cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
tarmijisir@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
khidmatjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pengabdian No 395 Deli Serdang, Sumatera Utara
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Khidmat : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Published by CV. Edu Tech jaya
ISSN : -     EISSN : 30312795     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Khidmat is Published by CV. Edu Tech Jaya. This journal aims to publish and disseminate original works and current issues on the subject of research and studies in the field of education. Articles published in journals are the result of research or ideas in the field of education including educational innovation, Studies in Social Education, Studies in Science Education, Education Management, Teaching & Learning, Educational Quality, Educational Leadership, Educational Technology, Language Education, Educational Philosophy, Education religion carried out by researchers, teachers, lecturers, and students. Detailed information for loading articles and article instructions are provided in each issue.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 160 Documents
Peningkatan Literasi Keagamaan Melalui Pembelajaran PAI Berbasis Literasi Digital Nurdiah, Nurdiah
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1499

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan tantangan sekaligus peluang bagi pendidikan agama, khususnya dalam meningkatkan literasi keagamaan siswa. Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berbasis literasi digital menjadi alternatif untuk meningkatkan pemahaman keagamaan dengan cara yang lebih interaktif dan sesuai dengan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran PAI berbasis literasi digital terhadap peningkatan literasi keagamaan siswa di tingkat sekolah menengah. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan kuantitatif melalui survei kepada 20 siswa dan pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran PAI, seperti penggunaan aplikasi pembelajaran digital, e-learning, dan media sosial berbasis edukasi, mampu meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran agama. Faktor pendukung keberhasilan model ini adalah kesiapan guru dalam mengembangkan konten digital, ketersediaan akses internet, dan keterampilan digital siswa. Studi ini merekomendasikan bahwa penguatan kompetensi guru dalam literasi digital serta pemanfaatan platform digital yang lebih interaktif akan semakin meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI dalam membentuk pemahaman keagamaan siswa yang lebih mendalam.
Tinjauan Literatur Tentang Implementasi Metode Pembelajaran PAI di Sekolah Hasibuan, Nurliana
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1500

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan moral siswa. Dalam implementasinya, metode pembelajaran yang digunakan dalam PAI sangat menentukan efektivitas pencapaian tujuan pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk meninjau berbagai literatur tentang implementasi metode pembelajaran PAI di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal, buku, dan penelitian sebelumnya mengenai efektivitas metode ceramah, diskusi, studi kasus, role-playing, blended learning, dan pendekatan berbasis teknologi dalam pembelajaran PAI. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang interaktif, berbasis teknologi, dan kontekstual lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Islam dibandingkan metode tradisional seperti ceramah satu arah. Selain itu, tantangan dalam implementasi metode pembelajaran PAI meliputi kesiapan guru, dukungan kurikulum, serta akses terhadap teknologi. Artikel ini merekomendasikan penggunaan metode yang lebih variatif dan adaptif sesuai dengan perkembangan zaman agar pembelajaran PAI semakin relevan dengan kebutuhan siswa.
Motivasi dan Tantangan Guru PAI Dalam Menggunakan Media Pembelajaran Interaktif Letizia S, Rully
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1501

Abstract

Penggunaan media pembelajaran interaktif dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan keterlibatan siswa. Guru PAI memiliki peran penting dalam memanfaatkan teknologi dan media interaktif guna meningkatkan pemahaman serta motivasi belajar siswa. Namun, dalam implementasinya, guru menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya keterampilan digital, serta resistensi terhadap perubahan metode pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi serta tantangan yang dihadapi guru PAI dalam menggunakan media pembelajaran interaktif di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi literatur terhadap guru PAI di beberapa sekolah di Kota Tebing Tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi utama guru dalam menggunakan media interaktif adalah meningkatkan pemahaman siswa, menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, serta menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dalam pendidikan. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana teknologi di sekolah, kurangnya pelatihan bagi guru, serta keterbatasan waktu dalam merancang media pembelajaran yang sesuai. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan bagi guru PAI dalam memanfaatkan teknologi pendidikan serta penyediaan infrastruktur pendukung yang lebih memadai di sekolah guna meningkatkan efektivitas penggunaan media pembelajaran interaktif.
Kreativitas Guru PAI Dalam Mengadaptasi Metode Pembelajaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Adinda, Sri
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1502

Abstract

Kreativitas guru dalam mengadaptasi metode pembelajaran memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa, terutama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Guru yang kreatif mampu mengembangkan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik sehingga siswa lebih aktif, termotivasi, dan memahami materi dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kreativitas guru PAI dalam mengadaptasi metode pembelajaran serta dampaknya terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi literatur. Penelitian dilakukan di tiga sekolah dasar dan menengah di Jakarta dengan melibatkan enam guru PAI dan 30 siswa sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI yang menggunakan metode pembelajaran yang lebih bervariasi, seperti diskusi kelompok, pemanfaatan teknologi digital, serta pendekatan berbasis proyek dan simulasi, mampu meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan fasilitas sekolah, kurangnya pelatihan bagi guru, serta variasi kemampuan siswa dalam menyesuaikan diri dengan metode pembelajaran yang diterapkan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pelatihan berkelanjutan bagi guru PAI dalam meningkatkan kreativitas mengadaptasi metode pembelajaran guna mengoptimalkan hasil belajar siswa.
Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Menumbuhkan Toleransi Antar Umat Beragama di Sekolah Inayah Sigalingging, Suhadi
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1503

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan penting dalam membentuk sikap toleransi di lingkungan sekolah yang multikultural dan multireligius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pembelajaran PAI dapat meningkatkan sikap toleransi antar umat beragama di sekolah, baik melalui pendekatan kurikulum, metode pengajaran, maupun interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 20 siswa dan pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan 10 guru PAI di beberapa sekolah di Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum PAI yang mengajarkan nilai-nilai moderasi Islam, metode pembelajaran berbasis dialog, serta kegiatan interaksi sosial lintas agama secara signifikan berkontribusi dalam menumbuhkan sikap toleransi siswa. Faktor-faktor seperti pemahaman siswa terhadap konsep pluralisme Islam, peran guru sebagai fasilitator toleransi, serta lingkungan sekolah yang mendukung keberagaman menjadi faktor utama dalam keberhasilan pendidikan toleransi. Penelitian ini merekomendasikan bahwa pendidikan PAI harus lebih menekankan pendekatan interaktif dan berbasis nilai-nilai universal Islam guna membangun sikap saling menghormati di antara siswa dengan latar belakang agama yang berbeda.
Kajian Kompetensi Profesional Guru PAI dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Hajjaziah, Hajjaziah
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menghadapi tantangan globalisasi. Globalisasi membawa dampak signifikan terhadap pendidikan, termasuk dalam konteks pembelajaran PAI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wawancara dan observasi terhadap guru PAI di beberapa sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI perlu meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, dan sosial untuk mengadaptasi materi ajar dengan konteks global. Selain itu, pemahaman terhadap teknologi informasi dan komunikasi menjadi krusial untuk menyampaikan nilai-nilai agama dalam lingkungan yang semakin terhubung. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan berkelanjutan bagi guru PAI untuk memperkuat kompetensi mereka dalam menghadapi dinamika global dan untuk membentuk generasi yang tidak hanya berpengetahuan agama, tetapi juga mampu berinteraksi secara kritis dan konstruktif dalam masyarakat global.
Minimnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Bermasyarakat Julianty Silaban, Putri Sari Margaret; Husna Harahap, Hidayatul; Pebrianti Rambe, Jeni
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1524

Abstract

Penulisan artikel ini dilatarbelakangi oleh semakin memudarnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat. Fenomena ini terutama terjadi pada era milenial, di mana masyarakat cenderung bersikap acuh tak acuh dan bahkan melanggar pedoman hidup yang terkandung dalam Pancasila. Sebagai ideologi negara, Pancasila memiliki norma serta nilai-nilai moral yang seharusnya menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), nilai-nilai Pancasila mulai tergerus. Sikap individualisme semakin menonjol dibandingkan dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dalam masyarakat. Minimnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat berpotensi mengancam identitas bangsa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dengan demikian, penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan menguatkan kembali penerapan nilai-nilai kehidupan dan moral dalam Pancasila, baik pada masa sekarang maupun di masa yang akan datang.
Kesalahan Sintaksis Dalam Deskripsi Karya Seni di Museum: Studi Kasus Pada Museum Nasional Sumatera Utara Putri Manurung, Iureka; Rivandi, Reno; Uted Sitompul, Therechya; Pintubatu, Alviano
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesalahan sintaksis dalam deskripsi karya seni di Museum Nasional Sumatera Utara serta memberikan rekomendasi perbaikan agar informasi sejarah dan budaya yang disampaikan lebih jelas dan efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Bapak Zumri Sulthony selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Ibu Sinta dan bapak Rahmad sebagai petugas museum yang bertanggung jawab atas penyusunan deskripsi karya seni. Selain itu, data sekunder dikumpulkan melalui kajian literatur terkait teori sintaksis dan konsep diksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deskripsi karya seni di Museum Nasional Sumatera Utara mengandung berbagai kesalahan sintaksis yang berpengaruh pada kejelasan informasi. Kesalahan tersebut meliputi penggunaan tanda baca yang tidak tepat, pemilihan diksi yang kurang sesuai, serta struktur kalimat yang tidak efektif. Faktor penyebab kesalahan ini antara lain kurangnya pemahaman terhadap kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta minimnya proses penyuntingan teks deskripsi secara berkala. Sebagai langkah perbaikan, pihak museum disarankan untuk melakukan penyuntingan rutin dengan melibatkan ahli bahasa agar deskripsi koleksi tidak hanya lebih jelas, tetapi juga mampu meningkatkan pemahaman dan apresiasi pengunjung terhadap warisan budaya Sumatera Utara.
Dampak Serapan Bahasa Asing Terhadap Identitas Bahasa Indonesia Irfani, Tazlila; Audina, Dita; Delila Harahap, Rahma; Sinaga, Rio Franciscus
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak serapan bahasa asing terhadap identitas bahasa Indonesia, khususnya dalam konteks perubahan pola berbahasa masyarakat akibat penggunaan kosakata asing yang semakin meluas. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif yang melibatkan pengumpulan data pustaka dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan referensi ilmiah yang relevan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyerapan bahasa asing membawa dampak positif berupa pengayaan kosakata yang memperluas kemampuan bahasa Indonesia dalam menjelaskan konsep modern. Namun, dampak negatif juga ditemukan, yaitu berkurangnya pemahaman generasi muda terhadap kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta berkurangnya popularitas kosakata asli yang sebelumnya umum digunakan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menyeimbangkan penggunaan kata serapan dengan pelestarian kosakata asli agar identitas bahasa Indonesia tetap terjaga di tengah arus globalisasi.
Kesantunan atau Tindak Tutur Masyarakat Sosial: Komunitas Kesehatan Fardian Gafari, M. Oky; Agustina Simanjuntak, Kristin; Waty Aulia, Mey; Ayu Anggreni, Triya; Mumtazah Assaidah, Intan
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i1.1542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk tindak tutur dan strategi kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial di komunitas kesehatan, khususnya dalam komunikasi antara tenaga medis, pasien, dan keluarga pasien. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif di beberapa fasilitas layanan kesehatan. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada teori tindak tutur Searle serta prinsip kesantunan menurut Leech, dengan fokus pada klasifikasi jenis tindak tutur seperti direktif, deklaratif, ekspresif, dan komisif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kesehatan secara dominan menggunakan tindak tutur direktif dan representatif untuk menyampaikan anjuran, larangan, dan penjelasan medis kepada pasien. Strategi kesantunan positif dan negatif juga diterapkan secara konsisten, misalnya melalui penggunaan kata-kata inklusif, kalimat tidak langsung, serta nada komunikasi yang ramah dan tidak menggurui. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan komunikasi dalam komunitas kesehatan tidak hanya ditentukan oleh isi pesan, tetapi juga oleh cara penyampaian yang santun, empatik, dan sesuai konteks budaya.