cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
tarmijisir@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
khidmatjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pengabdian No 395 Deli Serdang, Sumatera Utara
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Khidmat : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Published by CV. Edu Tech jaya
ISSN : -     EISSN : 30312795     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Khidmat is Published by CV. Edu Tech Jaya. This journal aims to publish and disseminate original works and current issues on the subject of research and studies in the field of education. Articles published in journals are the result of research or ideas in the field of education including educational innovation, Studies in Social Education, Studies in Science Education, Education Management, Teaching & Learning, Educational Quality, Educational Leadership, Educational Technology, Language Education, Educational Philosophy, Education religion carried out by researchers, teachers, lecturers, and students. Detailed information for loading articles and article instructions are provided in each issue.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 160 Documents
Metode Experiential Learning Dalam Pembelajaran Puasa: Meningkatkan Kesadaran Religius Siswa Fitri Limbong, Risa
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode experiential learning dalam pembelajaran puasa serta dampaknya terhadap peningkatan kesadaran religius siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada siswa sekolah menengah pertama. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode experiential learning yang diterapkan dalam pembelajaran puasa, seperti simulasi, refleksi pengalaman, dan diskusi kelompok, dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran religius siswa. Siswa lebih mampu memahami makna puasa secara mendalam dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode experiential learning dalam pembelajaran agama Islam untuk meningkatkan pemahaman dan internalisasi nilai-nilai keagamaan secara lebih efektif.
Desain Pembelajaran Puasa Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam Kurikulum Merdeka Saragih, Asriana
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1489

Abstract

Pembelajaran puasa dalam Kurikulum Merdeka menekankan penguatan pemahaman konseptual, keterampilan berpikir kritis, dan refleksi mendalam terhadap nilai-nilai keislaman. Artikel ini membahas desain pembelajaran puasa berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik melalui analisis, evaluasi, dan kreasi. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, studi ini mengeksplorasi strategi pembelajaran yang melibatkan diskusi berbasis masalah, studi kasus, dan refleksi mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis HOTS dalam pembelajaran puasa meningkatkan pemahaman siswa secara konseptual dan aplikatif, serta mendorong sikap kritis dan kreatif dalam menginternalisasi nilai-nilai ibadah puasa.
Inovasi Model Pembelajaran Puasa Untuk Meningkatkan Karakter Religius dan Sosial Siswa Husna, Nurul
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1490

Abstract

Puasa tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga berperan dalam pembentukan karakter religius dan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis inovasi model pembelajaran puasa yang dapat meningkatkan karakter religius dan sosial siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus di salah satu sekolah menengah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis pengalaman dan refleksi dalam praktik puasa mampu meningkatkan kesadaran religius siswa serta menumbuhkan sikap sosial seperti empati, solidaritas, dan disiplin. Kesimpulannya, inovasi dalam model pembelajaran puasa dapat menjadi alternatif strategis dalam pendidikan karakter yang berbasis nilai-nilai Islam.
INOVASI MODEL PEMBELAJARAN AKTIF UNTUK MENINGKATKAN KETERLIBATAN SISWA DI SEKOLAH DASAR Br Simanjuntak, Natalia; Br Surbakti, Murni; Kawilaa, Reni Sara Adelyna
Khidmat Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v1i2.1492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan inovasi model pembelajaran aktif dalam meningkatkan keterlibatan siswa di Sekolah Dasar. Pembelajaran aktif dianggap sebagai salah satu metode yang efektif dalam merangsang partisipasi siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen yang dilaksanakan di Sekolah Dasar di Langkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran aktif, seperti pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah, dan diskusi kelompok, dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Data diperoleh melalui observasi dan angket yang disebarkan kepada siswa dan guru. Temuan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam hal keaktifan, perhatian, dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini menyarankan agar model pembelajaran aktif lebih diterapkan di sekolah dasar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterlibatan siswa secara keseluruhan.
Studi Tentang Dampak Pembelajaran PAI terhadap Perilaku Sosial Siswa Gunawan, Ahmad Rian
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1493

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan penting dalam membentuk karakter dan perilaku sosial siswa di lingkungan sekolah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembelajaran PAI terhadap perilaku sosial siswa, khususnya dalam aspek kerja sama, empati, toleransi, dan disiplin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan survei yang melibatkan 20 siswa SMP Negeri 1 Kota Tebing Tinggi, serta pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara efektivitas pembelajaran PAI dan peningkatan perilaku sosial siswa. Pembelajaran yang interaktif dan berbasis nilai Islam berkontribusi dalam membentuk sikap positif siswa terhadap lingkungan sosial mereka. Studi ini menegaskan pentingnya optimalisasi metode pembelajaran PAI guna meningkatkan kualitas moral dan sosial siswa.
Efektivitas Media Audiovisual Dalam Pembelajaran Konseptual Tentang Puasa di Sekolah Pulungan, Nurhamidah
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media audiovisual dalam pembelajaran konseptual tentang puasa di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media audiovisual dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep puasa dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Media audiovisual membantu siswa dalam memahami konsep puasa secara lebih mendalam dan interaktif. Oleh karena itu, disarankan agar media audiovisual lebih banyak digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah.
Pengembangan Kompetensi Kepribadian Guru PAI Untuk Mengelola Konflik di Kelas Saragih, Marina Silvia
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1495

Abstract

Konflik di kelas merupakan fenomena yang umum terjadi dalam lingkungan pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Guru PAI tidak hanya berperan sebagai pendidik tetapi juga sebagai mediator dalam menyelesaikan konflik yang muncul di antara siswa. Kompetensi kepribadian guru, yang mencakup kesabaran, kepemimpinan, empati, dan kemampuan komunikasi yang baik, sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengembangan kompetensi kepribadian guru PAI dapat membantu dalam mengelola konflik di kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi literatur terhadap guru PAI di beberapa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang memiliki kompetensi kepribadian yang baik mampu meredam konflik dengan pendekatan persuasif, menanamkan nilai-nilai Islam dalam penyelesaian konflik, serta menciptakan suasana kelas yang penuh dengan sikap saling menghormati. Namun, tantangan dalam pengelolaan konflik meliputi kurangnya pelatihan bagi guru dalam teknik mediasi serta perbedaan latar belakang siswa yang mempengaruhi pola interaksi mereka. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi guru PAI dalam mengembangkan keterampilan mediasi dan resolusi konflik berbasis nilai-nilai Islam guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih harmonis.
Pengembangan Kompetensi Sosial Guru PAI di Era Digital Yunanda Sinaga, Ilham
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengembangan kompetensi sosial guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital. Kompetensi sosial merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung efektivitas pembelajaran, terutama dalam lingkungan yang semakin dipengaruhi oleh teknologi digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada beberapa sekolah di wilayah perkotaan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) oleh guru PAI meningkatkan interaksi sosial dengan siswa, kolaborasi antar guru, dan komunikasi dengan orang tua. Selain itu, ditemukan bahwa pelatihan berkelanjutan dan dukungan dari pihak sekolah sangat berperan dalam mengembangkan kompetensi sosial guru di era digital. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan program pelatihan TIK dan pengembangan kebijakan sekolah yang mendukung integrasi teknologi dalam proses pembelajaran.
Kompetensi Kepribadian Guru PAI Dalam Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Siswa di Sekolah Dasar Rahayu, Ayu
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1497

Abstract

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kepercayaan diri siswa di Sekolah Dasar. Kompetensi kepribadian guru yang mencakup keteladanan, kedisiplinan, kesabaran, serta keterampilan komunikasi yang baik berkontribusi secara signifikan dalam membangun rasa percaya diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kompetensi kepribadian guru PAI berpengaruh terhadap peningkatan rasa percaya diri siswa di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru PAI serta siswa di beberapa Sekolah Dasar di Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI yang memiliki kepribadian positif mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, mendorong partisipasi aktif siswa, serta memberikan motivasi yang kuat dalam membangun kepercayaan diri. Faktor pendukung utama meliputi model pembelajaran yang komunikatif dan keterlibatan guru dalam kehidupan sosial siswa. Sebaliknya, tantangan yang dihadapi antara lain kurangnya pelatihan bagi guru serta masih rendahnya keterlibatan orang tua dalam membangun kepercayaan diri anak. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi guru PAI dalam mengembangkan kompetensi kepribadian yang lebih baik guna mendukung pertumbuhan psikologis siswa.
Persepsi Guru PAI Tentang Pembelajaran Inklusif dan Implementasinya di Kelas XII SMA Negeri 1 Sumbul Hasanah Simbolon, Izzahtul
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1498

Abstract

Pembelajaran inklusif merupakan pendekatan pendidikan yang memberikan kesempatan bagi semua siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, untuk belajar dalam lingkungan kelas reguler. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam mengimplementasikan pembelajaran inklusif dengan pendekatan yang berbasis nilai-nilai Islam, seperti kasih sayang, keadilan, dan penghargaan terhadap perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru PAI terhadap pembelajaran inklusif serta implementasinya di kelas XII SMA N 1 Sumbul. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Data dikumpulkan dari guru PAI, 20 siswa, serta dokumen kurikulum dan kebijakan sekolah terkait pendidikan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki persepsi positif terhadap pembelajaran inklusif, tetapi menghadapi tantangan dalam implementasinya, seperti keterbatasan pelatihan, kurangnya sumber daya, serta kendala dalam strategi pembelajaran diferensiasi. Meski demikian, beberapa guru telah berhasil mengadaptasi metode pembelajaran berbasis kolaborasi dan teknologi untuk mendukung keberagaman siswa. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan khusus bagi guru PAI dalam pembelajaran inklusif serta penyediaan sumber daya yang lebih memadai guna meningkatkan efektivitas implementasi pembelajaran inklusif di SMA N 1 Sumbul.