cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
tarmijisir@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
khidmatjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pengabdian No 395 Deli Serdang, Sumatera Utara
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Khidmat : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Published by CV. Edu Tech jaya
ISSN : -     EISSN : 30312795     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Khidmat is Published by CV. Edu Tech Jaya. This journal aims to publish and disseminate original works and current issues on the subject of research and studies in the field of education. Articles published in journals are the result of research or ideas in the field of education including educational innovation, Studies in Social Education, Studies in Science Education, Education Management, Teaching & Learning, Educational Quality, Educational Leadership, Educational Technology, Language Education, Educational Philosophy, Education religion carried out by researchers, teachers, lecturers, and students. Detailed information for loading articles and article instructions are provided in each issue.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 31 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2024)" : 31 Documents clear
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Ketahanan Mental Siswa Sekolah Dasar di Tengah Krisis Moral Ikhwan, Rizky
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun ketahanan mental siswa sekolah dasar di tengah krisis moral. Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi yang cepat, krisis moral semakin meresahkan berbagai lapisan masyarakat, termasuk anak-anak di sekolah dasar. Guru PAI memainkan peran penting dalam membantu siswa menghadapi tantangan ini dengan mengintegrasikan nilai-nilai moral dan spiritual dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan observasi terhadap guru PAI di beberapa sekolah dasar di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berkontribusi secara signifikan dalam mengembangkan ketahanan mental siswa melalui pengajaran nilai-nilai agama, penerapan etika, dan bimbingan konseling. Melalui berbagai kegiatan seperti ceramah, diskusi kelompok, dan pendekatan personal, guru PAI membantu siswa untuk mengembangkan karakter yang kuat dan menghadapi krisis moral dengan sikap yang positif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan strategi pendidikan agama yang lebih efektif dalam konteks kekinian.
Pendidikan Untuk Pembentukan Identitas dan Kepribadian Pada Anak Haryanti B, Lely
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan usia dini memegang peran penting dalam membentuk identitas dan kepribadian anak. Di TK IT Zulmah, pendidikan di tingkat usia dini menjadi fondasi utama yang membentuk karakter dan perilaku anak-anak, yang nantinya akan mempengaruhi masa depan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan anak usia dini dalam membentuk identitas dan kepribadian anak di TK IT Zulmah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum yang terintegrasi dengan nilai-nilai lokal dan agama, peran guru sebagai teladan, serta lingkungan sekolah yang kondusif sangat berpengaruh terhadap perkembangan identitas dan kepribadian anak. Pendidikan di TK IT Zulmah tidak hanya fokus pada pencapaian akademis, tetapi juga pada pengembangan karakter yang kuat, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan rasa empati. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan anak usia dini yang holistik mampu menciptakan generasi yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Oleh karena itu, penting bagi semua pemangku kepentingan untuk terus mendukung dan memperbaiki kualitas pendidikan anak usia dini demi pembentukan identitas dan kepribadian anak yang lebih baik.
Pembelajaran Agama Islam Tingkat Sekolah Dasar Melalui Kegiatan di Luar Kelas Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Anak di SD Muhammadiyah Sigambal Fitriani, Fitriani
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkapkan pentingnya pembelajaran agama islam sebagaimana dengan sistem pembelajaran outdoor class dapat memotivasi siswa sekolah dasar dalam mempelajari agama islam. Pada saat ini perkembangan pembelajaran agama islam di tingkat SD sangatlah kurang, masih banyak anak anak tingkat SD yang terkadang bosan dengan metode pembelajaran di dalam kelas sehinggga apa yang telah di pelajari tidak dapat di terima oleh anak anak saat pembelajaran berlangsung. Maka dari itu tujuan penulis dalam poenelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan anak ketika belajar di luar kelas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif diskriptif, Sebagaimana dari hasil penelitian bahwasannya anak yang belajar di luar kelas lebih aktif, dan dapat menerima pembelajaran agama islam. Sebagaimana pembelajaran yang di lakukan di luar kelas sangat menjadi inovasi, dan murid lebih leluasa untuk belajar di luar kelas , dengan adanya beberapa kegiatan.
Penerapan Metode Karyawisata Untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 7-8 Tahun di SD Negeri 105291 Saentis Sari, Asmijar
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui bagaimana perkembangan sosial emosional anak usia 7-8 tahun sebelum diterapkannya metode karyawisata di SD Negeri 105291 Saentis, (2) Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan metode karyawisataa dalam meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia 7-8 tahun di SD Negeri 105291 Saentis, (3) Untuk mengetahui apakah metode karyawisata dapat meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia 7-8 tahun di SD Negeri 105291 Saentis. Hasil analisis data pra siklus nilai rata-rata (33,79%) diperoleh data bahwa kemapuan sosial emosional anak yaitu sebanyak 22 orang anak atau (81,48%) tergolong pada kategori mulai berkembang, dan 5 orang anak atau (18,51%) belum berkembang. Hasil analisis data pada siklus I diperoleh bahwa kemampuan sosial emosional anak yaitu sebanyak 27 orang anak atau (100%) pada kategori mulai berkembang. Dari data hasil observasi tersebut perlu dilakukan pembelajaran melalui metode karyawisata dengan membawa kembali anak pada lokasi pembelajaran yang baru agar mendapatkan hasil perkembangan yang diinginkan lagi pada siklus II. Dari hasil analisis data pada siklus II diperoleh bahwa perkembangan sosial emosional anak meningkat yaitu terdapat 13 orang anak atau (48,14%) yang tergolong berkembang sesuai harapan, dan 14 orang anak atau (51,85%) tergolong berkembang sesuai harapan. Maka dari hasil penelitian tersebut dapat disimpukan bahwa melalui metode karyawisata dapat meningkatkan perkembangan sosial pada anak usia 7-8 tahun di SD Negeri 105291 Saentis.
Upaya Guru Meningkatkan Kedisiplinan Anak Sekolah Dasar Dalam Kegiatan Pembelajaran Berlangsung di SDN 07 Bilah Hilir Rifandi, Achmad
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru, kendala yang dihadapi, dan cara guru mengatasi hambatan dalam meningkatkan disiplin siswa melalui teknik pengendalian internal di Kelas VI SDN 07 Bilah Hilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa upaya guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dilakukan dengan teknik pengendalian internal yaitu guru memberikan contoh sikap disiplin yang baik kepada siswa. Kendala bagi guru adalah masih adanya siswa yang datang terlambat, membuat keributan di kelas, dan tidak mengenakan seragam dengan benar. Untuk mengatasi hambatan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa, guru berupaya memberikan contoh perilaku disiplin yang baik, menegur siswa yang melanggar peraturan, dan memberikan nasihat.
Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Materi Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SD IT Robbani Hasanah, Ummi
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah terhadap pengetahuan dan nilai siswa di SD IT Robbani. Lingkungan sekolah penting dalam membentuk sikap, nilai, dan keyakinan keagamaan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap siswa dari beberapa sekolah di satu kota besar. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket yang berisi pertanyaan tentang persepsi siswa terhadap kualitas lingkungan sekolah, partisipasi siswa dalam kegiatan keagamaan di sekolah, dan tradisi keagamaan mereka. Analisis regresi digunakan untuk menganalisis hubungan antara variabel lingkungan sekolah dengan nilai-nilai agama siswa dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi hasil tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keyakinan agama siswa. Siswa yang merasa lingkungan sekolahnya mendukung dan mendorong pengembangan nilai-nilai keagamaan akan lebih besar kemungkinannya untuk memiliki nilai-nilai keagamaan. Selain itu, partisipasi siswa dalam kegiatan keagamaan di sekolah juga dikaitkan dengan praktik keagamaan. Temuan ini penting tidak hanya bagi perencanaan dan pengelolaan lingkungan sekolah, namun juga bagi pengembangan program pendidikan agama di sekolah. Dengan menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung, menerima, dan mendorong praktik keagamaan, sekolah memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperluas pengetahuan dan pemahaman agamanya, dan pada akhirnya dapat membentuk karakter dan moral keagamaan.
Implementasi Strategi Program Pemberian Makanan Bergizi Untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia 7-8 Tahun di SDN 17 Bilah Hilir Susika, Susika
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini di tujukan kepada sekolah sebagaimana guru mengajak siswa dan siswi nya untuk makan makanan yang sehat dan bergizi, pada saat ini banyak sekali edaran makanan yang tidak sehat dan tidak bergizi, mulai dari olahan rumahan maupun olahan pabrik, para pedagang akan menggunakan barang yang kurang berkualitas sehingga makanan yang di buat pun kurang bergizi. Pada penelitian yang telah kita lakukan maka sebagai seorang guru akan membuat program dengan membawa bekal dari rumah dan makan makanan yang bergizi. Pada penelitian ini kita menggunakan penelitian kualitatif sebagaimana dari hasil observasi dan beberapa artikel akan digunakan sebagai alat pendukung dalam penulisan artikel ini. Kesimpulan yang telah di dapat bahwa dengan artikel ini kita dapat menjadi suatu kebiasaan pada siswa dan meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan pada anak dengan makan makanan yang sehat.
Mengembangkan Kecerdasan Interpersonal Dalam Pembelajaran Kooperatif Melalui Media Balok di SDN 105317 Lau Barus Hanum, Parida
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam setiap kegiatan anak sangat di perlukan untuk berkomunikasi antar dengan baik,menjalin hubungan agar anak dapat bekerja sama, percaya diri dan berinteraksi dengan teman dengan bagus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa pembelajaran balok dapat melatih kecerdasan interpersonal anak seperti bekerja sama, percaya diri, dan terampil dalam,memecahkan masalah, sebagaimana pembelajaran kooperatif ini memiliki beberapa metode dan teknik pembelajaran. Salah satu metode yang ada dalam pembelajaran kooperatif adalah tipe bermain balok. Permainan Balok ini dimulai dari teknik yaitu dimana siswa ditugaskan membuat karya dari balok sehingga bermain balok tersebut bisa mereka susun menjadi bentuk rumah, bentuk mobil mobilan. Melalui penerapan model pembelajaran kooperatif dengan permainan balok ini siswa dilatih untuk dapat mengembangkan kemampuan yang dimilikinya dengan melalui kelompok. Metode penelitian ini adalah Kualitatif dimana dilakukan dengan wawancara dan Observasi di SDN 105317 Lau Barus, siswa yang kami observasi sebanyak 10 orang yang berusia 7 tahun, dan mewawancari guru di SDN 105317 Lau Barus beserta kepala sekolah, sebagaimana Dari penelitian yang sudah di lakukan, hasil dari penelitian yang di dapat adalah Anak mendapatkan perkembangan interpersonal nya dengan sangat baik. sebagaimana anak bekerjasama dan berkomunisai dengan baik dengan teman sekelompoknya. Dalam kegiatan pembelajaran kooperatif anak terlihat semangat dan interaktif, sehingga guru merasa terbantu dalam memudahkan proses belajar mengajar di kelas.Keterlibatan Aktif: Terlibat secara aktif dalam aktivitas kelompok, menunjukkan minat dan antusiasme terhadap kerjasama.
Implementasi Pendekatan Scientific Pada Pembelajaran Pentingnya Membaca Al-Quran Suharti, Suharti
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam yang diturunkan atau diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW. Keutamaan membaca Al-Qur’an adalah akan mendatangkan pahala dan kebaikan, memberikan derajat dan wibawa lebih baik, memperoleh rahmat dan perlindungan malaikat, memberi syafaat di hari kiamat, hingga menghindarkan dari sesat dan celaka bagi pembacanya. Keutamaan membaca Al-Qur'an ini sudah pasti akan mendatangkan banyak berkah dalam kehidupan Keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari ini ditegaskan dalam hadis riwayat Tirmidzi: “Barang siapa yang membaca satu huruf saja dari kitabullah maka seseorang akan mendapatkan kebaikan satu kali. tetapi setiap kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kalinya.” membaca Al-Qur'an setiap hari adalah akan memberikan derajat dan wibawa lebih baik bagi pembacanya. Dijelaskan, membaca Al-Qur’an dapat membuat seseorang terlihat semakin bercahaya dan penuh wibawa. Inilah yang menjadikan keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari baik memberikan derajat dan wibawa lebih baik bagi pembacanya. Kondisi ini dapat membuat seseorang menjadi lebih disayangi, dihormati, dan dihargai banyak orang.
Penggunaan Metode Kitabah Dalam Menghapal Al-Quran Suryani, Lely
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al Qur’an adalah kalam Ilahi yang berisi tentang panduan hidup manusia selama berada di permukaan bumi. Dengan mempelajari dan mengamalkan isi yang terkandung dalam kitab suci Al Quran, Insyallah keberkahan hidup akan diberikan oleh Allah kepada kita. Oleh karena itu, hendaknya setiap umat muslim membaca kitab suci Al Quran setiap hari, agar hati tentram dan mudah menyelesaikan segala permasalahan. Selain membaca kitab suci Al Quran, Allah dan Rasulullah juga memerintahkan umatnya untuk mengajarkan dan menghafal Quran. Dengan mengajarkan Al Quran kita telah membantu orang yang belum pandai membaca dan memahami isi Al Quran menjadi paham. Selain itu, dengan menghafal Quran kita akan selalu membaca ayat demi ayat setiap waktu, sehingga diharapkan kita dapat memahami dan mentaati segala perintah Allah dan menjauhi larangan Allah Menghindarkan diri dari perbuatan menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber penghasilan pekerjaan dalam kehidupannya.Imam Abu Sulaiman al-Khatabi menceritakan larangan mengambil upah atas pembacaan Al-Qur’an dari sejumlah ulama, di antaranya az-Zuhri dan Abu Hanifah. Sejumlah ulama mengatakan boleh mengambil upah bila tidak mensyaratkannya, yaitu pendapat Ibnu Sirin, Hasan Bashri, dan Sya’bi. Imam atha’, Imam Syafi’i, Imam Malik, dan lainnya berpendapat boleh mengambil upah, jika disyaratkan dan dengan akad sewa yang benar.

Page 2 of 4 | Total Record : 31