cover
Contact Name
Hasriani
Contact Email
mediasi341@gmail.com
Phone
+6285696685341
Journal Mail Official
mediasi341@gmail.com
Editorial Address
Jalan Muhajirin, Makassar, Sulawesi-Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
INDOPEDIA (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan)
ISSN : 29857309     EISSN : 29857309     DOI : -
Core Subject : Education,
INDOPEDIA : Journal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Education and Teaching. Scopes INDOPEDIA : Journal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan includes research papers from researchers, academics, and practitioners. In particular, papers which consider the following general topics are invited: Teaching and Learning in Education Educationcal Technology Curriculum Development Material Development Education Professionalism Education Curriculum Education in 5.0 era E-Learning in Education Character building. Special Needs Education. Global Issues in Education. Technical and Vocational Education. Language and Literature Education. Social Sciences Education. Education Management. Sports Science and Physical Education. Learning Models and Strategies Other Fields in Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 314 Documents
POLA PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI COVID 19 PADA MADRASAH ALIYAH SWASTA AMALIYAH TANJUNG TIGA M. Baihaqi
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan pola pembelajaran  di masa pandemi covid 19 di madrasah aliyah swasta amaliyah tanjung tiga, Ini mengharuskan semua elemen pendidikan untuk beradaptasi dan melanjutkan sisa semester. Tujuan penelitian ini sebagai edukasi kepada pembaca bahwa pada masa pandemic covid 19 aktivitas pembelajaran tidak dilakukan secara tatap muka  namun memanfaatkan teknologi guna memutus mata rantai penularan Covid 19. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah  pendekatan antropologi dan sosiologi, Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara tidak terstruktur, setelah data diperoleh  data dianalisi secara ilmiah. Hasil penelitian yang telah ditemukan menunjukkan bahwa  Pertama, Pembelajaran online menjadi solusi efektif untuk mengaktifkan kelas meski sekolah telah ditutup mengingat waktu dan tempat menjadi beresiko pada masa pandemic ini. Namun, teknik pembelajaran ini penting untuk dievaluasi sesuai dengan kondisi setempat mengingat sebaran fasilitas dan kemampuan orang tua memberikan fasilitas pembelajaran online berbeda kepada peserta didik. Kedua, memanfaatkan tayangan video merupakan media yang tepat untuk digunakan sebagai sumber  bahan ajar pada massa covid 19 sehigga peserta didik dapat belajar dirumah melalui tayangan video tersebut. Ketiga. Pemanfaatan tayangan video dikemas dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa dengan durasi waktu berkisaran tiga puluh menit.  Keempat, memanfaatkan media sosial lainnya untuk mendukung pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar di madrasah.
MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS SISWA Titik Herawati
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan proses belajar mengajar di dalam kelas sangat ditentukan oleh strategi pembelajaran. Bagaimanapun lengkap dan jelasnya komponen lain, tanpa diimplementasikan melalui strategi yang tepat, maka komponen-komponen tersebut tidak akan memiliki makna dalamm proses pencapaian tujuan. Oleh karena itu setiap akan mengajar guru diharuskan untuk menerapkan strategi atau metode tertentu dalam pelaksanaan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah 1) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa SMPN 1 Sumenep kelas 9.1, tahun pelajaran 2022/2023 setelah diterapkannya model pembelajaran PAIKEM, 2) Ingin mengetahui pengaruh model pembelajaran PAIKEM terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris pada siswa kelas 9.1 tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini berdasarkan permasalahan : 1) Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar Bahasa Inggris dengan diterapkannya model pembelajaran PAIKEM pada siswa kelas 9.1 tahun pelajaran 2022/2023. 2) BAgaimanakah pebgaruh model pembelajaran PAIKEM terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris pada siswa kelas 9.1 tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas 9.1. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil análisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa kelas 9.1 tahun pelajaran 2022/2023 mengalami peningkatan ketuntasan belajar dalam setiap siklus, yaitu para-siklus (69,23%), siklus I (80,77%), siklus II (92,31%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran PAIKEM dapat berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa kelas 9.1 tahun pelajaran 2022/2023, serta model pembelajaran ini dapat digunkan sebagai salah satu alternatif metode pembelajaran mata pelajaran Bahasa Inggris.
T TANTANGAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN DASAR INKLUSI DI KABUPATEN BANYUMAS Muslih Faozanudin; Lilis Sulistiani
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan inklusi sebagai sebuah progam dan kebijakan menuntut adanya komitmen yang kuat dari para pemangku kepentingan, khsusunya Pemerintah. Kebijakan tersebut seharusnya terus bergulir seiring dengan semakin tingginya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan dalam bidang Pendidikan khusus. Keberadaan sekolah inklusi merupakan upaya pemerintah untuk memperluas jangkauan pelayanan pendidikan khususunya kepada anak-anak penyandang disabilitas, hanya saja tingkat ABK yang masih mampu untuk diterima adalah yang ringan. Pencanangan Kabupaten Banyumas untuk menyelenggarakan Pendidikan inklusi pada sekolah inklusi merupakan upaya untuk memenuhi tuntutan dan tugas tersebut, namun demikian pelaksanaanya belum mampu memenuhi apa yang diharapkan masyarakat dari sebanyak ratusan jumlah sekolah yang dinyatakan siap menyelenggaran Sekolah inklusi dalam realitasnya hanya ada beberapa Sekolah saja yang secara konsisten menerima siswa ABK. Sedangkan selebihnya tidak secara keberlanjutan menerima dan menyelenggarakan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, yang ditujukan untuk menggali informasi secara lebih mendalam mengenai permsalahan dan tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan Pendidikan dan Sekolah inklusi di kabupaten Banyumas. Penelitian menyimpulkan bahwa, paling tidak terdapat empat tantangan yang harus dihadapi dalam penyelenggaraan Pendidikan inklusi, yaitu; adanya keberagaman siswa ABK yang harus ditangani; keterbatasan sumber daya manusia terutama guru pendamping khusus (GPK);  Keterbatasan fasilitas sarana dan prasarana pembelajaran Inklusi dan  perlunya inovasi dan modifikasi kurikulum. Kondisi siswa ABK yang bermacam-macam kemampuannya menuntut adanya perlakuan khusus yang tidak serta merta disamakan dengan siswa regular.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TASK BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA JERMAN MAHASISWA FBS UNM Alamsyah Alam; Syarifah Fatimah; Muftihaturrahmah Burhamzah
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang penerapan metode Task-Based Learning (TBL) untuk meningkatkan keterampilan berbicara mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam berbicara bahasa Jerman dengan menerapkan task-based learning, dan (2) untuk mendeskripsikan respon mahasiswa dalam perkuliahan “Sprechfertigkeit” bahasa Jerman dengan diterapkannya task-based learning. Penelitian ini merupakan pengkajian empirik yang dapat digolongkan ke jenis penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Subyek penelitiannya yaitu dosen dan mahasiswa semester 4 kelas B 26 orang. Berdasarkan skor hasil tes mahasiswa, terlihat adanya suatu peningkatan yang bagus dari fase identifikasi masalah sampai pada siklus 2. Fase identifikasi masalah, nilai rerata mahasiswa secara klasikal adalah 4,6 yang berada pada kategori kurang. Dari nilai ini, hanya 6 (24%) orang yang mendapatkan skor lebih besar daripada atau sama dengan 6, sedangkan sisanya (78%) mendapatkan skor kurang dari pada 5. Siklus 1 rerata keterampilan berbicara mahasiswa adalah 6,93; dari nilai tersebut diketahui bahwa ke-26 mahasiswa (100%) mahasiswa mendapatkan skor sama dengan atau lebih besar dari 6. Siklus 2 skor rerata keterampilan berbicara mahasiswa meningkat menjadi adalah 7,54. Berdasarkan nilai tersebut diketahui bahwa 100% siswa mendapatkan skor sama dengan atau lebih besar dari 6. Keberhasilan program pembelajaran berkait langsung dengan model pembelajaran yang diterapkan. Suatu model pembelajaran umumnya di samping didesain memiliki tujuan jangka pendek juga memiliki tujuan jangka panjang, yang akan berpengaruh terhadap perkembangan seseorang. Proses belajar-mengajar yang mengimplementasikan desain task-based learning, pengajar memberikan berbagai macam tugas yang berupa aktivitas-aktivitas belajar berkomunikasi dalam bahasa target yang lebih memfokuskan arti dan nilai daripada aturan bahasa. Tugas-tugas tersebut menekankan pada pencapaian tujuan pembelajaran, yaitu tujuan komunikatif. Beragamnya model pembelajaran ditentukan oleh beragamnya tujuan (hasil belajar) yang ingin dicapai dalam proses pembelajaran tersebut. Penelitian ini membahas pentingnya task-based learning dalam pembelajaran bahasa Jerman.
STUDENTS' PERCEPTIONS OF THE EFFECT OF ICE BREAKING ON ENGLISH LEARNING MOTIVATION munir
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine students' perceptions of the impact of ice breaking on motivation to learn English for students at UPT SPF SMPN 27 Makassar. Based on the importance of teaching English in Indonesia as a foreign language. Thus, by doing ice breaking before learning, it is hoped that students can focus on the process of learning English. In this study, the authors used case studies and qualitative research methods. The subjects of this study were five students of class VIII 1, consisting of four girls and one boy. The research instrument is observation and interviews. This research results in students becoming enthusiastic and focused on learning English in class.
THE EFFECT OF ONLINE LEARNING ON STUDENTS' INTEREST IN MUSIC SUBJECTS Dani Nur Saputra; Friendska Destrigitama
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The COVID-19 pandemic has had an impact on all sectors, including education. Learning that was initially done face-to-face has turned entirely into distance learning. Various obstacles are faced by both teachers, students, and parents. This research was conducted to determine the effect of online learning on students' interest in learning one of the subjects, namely the art of music. The research was conducted using quantitative methods. Data was collected using a questionnaire and then analyzed using one-way coefficient linear regression to determine how much influence the two variables had. The results showed that online learning affected students' interest in learning by 37.76%. At the same time, the significance value is 0.66, indicating a significant influence between the two variables.
PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL Asmarinnda
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di era digital memerlukan upaya-upaya khusus untuk meningkatkan mutu pendidikan yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi. Hal ini menuntut adanya transformasi pendidikan yang dapat mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih optimal. Dalam makalah ini, kami membahas tentang upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di era digital, di antaranya adalah penggunaan platform pembelajaran digital, integrasi kurikulum dengan teknologi, pelatihan guru, pengembangan materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan zaman, serta upaya kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua. Makalah ini juga membahas tantangan dan peluang yang dihadapi dalam implementasi upaya-upaya tersebut, serta memberikan beberapa contoh studi kasus mengenai upaya meningkatkan mutu pendidikan di era digital. Makalah ini menunjukkan bahwa upaya-upaya tersebut dapat meningkatkan mutu pendidikan secara signifikan dan berkelanjutan di era digital. Oleh karena itu, upaya-upaya tersebut perlu terus dikembangkan dan diimplementasikan secara terintegrasi dan berkesinambungan agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi dunia pendidikan.
PERAN GURU DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA PADA SEKOLAH BINAAN Haris Fadillah
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan sebuah inovasi dalam dunia pendidikan yang bertujuan untuk menciptakan manusia yang berdaya saing, kreatif, dan inovatif. Dalam pelaksanaannya, guru memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah. Makalah ini membahas mengenai peran guru dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka, tantangan yang dihadapi, serta strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian dan pengalaman menunjukkan bahwa peran guru sangat penting dalam keberhasilan pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Guru harus memahami dan menguasai konsep, pendekatan, dan strategi yang digunakan dalam Kurikulum Merdeka serta mampu mengaplikasikannya di dalam kelas. Tantangan yang dihadapi oleh guru dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka adalah kurangnya pemahaman tentang konsep dan pendekatan Kurikulum Merdeka, keterbatasan waktu dan sumber daya, serta resistensi dari beberapa pihak. Strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi tantangan tersebut adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru, menjamin ketersediaan sumber daya dan sarana prasarana yang memadai, serta melibatkan semua pihak terkait dalam proses pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Dalam hal ini, kepala sekolah juga memiliki peran penting dalam memberikan dukungan dan memfasilitasi pelaksanaan Kurikulum Merdeka di sekolah. Dalam kesimpulannya, dapat disimpulkan bahwa peran guru dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka sangat penting untuk mencapai tujuan dari inovasi tersebut. Tantangan yang dihadapi dapat diatasi dengan strategi yang tepat, seperti memberikan pelatihan dan pendampingan, menjamin ketersediaan sumber daya, dan melibatkan semua pihak terkait. Sehingga, perlu adanya dukungan dari semua pihak untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan Kurikulum Merdeka di sekolah.
KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH/MADRASAH Iwan Setiawan; Supardi
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan pendidikan merupakan kemampuan untuk mempengaruhi, mengkoordinir, dan menggerakkan orang-orang lain yang ada hubungannya dengan pelaksanaan dan pengembangan pendidikan agar dapat dicapai tujuan pendidikan atau sekolah secara efektif dan efisien. Agar tujuan sekolah dapat dicapai secara efektif dan efisien dibutuhkan kepemimpinan kepala sekolah yang efektif. Ada tujuh karekateristik kepemimpinan kepala sekolah efektif: (1) memiliki visi yang jelas, (2) memiliki harapan tinggi terhadap prestasi ; (3) memprogramkan dan memberikan umpan balik yang positif dan konstruktif , (4) mendorong pemanfaatan waktu secara efisien, (5) mendayagunakan berbagai sumber belajar, (6), memantau kemajuan peserta didik baik secara individual maupun kelompok, (7), melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkesinambungan.
ANALISIS PENDIDIKAN MENENGAH DAN KEJURUAN DALAM MENERAPKAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN NASIONAL Iwan Setiawan; Anis Fauzi
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan pendidikan nasional di Indonesia telah menetapkan tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas akses ke pendidikan menengah dan kejuruan. Namun, implementasi kebijakan tersebut menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya sumber daya manusia yang berkualitas dan kurangnya dukungan dari pihak terkait. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pendidikan menengah dan kejuruan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pendidikan menengah dan kejuruan di Indonesia masih menghadapi beberapa tantangan, termasuk kurangnya fasilitas dan infrastruktur, kurangnya dukungan keuangan, dan kurangnya kesesuaian antara kurikulum dan kebutuhan pasar kerja. Selain itu, diperlukan penguatan peran pemerintah dan kerjasama yang erat antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan untuk memperbaiki implementasi kebijakan pendidikan menengah dan kejuruan di Indonesia.

Page 2 of 32 | Total Record : 314