cover
Contact Name
Searphin Nugroho
Contact Email
searphinnugroho@ft.unmul.ac.id
Phone
+6281347679261
Journal Mail Official
envjtl@ft.unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Sambaliung No 9, Kampus Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 29870119     DOI : http://dx.doi.org/10.30872/jtlunmul.v5i2
The Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL explores innovative solutions to problems in air, water, and soil contamination, along with solid waste disposal, with coverage of environmental science, environmental risk assessment and management, environmental technology, and environmental policy. The Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL is a biannual journal issued in June and December. JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN UNMUL COVERAGE INCLUDES: Environmental Science Environmental Technology Tropical Engineering Environmental Management Water and Wastewater Treatment Water Management Air Pollution Soil Solid Waste Treatment Solid Waste Management Environmental Modelling Environmental Chemistry
Articles 71 Documents
PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK MULTILAYER (MULTI-LAYERED PACKAGING) SEBAGAI BAHAN CAMPURAN PAVING BLOCK Rahni, Rifqa; Busyairi, Muhammad; Zulya, Febrina
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v8i1.14917

Abstract

Persentase sampah plastik yang tinggi akan menjadi ancaman bagi lingkungan karena sampah plastik bersifat non- biodegradable. Salah satu jenis sampah plastik yang sulit terurai adalah plastik yang dapat digunakan sebagai agregat beton untuk menghasilkan bahan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi optimum sampah plastik multilayer yang dapat digunakan sebagai agregat dalam pembuatan paving block. Perbandingan semen dan agregat paving block berupa pasir dan cacahan sampah plastik multilayer yang digunakan adalah 1 : 3. Variasi komposisi sampah plastik multilayer pada penelitian ini adalah 0%, 0,3%, 0,4%, 0,5% dan 0,6% dari berat total paving block. Dilakukan pengamatan kondisi fisik paving block serta pengujian berupa kuat tekan dan penyerapan air. Komposisi optimum dalam pembuatan paving block adalah paving block R dengan komposisi 25% semen, 74,6% pasir, dan 0,4% sampah plastik multilayer. Paving block R memiliki sifat tampak dengan permukaan paving block rata, tidak cacat namun terdapat sedikit retakan horizontal pada salah satu sisi, bagian sudut dan rusuk paving block tidak mudah direpihkan dengan kekuatan jari tangan. Berdasarkan SNI 03- 0691-1996, kuat tekan paving block R termasuk dalam mutu B dengan kekuatan 17,5 Mpa dan termasuk dalam mutu C jika dilihat dari kemampuan penyerapan airnya yaitu sebesar 6,5%. Volume sampah plastik multilayer yang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan paving block dengan komposisi optimum sebesar 0,4% ialah 240 cm3 atau seberat 0,22 kg/m2.
PENENTUAN POLA PENGUMPULAN DAN PENGANGKUTAN SAMPAH DI KELURAHAN LOK BAHU, KOTA SAMARINDA Rahma, Nuzula Elfa; Hidayah, Wardatul; Sarie, Haryatie; Alkas, Taufiq Rinda; Wulandari, Diepa Febriana; Supriadi, Adi; Azwari, Fachruddin; Siahaya, Martha Ekawati; Benedicta, Christine Elia; Hadidjah, Kemala; Hasanah, Niswatun
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v8i2.17009

Abstract

Kota Samarinda merupakan wilayah urban dengan jumlah dan kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Sebagaimana wilayah urban di Indonesia, Samarinda juga menghadapi tantangan besar terkait penanganan sampah kota. Hal ini terlihat dari makin besarnya peningkatan produksi sampah yang berujung pada besarnya volume sampah yang tidak terangkut. Ini tentunya menuntut penyelenggaraan pengelolaan sampah yang lebih baik. Salah satunya dari aspek pengumpulan dan pengangkutan sampah dari sumber hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola pengumpulan sampah dan pengangkutan sampah di Kelurahan Lok Bahu Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda melalui pendekatan zonasi berdasarkan pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (Permen PU) No. 03/PRT/M/2013. Penelitian ini dilaksanakan di 10 RT di Kelurahan Lok Bahu Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda. Penelitian dilaksanakan dari bulan Februari-Maret 2024. Metode pengambilan data bersumber dari observasi dan wawancara. Selanjutnya dilakukan pengisian checklist kriteria mencakup pola pengumpulan sampah sesuai Permen PU No. 03/PRT/M/2013 tentang penyelenggaraan prasarana dan sarana persampahan dalam penanganan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah sampah rumah tangga. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan bahwa pola terbaik untuk pengumpulan dan pengangkutan sampah di area studi adalah pola komunal tidak langsung. Pola ini paling sesuai karena kondisi topografi yang datar dan aksesibilitas jalan yang memadai memungkinkan penempatan wadah komunal di lokasi strategis. Selain itu, kepadatan dan keteraturan pemukiman membuat pola komunal tidak langsung ideal untuk mengumpulkan sampah dari beberapa titik sebelum diangkut ke TPS, menjadikannya pilihan paling efektif untuk pengelolaan sampah di area studi
POTENSI AIR BAWAH PERMUKAAN TANAH PADA AREAL PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT BUDIDUTA AGROMAKMUR DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Masau, Rio Apriliantus Dopo; Hardwinarto, Sigit; Sarminah, Sri
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v8i2.17612

Abstract

Usaha perkebunan kelapa sawit dapat memberikan berdampak positif terhadap perekonomian, juga dapat berdampak negatif terhadap lingkungan, khususnya terkait dengan fungsi hutan alam sebagai pengatur tata air serta penghasil air. Hal ini menyebbakan terjadinya defisit air khususnya pada saat musim kemarau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi air bawah permukaan tanah dari pengaruh kombinasi nilai laju infiltrasi, parameter sifat fisik tanah, dan kondisi vegetasi di areal perkebunan kelapa sawit PT Budiduta Agromakmur di Kabupaten Kutai Kartanegara. Pemilihan plot penelitian ini secara purposive sampling sebanyak 2 plot penelitian yakni umur tanaman 8 tahun dan 25 tahun dengan kemiringan lereng secara berurutan 20% dan 25%. Pengukuran laju infiltrasi pada kedua plot penelitian tersebut menggunakan alat double ring infiltrometer pada 3 lokasi pengukuran dengan 3 kali ulangan, serta pengambilan beberapa sampel tanah dengan ring sample pada kedalaman tanah 0 – 30 cm, sampel-sampel tanah ini diuji di laboratorium untuk mendapatkan nilai parameter sifat fisik tanah, dan pengamatan struktur tanah langsung di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa potensi air bawah permukaan tanah diindikasikan oleh nilai kandungan air tanah rata-rata pada umur 8 tahun 29,30% dan 25 tahun 34,32%. Peningkatan nilai kandungan air tanah ini dipengaruhi oleh umur tanaman kelapa sawit semakin tua, laju infiltrasi menurun, kandungan fraksi pasir berkurang, fraksi lempung dan liat meningkat, porositas dan permeabilitas tanah menurun, bulk density meningkat, kondisi vegetasi tanaman kelapa sawit diameter batangnya menurun dan tutupan tumbuhan bawah semakin sedikit.
PERENCANAAN KAPASITAS TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) DI KECAMATAN TENGGARONG SEBERANG, KECAMATAN SEBULU, DAN KECAMATAN MUARA KAMAN Simanungkalit, Joshua Geraldi; Adnan, Fahrizal; Nugroho, Searphin
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v8i2.11491

Abstract

Kabupaten Kutai Kartanegara merupakan salah satu daerah yang membutuhkan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sebagai usaha dalam pengelolaan sampah, terutama di Kecamatan Tenggarong Seberang, Sebulu, dan Muara Kaman. Hal ini berkaitan dengan kurangnya fasilitas TPA di daerah tersebut untuk menampung timbulan sampah yang jumlahnya berpotensi meningkat seiring berjalannya waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perencanaan kapasitas daya tampung TPA dengan jangka waktu 20 tahun mendatang untuk melayani timbulan sampah dari ketiga kecamatan tersebut. Penelitian dilakukan dengan melakukan pengumpulan data sekunder terlebih dahulu dari sejumlah instansi di Kabupaten Kutai Kartanegara dan selanjutnya dilakukan perhitungan jumlah proyeksi pertumbuhan penduduk, proyeksi timbulan sampah, dan kapasitas daya tampung dari perencanaan TPA tersebut. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu untuk proyeksi pertumbuhan penduduk dari ketiga kecamatan tersebut secara keseluruhan di tahun 2042 ialah sebesar 220.596 jiwa. Proyeksi timbulan sampah yang dihasilkan dari ketiga kecamatan tersebut pada tahun 2042 ialah sebesar 1.016,95 m3/hari. Proyeksi berat timbulan sampah pada tahun 2042 ialah sebesar 90,44 ton/hari. Kebutuhan lahan tiap tahun untuk menampung volume sampah yang telah dipadatkan dari ketiga kecamatan tersebut adalah sebesar 1.281,36 m2, dengan kebutuhan luas lahan TPA dimulai dari tahun 2022 hingga tahun 2042 sebesar 32.290,27 m2 atau 3,23 Ha, serta kapasitas daya tampung TPA tersebut sebesar 371.338,11 m3.
MEKANISME TERJADINYA HUJAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP LINGKUNGAN Windari, Gina Ayu; Sudarti, Sudarti
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v8i2.15466

Abstract

Hujan merupakan suatu proses penguapan yang terjadi di permukaan bumi baik dari air, tumbuhan, maupun tanah. Proses terjadinya hujan berkaitan dengan siklus air. Siklus ini menyebabkan air turun dari atmosfer ke permukaan bumi. Keberadaan hujan ini dapat memberikan dampak pada kehidupan serta lingkungan di bumi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis mekanisme terjadinya hujan dan pengaruhnya terhadap lingkungan. Metode yang digunakan adalah tinjauan terhadap referensi atau tinjauan pustaka dari berbagai penelitian sebelumnya berkaitan dengan mekanisme hujan beserta dampaknya terhadap lingkungan, yang diseleksi, dikumpulkan, dan dipadukan hingga menghasilkan suatu simpulan yang diinginkan. Berdasarkan hasil penelitian melalui kajian literatur sebanyak 14 artikel, didapatkan bahwa mekalnisme curah hujan diurnal, baik untuk skala regional, puncak perpindahan curah hujan dari laut ke darat berhubungan dengan angin darat dan angin laut, dan hujan memiliki dampak terhadap lingkungan, salah satunya adalah menyebabkan tanah longsor, yang merupakan contoh khas erosi berbasis gravitasi.
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN DI KABUPATEN KUTAI BARAT BERDASARKAN PERBANDINGAN KETERSEDIAAN SERTA KEBUTUHAN AIR Edinata, Wendy; Meicahayanti, Ika; Adnan, Fahrizal; Zulya, Febrina; Nugroho, Searphin
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v8i2.16413

Abstract

Beberapa potensi sumber daya alam yang ada di Kabupaten Kutai Barat yang tampak nyata di antaranya adalah batu bara, hasil kayu, dan perkebunan kelapa sawit yang perlu adanya daya dukung lingkungan untuk pembagian ruang dalam menentukan ketersediaan serta kebutuhan air yang ada di daerah Kutai Barat. Daya dukung lingkungan di suatu wilayah dapat dinilai dari beberapa pendekatan ataupun aspek, salah satu dari pendekatannya adalah ketersediaan air di suatu wilayah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kebutuhan dan ketersediaan air di wilayah Kabupaten Kutai Barat, dan mengetahui status daya dukung lingkungan berdasarkan ketersediaan dan kebutuhan air di wilayah Kabupaten Kutai Barat. Kebutuhan air di Kabupaten Kutai Barat meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk, hingga tahun 2032 dengan jumlah penduduk 188.474 jiwa kebutuhan air di Kabupaten Kutai Barat sebesar 301.558.431,02 m3/tahun. Hasil penelitian dan perhitungan mengenai ketersediaan air pada tahun 2022 sebesar 6.548.271.434,03 m3/tahun. Status daya dukung air yang diperoleh dari perbandingan antara ketersediaan air dan kebutuhan air yang ada di wilayah Kabupaten Kutai Barat dan dengan proyeksi dari tahun 2022 sampai dengan tahun 2032 maka ketersediaan air di Kabupaten Kutai Barat dalam Kondisi Surplus atau masih mencukupi kebutuhan air yang ada hingga tahun 2032.
PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK (GREY WATER) DALAM MENURUNKAN PARAMETER TSS, BOD, DAN COD DENGAN METODE FILTRASI MULTIMEDIA Zulya, Febrina; Safitri, Taqiyyah Dwi; Suriyani, Suriyani; Syah, Muhammad Fadhal Zakhi; Fajriany, Mutiar Rezky; Alfarizi, Muhammad Raihan; Nasution, Rafif Fitriansyah; Lisnawati, Lisnawati; Ibrahim, Ibrahim
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v9i1.18614

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat di Indonesia, khususnya di Kota Samarinda, meningkatkan kebutuhan air bersih sekaligus menghasilkan limbah domestik (grey water) yang signifikan. Perumahan Bukit Mediterania di Samarinda merupakan salah satu contoh lokasi yang menghasilkan limbah domestik tanpa melalui pengolahan lanjutan, sehingga lokasi tersebut dapat menjadi sumber pencemaran air. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk merencanakan dan merancang pengolahan air limbah domestik (grey water) dengan metode filtrasi multimedia serta mengetahui efektivitas unit filtrasi multimedia dalam menurunkan konsentrasi BOD, COD, dan TSS pada air limbah domestik (grey water) Perumahan Bukit Mediterania. Metode yang diterapkan melibatkan penggunaan media filtrasi yang terdiri dari kerikil, pasir zeolit, karbon aktif, dan ijuk dengan ketebalan media yang berbeda-beda. Proses penelitian dimulai dengan observasi awal, identifikasi masalah, dan persiapan alat serta bahan, diikuti dengan pengujian hasil filtrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem filtrasi memiliki efektivitas dalam menurunkan konsentrasi BOD dan COD secara berturut-turut sebesar 71,19% dan 71,24%. Namun, terjadi peningkatan konsentrasi TSS sebesar 42,86% yang disebabkan adanya partikel dari media yang larut saat proses pengolahan. Meskipun demikian, hasil pengolahan masih memenuhi standar baku mutu yang tercantum pada Permen LHK No. 68 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Liimbah Domestik.
KAJIAN LITERATUR: BAKTERI PENGAKUMULASI LOGAM BERAT TIMBAL (PB) DAN MERKURI (Hg) Ediana, Rena; Jannah, Rabiatul; Zulkarnain, Zulkarnain
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v9i1.17030

Abstract

Pencemaran lingkungan oleh logam berat Pb dan Hg biasanya berasal dari limbah industri, proses penambangan, serta kegiatan pertanian. Salah satu upaya untuk menanggulangi pencemaran lingkungan oleh logam berat adalah dengan bioremediasi melalui penggunaan mikroorganisme. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji jenis bakteri dan mengetahui tingkat efektivitas bakteri yang dapat mengakumulasi logam berat timbal (Pb) dan merkuri (Hg). Penelitian ini menggunakan data sekunder melalui studi pustaka, yaitu mengumpulkan informasi dari sumber-sumber ilmiah seperti jurnal ilmiah, skripsi, publikasi ilmiah, peraturan-peraturan yang berkaitan dengan topik penelitian, pendapat ahli, maupun berbagai studi eksperimental. Hasil yang diperoleh dari kajian ini adalah terdapat 7 (tujuh) jenis bakteri yang dapat mengakumulasi Pb yaitu Bacillus sp, Pseudomonas, Klebsiella edwardsii, Enterobacter coacae, Pediococcus pentosaceus, Alcaligeneses paecalis dan Staphylococcus aureus dan terdapat sepuluh jenis bakteri yang terbukti merespon baik Hg dan dapat mengakumulasi penurunan Hg yaitu Bacillus, Burkholderia cenosepacia, Brevundimonas sp., Klebsiella pneumonia, Morganella morganii, Fusobactreium  aquatile, Pseudomonas sp., Brevibacterium casei, Escherichia coli dan Proteus mirabilis. Tingkat keefektifan bakteri dari 7 genus yang ditemukan terdapat 3 genus yang terbaik dalam mengakumulasi logam Pb yaitu Bacillus, Pseudomonas dan Alcaligeneses faecalis. Hasil kajian literatur ini adalah ditemukannya 3 jenis bakteri yang terbaik dari 3 kategori kadar merkuri yaitu Bacillus albus, Bacillus thuringiensis dengan persentase akumulasi dan Morganella morgani.
ANALISIS SEBARAN DAN CAKUPAN PELAYANAN TEMPAT PENAMPUNGAN SEMENTARA (TPS) DI KOTA SAMARINDA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) Ramadhan, Muhammad Aqsha; Ermawati Rahayu, Dwi; Nining Widarti, Budi
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v9i1.18810

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk yang pesat di Kota Samarinda berdampak pada peningkatan volume timbulan sampah. Peningkatan volume sampah tersebut tidak sebanding dengan ketersediaan Tempat Penampungan Sementara (TPS), yang mengakibatkan daya tampung TPS melebihi kapasitas. emanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) diterapkan untuk memantau sebaran TPS dan meningkatkan pengelolaan sampah secara terintegrasi. Penelitian bertujuan untuk menganalisis sebaran TPS, persentase pelayanan, dan kebutuhan TPS di Kota Samarinda. Metode yang digunakan adalah analisis buffer dengan radius 1 km untuk menghitung cakupan pelayanan TPS, serta evaluasi kapasitas TPS dengan membandingkan volume sampah yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Samarinda memiliki 82 TPS legal dan 9 TPS ilegal, dengan area cakupan pelayanan TPS mencapai 80,31% dari total penduduk. Tingkat penanganan sampah di Kota Samarinda mencapai 79,92%, selaras dengan data SIPSN yaitu sebesar 79,78%. Kebutuhan TPS diproyeksikan meningkat menjadi 137 unit pada tahun 2033 dengan skenario pengurangan sampah 30%, atau 156 unit tanpa pengurangan sampah dari sumbernya.
UPAYA PEMERINTAH KELURAHAN NAGARASARI DALAM MENGATASI BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (BABS) MELALUI PENERAPAN SEPTIC TANK SERTA MENINGKATKAN KESADARAN SANITASI LINGKUNGAN KOTA TASIKMALAYA Al Virnanda, Helsa; Ma'rifatunnisa, Adinda; Nadira, Nida; Alauna, Yusrilsa; RS, Esta Rendra
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v9i1.19645

Abstract

Tantangan sanitasi di Kelurahan Nagarasari, Kota Tasikmalaya, terutama praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS), masih menjadi isu kesehatan dan lingkungan yang signifikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptrif dengan melalui observasi, wawancara, studi literatur dan penelusuran data melalui internet yang bertujuan untuk menganalisis penerapan septic tank sebagai solusi untuk mengatasi BABS dan dampaknya terhadap sanitasi dan ekosistem. Dengan metode kualitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa 35% rumah tangga masih melakukan BABS karena keterbatasan lahan dan biaya. Pemerintah berupaya mengimplementasikan septic tank bio dan komunal, tetapi terdapat kendala teknis dan keterbatasan lahan menjadi hambatan. Dampak praktik BABS terhadap lingkungan seperti pencemaran air dan udara yang dapat memperburuk kondisi kesehatan masyarakat. Pada wilayah tingkat daerah Kelurahan Nagarasari yang memiliki keterbatasan lahan dan juga kepadatan penduduk yang tinggi, maka penerapan septic tank yang cocok untuk wilayah ini dalah septic tank komunal. Adapun untuk tingkat Kota Tasikmalaya penerapan septic tank yang cocok yaitu idealnya menggunakan septic tank storage. Selain itu, didukung dengan adanya edukasi masyarakat menjadi kunci untuk perbaikan sanitasi lingkungan dan kesehatan.