PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat)
Pekat PKM: Jurnal Ilmiah Pengabdian pada Masyarakat, so called as Jurnal Pekat, is a peer-reviewed journal to publish/disseminate scientific works and innovations in the form of scientific articles. This journal concerned with the practice and processes of community engagement. This journal accepts and publishes scientific articles focused on community service. Jurnal Pekat is an applied science paper. An applied science paper is based on original research related to community engagement program. The kind of research depends on your field or the topic of community engagement (a program that has been done, an experiment, the impact of your program, survey, interview, questionnaire, etc.). The research paper will be based on the analysis and interpretation between theory and community engagement program and you need to explain the problems faced by the local community where the program is conducted. Jurnal Pekat invites lecturers, students and community service activists to send manuscripts that discuss relevant topics with the focus above. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The themes are written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations. Jurnal Pekat only considers the original paper for publication. It means that the manuscript has not been published and not considered to be published in another journal. Jurnal Gembira does not consider multiple submissions and redundant publications to be included.
Articles
60 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 06 (2024): NOVEMBER 2024"
:
60 Documents
clear
BIMBEL CEMARA UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR DI DESA PESABAN
Mariani, Ni Komang;
Numertayasa, I Wayan;
Mariana, Ni Kadek
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 06 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Membaca merupakan jendela dunia. Ungkapan ini secara jelas menggambarkan manfaat membaca, yaitu membuka, memperluas wawasan dan pengetahuan individu. Membaca membuat individu dapat meningkatkan kecerdasan, mengakses informasi dan juga memperdalam pengetahuan dalam diri seseorang. Semakin sering membaca buku, semakin luas pengetahuan yang individu miliki. Sebaliknya, semakin jarang membaca buku, pengetahuan yang individu miliki semakin Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah metode deskriptif. Metode deskriptif adalah suatu pendekatan penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran atau uraian mengenai keadaan suatu subjek atau objek dengan cara mengumpulkan, menganalisis, dan menyajikan data secara terperinc Pendekatan ini digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih tentang bimbingan belajar pada anak sekolah Dasar di Desa Pesaban Kegiatan bimbingan belajar ini dilaksanakan di Desa Pesaban pada Tanggal 6 September - 1 November 2024 setiap hari Jum’at pukul 15.00 – 17.00 WIT. Peserta bimbingan belajar ini adalah anak-anak kelas 1 & 2 di Desa Pesaban yang merupakan siswa Sekolah Dasar Pelaksanaan kegiatan bimbingan belajar ini untuk menjawab tantangan rendahnya kemampuan membaca dan pada siswa siswa. Pelaksanaan bimbingan belajar dapat meningkatkan kemampuan Membaca anak-anak di Desa Pesaban Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil evaluasi yang dilaksanakan pada setiap akhir pembelajaran. Anak-anak Desa Pesaban mengikuti program bimbingan belajar dengan penuh semangat dan antusias meskipun dengan sarana dan prasarana yang terbatas. Setelah mengikuti program bimbingan belajar dalam beberapa pertemuan, anak-anak Desa Pesaban sudah lancar membaca .
PELATIHAN UMKM BAGI PENYANDANG DISABILITAS DI DESA PESABAN
Sutariningsih, Ni Putu;
Numertayasa, I Wayan;
Santi, Ketut
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 06 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembuatan ecoprint sebagai bentuk program desa inklusi di esa Pesaban ini dijadikan pokok pelatihan yang dijabarkan dalam salah satu program kerja KKN Cendekia Merdeka 2024 di Desa Pesaban. Dengan adanya pelatihan “Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bagi Penyandang Disabilitas di Desa Pesaban” diharapkan penyandang disabilitas yang menjadi mitra sasaran pelatihan mampu melatih kemandirian, rasa percaya diri, dan berjiwa wirausaha kreatif dengan memanfaatkan bahan alam yang ada di desa Pesaban. Dengan metode kualitatif deskriptif, penjabaran esensi yang mendukung landasan dan acuan dari pelatihan ini semakin mudah. Dengan mitra sasaran sebanyak 6 orang (dengan beberapa pertimbangan kondisi keseluruhan para penyandang disabilitas) dari 40 orang penyandang disabilitas di desa Pesaban, hanya 4 orang yang berkesempatan hadir dalam program pelatihan ini. Dengan banyaknya penyandang disabilitas di desa Pesaban, sedikit-tidaknya sekian orang dari mereka mampu menginspirasi orang banyak dan dapat terselamatkan pandangannya bahwa berwirausaha saat ini sudah maju dan pemasaran serba digital yang mampu mereka pelajari sembari mengisi waktu luang.
WORKSHOP PENGEMBANGAN MEDIA DIGITAL UNTUK GURU SEKOALAH DASAR DI DESA PESABAN
Mariana , Ni Kadek;
Numertayasa, I Wayan;
Nada Kusuma, I Komang
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 06 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Workshop pengembangan media digital bagi guru sekolah dasar di Desa Pesaban bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan teknologi informasi untuk pembelajaran. Dengan adanya kemajuan teknologi, penting bagi guru untuk mengintegrasikan media digital dalam proses belajar mengajar. Workshop ini mencakup pelatihan pembuatan dan pemanfaatan media pembelajaran digital, seperti presentasi interaktif, video edukasi, dan aplikasi pembelajaran. Melalui pendekatan praktis, peserta diharapkan dapat mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam menyampaikan materi ajar, serta meningkatkan minat belajar siswa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru dalam menggunakan media digital
PENGEMBANGAN POHON LITERASI DI DESA PESABAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN LITERASI MASYARAKAT
Ariska, Ni Komang;
Numertayasa, I Wayan
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 06 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengertian Literasi merupakan pengetahuan dan keterampilan melalui proses sepanjang hayat yang berlangsung di sekolah maupun interaksi dengan teman serta masyarakat luas. Pembelajaran literasi akan mendapatkan hasil optimal apabila diberikan sejak anak usia dini sehingga disebut literasi awal. Hal ini dikarenakan pada usia dini terjadi masa golden age, yaitu masa keemasan anak dimana pada masa itu anak mengalami suatu perkembangan yang sangat pesat. GLN (Gerakan Literasi Nasional) memiliki tiga jenis program, yaitu Gerakan Literasi Sekolah, Literasi Keluarga, dan juga Gerakan Literasi Masyarakat. Desa Pesaban merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan literasi di kalangan masyarakat khususnya sekolah dasar di Desa Pesaban, namun juga membangun individu yang kritis dan kreatif serta mampu memahami informasi secara mendalam. Program ini bertujuan untuk menyediakan akses bacaan yang menarik untuk memotivasi siswa dalam membaca serta membudayakan kebiasaan literasi di sekolah. Hasil dari program Pohon Literasi ini menunjukan bahwa minat membaca siswa menjadi lebih meningkat, partisipasi dari guru aktif. Dengan demikian,pengembangan pohon literasi di Desa Pesaban terbukti efektif sebagai untuk meningkatkan literasi di Desa Pesaban
ASISTENSI MENGAJAR DI TAMAN KANAK KANAK DI DESA PESABAN
Anita, Ni Wayan;
Numertayasa, I Wayan
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 06 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program asistensi mengajar di Taman Kanak-Kanak (TK) Werdhi Putra yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegiatan yang mendukung perkembangan kognitif, mototrik, dan kreativitas anak. Program asistensi mengajar ini melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan selama tiga bulan, meliputi pengajaran menulis, pengajaran senam, pengajaran tari, dan kegiatan menghias kelas. Hasil penelitian ini menunjukan peningkatan yang signifikan pada kemampuan motorik kasar dan motoric halus, pemahaman budaya lokal, serta motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan variatif, dengan mengidentifikasi masalah serta memberikan Solusi melalui pengajaran interaktif dan bervariasi. Kesimpulannya program ini berhasil meningkatkan kualitas pendidikan di TK Werdhi Putra.
PEMBINAAN KEAGAMAAN BAGI SISWA MELALUI KEGIATAN KULTUM DI SMAN 2 PALANGKA RAYA
Arianty, Anggi Faramida;
Surawan, Surawan;
Nikmah, Siti
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 06 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masa remaja merupakan periode krusial dalam pembentukan karakter individu termasuk nilai-nilai keagamaan. Ditengah arus modernisasi dan derasnya pengaruh budaya luar, pembinaan keagamaan pada remaja khususnya siswa sekolah menengah atas menjadi semakin penting. Kegiatan kultum merupakan salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama di kalangan siswa, mengembangkan model pembinaan keagamaan melalui kegiatan kultum yang lebih efektif dan menarik bagi siswa dan memberikan rekomendasi kepada pihak sekolah terkait upaya peningkatan kualitas pembinaan keagamaan siswa, sehingga tercipta generasi muda yang berakhlak mulia dan berprestasi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu service learning (SL) dengan empat tahapan yaitu penyampaian materi, diskusi/tanya jawab, demonstrasi dan refleksi. Berdasarkan hasil program pembinaan keagamaan melalui kultum dapat disimpulkan bahwa siswa sangat aktif dan antusias pada saat mengikuti kegiatan tersebut, diharapkan melalui kegiatan pembinaan keagamaan ini dapat mendorong penguatan karakter religius pada siswa di SMAN 2 Palangka Raya.
SOSIALISASI PENGGUNAAN TGMD-2 SEBAGAI INSTRUMEN PENGUKURAN KETERAMPILAN GERAK DASAR SISWA SEKOLAH DASAR
Hakim, Hikmad;
Hasmyati;
Anwar, Nur Indah Atifah;
Aksir, Muh. Ilham;
Zulfikar, Muhammad
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 06 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keterampilan gerak dasar atau yang biasa disebut dengan fundamental movement skills merupakan bangunan dasar untuk aktivitas fisik dan olahraga untuk masa depan anak. Anak yang memiliki kecakapan dalam keterampilan geraknya cenderung memiliki aktivitas fisik yang lebih sering dan lebih lama dengan intensitas moderate dan moderate to vigorous. Keterampilan gerak dasar juga merupakan bangunan dasar dari gerakan yang lebih kompleks untuk anak. Dari berbagai instrumen yang dapat digunakan dalam mengukur keterampilan gerak dasar siswa, Test of Gross Motor Development 2 (TGMD-2) adalah salah satu instrumen yang cukup populer dan cukup lengkap yang dapat digunakan dalam proses pengukuran perkembangan keterampilan gerak dasar siswa sekolah dasar. Namun para guru pendidikan jasmani di sekolah dasar masih sangat kurang yang dapat menggunkan instrumen tersebut, khusunya di Kota Polewali, Kab. Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada pemberian materi terkait pengenalan dan penggunaan instrumen TGMD-2 kepada para guru dan siswa. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari mulai pukul 08.00 sampai 12.00 dengan pemberian materi-materi terkait keterampilan gerak dasar dan penggunaan instrumen TGMD-2. Kegiatan ini memberikan dampak positif yaitu meningkatnya pengetahuan tentang bagaimana menggunakan TGMD-2 dalam pembelajaran penjas, meningkatnya pengetahuan tentang pentingnya penguasaan keterampilan gerak dasar untuk siswa sekolah dasar, serta peserta sangat antusias dan kooperatif dalam mengikuti sosialisasi penggunaan TGMD-2 ini.
PENYULUHAN AKTIVITAS FISIK DAN KESEHATAN MENTAL PADA REMAJA PUTRI
Zulfikar, Muhammad;
Husnul, Darul;
Ikadarny;
Haeril;
Awal, Asri
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 06 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Selama tiga dekade terakhir, terdapat tren global yang besar dalam kesehatan remaja. Hampir satu dari lima remaja di seluruh dunia kini mengalami kelebihan berat badan atau obesitas dan terdapat peningkatan beban kesehatan mental remaja (termasuk depresi dan kecemasan. Remaja putri di Kab. Polewali Mandar sebagian besar belum pernah mendapatkan informasi mengenai aktivitas fisik dan kesehatan mental melalui kegiatan edukasi yang terstruktur dan sistematis. Mereka hanya mendapat informasi tersebut melalui media sosial yang tentunya tidak menyeluruh dan kurang lengkap. Para remaja putri belum menganggap bahwa kesehatan mental adalah suatu hal yang penting. Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus mengisi kekosongan tersebut dengan menyajikan pemahaman terkait pentingya aktivitas fisik dan kesehatan mental bagi remaja putri melalui kegiatan penyuluhan aktivitas fisik dan kesehatan mental. Kegiatan ini akan dilaksanakan dengan pemberian materi-materi terkait aktivitas fisik dan kesehatan mental. Kegiatan penyuluhan pola hidup sehat ini terbagi atas empat rangkaian kegiatan yaitu pemberian Ice breaking, penyampaian materi penyuluhan yang dilakukan oleh tim pengabdian, focus group discussion, dan evaluasi. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan menghasilkan beberapa dampak positif bagi mitra. Penyuluhan meningkatkan pengetahuan tentang pentingya pemahaman aktivitas fisik dan kesehatan mental untuk membentuk kesehatan menyeluruh bagi mereka beserta penerapannya dalam kegiatan mereka sehari-hari dalam mempertahankan kesehatan secara menyeluruh.
PEMBEKALAN MATERI ETIKA BERKOMUNIKASI DAN PUBLIC SPEAKING BAGI MAHASISWA BARU JURUSAN BAHASA INGGRIS UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
Sakkir, Geminastiti;
Dollah, Syarifuddin;
Mansur, Musdalifah;
Ariyani, Amra;
Amin, Fatimah Hidayahni
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 06 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemampuan komunikasi yang efektif dan etis merupakan keterampilan esensial bagi mahasiswa baru untuk mendukung kesuksesan akademik dan profesional mereka di masa depan. Program pembekalan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan mengenai etika berkomunikasi dan keterampilan public speaking bagi mahasiswa baru Jurusan Bahasa Inggris Universitas Negeri Makassar. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahapan: (1) pemberian materi oleh dosen, (2) praktik, dan (3) sesi tanya jawab interaktif. Tahap pertama memberikan pemahaman teoritis tentang etika komunikasi dan teknik dasar public speaking. Pada tahap kedua, mahasiswa melakukan praktik langsung berbicara di depan umum dengan menerima umpan balik untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka; dan diberikan contoh komunikasi yang benar dan tepat mahasiswa ke dosen. Tahap terakhir berupa diskusi interaktif yang memberi ruang bagi mahasiswa baru untuk mengajukan pertanyaan serta membahas solusi atas berbagai tantangan komunikasi yang dihadapi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa baru tidak hanya memahami konsep etika komunikasi dan public speaking, tetapi juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri saat berbicara di depan umum. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat dilanjutkan dan dikembangkan sebagai bagian dari upaya peningkatan soft skill mahasiswa baru untuk mendukung kesuksesan akademik dan profesional mereka.
PELATIHAN PEMBUATAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) BAGI GURU TK PUJA KUSUMA PAUH MENANG JAMBI
Hanum, Ardina;
Kustati, Martin;
Amelia, Rezki;
Gusmirawati
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 06 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan motivasi, kreatifitas, dan keterampilan guru dalam membuat Alat Permainan Edukatif (APE) dan menerapkan dalam pembelajaran. Belajar sambil bermain adalah salah satu karakteristik anak usia dini. Kegiatan bermain memiliki unsur edukasi yang disebut dengan permainan edukatif. Pendidikan anak usia dini memerlukan alat bantu yang inovatif dan efektif untuk mendukung perkembangan anak. Alat Permainan Edukatif (APE) merupakan salah satu media penting dalam proses pembelajaran yang dapat merangsang perkembangan kognitif, motorik, dan sosial anak. Pembelajaran menjadi lebih menarik dan anak tidak akan jenuh apabila guru menggunakan media Alat Permainan Edukatif (APE). Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan dalam tahapan kegiatan berupa persiapan, pelaksanaan, observasi, dan evaluasi. Pada pelatihan ini guru diberi gambaran materi tentang Alat Permainan Edukatif (APE), pemilihan alat dan bahan serta demonstrasi cara membuatnya. Hasil pelatihan ini adalah guru menjadi lebih termotivasi dan memiliki kreativitas untuk membuat Alat Permainan Edukatif (APE) dengan menggunakan bahan yang sederhana, serta menerapkannya dalam pembelajaran sehingga dapat meningkatkan interaksi dikelas dan mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.