cover
Contact Name
Hasriani
Contact Email
mediasi341@gmail.com
Phone
+6285696685341
Journal Mail Official
mediasi341@gmail.com
Editorial Address
Jalan Muhajirin, Makassar, Sulawesi-Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
INDOPEDIA (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan)
ISSN : 29857309     EISSN : 29857309     DOI : -
Core Subject : Education,
INDOPEDIA : Journal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Education and Teaching. Scopes INDOPEDIA : Journal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan includes research papers from researchers, academics, and practitioners. In particular, papers which consider the following general topics are invited: Teaching and Learning in Education Educationcal Technology Curriculum Development Material Development Education Professionalism Education Curriculum Education in 5.0 era E-Learning in Education Character building. Special Needs Education. Global Issues in Education. Technical and Vocational Education. Language and Literature Education. Social Sciences Education. Education Management. Sports Science and Physical Education. Learning Models and Strategies Other Fields in Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 360 Documents
STRATEGI KOMUNIKASI MAHASISWA DENGAN LATAR BELAKANG LINGUISTIK BERBEDA PADA PROGRAM STUDI BUSINESS ENGLISH COMMUNICATION Andi Hajar; Andi Muhammad Aidil Navriansyah; Qalbi Salima Binti Nasir; Nur Cantika Kasih Rahmat
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan komunikasi antarindividu dan menganalisis strategi yang digunakan mahasiswa dalam mengatasi perbedaan latar belakang bahasa di Program Studi BEC. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terbuka yang dibagikan kepada 10 mahasiswa BEC 2024. Kuesioner tersebut mencakup data demografis responden, hambatan komunikasi yang dialami, dan strategi komunikasi. Analisis data dilakukan dalam tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan terbesar yang dialami mahasiswa adalah perbedaan kosakata dan pengucapan, yang dirasakan oleh 7 responden. Hambatan ini sering menyebabkan kesalahpahaman dalam interaksi sehari-hari, terutama dalam percakapan santai dan situasi yang paling dominan. Strategi yang digunakan mahasiswa meliputi penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar, menyederhanakan bahasa, mempelajari kosakata baru, meminta klarifikasi, dan memanfaatkan teknologi seperti ChatGPT. Strategi-strategi ini dianggap efektif oleh sebagian besar responden dalam mengurangi kesalahpahaman dan meningkatkan kelancaran komunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hambatan komunikasi bagi mahasiswa BEC berasal dari perbedaan bahasa ibu, bukan dari Bahasa Inggris. Dengan demikian, Bahasa Indonesia berfungsi sebagai bahasa pemersatu di kampus.
STUDENT PERCEPTION OF TECHNOLOGY AND OPTIMIZATION OF ITS USE TO IMPROVE ENGLISH LANGUAGE SKILLS Rahma Ariani Roshadi; Neni Ratnasari
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The pandemic has been a time when technology has emerged as a solution to support education. Various applications that can be installed on the gadget, one by one, appear to offer alternative learning solutions in various fields. However, the using of technology still has not been maximized by most students. By using a survey model “likert”, this study aims to investigate students' perceptions of using technology, to assist learning activities, and to improve their English skills. The survey was conducted on high school students in West Bandung Regency, where as many as 75 students gave responses, to find out how superior technology is in their point of view, and whether they are optimizing its use as high as their awareness of technological prowess.  
SNAKE AND LADDER GAME INTEGRATION IN EFL SPEAKING INSTRUCTION: A DESCRIPTIVE STUDY AT SMAN 1 PAPAR KEDIRI Jauharoh Nafisah Mutsla Arfila; Agung Wicaksono; Dewi Kencanawati
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe how the Snake and Ladder Game was included into speaking training for the eleventh-grade students at SMAN 1 Papar Kediri during the academic year 2025–2026 and to look at how involved the students were in the process. For this study, a qualitative descriptive design was used. Field notes, instructional documentation, and speaking evaluations utilising a grading rubric were used to gather data. The results showed that the Snake and Ladder Game was integrated using a planned process with phases for planning, carrying out, and evaluating. Speaking challenge cards based on Analytical Exposition books were added to the game board to encourage students to make a thesis statement, provide evidence, and address opposing ideas. Students' participation during the implementation demonstrated positive growth in social, emotional, and behavioural domains. Through small-group exercises, the turn-taking system fostered peer connection and scaffolding, encouraged oral participation from all students, and made the classroom more lively and communicative. Students' speaking orientation, however, continued to be primarily focused on the instructor rather than their classmates. This study offers a contextual knowledge of how a classic board game might be effectively included as a senior high school speaking teaching tool.
ETIKA KEPEMIMPINAN GENERASI Z DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN: KAJIAN PERSPEKTIF ETHICAL LEADERSHIP MICHAEL E. BROWN DAN LINDA K. TREVIÑO TERHADAP TANTANGAN KEPEMIMPINAN DIGITAL Cristophel van Harling; Doys Ivone Salakory
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memberikan Perkembangan era digital telah membawa perubahan mendasar terhadap paradigma kepemimpinan, terutama dengan munculnya Generasi Z sebagai kelompok pemimpin baru yang memiliki karakter adaptif, inovatif, dan dekat dengan teknologi. Namun, kemampuan digital dan kecepatan adaptasi yang dimiliki Generasi Z juga menghadirkan tantangan dalam proses pengambilan keputusan, khususnya terkait bagaimana keputusan kepemimpinan tetap berlandaskan nilai moral, integritas, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika kepemimpinan Generasi Z dalam pengambilan keputusan melalui perspektif Ethical Leadership yang dikembangkan oleh Michael E. Brown dan Linda K. Treviño. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui kajian terhadap literatur akademik mengenai kepemimpinan Generasi Z, kepemimpinan digital, etika kepemimpinan, serta pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Generasi Z tidak dapat hanya dibangun melalui kecakapan teknologi dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan, tetapi membutuhkan fondasi etis yang mampu mengarahkan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Perspektif Ethical Leadership memberikan kerangka analisis melalui dua dimensi utama, yaitu pemimpin sebagai pribadi bermoral (moral person) dan pemimpin sebagai pengelola moral (moral manager), yang relevan dalam membentuk pola keputusan kepemimpinan yang berintegritas. Penelitian ini menegaskan bahwa masa depan kepemimpinan Generasi Z membutuhkan keseimbangan antara inovasi digital, keteladanan moral, dan tanggung jawab sosial agar mampu menjawab kompleksitas kepemimpinan kontemporer.
PEMANFAATAN APLIKASI EMIS DALAM MENUNJANG TUGAS ADMINISTRATIF GURU DI MTS DATOK SULAIMAN PALOPO BAGIAN PUTRA Nadya Nurazizah; Firmansyah Firmansyah; Firman Patawari; Alimuddin Alimuddin; Mifta Zulfahmi Muassar
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan aplikasi Education Management Information System (EMIS) dalam menunjang tugas administratif guru di MTs Satap Datok Sulaiman Palopo. Fokus penelitian meliputi bentuk pemanfaatan EMIS, kualitas pelaksanaan tugas administratif setelah penggunaan EMIS, serta faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi guru dalam memanfaatkan sistem tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EMIS dimanfaatkan sebagai sistem utama dalam pengelolaan data siswa, absensi, nilai, serta penyusunan laporan pendidikan yang digunakan sebagai data akhir pelaporan madrasah. Pemanfaatan EMIS meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas administratif guru, khususnya dalam aspek akurasi, ketepatan waktu, kelengkapan data, dan efisiensi kerja melalui standarisasi format dan fitur validasi sistem. Namun, pada periode pembaruan data dalam jumlah besar, proses penginputan masih memerlukan waktu lebih lama. Faktor pendukung pemanfaatan EMIS meliputi ketersediaan jaringan internet dan dukungan kepala madrasah, sedangkan faktor penghambat mencakup ketidakstabilan jaringan, gangguan sistem, keterbatasan kemampuan teknologi sebagian guru, serta tidak adanya operator khusus EMIS sehingga guru harus melakukan penginputan secara langsung. Dengan demikian, pemanfaatan EMIS berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas administratif guru, meskipun optimalisasinya masih memerlukan peningkatan dukungan infrastruktur dan kesiapan sumber daya manusia.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MEMBANGUN LOYALITAS KERJA TENAGA KEPENDIDIKAN DI MAN KOTA PALOPO Ilka Sari; H. Alauddin; Bungawati Bungawati; Taqwa Taqwa; Ahmad Munawir
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini membahas tentang peran kepemimpinan kepala madrasah dalam membangun loyalitas kerja tenaga kependidikan di MAN Kota Palopo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepemimpinan yang efektif dalam menciptakan hubungan kerja yang harmonis serta meningkatkan komitmen dan tanggung jawab tenaga kependidikan terhadap tugas dan lembaga. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kepemimpinan kepala madrasah, upaya yang dilakukan dalam membangun loyalitas kerja tenaga kependidikan, serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah dan tenaga kependidikan di MAN Kota Palopo. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah di MAN Kota Palopo ditunjukkan melalui pola komunikasi yang terbuka, sikap keteladanan, pemberian motivasi, serta keterlibatan langsung dalam pembinaan tenaga kependidikan. Loyalitas kerja tenaga kependidikan terlihat dari kedisiplinan, tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas, serta kesediaan untuk berkontribusi demi kemajuan madrasah. Faktor pendukung dalam membangun loyalitas kerja antara lain adanya hubungan kekeluargaan, komunikasi yang baik, dan dukungan pimpinan. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan karakter individu dan keterbatasan sarana pendukung kerja.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RADEC UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILANMEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA DI KELAS V SDN 14 MASSALIMA KABUPATEN PANGKEP Ian Siswanto; Supriadi Supriadi; Rahmawati Rahmawati
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah yang diteliti adalah Bagaimana Penerapan Model Pembelajaran RADEC Terhadap Pemahaman Membaca Siswa Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SDN 14 Massalima Kabupaten Pangkep. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) prosedur pelaksanaan dalam penelitian ini adalah melalui 2 sikslus yang terdiri dari beberapa tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan hasil belajar yang dilakukan melalui pemberian soal teks bacaan berdasarkan instrumen yang telah disediakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kemampuan siswa dalam membaca pemahaman melalui menggunakan model pembelajaran RADEC secara jelas dan konkret berdasarkan observasi langsung, dan dokumentasi.Keterampilan membaca pemahaman pada siswa di kelas V SDN 14 Massalima. belum meningkat. Hal ini dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata oleh siswa sebelum tindakan yaitu 50,2% atau berada dalam kategori “Sangat Kurang” mengalami peningkatan yang sangat signifikan setelah diberikan tindakan menggunakan model pembelajaran RADEC. Tindakan yang diberikan melalui 2 siklus dengan total pertemuan dalam 1 siklus adalah dua kali pertemuan. Pada siklus I siswa memperoleh nilai rata-rata 69.2% predikat kategori “Kurang” namun hal ini sudah meningkat dibandingkan dengan sebelum tindakan. Sedangkan pada siklus II kemampuan membaca pemahaman siswa meningkat dengan sangat baik dengan perolehan nilai 86,20% yang mendapatkan kategori “Baik”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SDN 14 Masalima.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KBK BERBASIS 4C PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MIN 3 KERENG BANGKIRAI KOTA PALANGKA RAYA Muhammad Syabrina; Siti Masitah; Sri Wenti; Putri Sakha Jilburrahmah; Ridho Mahpera
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di zaman revolusi industry 4.0, bahan ajar perlu disesuaikan dengan perkembangan teknologi untuk siswa dapat tertarik. Jenis bahan ajar yang bisa menarik minat siswa adalah bahan ajar berupa media interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar digital berupa media pembelajaran interaktif yang dapat digunakan oleh siswa di kelas V dalam pembelajaran Fiqih. Penelitian ini mengikuti model ADDIE dengan lima tahap yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Hasil angket dari ahli materi, desain dan uji coba lapangan memperlihatkan bahwa media pembelajaran interaktif ini sangat sesuai, dengan skor persentase mencapai 87% termasuk Kualifikasi "Sangat Layak" menurut ahli desain 82,1%, penilaian guru sebesar 90,3%, hasil uji coba lapangan 90,4%, Hasil Uji T 0,00 bahwa bahan ajar sangat signifikan dalam meningkatkan hasil belajar, dan Analisis N-gain sebesar 0,83 dengan kriteria tinggi. Sedangkan efektifitas dari bahan ajar adalah 83.19 dengan kategori efektif digunaan dalam pembelajaran. Kesimpulan penelitian pengembangan bahan ajar dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
ADOPSI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN DI MADRASAH: STUDI PERSPEKTIF TEORI DIFUSI INOVASI ROGERS Ahmad Rizky Firdaus; Ahmad Hasan; Putri Norsafitri; Nor Janah; Bella Bella
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut institusi untuk beradaptasi secara cepat melalui berbagai inovasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses adopsi dan difusi inovasi digital pada aspek pembelajaran dan administrasi di salah satu Madrasah Aliyah Negeri (MAN) melalui perspektif Teori Difusi Inovasi Everett Rogers. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap pimpinan, guru, siswa, serta penyebaran kuesioner terhadap 30 tenaga pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi teknologi seperti smart TV, absensi digital, jurnal mengajar digital, dan sistem penilaian berbasis teknologi mendapat respons positif karena memiliki keunggulan relatif (relative advantage), kesesuaian (compatibility), dapat diuji coba (trialability), dan dampak yang dapat diamati (observability). Meskipun demikian, aspek kerumitan (complexity) masih dirasakan oleh kelompok guru senior akibat keterbatasan literasi digital serta hambatan teknis infrastruktur. Pola adopsi guru didominasi oleh kelompok Early Majority (9 guru), diikuti Early Adopter (6 guru), Late Majority (6 guru), Innovator (5 guru), dan Laggard (4 guru). Saluran komunikasi interpersonal terbukti lebih efektif dalam mempercepat difusi dibanding komunikasi instruksional top-down. Kepala sekolah memegang peran krusial sebagai agen perubahan (change agent) dalam memfasilitasi sarana dan kebijakan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pendampingan sejawat dan integrasi kebijakan berbasis tata kelola yang berkelanjutan.
IMPLEMENTASI PRINSIP AMANAH DAN TANGGUNG JAWAB DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME TENAGA KEPENDIDIKAN Marshabila Ramadhani; Raudatul Jannah; Rizqa Nabila
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi prinsip amanah dan tanggung jawab dalam meningkatkan profesionalisme tenaga kependidikan. Urgensi penelitian ini muncul dari masih adanya kesenjangan antara standar profesional yang diharapkan dengan kinerja aktual tenaga kependidikan di sekolah maupun lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian kepustakaan (library research), penelitian ini menelaah secara sistematis berbagai literatur dari jurnal ilmiah Indonesia dan pemikiran pendidikan Islam yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa amanah dan tanggung jawab bukan sekadar konsep etis, melainkan merupakan nilai-nilai fundamental yang secara langsung membentuk perilaku profesional, akuntabilitas, dan mutu layanan tenaga kependidikan. Amanah mengarahkan para tenaga kependidikan untuk menjalankan tugasnya dengan penuh integritas, kejujuran, dan dedikasi, sementara tanggung jawab mendorong rasa kewajiban yang kuat terhadap peserta didik, lembaga, dan masyarakat. Integrasi kedua prinsip ini ke dalam manajemen kelembagaan melalui kode etik, standar kinerja, dan budaya organisasi terbukti mampu meningkatkan profesionalisme dan etos kerja tenaga kependidikan. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa lembaga pendidikan Islam perlu menginternalisasi nilai-nilai tersebut secara sistematis melalui program pelatihan, keteladanan kepemimpinan, dan kebijakan kelembagaan. Kesimpulannya, kekuatan sebuah lembaga pendidikan tidak hanya terletak pada infrastruktur fisik dan akademiknya, tetapi juga pada karakter moral para tenaga kependidikannya sebagai pemegang amanah pendidikan.