pada prakteknya pelaporan insiden keselamatan pasien di rumah sakit masih belum maksimal. Tujuan penelitian studi kasus ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis pelaporan insiden keselamatan pasien yang ada di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, serta data sekunder. Partisipan penelitian ini yaitu pegawai yang melaporkan insiden keselamatan pasien, dan 1 informan yaitu Ketua Sub Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit. Hasil menunjukkan bahwa masih belum optimalnya pelaksanaan pelaporan insiden keselamatan pasien dikarenakan masih terdapat beberapa permasalahan pada proses pelaporan insiden keselamatan pasien seperti kesalahan dalam pengisian jenis insiden dan grading risiko serta saat pelaporan sering ditemui bahwa yang sering melapor yaitu koordinatornya. Berdasarkan diagnosis masalah melalui diagram fishbone, terdapat 4 akar permasalahan yaitu kurangnya pengetahuan, persepsi takut disalahkan, kurang kesadaran untuk melapor, dan kurang mengerti alur pelaporan. Saran pada permasalahan tersebut yaitu dengan melakukan sosialisasi guna refresh terkait insiden keselamatan pasien, alur pelaporan, budaya no blaming, serta evaluasi secara berkala dari Tim Keselamatan Pasien Rumah Sakit (KPRS) ke tiap-tiap unit.
ANALISIS PELAPORAN PROFIL INDIKATOR MUTU INSTANSI PELAYANAN KESEHATAN: STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT ISLAM JEMURSARI SURABAYA Fauziah Rizki Anggarwati; Agus Aan Adriansyah
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v16i2.221

Abstract

Pelaporan indikator mutu unit merupakan upaya untuk mengetahui kinerja masing-masing unit, serta dapat dijadikan acuan dalam meningkatan kualitas mutu di rumah sakit. Jika terjadi keterlambatan dalam pelaporan indikator mutu, maka akan terjadi keterlambatan pada perbaikan indikator mutu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pelaporan profil indikator mutu unit di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya. Metode yang digunakan pada penelitian studi kasus ini adalah wawancara dan observasi dengan pendekatan studi kasus serta desain cross sectional. Informan penelitian ini yaitu Ketua Sub Komite Peningkatan Mutu RSI Jemursari Surabaya. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, serta data sekunder. Populasi yang diteliti yaitu seluruh Quality Champion Link di RSI Jemursari Surabaya sebanyak 46 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling. Prosedur pengambilan datanya melalui data sekunder yang diperoleh peneliti lalu klarifikasi data dengan observasi dan wawancara dengan pihak Sub Komite Peningkatan Mutu di RSI Jemursari Surabaya. Hasil menunjukkan bahwa pada pelaksanaan pelaporan indikator mutu unit masih belum optimal dikarenakan unit yang belum lengkap dalam mengisi pelaporan indikator mutu unit sebanyak 30%. Sehingga tidak dapat melakukan perbaikan indikator mutu selama 3 bulan. Berdasarkan diagnosis masalah melalui diagram fishbone, terdapat 4 bagian yaitu manusia, motivasi, peralatan, dan metode. Masing-masing bagian memiliki akar permasalahan masing-masing, yaitu pada bagian manusia akar permasalahannya berupa banyak pekerjaan pada setiap unit dan lupa mengisi pelaporan; pada bagian motivasi terdiri dari kurang tertarik dengan reward dan kurang kesadaran untuk ketepatan pelaporan; pada bagian peralatan terdiri dari komputer yang digunakan kurang memadai dan sinyal wifi terganggu; dan pada bagian metode terdiri dari tidak mengerti alur pelaporan. Saran pada penelitian ini lebih diupayakan untuk mengingatkan Quality Champion Link (orang yang bertanggung jawab dalam pelaporan indikator mutu unit) setiap bulannya, serta pemberian reward dan bonus untuk Quality Champion Link.
PENERAPAN PIJAT ROLLING MASSAGE MENGGUNAKAN MINYAK LAVENDER DENGAN RELAKSASI MUROTTAL AL QURAN UNTUK KELANCARAN PENGELUARAN ASI IBU POSTPARTUM eni indrayani; Kusumastuti Kusumastuti; Yasinta Dian Anggoro
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v16i1.223

Abstract

ASI mengandung berbagai zat yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan, perkembangan, kesehatan dan imunitas bayi. Ini merupakan makanan pertama, utama dan terbaik bagi bayi yang bersifat alamiah. ASI yang diproduksi selama hari-hari setelah pertama kelahiran, mengandung kolostrum yang dapat melindungi bayi dari penyakit. Komponen penting untuk kelangsungan hidup bayi adalah dengan pemberian ASI sedini mungkin. Hambatan pemberian ASI eksklusif pada bayi baru lahir sering disebabkan karena ASI belum keluar dan berkurangnya produksi ASI, hal ini karena berkurangnya hormon prolaktin dan hormon oksitosin yang sangat berperan dalam kelancaran pengeluaran ASI. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan kelancaran pengeluaran ASI pada ibu postpartum dengan rolling massagemenggunakan minyak lavender dan relaksasi murottal Al Qur”an. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Partisipannya adalah 3 orang ibu postpartum yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan adalah lembar persetujuan, lembar observasi, timbangan bayi, alat tulis, audio, minyak lavender, dan handpone. Setelah dilakukan penerapan pijat rolling massage menggunakan minyak lavender dengan relaksasi murottal Al Quran, semua ketiga partisipan pengeluaran ASI menjadi lebih lancar (100%). Kesimpulan : Penerapan pijat rolling massage menggunakan minyak lavender dengan relaksasi murtottal Al Quran efektif untuk kelancaran pengeluaran ASI ibu postpartum. ASI mengandung berbagai zat yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan, perkembangan, kesehatan dan imunitas bayi. Ini merupakan makanan pertama, utama dan terbaik bagi bayi yang bersifat alamiah. ASI yang diproduksi selama hari-hari setelah pertama kelahiran, mengandung kolostrum yang dapat melindungi bayi dari penyakit. Komponen penting untuk kelangsungan hidup bayi adalah dengan pemberian ASI sedini mungkin. Hambatan pemberian ASI eksklusif pada bayi baru lahir sering disebabkan karena ASI belum keluar dan berkurangnya produksi ASI, hal ini karena berkurangnya hormon prolaktin dan hormon oksitosin yang sangat berperan dalam kelancaran pengeluaran ASI. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan kelancaran pengeluaran ASI pada ibu postpartum dengan rolling massagemenggunakan minyak lavender dan relaksasi murottal Al Qur”an. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Partisipannya adalah 3 orang ibu postpartum yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan adalah lembar persetujuan, lembar observasi, timbangan bayi, alat tulis, audio, minyak lavender, dan handpone. Setelah dilakukan penerapan pijat rolling massage menggunakan minyak lavender dengan relaksasi murottal Al Quran, semua ketiga partisipan pengeluaran ASI menjadi lebih lancar (100%). Kesimpulan : Penerapan pijat rolling massage menggunakan minyak lavender dengan relaksasi murtottal Al Quran efektif untuk kelancaran pengeluaran ASI ibu postpartum.
APAKAH SIKAP ORANG TUA MEMPENGARUHI PERILAKU JAJAN ANAK DI SEKOLAH Sri Handayani; Nur Wulan Agustina
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v16i1.227

Abstract

Perkembangan industri pangan menyebabkan timbulnya aneka ragam pangan di pasaran sehingga penyebabkan perubahan pola konsumsi masyarakat, terutama pada anak sekolah dasar kebiasaan jajan anak sekolah cenderung menjadi budaya keluarga. Banyak faktor yang menjadi predisposisi kebiasaan jajan jajan anak sekolah, diantaranya adalah faktor anak dan faktor orang tua. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sikap orang tua terhadap perilaku jajan anak di sekolah. Penelitian merupakan penelitian kuantitaf menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sejumlah 74 anak sekolah dari SDN 1 Buntalan dan SDN 3 Buntalan. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengukur kebiasaan jajan anak dan sikap orang orang tua terhadap makanan jajanan. Analisis data menggunakan regresi logistik dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil analisis diperoleh nilai P(value) 0,019 < α(0,05) artinya adalah sikap orang tua mempengaruhi perilaku jajan anak di sekolah. Perkembangan industri pangan menyebabkan timbulnya aneka ragam pangan di pasaran sehingga penyebabkan perubahan pola konsumsi masyarakat, terutama pada anak sekolah dasar kebiasaan jajan anak sekolah cenderung menjadi budaya keluarga. Banyak faktor yang menjadi predisposisi kebiasaan jajan jajan anak sekolah, diantaranya adalah faktor anak dan faktor orang tua. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sikap orang tua terhadap perilaku jajan anak di sekolah. Penelitian merupakan penelitian kuantitaf menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sejumlah 74 anak sekolah dari SDN 1 Buntalan dan SDN 3 Buntalan. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengukur kebiasaan jajan anak dan sikap orang orang tua terhadap makanan jajanan. Analisis data menggunakan regresi logistik dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil analisis diperoleh nilai P(value) 0,019 < α(0,05) artinya adalah sikap orang tua mempengaruhi perilaku jajan anak di sekolah.
POTRET PERILAKU PEMERIKSAAN KEHAMILAN DI MASA PANDEMI COVID 19 Ika Tristanti; Ummi Kulsum
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v16i1.229

Abstract

Latar belakang : Corona atau COVID 19 merupakan penyakit berbahaya yang telah ditetapkan oleh World Health Organisation(WHO) sebagai pandemi dunia yang menyebabkan gangguan pernafasan akut berat yang berakhir dengan kematian. Jumlah penderita COVID 19 di Indonesia per tanggal 21 Juli 2020 berjumlah 89.869 jiwa. Hal ini yang menyebabkan ketakutan masyarakat khususnya ibu hamil untuk datang ke pelayanan kesehatan ketika mengalami gangguan kesehatan atau untuk memeriksakan kehamilan. Tujuan penelitian : untuk menggambarkan perilaku pemeriksaan kehamilan di masa pandemi COVID 19. Metode penelitian: jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam melibatkan ibu hamil, suami dan bidan pada bulan Juni-Juli 2020. Data informan divalidasi dengan metode triangulasi. Hasil penelitian : Pada masa pandemi, ibu hamil tidak melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur setiap bulan. Tempat pelayanan kesehatan untuk pemeriksaan kehamilan yang dituju adalah bidan praktik mandiri. Ibu hamil sebelum periksa sudah melakukan kontrak waktu terlebih dahulu dengan bidan. Ibu hamil telah menggunakan alat pelindung diri ketika datang periksa ke bidan. Sarana pelayanan kesehatan telah menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada ibu hamil. Simpulan: perilaku ibu hamil untuk pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID 19 mengalami perubahan. Ibu hamil, petugas dan sarana pelayanan kesehatan sudah menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi untuk mencegah penularan COVID 19
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEAKTIFAN KADER POSYANDU LANSIA DI WILAYAH PUSKESMAS SEMPOR 1 KEBUMEN Marsito Marsito
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v16i1.230

Abstract

Penduduk lansia di Indonesia di tahun 2017 sudah mencapai 8,41% dari jumlah penduduk Indonesia. Dan di tahun 2018 jumlah penduduk lansia 8,75 % terlihat ada kenaikan tiap tahun ada 0,34% dari jumlah penduduk Indonesai ada 270 juta. Melihat dari peningkatan jumlah penduduk lansia menandakan tantangan bagi Bangsa Indonesia untuk bisa menjaga kesehatannya. Di Jawa tengah tahun 2017 usia lanjut sudah mencapai 4.312.322 orang dari jumlah penduduk 34.257.865 orang (12,58%),BPS Jawa Tengah (2017). Sedangkan BPS Kabupaten Kebumen menunjukkan jumlah umur lansia udah mencapai 131786 orang dari 1,188,622 jiwa (11,08%). Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk lansia pelayanan kesehatan tetap dilakukan oleh pelayanan kesehatan utama seperti di posyandu lansia oleh kader kesehatan lansia dan penyakit tidak menular dan penyakit menular tetap masih ada. Perlunya dukungan dan motivasi keluarga lansi terhadap kader sangat perlu dilakukan, karena kader lansia bekerja sesudah menyelesaikan tugas dan fungsi keluarga. Menurut Handayani (2018) ada keterkaitannya antara lansia dengan kader kesehatan mengenai sistem pelaksanaan posyandu lansia. Pelaksanaan posyandu lansia yang menggunakan sistem lima meja di Puskesmas Sempor 1 Kabupaten Kebumenperlu dilaksanakan karena lebih efektif dan efisien. Sementara populasi kader kesehatan lansia yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sempor 1 ada 90 orang yang diambil secara random sampling dengan jumlah sampelnya 80 orang kader. Metode penelitian menggunakan deskrepsi korelasi dengan pendekatan croseksional. Hasil penelitian menunjukkan faktor pemahaman kader kesehan lansia menunjukkan dikategorikan baik 61 orang (76,2%), sedangkan dukungan keluarga masih dikategorikan cukup ada 40 orang (50%), sedangkan motivasi keluarga dikategorikan baik ada 60 orang (75%). Melihat hal tersebuti Puskesmas Sempor 1 untuk tetap melaksanakan sistem posyandu lansia dengan sistem 5 mejayang melibatkan kader kesehatan lansia sebagai pemberdayaan kesehatan lansia Baik dalam bentuk pengetahuan, dukungan dan motivasi keluarga. Selain itu kesejahteraan dan transportasi kader untuk ditinjau kembali seiring dengan perkembangan jaman
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN SIBLING RIVALRY PADA ANAK USIA 3-6 TAHUN DI BA AISYIYAH SENTONO Lilik Hartati; Anna Uswatun Qoyyimah
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v16i1.231

Abstract

Pola asuh orang tua merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi sibling rivalry pada anak usia 3-6 tahun. Sebanyak 64,3% anak mengalami sibling rivalry. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh pola asuh orang tua dengan kejadian sibling rivalry pada anak usia 3-6 tahun di BA Aisyiyah Sentono. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional pada bulan Maret 2020. Responden adalah orang tua siswa/i BA Aisyiyah Sentono. Jumlah sampel dengan total sampling sebanyak 35 orang tua. Variabel independen yang diteliti yaitu pola asuh orang tua sedangkan variabel dependen adalah sibling rivalry pada anak usia 3-6 tahun. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis menggunakan uji Chi Square (X2) dengan α = 0,05Hasil penelitian menunjukkan pola asuh otoriter 30%, demokratis 32%, permisif 11,8%, dan pasif 26,2%. Sebagian besar anak usia 3-6 tahun mengalami sibling rivalry sebanyak 24 (64,3%) dan yang tidak sebanyak 11 (35,7%) anak. Jenis pola asuh mempunyai hubungan bermakna dengan sibling rivalry pada anak usia 3-6 tahun. Hasil uji analisis didapatkan hasil p = 0,000 (p ≤ 0,05) dengan nilai koefisien kontingensi sebesar 0,651 maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti mempunyai hubungan yang kuat.Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan sibling rivalry pada anak usia 3-6 tahun di BA Aisyiyah Sentono dimana penerapan pola asuh yang tepat pada anak sangat penting untuk mencegah timbulnya kejadian sibling rivalry dalam keluarga di BA Aisyiyah Sentono

Page 5 of 12 | Total Record : 117