cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
AL-MAKTABAH
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 219 Documents
Memahami Konsep Pustakawan Subjek Nuryaman Nuryaman
Al Maktabah Vol 20, No 1 (2021): Al Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/almaktabah.v20i1.24176

Abstract

Menimbang belum maraknya istilah dan aktivitas kepustakawanan berbasis pustakawan subjek, sedangkan peran dan fungsinya sangat diperlukan untuk pendayagunaan sumber informasi dalam memenuhi kebutuhan pemustaka yang semakin kompleks, maka disusunlah penelitian untuk mendeskripsikan konsep pustakawan subjek. Peneliti memanfaatkan studi literatur karena keseluruhan temuan dan pembahasan bersumber dari referensi-referensi yang relevan dengan topik kajian. Dari hasil studi, ditemukan bahwa pustakawan subjek belum banyak dibahas dalam bentuk komunikasi ilmiah yang terbukti dengan terbatasnya hasil penelusuran menggunakan kata kunci “pustakawan subjek” pada publikasi daring nasional, bahkan hasil penelusuran via Google kurang dari 300 pembahasan. Secara terminologi pun, terdapat sejumlah istilah populer namun terkesan belum konsisten untuk mendeskripsikan peran dan fungsi pustakawan subjek meliputi pustakawan subjek, pustakawan spesialis, pustakawan subjek spesialis dan pustakawan liaison. Dalam pembahasan, dipaparkan perihal pemakanaan istilah dan definisi pustakawan subjek, menggali peran dan fungsinya, serta menelaah tantangan dan peluang menjadi pustakawan subjek. Adanya penjabaran konsep tersebut diyakini memberi pencerahan terhadap profesionalisme pustakawan subjek dalam konteks nasional maupun global. Peran dan fungsi pustakawan subjek perlu dibenahi dalam rangka pemanfaatan sumber informasi perpustakaan serta peningkatan citra pustakawan sebagai manajer informasi. Sebagai simpulan, pustakawan subjek berkedudukan sebagai pustakawan yang mafhum secara teori dan praktis terhadap subjek yang ditekuninya, sehingga memudahkan proses penelusuran informasi berbasis perpustakaan. Rekomendasinya, pustakawan subjek idealnya mulai didesain dan diimplementasikan secara berkelanjutan dalam pemanfaatkan koleksi. layanan dan program perpustakaan.
Transformasi Perpustakaan Riset: Studi Kasus Perpustakan Riset Sekolah Pascacasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Agus Rifai
Al Maktabah Vol 20, No 2 (2021): Al Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/almaktabah.v20i2.24177

Abstract

Perpustakaan perguruan tinggi diharapkan mampu berperan dalam mendukung kegiatan akademik, terutama untuk kepentingan pembelajaran dan riset. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi mahasiswa terhadap keberadaan perpustakaan sebagai pondasi kegiatan riset di perguruan tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan survei terhadap 50 mahasiswa program pascasarjana di lingkungan Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner atau angket untuk mendapatkan respon mahasiwa pascasarjana yang berupa penilaian dan harapan-harapan terhadap perpustakaan dalam rangka mendukung kegiatan riset. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisi statistik deskriptif dengan bantuan aplikasi SPSS Versi 23. Berdasarkan data yang dikumpulkan, responden menaruh harapan yang tinggi terhadap perpustakaan untuk lebih berperan sebagai institusi riset. Keberadaan perpustakaan sebagai mitra riset diharapkan dapat memenuhi perubahan kebutuhan peneliti,
Tingkat Pemanfaatan Profile Google Scholar Bagi Pustakawan Bengkulu Sebagai Sarana Komunikasi Ilmiah Sutriono Sutriono
Al Maktabah Vol 20, No 1 (2021): Al Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/almaktabah.v20i1.24171

Abstract

Bagi civitas akademika khususnya dosen dan mahasiswa, pencarian rujukan ilmiah lebih disarankan menggunakan google scholar. Google Scholar merupakan layanan dari google yang memungkinkan pengguna untuk mencari referensi pendidikan dan penelitian ilmiah dalam berbagai format yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Google scholar menyediakan informasi ilmiah dari berbagai disiplin ilmu.Pemanfaatan profile google scholar sebagai sarana komunikasi ilmiah oleh pustakawan Bengkulu masih rendah hal ini dibuktikan berdasarkan data dilapangan bahwa dari 83 orang pustakawan baru 10 orang yang memiliki profile google scholar atau hanya 12 %,  dan baru 21 orang yang memiliki publikasi ilmiah atau hanya 25 % yang sudah pernah melakukan publikasi ilmiah.
Layanan Referensi Virtual di UPT Perpustakaan Uin Sunan Kalijaga Yogyakarta di Era Pandemi Covid-19 Wahyani Wahyani
Al Maktabah Vol 20, No 2 (2021): Al Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/almaktabah.v20i2.24186

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang begitu besar tidak hanya masyarakat Indonesia tetapi bahkan dunia pada umumnya. Dampak tersebut dirasakan oleh berbagai sektor, salah satunya perpustakaan. Dengan demikian diperlukan perubahan secara cepat, dimana perpustakaan harus mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung layanannya.Tulisan ini mengkaji berbagai layanan yang telah dilakukan oleh Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta semenjak pandemic covid-19 mewabah di Indonesia, terutama layanan referensi virtual atau online. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitik. Penelitian ini mengungkap bahwa semenjak awal masa pandemic covid-19 yaitu pada Bulan Maret 2020 bahkan sebelum covid, Perpustakaan sudah mengimplementasikan layanan referensi virtual melalui media chatting atau Whatsapp dan email.
Analisis Perbandingan Web Based Service Antara Perpustakaan Universitas Malaya (UM) dan Perpustakaan Universitas Gadjah Mada Ulpah Andayani
Al Maktabah Vol 19, No 2 (2020): Al Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/almaktabah.v19i2.24154

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pemanfaatan layanan perpustakaan berbasis web yang dilakukan oleh perpustakaan Perguruan Tingg, sebagai layanan yang sangat visibel dan tepat dimasa Pandemi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey website Perpustakaan Universitas Malaya (UM) dan Perpustakaan Universitas Gadjah Mada (UGM). Kedua perpustakaan dipilih sebagai sampel dalam tulisan ini dikarenakan sebagai masing-masing menjadi penopang utama dari universitas terbaik di masing-masing negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website Perpustakan UM lebih dinamis dan progresif dalam menjadikan websitae sebagai interface komunikasi dan promosi sekaligus dalam pemberian layanan perpustakaan dibandingkan dengan Perpustakaan UGM. Selain itu Perpustakaan UM juga lebih dinamis dalam penerapan prinsip-prinsip web 2.0 dalam pengelolaan website perpustakaan.
Imdar Sebagai Strategi Dalam Memproduksi Karya Tulis Wiji Suwarno
Al Maktabah Vol 20, No 1 (2021): Al Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/almaktabah.v20i1.24175

Abstract

Menulis adalah suatu aktivitas komunikasi yang menjadi alternatif setelah komunikasi lisan.  Menulis menjadi bahasa komunikasi  yang tidak dibatasi ruang dan waktu.  Setiap saat, dimana saja, dan siapa saja bisa menggunakan bahasa tulis ini untuk berbagai kepentingan.  Penulisan ini mengangkat tema tentang penulisan karya tulis, dimana hal yang akan dilihat adalah strategi penulisan yang dilakukan para pustakawan pada PTKIN  yang disimpulkan dalam satu bentuk  metode.   Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.  Hasil dari penelitian ini bahwa strategi menulis pustakawan dimulai dari pengumpulan ide (Idea), memetakan pokok  pikiran (Mind mapping), membuat draft tulisan (Drafting), melakukan aksi menulis (Action), dan membaca kembali, dan menyempurnakan setelah semua selesai ditulis (Read and edit).
Perkembangan Kajian Pendidikan Islam Pada Publikasi Internasional Terindeks Scopus Tahun 2017-2021 Ulpah Andayani
Al Maktabah Vol 20, No 2 (2021): Al Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/almaktabah.v20i2.24179

Abstract

Kajian pendidikan Islam merupakan salah satu kajian penting dalam literatur ilmu Pendidikan, khususnya di Indonesia. Berbagai jurnal dan publikasi tentang Pendidikan Islam telah dihasilkan oleh banyak peneliti. Paper ini bertujuan mengkaji dan mendeskripsikan perkembangan publikasi Pendidikan Islam yang terindeks Scopus. Sumber data kajian ini adalah database Scopus. Kajian dilakukan memasukan kata kunci “pendidikan Islam” (Islamic Education) pada judul, abstrak, dan keyword pada publikasi. Data hasil penelusuran Scopus selanjutnya dianalisis dengan melakukan kategori subyek dari tahun ke tahun. Berdasarkan hasil analisis, topik-topik kajian Pendidikan Islam menunjukan keragaman dari tahun ke tahun. Keragaman ini menunjukkan karakteristik kajian Pendidikan Islam yang terbuka dari banyak pendekatan, dan merespon perubahan yang terjadi di masyarakat.
Kliping Digital Perpustakaan: Inovasi Layanan Informasi Cepat Saji dan Mutakhir Hariyah Hariyah; Luki Budiawan
Al Maktabah Vol 20, No 1 (2021): Al Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/almaktabah.v20i1.24172

Abstract

Tulisan ini menjelaskan mengenai kliping digital perpustakaan yang dapat menjadi salah satu media dalam mememenuhi kebutuhan informasi pengguna perpustakaan. Sebuah format baru kliping media masa yang menggunakan kemampuan teknologi informasi dan komunikasi agar diseminasi dan pemanfaatannya menjadi lebih cepat dan luas. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan metode deskriptif. Penelitian memaparkan alur dan teknis pembuatan kliping digital mulai dari menentukan tema, menata, mengedit hingga siap disebarkan  melalui jejaring media sosial perpustakaan. Kliping digital mejadi salah satu layanan perpustakaan yang berisi informasi cepat saji dan mutakhir serta mampu menjangkau pemustaka secara lebih luas.
Cybrarian vs Cyber User Kompetensi Pustakawan Menghadapi di Era Net Generation (Best Practice Pustakawan IAIN Salatiga) Ifonilla Yenianti
Al Maktabah Vol 20, No 2 (2021): Al Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/almaktabah.v20i2.24187

Abstract

Net generation adalah generasi yang muncul dengan perubahan signifikan berupa munculnya komputer, internet dan media digital lainnya. Munculnya computer, internet dan media digital merupakan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tidak bisa dibendung oleh siapapun. Begitu juga para pustakawan yang harus melayani pemustaka net generation ini. Hal ini menjadi tantangan para pustakawan perguruan tinggi dalam melayani kebutuhan informasi pemustaka net generation. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi yang harus dimiliki pustakawan cybrarian (cyber librarian) dalam menghadapi pemustaka net Generation (cyber user). Penelitian ini merupakan penelitian pustaka menggunakan literatur-literatur terkait bahasan penelitian. Hasil dari penelitian ini kompetensi yang harus dimiliki oleh para pustakawan cybrarian menghadapi net generation (cyber user) diantaranya yaitu kemampuan visual literacy, digital literacy, ICT literacy, dan Information literacy. Dan best practice cybrarian perpustakaan IAIN Salatiga, telah menunjukkan berbagai keterampilan cybrarian baik kemampuan di bidang visual literacy, digital literacy, ICT literacy dan information literacy.
Mempromosikan Open Educational Resources Untuk Memperkaya Sumber Pembelajaran di Perguruan Tinggi di Indonesia Faizuddin Harliansyah
Al Maktabah Vol 19, No 2 (2020): Al Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/almaktabah.v19i2.24153

Abstract

Artikel ini bersifat konseptual (conceptual paper) dan bertujuan untuk mempromosikan Open Educational Resources (OER) yang telah dikembangkan oleh berbagai perguruan tinggi dan organisasi dari seluruh dunia sebagai sumber pembelajaran di perguruan tinggi di Indonesia. Dengan promosi seperti ini, pihak-pihak yang terlibat dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi di Indonesia akan semakin familiar dengan OER sehingga pada gilirannya akan terdorong untuk mengadopsi atau menggunakannya. Sesuai dengan tujuan tulisan ini, maka pada bagian awal, tulisan ini membahas konsep dasar inisiatif OER, dan definisi OER. Pengertian kata “Open” dieksplorasi dan dielaborasi dari berbagai pandangan pakar OER. Di bagian selanjutnya, tulisan ini menguraikan kategorisasi dan jenis-jenis OER, terutama yang relevan dengan pembelajaran di perguruan tinggi. Jenis-jenis OER yang dibahas di sini meliputi individual OER, Open Textbook, Open CourseWare (OCW), dan Massive Open Online Course (MOOC). Di bagian akhir, tulisan ini mengulas berbagai manfaat pengadopsian atau penggunaan OER dalam kontek perguruan tinggi, baik dari sisi mahasiswa, dosen, maupun lembaga perguruan tinggi, berdasarkan hasil penelitian dari berbagai negara).