cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
tarmijisir@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
khidmatjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pengabdian No 395 Deli Serdang, Sumatera Utara
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Khidmat : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Published by CV. Edu Tech jaya
ISSN : -     EISSN : 30312795     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Khidmat is Published by CV. Edu Tech Jaya. This journal aims to publish and disseminate original works and current issues on the subject of research and studies in the field of education. Articles published in journals are the result of research or ideas in the field of education including educational innovation, Studies in Social Education, Studies in Science Education, Education Management, Teaching & Learning, Educational Quality, Educational Leadership, Educational Technology, Language Education, Educational Philosophy, Education religion carried out by researchers, teachers, lecturers, and students. Detailed information for loading articles and article instructions are provided in each issue.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 166 Documents
Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Menumbuhkan Toleransi Antar Umat Beragama di Sekolah Inayah Sigalingging, Suhadi
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan penting dalam membentuk sikap toleransi di lingkungan sekolah yang multikultural dan multireligius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pembelajaran PAI dapat meningkatkan sikap toleransi antar umat beragama di sekolah, baik melalui pendekatan kurikulum, metode pengajaran, maupun interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 20 siswa dan pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan 10 guru PAI di beberapa sekolah di Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum PAI yang mengajarkan nilai-nilai moderasi Islam, metode pembelajaran berbasis dialog, serta kegiatan interaksi sosial lintas agama secara signifikan berkontribusi dalam menumbuhkan sikap toleransi siswa. Faktor-faktor seperti pemahaman siswa terhadap konsep pluralisme Islam, peran guru sebagai fasilitator toleransi, serta lingkungan sekolah yang mendukung keberagaman menjadi faktor utama dalam keberhasilan pendidikan toleransi. Penelitian ini merekomendasikan bahwa pendidikan PAI harus lebih menekankan pendekatan interaktif dan berbasis nilai-nilai universal Islam guna membangun sikap saling menghormati di antara siswa dengan latar belakang agama yang berbeda.
Kajian Kompetensi Profesional Guru PAI dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Hajjaziah, Hajjaziah
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menghadapi tantangan globalisasi. Globalisasi membawa dampak signifikan terhadap pendidikan, termasuk dalam konteks pembelajaran PAI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wawancara dan observasi terhadap guru PAI di beberapa sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI perlu meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, dan sosial untuk mengadaptasi materi ajar dengan konteks global. Selain itu, pemahaman terhadap teknologi informasi dan komunikasi menjadi krusial untuk menyampaikan nilai-nilai agama dalam lingkungan yang semakin terhubung. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan berkelanjutan bagi guru PAI untuk memperkuat kompetensi mereka dalam menghadapi dinamika global dan untuk membentuk generasi yang tidak hanya berpengetahuan agama, tetapi juga mampu berinteraksi secara kritis dan konstruktif dalam masyarakat global.
Minimnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Bermasyarakat Julianty Silaban, Putri Sari Margaret; Husna Harahap, Hidayatul; Pebrianti Rambe, Jeni
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan artikel ini dilatarbelakangi oleh semakin memudarnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat. Fenomena ini terutama terjadi pada era milenial, di mana masyarakat cenderung bersikap acuh tak acuh dan bahkan melanggar pedoman hidup yang terkandung dalam Pancasila. Sebagai ideologi negara, Pancasila memiliki norma serta nilai-nilai moral yang seharusnya menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), nilai-nilai Pancasila mulai tergerus. Sikap individualisme semakin menonjol dibandingkan dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dalam masyarakat. Minimnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat berpotensi mengancam identitas bangsa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dengan demikian, penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan menguatkan kembali penerapan nilai-nilai kehidupan dan moral dalam Pancasila, baik pada masa sekarang maupun di masa yang akan datang.
Kesalahan Sintaksis Dalam Deskripsi Karya Seni di Museum: Studi Kasus Pada Museum Nasional Sumatera Utara Putri Manurung, Iureka; Rivandi, Reno; Uted Sitompul, Therechya; Pintubatu, Alviano
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesalahan sintaksis dalam deskripsi karya seni di Museum Nasional Sumatera Utara serta memberikan rekomendasi perbaikan agar informasi sejarah dan budaya yang disampaikan lebih jelas dan efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Bapak Zumri Sulthony selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Ibu Sinta dan bapak Rahmad sebagai petugas museum yang bertanggung jawab atas penyusunan deskripsi karya seni. Selain itu, data sekunder dikumpulkan melalui kajian literatur terkait teori sintaksis dan konsep diksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deskripsi karya seni di Museum Nasional Sumatera Utara mengandung berbagai kesalahan sintaksis yang berpengaruh pada kejelasan informasi. Kesalahan tersebut meliputi penggunaan tanda baca yang tidak tepat, pemilihan diksi yang kurang sesuai, serta struktur kalimat yang tidak efektif. Faktor penyebab kesalahan ini antara lain kurangnya pemahaman terhadap kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta minimnya proses penyuntingan teks deskripsi secara berkala. Sebagai langkah perbaikan, pihak museum disarankan untuk melakukan penyuntingan rutin dengan melibatkan ahli bahasa agar deskripsi koleksi tidak hanya lebih jelas, tetapi juga mampu meningkatkan pemahaman dan apresiasi pengunjung terhadap warisan budaya Sumatera Utara.
Dampak Serapan Bahasa Asing Terhadap Identitas Bahasa Indonesia Irfani, Tazlila; Audina, Dita; Delila Harahap, Rahma; Sinaga, Rio Franciscus
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak serapan bahasa asing terhadap identitas bahasa Indonesia, khususnya dalam konteks perubahan pola berbahasa masyarakat akibat penggunaan kosakata asing yang semakin meluas. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif yang melibatkan pengumpulan data pustaka dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan referensi ilmiah yang relevan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyerapan bahasa asing membawa dampak positif berupa pengayaan kosakata yang memperluas kemampuan bahasa Indonesia dalam menjelaskan konsep modern. Namun, dampak negatif juga ditemukan, yaitu berkurangnya pemahaman generasi muda terhadap kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta berkurangnya popularitas kosakata asli yang sebelumnya umum digunakan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menyeimbangkan penggunaan kata serapan dengan pelestarian kosakata asli agar identitas bahasa Indonesia tetap terjaga di tengah arus globalisasi.
Kesantunan atau Tindak Tutur Masyarakat Sosial: Komunitas Kesehatan Fardian Gafari, M. Oky; Agustina Simanjuntak, Kristin; Waty Aulia, Mey; Ayu Anggreni, Triya; Mumtazah Assaidah, Intan
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk tindak tutur dan strategi kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial di komunitas kesehatan, khususnya dalam komunikasi antara tenaga medis, pasien, dan keluarga pasien. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif di beberapa fasilitas layanan kesehatan. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada teori tindak tutur Searle serta prinsip kesantunan menurut Leech, dengan fokus pada klasifikasi jenis tindak tutur seperti direktif, deklaratif, ekspresif, dan komisif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kesehatan secara dominan menggunakan tindak tutur direktif dan representatif untuk menyampaikan anjuran, larangan, dan penjelasan medis kepada pasien. Strategi kesantunan positif dan negatif juga diterapkan secara konsisten, misalnya melalui penggunaan kata-kata inklusif, kalimat tidak langsung, serta nada komunikasi yang ramah dan tidak menggurui. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan komunikasi dalam komunitas kesehatan tidak hanya ditentukan oleh isi pesan, tetapi juga oleh cara penyampaian yang santun, empatik, dan sesuai konteks budaya.
Sejarah Tradisi Mangalame Menjelang Hari Raya Idul Fitri di Desa Galanggang Kecamatan Batang Onang Amaliyah Hasibuan, Sindy
Khidmat Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang “Tradisi Memasak Alame pada menjelang Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Padang lawas Utara Kecamatan Batang Onang Desa Galanggang”. Pokok Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Sejarah kemunculan Tradisi Mangalame pada masyarakat Desa Galanggang Kecamatan Batang Onang Kabupaten Padang Lawas Utara sehingga benar-benar lekat menjadi Tradisi rutin yang dilaksanakan setiap menyambut hari Raya Idul Fitri dan gimana perkembangan Tradisi Mangalame ini di Desa Galanggang serta makna dari Tradisi Mangalame ini bagi Desa Galanggang kecamatan Batang Onang Kabupaten Padang lawas Utara. Metode Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan metode penelitian sejarah, Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini telah melakukan observasi, wawamcara maupun dokumentasi. Metode observasi dilakukan dengan cara mendatangi lokasi penelitian secara langsung oleh penulis sendiri, metode wawancara dilakukan dengan mewawancarai beberapa informan terkait penelitian yang diteliti. Yang terakhir adalah metode dokumentasi, dilakukan dengan mengambil dan mengumpulkan data tertilis maupun tidak tertulis. Informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh pemangku adat, pelaku Tradisi,dan Masyarakat Desa Galanggang Kecamatan Batang Onang Kabupaten Padang Lawas Utara. Tradisi Mangalame ini menjadi tradisi yang rutin dilakukan oleh masyarakat di Desa Galanggang Kecamatan Batan Onang Kabupaten Padang lawas Utara dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.Tradisi ini dianggap sebagai tradisi yang dapat memperkuat silahturami buakan hanya sekedar masak Alame tetapi ada nilai kearifan lokalnya di dalam menjalankan tradisi mangalame terebut.Tradisi ini bukan hanya melekat pada masyarakat Desa Galanggang tetapi seluruh desa yang ada di Kabupaten Padan Lawas Utara.Tradisi ini melekat pada masyarakat Desa Galanggang dari zaman dulu dan terus menerus menjadi kebiasaan mereka.Tradisi Mangalame ini dilkukan semingu sebelum lebaran.
Pemanfaatan Microsoft Excel Sebagai Alat Bantu dalam Penyelesaian Program Linier Dengan Metode Dua Fase Nurhaliza Lubis, Siti; Situmorang, Sintia; Hermaliya, Dinda; Riyanti, Riyanti; Br Ginting, Siti Salamah
Khidmat Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program linear merupakan model matematika yang digunakan untuk memaksimalkan atau meminimalkan fungsi tujuan yang dibatasi oleh sejumlah kendala linear. Terdapat beberapa metode penyelesaian linear, salah satunya yakni dengan Metode dua fase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat penggunaan Microsoft Excel sebagai alat bantu untuk menyelesaikan permasalahan program linear dengan menggunakan metode dua fase. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan menganalisis Microsoft Excel sebagai alat bantu penyelesaian masalah program linear. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan Microsoft Excel sebagai alat bantu penyelesaian masalah program linear dengan metode dua fase menunjukkan hal positif yang berarti penggunaannya efektif.
Analisis Tanafuri Al-Kalimat dan Dhu’fi Al-Ta’lif Terhadap Kejelasan Komunikasi dalam Interaksi Sosial Kamayyuda, Ahmad; Shaqi, Malika; Siregar, Siti Emma
Khidmat Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep Tanâfuri al-Kalimât (pertentangan kata) dan Dhu'fi al-Ta'lîf (kelemahan dalam penyusunan) dalam kaitannya dengan kejelasan komunikasi dalam interaksi sosial. Tanâfuri al-Kalimâtmengacu pada ketidaksesuaian atau pertentangan makna antar kata dalam komunikasi, sedangkan Dhu'fi al-Ta'lîf merujuk pada kelemahan dalam struktur atau penyusunan pesan yang dapat menimbulkan ketidakjelasan makna. Studi ini menelusuri bagaimana kedua fenomena tersebut memengaruhi efektivitas komunikasi di tengah masyarakat, dengan mempertimbangkan aspek-aspek budaya, sosial, dan psikologis yang memengaruhi pemahaman serta respons individu dalam berkomunikasi. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya ketelitian dalam pemilihan kata dan perumusan pesan untuk menciptakan komunikasi sosial yang lebih jelas dan efektif.
Tipologi Makam Kuno Kedatukan Urung Sapuluh Dua Belas Kuta di Hamparan Perak Safrida, Fira
Khidmat Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dalam konteks penelitian arkeologi, makam adalah salah satu dari beberapa tujuan, makam diIndonesia harus diakui. makam memiliki beragam bentuk dan keragaman yang beragam tergantung pada bentuk dan ragamnya. Menurut Takari (2012), lokasi Hamparan Perak pertama kali digunakan sebagai basis kerajaan Haru (abad ke-12), dengan kerajaan Haru adalah keturunan dari Malaka (Ming, 1368-1643). Hamparan Perak adalah deli dengan banyak toko, masjid, dan tempat ibadah lainnya. Kedatukan Hamparan Perak dicirikan oleh kedatukan dua belas kuta, yang masing-masing merupakan koa atau perkampungan terpisah yang terintegrasi ke dalam sistem kerajaan kecil yang terpisah. Salah satu tempat paling menarik di Hamparan Perak adalah kompleks makam kuno. Tempat ini memiliki sejarah lebih dari 10900 tahun dan merupakan yang paling terkenal di kawasan. Hamparan Perak terletak di sebelah barat kota Medan Deli Serdang, dan dibatasi oleh Medan Marelan dan Belawan dengan sistem koordinat 3,63-3,76 C lintang utara 98,50-98,61 bujur timur luas wilayah 2,3015 km.Sisa -Sisa artefak atapun fisik kerajaan masih dapat ditemukan hingga sekarang seperti bangunan istana kerajaan yang masih berdiri kokoh, masjid, dan kompleks makam kuno inilah mengapa Hamparan Perak memiliki nilai sejarah salah satu contoh bangunan fisik makam adalah jirat, nisan, dan gunungan serta struktur makam secara keseluruhan. Nisan dan jirat adalah salah satu dari beberapa kesatuan yang berguna untuk menjembatani tanda pusara yang terpisah. Untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dengan menggunakan riset pengelolahan data penelitian.