cover
Contact Name
Meri
Contact Email
merimeriani1@gmail.com
Phone
+62813122928444
Journal Mail Official
lppm_jupemas@universitas-bth.ac.id
Editorial Address
jalan cilolohan no 36 Tasikmalaya Jawa Barat
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas)
ISSN : -     EISSN : 27220486     DOI : http://dx.doi.org/10.36465/jupemas.v4i1
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUPEMAS) with E-ISSN : 2722-0486 is a journal managed by LPPM UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA. Publish articles on community service activities in the fields of : Keperawatan (Nursing) Analis Kesehatan/Teknologi Labotarorium Medik (Medical Laboratory Technology) Farmasi (Pharmacy) Administrasi Rumah Sakit (Hospital Administration) Kedokteran (Medicine) Radiologi (Radiology) Kesehatan Lingkungan Inovasi Bidang Kesehatan (Healthy Inovation) Kebidanan (Bostetrics) Nutrisi dan Pangan (Nutrition and Food) Epidemiologi (Epidemiology) Rekam Medis (Medical Records) Biomedik (Biomedicine) Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Occupational and Safety) Ekonomi Kesehatan (Health Economics) Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (Health Administration and Policy) Hukum Kesehatan (Health Law) Teknologi Informasi Kesehatan (Health Information Technology) Promosi Kesehatan (Health promotion) Fisioterapi (Physiotherapy) Bidang Kesehatan Lainya.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2023)" : 9 Documents clear
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting Desa Aenganyar Kec. Giligenting Kab. Sumenep Hidaytillah, Yetti; Misbahudholam AR, Muhammad; Afra Rohmah, Afifah; Rahiqim Mahtum, Ahmad; Badruttamam, Badruttamam; Abd. Mu’in, Abd. Mu’in; Praseno, Donny; Alifi, Wildan
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v4i2.1121

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius di Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Stunting dapat memiliki dampak jangka panjang pada pertumbuhan dan perkembangan anak, serta meningkatkan risiko terjadinya penyakit kronis di masa dewasa. Pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting harus melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan keluarga. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan peningkatan akses terhadap layanan kesehatan, gizi, dan sanitasi yang berkualitas di desa Aenganyar. Tenaga kesehatan juga memiliki peran penting dalam pemberdayaan masyarakat. Mereka dapat memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, pengenalan MP-ASI, dan pentingnya pola makan yang sehat. Selain itu, mereka juga dapat melakukan monitoring dan evaluasi terhadap status gizi anak-anak di desa Aenganyar. Keluarga perlu menyadari pentingnya pencegahan stunting dan mengadopsi pola makan yang sehat dan bergizi bagi anak-anak mereka. Selain itu, mereka perlu mengakses dan layanan kesehatan yang berkaitan dengan pencegahan stunting, seperti imunisasi, pemberian ASI eksklusif, dan pemberian makanan pendamping ASI. Dengan melakukan upaya pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting di desa Aenganyar, diharapkan dapat mengurangi prevalensi stunting di daerah tersebut. Hal ini berdampak positif pada pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di desa Aenganyar, serta meningkatkan kualitas hidup dan masa depan mereka.
PENYULUHAN MANFAAT JAMU UNTUK KESEHATAN BAGI MASYARAKAT DAN PELAJAR DI KABUPATEN KARAWANG Gunarti, Neni Sri; Fikayuniar, Lia; Wahyuningsih, Eko Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v4i2.884

Abstract

Jamu merupakan obat tradisional Indonesia yang telah banyak digunakan masyarakat dalam upaya peningkatan kesehatan baik kuratif, promotif, preventif dan rehabilitatif. Jamu memiliki kelebihan dan kekurangan, namun masyarakat bisa memaksimalkan manfaatnya selama memiliki informasi yang benar tentang cara penggunaan jamu dan memilih jamu yang baik. Pelajar merupakan agent of change yang dapat menjadi duta informasi baik di keluarga ataupun lingkungan, oleh karena itu maka dilakukan penyulusan tentang manfaat Jamu untuk kesehatan bagi masyarakat dan pelajar di Karawang. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan kepada masyarakat dan pelajar tentang manfaat jamu dan cara memilih jamu yang baik. Kegiatan ini dilaksanakan di tanggal 31 Maret 2022 secara online menggunakan Zoom Meeting dan Youtube Streaming. Peserta yang mengikuti kegiatan sejumlah 57 orang berasal dari masyarakat dan pelajar (siswa dan mahasiswa).
Pendidikan dan Pemeriksaan Kesehatan pada Lansia di Kampung Gunung Bango Kelurahan Cipawitra Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya Robby, Asep; Teti Agustin, Teti; Hersoni, Soni Soni; Irmayanti, Evi
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v4i2.1185

Abstract

Di masa pandemi Covid-19, lansia merupakan kelompok usia yang paling berisiko meninggal akibat terpapar virus Covid-19. Penilaian kesehatan dan peningkatan kebugaran jasmani merupakan modal yang sangat baik untuk melawan virus dalam tubuh. Tujuan kegiatan untuk mengetahui kondisi kesehatan lansia, mengetahui kadar gula darah, kolesterol dan asam urat pada lansia, memberikan penyuluhan kesehatan tentang pola hidup yang baik pada lansia, melaksanakan kegiatan olahraga (senam lansia). Berdasarkan hasil pengukuran tersebut didapatkan bahwa sebagian besar partisipan (84%) memiliki tekanan darah tinggi (sistolik > 140 mmHg atau diastolik > 90 mmHg) sedangkan 4 orang (16%) memiliki tekanan darah normal, kadar gula darah saat sebagian besar peserta (88%) dalam batas normal (70-140 mb/dL) sekitar 3 orang (12%) memiliki kadar gula darah yang melebihi batas normal. Kadar asam urat lansia masih dalam batas normal yaitu 2,5-7,5 mg/dL untuk wanita, dan 4,0-8,5 mg/dL untuk pria. Sehingga perlu adanya kegiatan edukasi, pemeriksaan kesehatan dan terapi berkelanjutan agar lansia khususnya yang berkaitan dengan hipertensi dan DM dapat memperoleh kondisi tubuh sehat yang optimal.
SOSIALISASI PENGGUNAAN OBAT YANG BENAR DAN DAGUSIBU PADA MASYARAKAT RW.04 KELURAHAN SEMANAN, KECAMATAN KALIDERES, JAKARTA BARAT Ghozaly, Muchammad Reza; Utami, Dewi Putri; Endarwati, Mila; IDewi, Intan Kemala; Putri, Dwi; Novanti, Tara; Nuryamin, Hibban Arik; Thoyyibah, Citra Alfianismi; Sari, Rohaniva Yusnia; Putriani, Putriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v4i2.1186

Abstract

Pada masyarakat banyak yang belum mengetahui cara penggunaan antibiotik dengan bijak serta cara penggunaan obat yang baik dan benar. Selain itu juga masyarakat RW 04 belum banyak yang mengetahui tentang dagusibu dengan informasi yang kami dapatkan, maka kami melakukan sosialisasi dengan tema “Penggunaan Obat Yang Benar Dan Dagusibu Pada Masyarakat RW.04 Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat”. Berdasarkan data kuesioner yang diperoleh yang telah disebarkan terdapat 75 responden yang mengisi kuisioner terdiri dari jenis kelamin wanita sebanyak 81,3% dan laki-laki sebanyak 18,7%. Hasil dari kuesioner tersebut adalah sebanyak 98,7%. telah mengetahui informasi terkait antibiotik, 78,7%. telah memahami informasi mengenai Dagusibu. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat mengebai penggunaan obat yang benar dan DAGUSIBU dan mulai menerapkan pengetahuan yang didapatkan pada kehidupan sehari-hari dalam merawat kelurga khusus dalam pengguaan obat – obatan terutama antibiotik
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG SELF MANAGEMENT DI MASA PANDEMI COVID-19 MELALUI APLIKASI ZOOM Rizky, Wahyu; Afriyanto, Dzul Fahmi; Prasetyo, Budi; Shoffiyaatunnisaak, N.A; Saputra, Raihan Alif; Octaviana, Antasya; Ferianti, Amalia Diah; Ayu, Ajeng Karisma; Putri, Tika Kusuma; Khasanah, Eka Uswatun; Setyawati, Ellizabeth Intan Putri; Oktavia, Fania
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v4i2.1097

Abstract

Penyebaran virus Covid-19 tidak dapat diprediksi dan sangat cepat. Oleh karena itu, pemerintah dan ahli kesehatan harus mengambil tindakan yang cepat dan tegas pada setiap kasus Covid-19 baru teridentifikasi. Wajar jika masyarakat khawatir tentang dampak wabah Covid-19 ini pada diri mereka dan orang-orang yang mereka kasihi. Dalam upaya mencegah penyebaran virus ini, masyarakat dunia, khususnya di Indonesia menerapkan Social Distancing serta Phyisical Distancing. Mereka membatasi dirinya untuk tidak melakukan kontak langsung dengan orang lain dan tetap berada di rumah untuk mencegahnya terjangkit virus Covid-19. dampak negatif dari adanya peraturan seperti Social & Physical Distancing serta PSBB, anak-anak merasa jiwanya menjadi lebih tertekan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan dan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan individu dalam mengantisipasi dan mengatasi masalah psikologis yang disebabkan selama masa pandemic Covid-19. Desain yang digunakan adalah pra experiment dengan menggunakan rancangan penelitian one group pretest and post-test design dengan sasaran mahasiswa Semester 2 di Program Studi Administrasi Rumah Sakit Program Sarjana Universitas Kusuma Husada Surakarta dengan jumlah peserta sebanyak 35 Mahasiswa dan waktu kegiatannya di Bulan Mei 2023, Instrument yang digunakan untuk mengevaluasi hasil pengabdian menggunakan kuesioner pengetahuan self-management yang dibuat oleh peneliti berdasarkan dari self-management. Hasil ini didapatkan sebelum diberikan penyuluhan kesehatan sebagian besar pengetahuan mahasiswa tentang self-management cukup (69%), kemudian setelah dilakukan penyuluhan kesehatan, pengetahuan mahasiswa tentang self-management baik (75.9%), hal ini menunjukkan ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan. Sehingga hal tersebut menunjukkan bahwa pemberian penyuluhan kesehatan tentang self-management dapat tersampaikan dengan baik kepada mahasiswa. Penyuluhan kesehatan merupakan pemberian pengetahuan yang merubah kognitif dan kemampuan mahasiswa melalui pembelajaran yang bertujuan merubah perilaku baik secara individu atau kelompok sehingga terjadi peningkatan kesadaran akan kesehatan. Kata Kunci: Covid-19, Stressor, Wabah
Pemberdayaan Masyarakat Desa Blimbing dalam Pembuatan Jasimun (Jamu Sistem Imun) sebagai Upaya Peningkatan Imunitas di Masa Pandemi Prodyanatasari, Arshy
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v4i2.1048

Abstract

The body's immune system is a collection of mechanisms that are owned by living things, where the immune system functions to protect the body from infection by identifying and killing pathogenic substances that attack the body in thousands of different ways. The immune system can be known when there is a failure to produce immunity. During a pandemic, very important to maintain the body's immune system properly, so that it can minimize being infected with the Covid-19 virus. One of the efforts to maintain the body's immune system is to consume healthy food and drink. One of the healthy drinks that can be consumed to maintain the body's immune system is Jasimun (Jamu Sistem Imun). Jasimun is a herbal and healthy drink made with selected ingredients of good quality and rich benefits, including ginger, turmeric, cloves, lemon grass, lime, and palm sugar. The purpose of PkM activity is to invite the public to maintain body immunity by consuming the Jasimun herbal drink. The method used in this activity was demonstration how to make Jasimun to the participants in attendance, where it is very easy and simple to make, simply by boiling all the ingredients medium heat until boiling. Based on the activities carried out, the activity participants were very enthusiastic in participating in the activities and liked the taste of Jasimun was made. This Jasimun product can also be an entrepreneurial opportunity for the community because Jasimun herbal drink products can be commercialized and able to improve the community's economy.
EDUKASI DAN PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI KELURAHAN KARIKIL KECAMATAN MANGKUBUMI Suhartati, Rochmanah; Liswanti, Yane; Sugih, Muhamad; Faulina, Farah
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v4i2.1044

Abstract

Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyebab kematian yang sebenarnya dapat dilakukan upaya pencegahanya. Dampak kesehatan yang ditimbulkan cukup besar dan dapat menyebabkan stroke dan jantung koroner. Penatalaksanaan hipertensi pada lansia, penting untuk mencegah terjadinya komplikasi penyakit yang terdapat pada lansia. Lansia lebih memiliki risiko untuk mengalami berbagai penyakit degeneratif jika dibandingkan dengan usia muda. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan edukasi dan pemeriksaan tekanan darah pada lansia di Kelurahan Karikil Kecamatan Mangkubumi sebagai tindakan preventif terhadap penyakit hipertensi maupun terhadap terjadinya komplikasi dari keadaan hipertensi. Metoda yang dilakukan berupa edukasi melalui ceramah tentang pencegahan dan pengendalian hipertensi pada lansia di RW 05 Kelurahan Karikil dan pemeriksaan tekanan darah. Hasil pengabdian menunjukan sebelum diberikan edukasi hasil pengethuan masyarakat melalui pre test dengan nilai rata-rata 16 naik menjadi 99 dari score 100 setelah mendapatkan edukasi tentang pencegahan dan pengendalian hipertensi. Hasil pemeriksaan tekanan darah sebanyak 40 orang menunjukan nilai tekanan darah normal sebanyak 55% dan hipertensi 45%. Dengan edukasi ini peserta menjadi sadar dan paham untuk melakukan pencegahan dan pengendalian hipertensi.
Penguatan Community Mental Health Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diabetes Melitus Tipe II Farmawati, Cintami; Ula, Miftahul; Zuhri, Amat
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v4i2.1222

Abstract

Diabetes atau penyakit gula adalah penyakit kronis atau yang berlangsung jangka panjang. Penyakit ini ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah (glukosa) hingga di atas nilai normal. Diabetes Melitus tidak hanya mengobati tentang gula darah saja. Ada yang jauh lebih penting yaitu memberikan layanan kesehatan kepada pasien diabetes melitus mulai dari hulu sampai hilir. Hulu dengan aktif melakukan kegiatan promotif preventif sedangkan hilir melakukan upaya maksimal bagi pengobatan pasien. Jika hulunya sudah berjalan dengan baik, maka akan dapat menghemat cost yang sangat besar. Upaya yang harus segera dilakukan agar fenomena ini tidak menimbulkan masalah yang semakin besar dan dampak yang luas adalah dengan menggaungkan pentingnya pola hidup sehat dan deteksi dini terutama bagi kelompok yang berisiko tinggi terkena diabetes. Cara ini jauh lebih efisien dan efektif untuk menangani pasien daripada saat mereka sudah jatuh sakit. Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah turut serta mengambil andil dalam penguatan kesehatan fisik dan mental penderita Diabetes Melitus Tipe II melalui skema pengabdian masyarakat di LPPM UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yaitu Penguatan Community Mental Health Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diabetes Melitus Tipe II Bagi Masyarakat di Kelurahan Buaran Kradenan Kota Pekalongan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan kontribusi nyata bagi penderita Diabetes Melitus dan masyarakat agar mandiri dalam menjaga kesehatan baik fisik maupun mental. Metode yang dipakai pada kegiatan ini adalah penyuluhan dan edukasi hidup sehat tanpa gula, workshop kesehatan dalam perspektif tasawuf dan program POSBINDU. Berdasarkan kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dijalankan maka didapatkan hasil bahwa masyarakat di Kelurahan Buaran Kradenan Kota Pekalongan merasa lebih mandiri dan terbuka wawasannya terkait menjaga kesehatan fisik dan mental.
PENGELOLAAN LIMBAH CAIR DOMESTIK DAN TINJA MANUSIA DI DESA MANUSAK KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG Waangsir, Ferry WF; Arnawa, I Gede Putu; Kusmiyati, Kusmiyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v4i2.1227

Abstract

Survey awal di wilayah Desa Manusak Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang terkait pengolahan limbah cair rumah tangga dan pengolahan tinja manusia masih menunjukan sebagian masyarakat yang belum memiliki jamban keluarga dan sekitar 90 % tidak memiiliki Saluran Pembuangan Air Limbah, peresapan air dan penampungan kotoran. Kondisi ini memungkinkan terjadinya pencemaran, baik itu pencemaran air, udara maupun tanah disekitar lokasi pembuangan yang nantinya akan berdampak pada kesehatan manusia seperti penyakit pada saluran pencernaan dan ataupun penyakit kulit. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan bantuan model perbaikan jamban keluarga melalui kegiatan penyuluhan dan perbaikan sarana jamban keluarga. Kegiatan diawali pada bulan Maret tahun 2023 berupa kegiatan survei pengelolaan limbah cair rumah tangga dan pengolahan tinja manusia dilanjutkan pada bulan April tahun 2023 berupa kegiatan penyuluhan terkait pengolahan limbah cair, jamban keluarga. Kegiatan perbaikan jamban keluarga merupakan tahap berikutnya dari kegiatan ini yang juga dilakukan pada bulan April tahun 2023 di rumah warga yang ada di RT 10 dan RT 13 Desa Manusak. Pada tahap selanjutnya dilakukan kegiatan monitoring terkait penggunaan jamban keluarga yang sudah terbangun di masyarakat. Pada saat monitoring diberikan informasi dan pengetahuan tambahan kepada masyarakat terkait pemanfaatan jamban keluarga dan pengolahan limbah cair domestik.

Page 1 of 1 | Total Record : 9