cover
Contact Name
Muhammad Fuad Rasyid
Contact Email
m.fuadrasyid12@gmail.com
Phone
+6289538973171
Journal Mail Official
m.fuadrasyid12@gmail.com
Editorial Address
jl.raya inspeksi kalimalang, cikarang selatan, kab.bekasi Jawa barat
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (P-ISSN 2252-6722, E-ISSN 2503-3476) is published by the Department of Indonesian Language and Literature, Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Semarang. It publishes research-based articles in the field of language, literature, and learning. The scopes of the topics include: 1) Indonesian language for foreigners, Indonesian language, Indonesian language teaching; (2) Linguistics; (3) Applied Linguistics, and; (4) Literature Teaching. Articles can be written in English, Indonesian or Malay. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia has been indexed in DOAJ, Google Scholar, BASE (Bielefeld Academic Search Engine), and Sinta (Science and Technology Index).
Articles 149 Documents
KEEFEKTIFAN MODEL SINEKTIK DAN MODEL QUANTUM DALAM PEMBELAJARAN MENGONSTRUKSI SEBUAH CERITA PENDEK MELALUI MEDIA PULUP GAME UNTUK SISWA SMA KELAS XI Arif Kafitri; Mukh Doyin
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 1: Mei 2018
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v7i1.23240

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui keefektifan model sinektik melalui media pulup game dalam pembelajaran mengonstruksi sebuah cerita pendek pada siswa SMA kelas XI, 2) mengetahui keefektifan model quantum melalui media pulup game dalam pembelajaran mengonstruksi sebuah cerita pendek pada siswa SMA kelas XI, dan 3) mengetahui model sinektik atau model quantum yang lebih efektif dalam pembelajaran mengonstruksi sebuah cerita pendek pada siswa SMA kelas XI. Penelitian menggunakan true experimental design dengan kelas sinektik sebagai kelas eksperimen satu dan kelas quantum sebagai kelas eksperimen dua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model sinektik dan model quantum efektif digunakan dalam pembelajaran mengonstruksi sebuah cerita pendek melalui media pulup game untuk siswa SMA kelas XI. Model quantum lebih efektif digunakan daripada model sinektik. Kata Kunci: Keefektifan, Model Sinektik, Model Quantum, Mengonstruksi Sebuah Cerita Pendek, Media Pulup Game ABSTRACT This research was aims to: 1) understand the effectiveness of synectic model by pulup game media within learning of short stories construct for student of XI class, 2) understand the effectiveness of quantum model by pulup game media within learning of short stories construct for student of XI class, and 3) understand the different effectiveness between synectic and quantum model by pulup game media within learning of short stories construct for student of XI class. The research used a true experimental design with synectic class as the one of experiment class and quantum class as the two of experiment class. The result showed that synectic and quantum model effectively for learning of short stories construct for student of XI class. Quantum model is more effective than synectic model.
Analisis Teks Anekdot Bermuatan Karakter dan Kearifan Lokal sebagai Pengayaan Bahan Ajar Bahasa Indonesia di SMA Endah Dyah Wardani; Rustono Rustono; Agus Nuryatin
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2: November 2017
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v6i2.23505

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) struktur, jenis, makna tekstual dan kontekstual teks anekdot bermuatan karakter dan kearifan lokal; (2) anekdot sebagai media penyampai komunikasi bermuatan karakter dan kearifan lokal; dan (3) kelayakan teks anekdot bermuatan karakter dan kearifan lokal sebagai bahan ajar bahasa Indonesia di SMA. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa teks anekdot yang bermuatan karakter dan kearifan lokal yang sudah divalidasi ahli sejumlah 111 teks anekdot. Hasil penelitian ini adalah (1) teks anekdot bermuatan karakter berjumlah 75 dengan rincian bermuatan nilai spiritual keagamaan (10), pengendalian diri, kepribadian, dan akhlak mulia (6), kecerdasan (45), dan nilai keterampilan bermasyarakat (14). Sedangkan nilai kearifan lokal berjumlah 36 teks meliputi nilai rasa belas kasih (14), bijaksana (6), pribadi yang tangguh (8), rendah hati (3), dan pandai bergaul (5). Makna kontekstual teks anekdot bermuatan karakter dan kearifan lokal meliputi situasi, peristiwa, tindak tutur, dan fungsi tuturan yang mencerminkan karakter dan kearifan lokal masyarakat Indonesia; (3) Anekdot sangat tepat digunakan dalam penyampaian karakter dan kearifan lokal karena rasa humor yang disukai siswa dan mudah diterima siswa, nilai-nilai yang terkandung dalam teks, dan cerita tokoh-tokoh terkenal; serta (4) 111 teks anekdot hasil penelitian layak dijadikan bahan ajar Bahasa Indonesia di SMA. Kata kunci: teks anekdot, karakter, kearifan lokal, bahan ajar, bahasa Indonesia SMA ABSTRACT This study aims to describe (1) the textual, contextual, textual and contextual text of anecdotal text containing character and local wisdom; (2) anecdotes as a communicator medium containing character and local wisdom; and (3) the appropriateness of anecdotal text is loaded with character and local wisdom as Indonesian language teaching material in high school. This research type is qualitative descriptive. The research data in the form of anecdotal text that has character and local wisdom that has been validated by a number of 111 anecdotes experts. The results of this study are (1) anecdotal text containing 75 characters of character with details of spiritual spiritual values ​​(10), self-control, personality, and noble character (6), intelligence (45), and societal skills score (14). While the value of local wisdom amounted to 36 texts including the value of compassion (14), wise (6), a strong person (8), humble (3), and sociable (5). Contextual meaning of anecdotal text containing character and local wisdom includes situations, events, speech acts, and speech functions that reflect the character and local wisdom of the Indonesian people; (3) Anecdotes are aptly used in the delivery of character and local wisdom because of the humor that students love and are easily accepted by students, the values ​​contained in the text, and the stories of famous personalities; and (4) 111 anecdotal texts of research result worthy of being used as teaching material of Indonesian language in SMA. Keywords: anecdotal text, character, local wisdom, teaching materials, Indonesian high school
KEEFEKTIFAN TEKNIK AKROSTIK DAN TEKNIK KATA BERANTAI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PUISI DENGAN MEDIA VIDEO DESTINASI PARIWISATAPADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 12 SEMARANG Eryani Puspa Dyanti
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 1: Mei 2018
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v7i1.23506

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui keefektifan teknik akrostik dengan video destinasi pariwisata pada pembelajaran menulis teks puisi pada siswa kelas X SMA N 12 Semarang, (2) mengetahui keefektifan teknik kata berantai dengan video destinasi pariwisata pada pembelajaran menulis teks puisi pada siswa kelas X SMA N 12 Semarang, (3) mengetahui lebih efektif mana antara teknikakrostik dengan teknik kata berantai dalam pembelajaran menulis teks puisi pada siswa kelas X SMA N12 Semarang.Penelitian ini ini menggunakan desain penelitian nonequivalent control group design. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan menulis teks puisi menggunakan teknik akrostik dengan video destinasi pariwisatalebih efektif dibanding kemampuan menulis teks puisi menggunakan teknikkata berantai dengan video destinasi pariwisata. Kata kunci: teknik akrostik; teknik kata berantai; video destinasi pariwisata; dan teks puisi. Abstract The objectives of this research are : (1)to find out the effectiveness of accrostic technique with destination video in writing poetry text learning at the tenth graders of SMA N 12 Semarang, (2) to find out the effectiveness of chains word with tourism destinations video in learning writing poetry text to the eighth graders of SMA N 12 Semarang, (3) to find out which technique is more effective between acrostic technique and chains word technique in learning writing poetry text to the eighth graders of SMA N 12 Semarang. This research used nonequivalent control group design. The finding of this research showed that writing poetry ability which used acrostic technique with tourism destinations video. Keywords: acrostic technique; chains word technique; tourism destinations video,and poetry text.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI MENGGUNAKAN METODE SUGESTI IMAJINASI DENGAN MEDIA VIDEOKLIP LAGU Auntiya Erlista
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 1: Mei 2018
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v7i1.23764

Abstract

Abstrak Siswa memiliki tingkat keterampilan menulis puisi yang rendah. Penelitian ini dilaksanakan untuk memaparkan peningkatan keterampilan menulis puisi siswa menggunakan metode sugesti imajinasi dengan media videoklip lagu serta proses pembelajaran dan perubahan perilaku siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perancanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Nilai rata-rata prasiklus siswa sebesar 60,7. Pada siklus I rata-rata nilai siswa meningkat menjadi 73,1. Nilai rata-rata siswa pada siklus II sebesar 82,3. Kata kunci : menulis puisi, metode sugesti imajinasi, media videoklip lagu Abstrack Students’ poetry writing skill was bad. The purpose of this research is describing the improvement of students' writing poetry skill using imaginative suggestion method and videoclip’s song, the process of learning, and the improvement of students’ behavior. This research was conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. The students’ average score in pre-cycle is 60,7. In the first cycle, the students' average score increased to 73,1. The students’ average score in second cycle is 82,3. Keyword : skill of writing poetry, imaginative sugesstion method, videoclip’s song
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI MENGGUNAKAN TEKNIK KATA MENGALIR DENGAN MEDIA STICKY NOTES PADA SISWA KELAS VIII D SMP NEGERI 2 MAGELANG Dessy Rizqi Arini; Agus Nuryatin
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 1: Mei 2018
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v7i1.23771

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kualitas pembelajaran menulis puisi siswa kelas VIII D SMP Negeri 2 Magelang menggunakan teknik kata mengalir dengan media sticky notes, mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis puisi siswa kelas VIII D SMP Negeri 2 Magelang menggunakan teknik kata mengalir dengan media sticky notes, dan mendeskripsikan perubahan tingkah laku siswa. Penelitian ini dilakukan melalui dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Siklus I nilai rata-rata kelas 74,75 dan siklus II 82,2. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis puisi (tes) dan perubahan tingkah laku siswa ke arah positif (nontes). Kata Kunci : Peningkatan, Keterampilan Menulis Puisi, Teknik Kata Mengalir, Media Sticky Notes ABSTRACT The purpose of this study is to describe the quality of learning to write poetry on the students of grade VIII D of Junior High School 2 Magelang using flowing word technique with sticky notes media, describe the increase of student’s poetry writing skill by using flowing word technique with sticky notes media, and describe the change of student’s behavior. This study was conducted through two cycles. Each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection. Cycle I the average of class is 74,75 and cycle II is 82.2. The results of the study showed an increase in writing poetry (tests) and changes in student behavior toward positive (nontest). Keywords : Improvement, Poetry Writing Skill, Flowing Word Technique, Sticky Notes Media
Tindak Tutur Direktif Upacara Perkawinan Adat Masyarakat Watmuri Regina Nifmaskossu; Aceng Rahmat; Fathiaty Murtadho
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 1: Mei 2019
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v8i1.24018

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang tindak tutur direktif upacara perkawinan masyarakat Watmuri, Kecamatan Nirunmas Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode etnografi komunikasi berdasarkan teori Hymes. Data penelitian ini adalah adalah tuturan dalam bahasa daerah Yemdena desa Watmuri yang terjadi dalam prosesi upacara perkawinan adat masyarakat Watmuri yang mencakup data tindak tutur direktif di dalalmnya mengenai perintah, menyuruh, permohonan, dan juga pemberi saran. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam upacara perkawinan adat masyarakat Watmuri ditemukan data dalam tindak tutur direktif dalam prosesi upacara perkawinan yaitu tindak tutur direkrif dalam prosesi kumpul keluarga yang biasa disebut kabotkit, tindak tutur direktif dalam prosesi upacara perkawinan masuk minta biasa disebut dengan bebetu, prosesi upacara perkawinan mengambil sang gadis dari rumahnya biasa disebut dengan kalabasa, dan yang terakhir yaitu prosesi upacara perkawinan membayar harta yang biasa disebut dengan kesit. Dari keempat prosesi upacara adat perkawinan ini banyak sekali mengunakan jenis tindak tutur direktif perintah dan permohonan. Kata kunci : Tindak Tutur, Direktif, Etnografi Komunikasi. ABSTRACT This study aims to gain an in-depth understanding of the act of speech directive marriage ceremony watmuri community, District Nirunmas West Southeast Maluku District. The approach used in this study is a qualitative approach with ethnographic methods of communication based on Hymes theory. The data of this research are the speeches of Yemdena Timur Watmuri village which occurs in the process of the marriage ceremony of the Watmuri community which includes the data of the directive speech acts in the dalalm about command, pleading, suggestion, and also advise. The result of this research shows that in the marriage ceremony of the Watmuri community, it is found that the data in acts of speech directive in the marriage ceremony procession is first, the act of recited speech in the family gathering procession commonly called kabotkit, secondly, the act of speech directive in the marriage ceremony procession enter the usual called the bebetu, third, the procession of marriage ceremony took the girl from her house is called kalabasa, and the last is paying the treasure commonly called by kesit. Of the four processions in traditional ceremonies of marriage is a lot of use of the act of speech directive command and petition. Keywords: Speech act, Directive, Ethnography of Communication.
PENGEMBANGAN BUKU KOMIK KEBUDAYAAN SEBAGAI MEDIA MENGIDENTIFIKASI NILAI DAN ISI CERITA HIKAYAT Irmayanti Nur Aini; Agus Nuryatin
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 2: November 2019
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v8i2.24222

Abstract

Abstract Media is used to help the learning process in the classroom. The learning media function as a means of conveying material, overcoming the limitations of sense, space and time, and increasing students motivation. Comic books can be used as an alternative media for learning in the classroom. Because illustration in comics can increase understanding of events that have occured and may not be understood if it was read using ordinary textbooks. The comics books developed are not only focused on the material, but loads of cultural values in each story. So it is hoped that the educational goals got by students will not only knowledge but moral education. This research uses research and development method. This study uses Borg and Gall steps which are reduced to five stages, here are (1) potential problems, (2) collection of information, (3) product design, (4) design validation, (5) design revision. They are finally able to produce comic books as media to identify the values and contents of storybooks for 10 grade.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMPRODUKSI TEKS NEGOSIASI DENGAN TEKNIK PEMODELAN DAN MEDIA VIDEO PADA PESERTA DIDIK KELAS X IIS 4 SMA NEGERI 3 DEMAK Eriza Kemala Sari; Imam Baehaqie
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2: November 2018
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v7i2.24489

Abstract

Abstrak Keterampilan peserta didik kelas X IIS 4 SMA Negeri 3 Demak dalam memproduksi teks negosiasi belum mencapai target yang ditentukan oleh sekolah yaitu 2,67. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan memproduksi teks negosiasi dan mengubah perilaku peserta didik menjadi lebih baik dengan teknik pemodelan dan media video. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik tes dan nontes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran memproduksi teks negosiasi dengan teknik pemodelan dan media video pada siklus I ke siklus II terjadi adanya peningkatan sebesar 30,56%. Perilaku spiritual dan sosial peserta didik selama proses pembelajaran mengalami peningkatan ke arah yang lebih baik, dengan bukti persentase rata-rata perilaku spiritual pada siklus I sebesar 80,56% menjadi 97% mengalami peningkatan sebesar 16,44%. Rerata persentase sikap sosial pada siklus I sebesar 68,75% pada siklus II menjadi 93,75%, mengalami peningkatan 25%. Hasil penelitian aspek keterampilan mengalami peningkatan, dari hasil prasiklus sebesar 36,11% ke siklus I 69,44%, dan siklus II sebesar 100%. Tanggapan peserta didik terhadap pembelajaran pada siklus I mengungkapkan bahwa peserta didik masih menemui kesulitan untuk menentukan topik, membuat kerangka teks, mengembangkan kerangka teks menjadi teks negosiasi, dan penguasaan penulisan ejaan dan tanda baca. Tanggapan peserta didik pada pembelajaran siklus II sudah terjadi perubahan yaitu kesulitan yang dialami pada siklus I tidak dialami lagi pada pembelajaran siklus II. Kata kunci: teks negosiasi, teknik pemodelan, media video Abstract: Students’ skill of X IIS 4 SMA Negeri 3 Demak in producting written negotiation text, have not reached the minimum target standard 2,67. This research is aimed to improve producting skill of written negotiation text and change students’ attitude to be better by using model technique and video media. The technique of collecting data uses test and non-test technique. The result of this research shows that learning process of producting written negotiation text by using model technique and video media in the cycle I to cycle II is improved amount 30,56%. Moreover, students’ religion and social attitude during the learning process have increased to a better way, with evidence of average religion attitude value in the cycle I, from amount 80,56% become 97%,, it is increased amount 16,44%. And average social attitude in the cycle I, from amount 68,752% become 93,75%, it is increased amount 25%. The result of research in skill aspect have increased amount 67,56% from pre-cycle 36,11% to cycle 1 69,44% and cycle II 100%. Students’ responses to the learning in cycle I show that students still find difficulties to decide topic, text structure, expand text structure to negotiation text, and knowledge process of writing and read sign. Students’ responses to the learning in cycle II have changed, that is the difficulties in cycle I are not happened again in the learning of cycle II. Keywords: negotiation text, Problem Based Learning, powerpoint hyperlink media.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU BERGAMBAR SEBAGAI PENUNJANG KREATIVITAS PENYUSUNAN TEKS FABEL BAGI PESERTA DIDIK SMP KELAS VII Reza Gharini; Subyantoro Subyantoro
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2: November 2018
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v7i2.24715

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran kartu bergambar sebagai penunjang kreativitas penyusunan teks fabel bagi peserta didik SMP kelas VII menurut persepsi peserta didik dan guru, (2) mendeskripsikan prinsip-prinsip pengembangan media pembelajaran kartu bergambar, (3) menghasilkan prototipe kartu bergambar, dan (4) mendeskripsikan penilaian dan perbaikan prototipe. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian dan pengembangan dalam lima tahap, yaitu survei pendahuluan, awal pengembangan prototipe, desain produk, validasi produk, dan perbaikan desain. Hasil penelitian ini menghasilkan media pembelajaran kartu bergambar yang mampu menunjang kreativitas peserta didik dalam menyusun teks fabel. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata hasil uji validasi oleh guru bahasa Indonesia kelas VII sebesar 84 dan nilai rata-rata dari dosen ahli sebesar 87,2. Kata kunci: kartu bergambar, kreativitas, teks fabel Abstract This study aims to analyze the needs of the development of pictorial card learning media as supporting the creativity of fencing text formation for students of SMP class VII according to the perception of learners and teachers, (2) describe the principles of developing learning media of picture cards, (3) prototype picture cards, and (4) describe the assessment and improvement of prototypes. The research was conducted by research and development method in five stages, namely preliminary survey, early prototype development, product design, product validation, and design improvement. The result of this research produce instructional media of picture card that able to support the creativity of learners in preparing fable text. keyword: picture cards, creativity, and fable text.
EKOKRITIK FILM AVATAR KARYA JAMES CAMERON SARANA PENDIDIKAN LINGKUNGAN SISWA Juanda Juanda
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 1: Mei 2019
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v8i1.24893

Abstract

Abstrak Pada era modern ini karya sastra dikelompokkan menjadi empat genre, yaitu: prosa, puisi, drama, dan film. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap fenomena konservasi lingkungan film Avatar. Fenomena konservasi lingkungan ini menyangkut representasi gerakan hijau yang dilakukan oleh suku Navi dalam menjaga alam Planet Pandora, peranan Lingkungan alam dalam film Avatar karya James Cameron sumber kehidupan Suku Navi, dan Nilai-nilai lingkungan yang tergambar pada kehidupan suku Navi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif desktiptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekokritik Greg Garrard. Sumber data berasal dari teks dalam film Avatar yang telah ditranskripsi dari dialog percakapan. Data dianalisis dengan menggunakan cara kerja Miles and Hubermen. Temuan penelitian ini yaitu Film Avatar memiliki pendidikan lingkungan kepada siswa, yaitu: Gerakan hijau yang dilakukan suku Navi terhadap alam Planet Pandora mulai tergangu dan terusik sejak ada kegiatan yang dilakukan RDA untuk mengambil sumber energi ubnitonium, Lingkungan alam dalam film Avatar karya James Cameron memiliki pengaruh besar sebagai sumber kehidupan. Alam menjadi sumber kelangsungan hidup suku Navi di Planet Pandora, dan Nilai-nilai yang digambarkan oleh suku Navi yang sesuai dengan kearifan ekologis adalah nilai pola laku, pola sikap, dan pola pikir. Suku Navi memiliki keyakinan bahwa hidup mereka di dunia ini untuk menjaga amanat eiwa, ‘Tuhan’ yakni menjaga dan melestarikan alam Planet Pandora. Jadi, tujuan hidup mereka adalah melestarikan alam dan menjaganya dari segala kerusakan, termasuk kerusakan yang dilakukan manusia. Kata kunci: Ekokritik; film; pendidikan; lingkungan; siswa Abstract In this modern era literary works are grouped into four genres, namely: prose, poetry, drama, and film. The purpose of this research is to uncover the phenomenon of environmental conservation of the film Avatar. This environmental conservation phenomenon involves the representation of the green movements carried out by the Navi tribe in safeguarding the nature of Planet Pandora, the role of the natural environment in James Cameron's Avatar film the source of the Navi Tribe's life, and the environmental values ​​reflected in the life of the Navi people. This research is descriptive qualitative research. This study uses Greg Garrard's ecocritical approach. The source of the data comes from the text in the Avatar movie that has been transcribed from the conversation dialog. Data were analyzed using the workings of Miles and Hubermen.The findings of this study are that Film Avatar has environmental education for students, namely: The green movements carried out by the Navi tribe towards the nature of Planet Pandora began to be disturbed and disturbed since there were activities carried out by the RDA to take the energy source of ubnitonium, the natural environment in James Cameron's Avatar film had an influence big as a source of life. Nature is the source of the survival of the Navi tribe on Planet Pandora, and the values ​​described by the Navi tribe that are in accordance with ecological wisdom are the values ​​of behavior, attitude patterns, and mindset. The Navi tribe has the belief that their life in this world is to maintain the eiwa mandate, 'God' which is to protect and preserve the nature of Planet Pandora. So, the purpose of their lives is to preserve nature and protect it from all damage, including damage done by the lagit people, humans. Keywords: Ecocriticism; film; education;environment; students

Page 9 of 15 | Total Record : 149