cover
Contact Name
Searphin Nugroho
Contact Email
searphinnugroho@ft.unmul.ac.id
Phone
+6281347679261
Journal Mail Official
envjtl@ft.unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Sambaliung No 9, Kampus Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 29870119     DOI : http://dx.doi.org/10.30872/jtlunmul.v5i2
The Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL explores innovative solutions to problems in air, water, and soil contamination, along with solid waste disposal, with coverage of environmental science, environmental risk assessment and management, environmental technology, and environmental policy. The Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL is a biannual journal issued in June and December. JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN UNMUL COVERAGE INCLUDES: Environmental Science Environmental Technology Tropical Engineering Environmental Management Water and Wastewater Treatment Water Management Air Pollution Soil Solid Waste Treatment Solid Waste Management Environmental Modelling Environmental Chemistry
Articles 83 Documents
DEVELOPMENT OF BIO-BASED PRESSURE-SENSITIVE ADHESIVE FORMULATIONS DERIVED FROM ROSIN ESTERS USING MIXTURE DESIGN METHODOLOGY Mardiah Mardiah; Aqsha Aqsha; Tjokorde Walmiki Samadhi; Winny Wulandari; Antonius Indarto
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v10i1.27695

Abstract

Pressure-sensitive adhesives (PSAs) are commonly used in medical, packaging and industrial applications. Nevertheless, conventional petroleum-based adhesives raise concerns about sustainability, environmental impact and dependence on non-renewable resources. The objective of this study was to synthesize an eco-friendly bio-based pressure-sensitive adhesive from rosin ester by using simplex lattice design (SLD) methodology. The adhesive formulation was comprised of glycerol rosin ester, polyethylene glycol (PEG) rosin ester, lecithin, polyvinyl alcohol (PVA) and borax as cross linking agent. Adhesive performance was evaluated by peel strength, holding power and cohesion analysis. The result indicated that formulations with greater concentrations of glycerol rosin ester showed better adhesive properties with peel strength 0.8 N/cm and holding power 800 s. The optimum formulation by SLD optimization was 9 parts glycerol rosin ester, 7 parts PEG rosin ester and 4 parts lecithin. The proposed bio-based adhesive has not yet exceeded the performance of acrylic-based pressure-sensitive adhesive. However, it demonstrated adequate performance for lightweight labeling. In addition, renewable rosin-based raw materials provide a sustainable option to petroleum-derived adhesives, reducing dependence on fossil resources and driving the growth of green adhesive materials.
POTENSI LIMBAH BAN BEKAS SEBAGAI AGREGAT CAMPURAN BATA BETON (PAVING BLOCK) Dyah Wahyu Wijayanti; Muhammad Daffa Yudhitya Rizqi Ramadhan; Waryati Waryati
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v10i1.27363

Abstract

Industri ban merupakan salah satu sektor yang terus berkembang di Indonesia sehingga menghasilkan limbah ban bekas dalam jumlah yang semakin meningkat. Ban bekas bersifat non-biodegradable berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan apabila tidak dikelola. Salah satu upaya pemanfaatan limbah tersebut adalah sebagai bahan substitusi agregat pada pembuatan bata beton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis dan persentase limbah ban bekas terhadap kualitas bata beton serta menilai potensi pemanfaatannya dari aspek lingkungan dan ekonomi. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium menggunakan limbah ban dalam dan ban luar dengan variasi substitusi sebesar 30%, 40%, dan 50%. Pengujian meliputi kuat tekan, daya serap air, uji kelimpahan dengan parameter timbal (Pb), serta analisis ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan variasi limbah ban dalam sebesar 30% menghasilkan kinerja terbaik kuat tekan sebesar 1,92 MPa, daya serap air sebesar 9,86%, dan kadar Pb hasil uji leaching <0,30 mg/L sehingga masih memenuhi baku mutu yang berlaku. Analisis ekonomi menunjukkan bahwa penggunaan limbah ban bekas menghasilkan biaya produksi sekitar 4% lebih rendah dibandingkan bata beton konvensional. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah ban bekas tidak hanya berpotensi mengurangi timbulan limbah dan penggunaan agregat alami, tetapi menambah nilai ekonomi melalui pemanfaatan limbah sebagai material alternatif pada produk konstruksi non-struktural.
EVALUASI KINERJA BANK SAMPAH UNIT DI KECAMATAN SAMARINDA SEBERANG MENGGUNAKAN ANALISIS MASS BALANCE, OEE, DAN INDEKS ELASTISITAS Izzah Vitaloca; Dwi Ermawati Rahayu; Yunianto Setiawan; Krispinus Duma; Sri Wahyuningsih
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v10i1.27643

Abstract

Bank Sampah Unit (BSU) merupakan salah satu strategi pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berperan dalam mengurangi timbulan sampah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja BSU di Kecamatan Samarinda Seberang dengan menggunakan tiga pendekatan utama, yaitu Indeks Elastisitas (E) untuk menilai efisiensi, analisis mass balance untuk menghitung besaran reduksi sampah, serta Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mengukur efektivitas operasional bank sampah. Data yang digunakan untuk penelitian ini adalah data sekunder dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda 2025 dan wawancara pengelola BSU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efisiensi BSU secara keseluruhan dari 5 BSU hanya satu yang memiliki tingkat efisiensi tinggi sedangkan 4 BSU lain masih dalam kategori rendah. Analisis mass balance memperlihatkan bahwa potensi timbulan sampah tahunan mencapai 5.052.768 kg/tahun namun jumlah yang berhasil direduksi masih sangat kecil yaitu 9.554,25 kg/tahun atau hanya 0,19% dibandingkan total timbulan. Sementara itu, efektivitas operasional berdasarkan OEE rata‑rata berada pada kategori rendah hingga sangat rendah, hanya ada satu BSU yang efektivitasnya di atas 40%. Kinerja 4 BSU di Kecamatan Samarinda Seberang tergolong rendah, hanya satu yang memiliki kategori kinerja sedang. Temuan ini menegaskan bahwa peran BSU dalam mendukung pengurangan sampah rumah tangga masih harus ditingkatkan mengingat Peraturan Walikota Samarinda No. 35 Tahun 2018 tentang Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis Rumah tangga memiliki target pengurangan sebesar 30% pada tahun 2025.