cover
Contact Name
Hasriani
Contact Email
mediasi341@gmail.com
Phone
+6285696685341
Journal Mail Official
mediasi341@gmail.com
Editorial Address
Jalan Muhajirin, Makassar, Sulawesi-Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
INDOPEDIA (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan)
ISSN : 29857309     EISSN : 29857309     DOI : -
Core Subject : Education,
INDOPEDIA : Journal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Education and Teaching. Scopes INDOPEDIA : Journal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan includes research papers from researchers, academics, and practitioners. In particular, papers which consider the following general topics are invited: Teaching and Learning in Education Educationcal Technology Curriculum Development Material Development Education Professionalism Education Curriculum Education in 5.0 era E-Learning in Education Character building. Special Needs Education. Global Issues in Education. Technical and Vocational Education. Language and Literature Education. Social Sciences Education. Education Management. Sports Science and Physical Education. Learning Models and Strategies Other Fields in Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 359 Documents
Pengaruh Penerapan Metode Know-Want-Learn (KWL) Terhadap Peningkatan Keaktifan Bertanya Siswa Kelas V SD Negeri 22 Jeppe'e Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone Sudarto Sudarto; Abd Kadir; Rhia Nul Syakirah
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode Know-Want-Learn (KWL) terhadap peningkatan keaktifan bertanya siswa kelas V SD Negeri 22 Jeppe'e Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian pre-eksperimen desain One Group Pretest–Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 20 siswa dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui instrumen angket keaktifan bertanya siswa menggunakan Skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesar 46,65 meningkat menjadi 57,75 pada post-test. Berdasarkan uji Paired Sample t-Test, diperoleh nilai Sig. 0,000 < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hasil uji N-Gain sebesar 0,61 berada pada kategori sedang dengan efektivitas peningkatan 60,6%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode Know–Want–Learn (KWL) berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan keaktifan bertanya siswa kelas V SD Negeri 22 Jeppe'e Kabupaten Bone.
PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR SISWA SMK PGRI 4 KOTA KEDIRI Gadis Ayu Permata Hati; Yuanita Dwi Kripshianti; Guruh Sukma Hanggara
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi menjadikan smartphone sebagai bagian tidak terpisahkan dari kehidupan siswa, termasuk dalam proses belajar. Namun, penggunaan smartphone yang tidak terkontrol berpotensi mengganggu konsentrasi belajar, sementara kebiasaan belajar yang baik diduga dapat memperkuatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan smartphone dan kebiasaan belajar, baik secara parsial maupun simultan, terhadap konsentrasi belajar siswa kelas X SMK PGRI 4 Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert lima tingkat yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis dengan teknik regresi linier berganda berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan smartphone berpengaruh negatif signifikan terhadap konsentrasi belajar (t = -3,544; Sig. = 0,012), sedangkan kebiasaan belajar berpengaruh positif signifikan terhadap konsentrasi belajar (t = 2,597; Sig. = 0,041). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap konsentrasi belajar (F = 8,874; Sig. = 0,016) dengan kontribusi sebesar 71,5% (R² = 0,715), sedangkan 28,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan penggunaan smartphone secara bijak serta penguatan kebiasaan belajar untuk mengoptimalkan konsentrasi belajar siswa.
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN MINAT CALON MAHASISWA UNTUK KULIAH DI UIN PALOPO (STUDI KASUS MAHASISWA BARU UIN PALOPO TAHUN 2025) Andi Eka Sapitri; Akbar Akbar; Firman Patawari; Abdul Pirol; Ahmad Munawir
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas penggunaan media sosial dalam meningkatkan minat calon mahasiswa untuk kuliah di UIN Palopo dengan studi kasus pada mahasiswa baru UIN Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan media sosial, minat mahasiswa untuk kuliah di UIN Palopo, serta pengaruh media sosial terhadap minat tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 263 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial UIN Palopo dan minat mahasiswa untuk kuliah di UIN Palopo berada pada kategori baik. Uji hipotesis menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat mahasiswa untuk kuliah di UIN Palopo (t = 10,630; p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,302 menunjukkan bahwa media sosial memberikan kontribusi sebesar 30,2% terhadap minat mahasiswa, sedangkan 69,8% dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan demikian, media sosial menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan minat calon mahasiswa sehingga pengelolaannya perlu terus dioptimalkan sebagai media promosi perguruan tinggi.
PERSEPSI SIVITAS AKADEMIKA TERHADAP AKREDITASI PROGRAM STUDI: STUDI KASUS DI UIN PALOPO Lucy Rachmawati; Ahmad Munawir; Sarmila Sarmila
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi sivitas akademika terhadap akreditasi program studi di Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo. Akreditasi merupakan instrumen penjaminan mutu yang berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, sehingga keberhasilannya bergantung pada pemahaman dan partisipasi sivitas akademika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian terdiri atas 100 responden yang dipilih dari populasi 575 sivitas akademika menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan Tingkat Capaian Responden (TCR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi sivitas akademika terhadap akreditasi program studi berada pada kategori baik dengan nilai TCR sebesar 77,08%. Tenaga kependidikan memperoleh nilai tertinggi (81,08%; sangat baik), diikuti dosen (76,98%) dan mahasiswa (76,28%) yang keduanya berkategori baik. Temuan ini menunjukkan bahwa sivitas akademika memiliki persepsi positif terhadap akreditasi sebagai instrumen penjaminan mutu yang mendukung peningkatan kualitas program studi dan layanan akademik secara berkelanjutan.
THE EFFECT OF ASSEMBLR EDU ON THE FOURTH-GRADE STUDENTS’ VOCABULARY AT SDN LIRBOYO 2 Fery Satria Hutama; Agung Wicaksono; Mahendra Puji Permana Aji
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English vocabulary mastery is fundamental to developing language proficiency; however, many elementary school students still experience difficulties in learning and retaining English vocabulary due to the limited use of interactive instructional media. This study aimed to investigate the effect of Assemblr Edu on the English vocabulary mastery of fourth-grade students at SDN Lirboyo 2 during the 2024/2025 academic year. A pre-experimental research design employing a one-group pretest-posttest approach was adopted. The participants consisted of 28 fourth-grade students selected through total sampling. Data were collected using vocabulary tests administered before and after the implementation of Assemblr Edu, which integrated the AR Viewer and Instant Presentation features to teach vocabulary related to Things in the Living Room and Bedroom. The data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, and the Wilcoxon Signed-Rank Test. The findings revealed that students' mean score increased from 75.36 on the pre-test to 90.36 on the post-test. The Wilcoxon Signed-Rank Test indicated a statistically significant improvement in students' vocabulary mastery (Z = -4.406, p < .001), with 25 students showing improved scores, three students maintaining the same scores, and none experiencing a decrease. These findings demonstrate that Assemblr Edu is an effective technology-enhanced learning medium for improving English vocabulary mastery among elementary school students by providing interactive, visual, and contextual learning experiences. The study suggests that integrating Augmented Reality into English vocabulary instruction can support more engaging and meaningful learning for young EFL learners.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) BERBASIS MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MATERI SUMBER SEJARAH PRIMER KELAS X SMAN 1 MOJO Qhurotul Sifa; Agus Budianto; Yatmin Yatmin
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMAN 1 Mojo pada materi sumber sejarah primer melalui penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbasis mind mapping. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 36 siswa kelas X SMAN 1 Mojo. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbasis mind mapping mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Nilai rata-rata pada kondisi awal sebesar 56,14 dengan ketuntasan klasikal 0%, meningkat menjadi 81,33 pada siklus I dengan ketuntasan klasikal 100%, dan kembali meningkat menjadi 93,86 pada siklus II dengan ketuntasan klasikal tetap 100%. Selain itu, aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan yang ditunjukkan melalui keaktifan berdiskusi, keberanian menyampaikan pendapat, kemampuan menganalisis materi, serta keterampilan menyusun mind mapping. Berdasarkan hasil tersebut, penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbasis mind mapping efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sumber sejarah primer.
TASK-BASED TEACHING IN THE ERA OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE: CHALLENGES, AFFORDANCES AND PEDAGOGICAL IMPLICATIONS Muzdalifah Mahmud
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of artificial intelligence (AI) in the field of education has changed the way teachers teach and students learn. Despite the convenience it offers, AI provide us with opportunities as well as new challenges in education. This conceptual paper discusses how AI can support Task-Based Teaching (TBT), a teaching approach that encourages students to learn by completing meaningful and real-world tasks. The paper is a review of studies on  AI and TBT that have been done worldwide. The article proposes that AI should be used to strengthen, not replace, the main principles of TBT. AI can support learning by providing personalized feedback, learning assistance, and access to useful learning resources. However, it also brings about concerns such as plagiarism, overdependence on AI, digital inequality, ethical issues, and teacher readiness. Therefore, teachers should continue to play the main role in guiding learning, while AI serves as a learning assistant. Successful integration of AI into TBT requires responsible use, digital literacy, and thoughtful teaching practices.
PENGEMBANGAN SISTEM PEMBELAJARAN CERDAS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI PENJUMLAHAN Maria Relis Rambu Wada; Abdul Hamid Bachtiar; Cynthia Tri Octavianti; Yunita Oktavia Wulandari; Fitria Khasanah
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong pemanfaatan sistem pembelajaran cerdas sebagai inovasi dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Intelligent Tutoring System (ITS) pada materi penjumlahan pecahan serta mengetahui kelayakan media yang dikembangkan untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan produk, validasi ahli, revisi produk, dan uji coba terbatas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Katolik Wignya Mandala. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, angket respons peserta didik, lembar observasi aktivitas peserta didik, dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis sistem pembelajaran cerdas memenuhi kriteria valid berdasarkan penilaian ahli serta praktis digunakan dalam pembelajaran. Media yang dikembangkan mampu memberikan umpan balik secara langsung, membantu siswa belajar sesuai kemampuan masing-masing, serta meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan pecahan. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis Intelligent Tutoring System layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran matematika pada jenjang sekolah menengah pertama.
MANAJEMEN WAKTU DAN DISIPLIN AKADEMIK PENGURUS HIMAPRODI DI ERA HUMAN-CENTERED AI Miftakul Fahmi; Setya Adi Sancaya; Yuanita Dwi Krisphianti
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa pengurus organisasi menghadapi tuntutan untuk menyelesaikan kewajiban akademik sekaligus menjalankan program kerja kemahasiswaan. Kondisi tersebut menuntut kemampuan mengelola waktu agar disiplin akademik tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara manajemen waktu dan disiplin akademik pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nusantara PGRI Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel berjumlah 72 mahasiswa yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis dengan korelasi Pearson Product Moment berbantuan SPSS versi 24. Hasil deskriptif menunjukkan manajemen waktu berada pada kategori baik dengan rerata 3,738 dan disiplin akademik berada pada kategori baik dengan rerata 3,735. Uji korelasi menghasilkan r = 0,371 dan signifikansi 0,001, sehingga terdapat hubungan positif dan signifikan dengan tingkat keeratan rendah. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen waktu mendukung disiplin akademik, tetapi bukan satu-satunya faktor penentu. Dalam konteks human-centered AI, teknologi dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu perencanaan, pengingat, dan refleksi, sementara keputusan, tanggung jawab, privasi, serta kendali tetap berada pada mahasiswa dan pendamping akademik.