cover
Contact Name
Budirman
Contact Email
mediakesehatan@poltekkes-mks.ac.id
Phone
+6281342567647
Journal Mail Official
mediakesehatan@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 46 Banta-Bantaeng, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar
ISSN : 19078153     EISSN : 25490567     DOI : https://doi.org/10.32382/medkes.v18i2
Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Makassar adalah jurnal ilmiah yang dipublikasi oleh Unit Penelitian Poltekkes Kemenkes Makassar. Jurnal Media Kesehatan merupakan Jurnal Nasional yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia. Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Makassar fokus pada hasil-hasil penelitian asli dan terbaru dalam lingkup ilmu kesehatan mencakup ilmu keperawatan, kebidanan, kesehatan lingkungan, ilmu farmasi, analis kesehatan atau laboratorium medis, ilmu gizi, fisioterapi, kesehatan gigi, ilmu kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan lainnya. Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Makassar adalah jurnal dengan reviewer teman sejawat sesuai dengan bidang keilmuannya yang dikembangkan untuk mendorong pengembangan keilmuan dalam bidang kesehatan secara umum sehingga dapat menjadi sumber referensi dalam mendukung terselenggaranya pelayanan kesehatan yang berbasis Evidence Based Practice di Indonesia. Selain itu, jurnal itu menjadi wadah bagi peneliti dalam bidang ilmu kesehatan untuk mempublikasikan hasil penelitiannya sehingga mampu memperkaya referensi ilmiah yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan di Indonesia
Articles 175 Documents
Efektifitas Edukasi Model Kartu Pintar Deteksi Dini Risiko Preeklamsia (DEDI RAISA) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Fitriani Fitriani; Syahruni Syahruni
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 2 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i2.322

Abstract

Early detection plays a role in reducing maternal mortality and is very important. Morbidity and mortality of pregnant women can be prevented if pregnant women themselves are able to recognize the danger signs of pregnancy such as preeclampsia and try to seek help in health facilities, appropriate actions can prevent pregnant women from causing maternal death. This study aims to determine the effectiveness of the smart card education model of early detection of preeclampsia risk (dedi raisa) on increasing the knowledge of pregnant women. This study used a "quasi-experiment" design with a "Pretest-Posttest Control Group Design" approach. This study involved 90 pregnant women who checked their pregnancy at Kassi - Kassi Health Center and Bara - Baraya Health Center Makassar from August to October 2023. Samples were selected through purposive sampling technique. Statistical analysis used in this study is the Wilcoxon test. Based on the results of the Wilcoxon statistical test, the p value = 0.000 indicates that education using the smart card model is effective in increasing the knowledge of pregnant women regarding early detection of preeclampsia risk. From the pre-test results, most of the pregnant women respondents did not know well about early detection of preeclampsia that could occur in pregnant women. This shows that information about preeclampsia and how to do early detection, has not been widely understood by pregnant women in the Kassi - Kassi health center area and the Bara - Baraya Makassar health center, after providing education with the Dedi Raisa Smart Card method and conducting a post test, there was an increase in the knowledge of pregnant women related to early detection of preeclampsia.
Identifikasi Jamur Pada Terigu Yang Dijual Tanpa Merek di Pasar Besar Kota Palangka Raya Banjarani, Alifia; Immanuela Toemon, Agnes; Sri Martani, Natalia; Jabal, Arif Rahman; Mutiasari, Dian
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 19 No 1 (2024): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v19i1.386

Abstract

Good food is food that does not contain dangerous ingredients and meets hygiene and sanitation standards, however BPOM stated that distributor buildings and retail facilities were found that stored damaged, expired and illegal food ingredients, one of which was damaged wheat flour due to fungal contamination originating from wheat grains/seeds. Wheat flour that is at high risk of being contaminated with mold is wheat flour that is sold without a brand and uses thin, transparent plastic, making it easier for air containing mold spores to enter. To determine the presence of mold and identify the species of mold found in wheat flour sold without a brand at Pasar Besar Palangka Raya City. This type of research uses descriptive methods with a cross sectional design. The research population consisted of 41 wheat flours sold without brands at Pasar Besar Palangka Raya City, with a sampling technique using purposive sampling based on inclusion and exclusion criteria. The research instrument used was a microscope. Data processing techniques include coding, tabulating, entering, editing, and cleaning with univariate analysis techniques (descriptive analysis) and using percentage formulas. The results of examining 41 wheat flour samples and identifying fungi using SDA (Sabouraud Dextrose Agar) media showed that the percentage was 100% positive for contamination with Aspergillus spp. The results obtained from this research were that all (100%) wheat flour samples were positively contaminated with Aspergillus spp.
Tinjauan Hasil Pemeriksaan Waktu Pembekuan Darah Pada Perokok Aktif Dan Pasif Rudy Hartono; Yaumil Fachni Tandjungbulu; Alfin Resya Virgiawan; Muh. Syahwal Mus
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 2 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i2.395

Abstract

Perokok aktif maupun pasif dapat beresiko terjadi pemanjangan pada waktu pembekuan darah disebabkan karena merokok dapat menurunkan ketersediaan Nitric Oxide (NO), sehingga endotel mudah rusak atau mengalami disfungsi endotel yang dapat mengganggu mekanisme kerja dari sistem hemostasis yaitu sistem vaskular, sumbat trombosit, dan faktor koagulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pemeriksaan waktu pembekuan darah pada perokok aktif dan pasif, jenis penelitian merupakan observasi laboratorik dengan pendekatan cross sectional. Total sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 30 sampel, terdapat 15 sampel perokok aktif dan 15 sampel perokok pasif. Penelitian dilakukan di Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada tanggal 7-14 Mei 2023, dengan hasil penelitian didapatkan pada kelompok perokok aktif diperoleh waktu pembekuan darah memanjang pada total keseluruhan jumlah sampel yaitu 15 orang (100%), sedangkan pada kelompok perokok pasif hanya diperoleh 2 orang (13,3%) yang mengalami pemanjangan hasil pemeriksaan waktu pembekuan darah dan 13 orang (86,7%) memiliki hasil pemeriksaan waktu pembekuan darah dalam batas normal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pemanjangan waktu pembekuan darah pada total keseluruhan sampel perokok aktif (100%), sedangkan pada perokok pasif hanya sebesar 13,3%, sehingga dapat disarankan pada masyarakat untuk memahami pentingnya pengetahuan terhadap dampak buruk merokok bagi kesehatan, dan selalu menjaga jarak pada perokok aktif agar tidak terpapar asap rokok yang dihasilkan karena dapat menimbulkan dampak negatif pada kesehatan. Kata Kunci: Perokok Aktif, Perokok Pasif, dan Waktu Pembekuan Darah
Hubungan Rinitis Alergi Dengan Kejadian Sinusitis Di Rsud Dr Doris Sylvanus Toemon, Angeline Novia; Hasan, Muhamad Umar Muhtar; Jabal, Arif Rahman; Teresa, Astrid; Praja, Rian Ka
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 19 No 1 (2024): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v19i1.402

Abstract

Sinusitis is an inflammation of the paranasal sinus mucosa and is one of the world's health problems and is often found in medical practice. The National Health Interview survey in 2012, found that 12% of the total sample of 34,525 adults experienced sinusitis. Allergic rhinitis is one of the factors causing sinusitis due to bacterial infection of the sinus tract due to blockage of the sinus ostium and mucus that cannot be drained due to allergic reactions. This study aims to analyze the relationship between allergic rhinitis and the incidence of sinusitis in patients at RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya. This research is an analytical observational study with a cross section study design conducted at RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya. The subjects in this study were patients with a history of allergic rhinitis and sinusitis for the period 2021-2023 who met the inclusion and exclusion criteria. There were 271 research samples where the statistical test showed a p value = 0.000 and OR = 0.092. Allergic rhinitis has an association with sinusitis and allergic rhinitis has a chance of developing sinusitis.
PENGARUH TERAPI ACUPRESSURE PC6 DALAM MENGATASI KEJADIAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PUSKESMAS JONGAYA KOTA MAKASSAR Ida, Andi Syintha; Ningsi, Agustina
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.430

Abstract

Perubahan fisiologi pada system pencernaan pada ibu hamil, terkadang menimbulkan rasa tidak nyaman pada ulu hati. Hormon HCG, estergen dan progesterone yang meningkat, berefek menurunnya kontraksi otor pencernaan. Komplikasi dan penyulit seringkali terjadi pada masa kehamilan. Salah satunya adalah masalah mual dan muntah. Kondisi ini 50 % terjadi pada ibu hamil, paling banyak terjadi pada primigravida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Terapi Acupressure PC6 dalam Mengatasi Kejadian Mual dan Muntah pada Ibu Hamil trimester I di Puskesmas Jongaya Kota Makassar. Terapi Acupressure PC6 ini merupakan terapi non-farmakologi dengan melakukan penekanan menggunakan jari pada titik pericardium 6 yaitu di 3 jari diatas pergelangan tangan bagian dalam yang diukur menggunakan tangan pasien itu sendiri. Teknik ini dilakukan selama 30 kali pemijatan searah jarum jam hingga terasa ngilu. Hal ini dapat dilakukan oleh ibu hamil dalam keadaan rileks dan dimana saja serta tidak membutuhkan waktu khusus untuk melakukan pemijatan. Adapun jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian Kuantitatif dengan desain Pre Experimental. Rancangan penelitian menggunakan Pre-test and Post-test Group Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Non Probability sampling dengan cara Purposive Random Sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret s.d. September 2021. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil TM I yang datang melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Jongaya Kota Makassar dengan keluhan mual dan muntah pada periode penelitian dilaksanakan. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari populasi ibu hamil di trimester I yang datang melakukan kunjungan dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 30 orang.nalisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil uji statistic dengan menggunakan Uji Wilcoxon diperoleh hasil yaitu nilai p value : 0,000 < α : 0,05, sehingga dapat diambil keputusan bahwa terdapat pengaruh terapi acupressure PC6 dalam mengatasi kejadian mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di puskesmas jongaya kota Makassar. Kata Kunci: Ibu Hamil Trimester I, Tekhnik Acupressure PC6
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA EDUKASI GIZI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN ASUPAN ZAT BESI SERTA KADAR HEMOGLOBIN PADA MAHASISWA JURUSAN FISIOTERAPI POLTEKKES MAKASSAR Tamsil, Andi Sinar Alam; Hartono, Rudy; Chaerunnimah, Chaerunnimah
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.432

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi yang paling sering terjadi dan dapat terjadi pada kelompok usia muda. Pola makan yang tidak seimbang merupakan salah satu penyebab anemia. Pola makan yang tidak seimbang dapat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan. Dengan pendidikan gizi, remaja dapat mengubah kebiasaan makannya menjadi lebih baik. Studi ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan media sosial Instagram sebagai media edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan gizi, kadar hemoglobin dan asupan zat besi. Desain studi ini adalah quasy experiment dengan pre test post test only design. Populasi mahasiswa tingkat 2 yang berjumlah 25 mahasiswi. Pengetahuan gizi dikumpulkan kuesioner online. Asupan zat besi dikumpulkan dengan recall 24 jam. Kadar Hemoglobin diperiksa dengan digital Easy Touch. Uji statistik dengan Uji Wilcoxon menggunakan program SPSS. Analisis statistik diketahui ada perbedaan skor pengetahuan gizi sebelum dan sesudah pemberian edukasi (P=0,000). Analisis statistik diketahui ada pengaruh peningkatan asupan zat besi sebelum dan sesudah pemberian edukasi (P=0,003). Analisis statistik diketahui tidak ada pengaruh peningkatan kadar Hb sebelum dan sesudah pemberian edukasi (P=0,157). Kesimpulan penelitian adalah ada pengaruh penggunaan media sosial Instagram sebagai edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan gizi dan peningkatan asupan zat besi. Serta tidak ada pengaruh penggunaan media sosial Instagram sebagai edukasi gizi terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada mahasiswa Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Makassar. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dan menambah waktu intervensi yang lebih lama sehingga dapat diperoleh perubahan baik dari segi pengetahuan dan sikap. Kata kunci : Instagram, Hemoglobin, Pengetahuan, Zat Besi
PERBANDINGAN EFEK MOBILISASI SARAF DAN SPINAL MOBILIZATION WITH LEG MOVEMENT TERHADAP PENURUNAN NYERI FUNGSIONAL PADA LUMBAR RADICULOPATHY Sudaryanto, Sudaryanto; Erawan, Tiar; Nugraha, Rahmat; Maidah, St Khadijah Indah
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.433

Abstract

Latar belakang : Lumbar radiculopathy merupakan kondisi yang menyebabkan rasa sakit dan kesemutan sepanjang distribusi saraf sciatic yang terkait dan dapat menyebabkan kelemahan serta keterbatasan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Metode : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan pengaruh Mobilisasi saraf dan Spinal Mobilization With Leg Movement (SMWLM) terhadap penurunan nyeri fungsional pada penderita Lumbar radiculopathy. Desain penelitian adalah randomized pre test – post test two group design, yaitu terdapat 2 kelompok ; kelompok treatment 1 mendapatkan Mobilisasi Saraf dan kelompok treatment 2 mendapatkan SMWLM, kedua kelompok diberikan Short Wave Diathermy. Jumlah sampel berdasarkan kriteria inklusi adalah 20 orang, dirandomisasi kedalam 2 kelompok yaitu sebanyak 10 orang kelompok treatment 1 dan 10 orang kelompok treatment 2. Pengumpulan data diperoleh melalui pengukuran Patient Specifik Functional Scale (PSFS) di awal penelitian dan akhir penelitian. Hasil : Hasil uji paired sample t diperoleh nilai p=0,000 (p<0,05) baik pada kelompok treatment 1 dan kelompok treatment 2, yang berarti Mobilisasi Saraf dan SMWLM menghasilkan pengaruh yang bermakna terhadap penurunan nyeri fungsional. Kemudian berdasarkan hasil uji independent sample t diperoleh nilai p=0,000 (p<0,05) yang berarti ada perbedaan rerata selisih yang signifikan antara kelompok treatment 1 dan kelompok treatment 2, dimana nilai rerata selisih kelompok treatment 2 (20%) > nilai rerata selisih kelompok treatment 1 (11,14%). Kesimpulan : Intervensi SMWLM menghasilkan penurunan nyeri fungsional yang lebih besar secara signifikan daripada intervensi Mobilisasi saraf pada penderita Lumbar Radiculopathy. Kata Kunci : Mobilisasi Saraf, Spinal Mobilization With Leg Movement, Nyeri Fungsional, Lumbar Radiculopathy
PENGETAHUAN TENAGA KESEHATAN TENTANG S.T.A.B.L.E PROGRAM PADA BAYI PASCA RESUSITASI Sabur , Fitriati; Afriani , Afriani
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.434

Abstract

Asfiksia merupakan penyebab kematian bayi baru lahir oleh karena perlu perhatian dan penanganan yang efektif dan berkualitas sebagai upaya menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB). Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menerapkan S.T.A.B.L.E Program dalam menangani bayi asfiksia pasca resusitasi yang bertujuan memastikan kondisi bayi dalam keadaan baik selama proses rujukan guna mencegah meningkatnya angka kesakitan dan timbulnya jejas (sequele) akibat asfiksia bayi baru lahir. Tujuan umum dalam penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan tenaga kesehatan melalui edukasi penggunaan aplikasi E-modul dan quizizz melalui google form tentang S.T.A.B.L.E program pada bayi pasca resusitasi. Penelitian ini menggunakan rancangan Pre eksperimental dengan one group pretest – posttest. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Somba Opu dan Kampili pada tanggal April s/d Oktober 2022. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 44 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Data di analisis menggunakan Uji t Paired test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengetahuan tenaga kesehatan melalui edukasi penggunaan aplikasi E-modul dan quizizz melalui google form tentang S.T.A.B.L.E program pada bayi pasca resusitasi di Puskesmas Kampili dan Somba Opu Kab. Gowa dengan nilai p=0,000. Diharapkan motivasi tenaga kesehatan dalam menerapkan S.T.A.B.L.E program pada bayi pasca resusitasi selama proses rujukan guna mencegah meningkatnya angka kesakitan dan timbulnya jejas (sequele) akibat asfiksia bayi baru lahir. Kata kunci: Edukasi, E-Modul, Pengetahuan, Quizizz
PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 PADA MASYARAKAT DI PERUMAHAN X, KABUPATEN TANGERANG Novita, Olga; Ayu, Ira Marti; Heryana, Ade; Febriyanty, Deasy
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.435

Abstract

Penularan COVID-19 masih ditemukan di masyarakat. Hal ini berkaitan dengan masih kurangnya perilaku pencegahan. Data dari Ketua Rukun Tetangga (RT) menunjukkan sejak awal pandemi hingga Juli 2021 terdapat 15 kasus COVID-19 yang terjadi pada masyarakat di perumahan ini. Studi pendahuluan yang telah menunjukkan bahwa sebanyak 13 warga dari 25 warga (52%) memiliki perilaku pencegahan COVID-19 yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19 di Perumahan X, Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel sebanyak 70 warga. Teknik pengambilan sampel ialah purposive sampling dengan analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil univariat menunjukkan proporsi tertinggi yaitu perilaku pencegahan baik (52,9%), kerentanan yang dirasakan berupa persepsi rentan (57,1%)., keparahan yang dirasakan berupa persepsi parah (65,7%), manfaat yang dirasakan berupa persepsi bermanfaat (80%), hambatan yang dirasakan berupa persepsi hambatan kurang baik (65,7%). Hasil bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara kerentanan yang dirasakan (PR=1,41, CI 95%=0,86-2,31), keparahan yang dirasakan (PR=1,24, CI 95%= 0,76-2,04), manfaat yang dirasakan (PR=1,50, CI 95%=0,91-2,45), dan hambatan yang dirasakan (PR=1,20, CI 95%=0,68-2,09) dengan perilaku pencegahan COVID-19. Sebaiknya masyarakat setempat tetap menerapkan protokol kesehatan dan sebisa mungkin tidak menghabiskan waktu terlalu lama di ruang publik. Kata kunci : Hambatan yang dirasakan, keparahan yang dirasakan, kerentanan yang dirasakan, manfaat yang dirasakan, perilaku pencegahan COVID-19
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DAN KEBIASAAN MENGONSUMSI FAST FOOD PADA REMAJA DI KOTA MAKASSAR Nadimin, Nadimin; Fanny, Lydia; Nurmagfira T., Annisa
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.437

Abstract

Latar belakang. Tingkat penggunaan media social terutama pada remaja sangat tinggi. Hal tersebut akan berpengaruh terhadap kebisaan mengonsumsi makan siap saji (fast food) dan status gizi remaja. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi penggunaan media sosial dengan kebiasaan mengonsumsi fast food pada remaja di Kota Makassar. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan menggunakan desain cross sectiona study. Sampel penelitian direkrut secara online dengan kriteria inklusif usia 12-21 tahun, pendidikan SMP, SMU, perguruan tinggi dan berdomisili di Kota Makassar. Frekuensi penggunaan media sosial dikumpulkan dengan cara mengisi kuesioner online. Kebiasaan mengonsumsi fast food menggunakan formulir FFQ (Food Frequency Questionnaire). Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan remaja yang sering menggunakan media sosial umumnya rendah (36,4%). Media sosial yang paling banyak digunakan umumnya adalah Instagram (87,7%) dengan informasi yang sering akses adalah makanan (75,9%). Kebiasaan mengonsumsi fast food umumnya tergolong jarang (56,5%). Ada hubungan frekwensi penggunaan media sosial dengan kebiasaan mengonsumsi fast food (p=0,035). Kesimpulan. Frekuensi penggunaan media sosial berpengaruh terhadap kebiasaan mengonsumsi fast food pada remaja di Kota Makassar. Kata kunci : Fast Food, Media Sosial

Page 7 of 18 | Total Record : 175