cover
Contact Name
Amrullah
Contact Email
arriaujurnal@gmail.com
Phone
+6281366230232
Journal Mail Official
arriaujurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. T Bey, Gg Reformasi II, Pekanbaru – Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Tuah Riau Journal
ISSN : 29634393     EISSN : 29634172     DOI : -
Core Subject : Education,
Tuah Riau : Jurnal Pengembangan Belajar dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Fokus menyajikan naskah ilmiah tentang Belajar dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (TK, SD/SDLB, SMP/SMPLB, SMA/SMK dan Madrasah). Lingkup materi berasal dari hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), Gagasan/Tinjauan Ilmiah, dan Best Practice Pendidikan Agama Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 47 Documents
Pengaruh Motivasi Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Fiqih Siswa Di MDTA Darul Islam Lubuk Jering Kecamatan Sungai Mandau Risnawati; Miftahir Rizqa; Marhamah
Tuah Riau Vol. 2 No. 2 (2023): September
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi adalah salah satu hal yang berpengaruh pada kesuksesan aktifitas pembelajaran siswa. Tanpa motivasi, proses pembelajaran akan sulit mencapai kesuksesan yang optimal. Artikel ini ditujukan untuk menyelidiki pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar Fiqih siswa. Penelitian korelasi deskriptif ini dilakukan sebagai studi kasus terhadap siswa Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) dan tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan pengaruh motivasi siswa terhadap prestasi belajar Fiqih. Terdapat total 28 siswa MDTA darul Islam Kampung Lubuk Jering, Sungai Mandau yang dijadikan sample dalam penelitian ini. Data-data dikumpulkan melalui questionare instrument dari variable motivasi belajar dan juga hasil test siswa sebagai variable rata-rata pencapaian siswa. Hasil dari data-data diproses melalui perhitungan statistic dan korelasi rata-rata, didapat melalui penggunaan SPSS 22. Data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar Fiqih siswa MDTA Darul Islam Sungai Mandau
Pengembangan Modul Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas VII Berbasis Elektronik Eva Nurzaimi
Tuah Riau Vol. 2 No. 2 (2023): September
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat validitas, tingkat praktikalitas, dan tingkat efektivitas pengembangan modul pembelajaran berbasis elektronik dalam meningkatkan pemahaman peserta didik pada materi pelajaran Pendidikan Agama Islamdi melalui model pengembangan four-D(4D). Instrumen yang digunakan berupa wawancara, observasi, angket respon validator, angket respon praktisi dan tes pemahaman peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat validitas dinyatakan sangat valid dengan perolehan persentase 90.91%. Hasil pengujian tingkat praktikalitas dinyatakan sangat praktis dengan persentase tingkat kepraktisan sebesar 89,71%. Hasil pengujian tingkat efektivitas pada uji coba skala kecil, sebesar 88.0% dengan kategori tingggi dan pada skala besar sebesar 85,29% dengan kategori tingggi. Sehingga diperoleh persentse akhir pada pengujian efektivitas pengembangan modul pembelajaran berbasis elektronik dalam meningkatkan pemahaman peserta didik baik dalam skala kecil dan besar sebesar 86,65%, yang termasuk dalam kategori tinggi. Pengembangan modul pembelajaran berbasis elektronik mendapat hasil pengujian yang sangat valid, sangat praktis dan efektif
Korelasi Tingkat Perhatian Orang Tua Dan Kemandirian Belajar Dengan Prestasi Belajar Siswa Akhmad Mamba’ul ‘Ulum; Risnawati; Miftahir Rizqa
Tuah Riau Vol. 2 No. 2 (2023): September
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi konsep bahwa ketercapaian prestasi belajar siswa dapat dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu faktor intern dan faktor ekstern. Faktor intern adalah faktor yang berasal dari dalam diri siswa seperti tingkat inteligensi, bakat, minat, motivasi serta kemandirian dalam belajar. Sikap kemadirian siswa sangat mendukung terhadap keberhasilan dalam belajar, sehingga baik lingkungan keluarga maupun sekolah harus mampu melatih dan mengembangkan rasa kemandirian siswa. Di samping faktor intern tersebut salah satu faktor yang perlu dierhatikan yakni perhatian orang tua. Seorang peserta didik secara psikologis sangat membutuhkan rasa perhatian baik dari orang tua, guru maupun lingkungannya, sehingga sudah sewajarnya orang tua harus lebih intens untuk memberikan waktu kepada anaknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menhetahui seberapa besar hubungan antara tingkat perhatian orang tua dan kemandirian belajar dengan prestasi belajar siswa. Penelitian dilaksanakan menggunakan jenis kuantitatif korelasional. Variabel bebas pada penelitian ini adalah tingkat perhatian orang tua (X1) dan kemandirian belajar (X2), sedangkan variabel terikat penelitian ini adalah prestasi belajar siswa. Populasi penelitian ini berjumlah 105. Sampel penelitian adalah diambil 50% dari populasi yaitu 53 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket dan dokumentasi. Uji instrumen yang dilakukan adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Uji prasyarat analisis data yang digunakan adalah uji normalitas. Adapun analisis data dilakukan menggunakan rumus product moment dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara tingkat perhatian orang tua dan kemandirian belajar dengan prestasi belajar siswa dengan indeks korelasi sebesar 0,95 yang berada diantara 0,81 – 1,00. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai F0 = 834,798, F0 > F0,05(2)(50) yaitu 834,798>3,180 sehingga hipotesis nihil (H0) ditolak sedangkan (Ha) diterima. Dengan demikian maka sebaiknya orang tua senantiasa meningkatkan sikap perhatian kepada anak-anaknya dan seorang pendidik harus berupaya untuk mendesain pembelajaran sehingga peserta didik lebih mandiri dalam proses belajarnya
Peran Kemajuan Pendidikan Islam Dalam Pembinaan Budi Pekerti Ali Wardana
Tuah Riau Vol. 2 No. 2 (2023): September
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya fenomena yang menyimpang menunjukkan karakter generasi muda Indonesia sudah berada pada titik yang mengkhawatirkan. Beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut adalah rendahnya pendidikan karakter yakni budi pekerti yang baik dan luhur pada peserta didik. Oleh sebab itu sangat dibutuhkan sebuah usaha pembinaan pada proses pengembangan budi pekerti dalam bingkai pendidikan islam. Penelitian ini merupakan penelitin kepustakaan, yakni pengumpulan data bermacam-macam material yang terdapat di ruang kepustakaan, seperti koran, buku-buku, majalah, naskah, dokumen dan sebagainya yang relevan dengan penelitian. Adapun hasil penelitian ini, pentingnya pembinaan budi pekerti kepada peserta didik karena banyaknya terjadi krisis moral yang bersumber dari kesalahan lembaga pendidikan yang dianggap belum optimal dalam membentuk kepribadian budi pekerti yang luhur bagi segenap peserta didik. Nilai-nilai budi pekerti dalam pendidikan islam tolakk ukurnya hanyalah al-Qur' an dan Sunnah, bukan yang lainnya. Dan juga bahwa dari jawaban tersebut dapat diketahui bahwa akhlak Rasulullah Saw yang tercermin lewat semua tindakkan, ketentuan, atau perkataannya senantiasa selaras dengan al-Qur'an dan benar-benar merupakan praktek riil dari kandungan al-Qur'andi antara nilai-nilai budi pekerti yang dapat ditiru dari karakter Rasulullah yang diajarkan dalam pendidikan-pendidikan Islam yakni jujur (al-shidq) artinya dapat dipercaya, dipercaya (al- amanah), cerdas (al fathanah). tabligh (menyampaikan) dan lain sebagainya. Peran pendidikan Islam dalam pembinaan budi pekerti lebih condong kepada peran seorang pendidik itu sendiri. Dalam lingkup pendidikan, tenaga pendidik memiliki peran dan fungsi penting dalam pembentukan budi pekerti peserta didik, karena pada hakikatnya peserta didik merupakan kesatuan dari berbagai karakteristik yang terpadu di dalam dirinya.
Pengaruh Penerapan Penilaian Google Form Dalam Pembelajaran PAIBP Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Di Masa Kebiasaan Baru Di SMPNegeri 4 Rengat Barat TP. 2021/2022 Susilawati
Tuah Riau Vol. 2 No. 1 (2023): February
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi di dunia dan di Indonesia telah memporakporandakan tatanan kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan, politik, budaya, bahkan agama. Penerapan social distancing, physical distancing hingga lock down atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menyebabkan pergerakan orang dibatasi guna meminimalisir penyebaran Covid-19. Inilah yang menyebabkan berubahnya tatanan kehidupan masyarakat secara keseluruhan. Termasuk sektor pendidikan. Pemerintah kemudian menetapkan kebijakan “belajar di rumah saja” yang antara lain dilakukan secara virtual atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan menggunakan teknologi informasi/internet. Dunia pendidikan menghadapi tantangan dalam penerapan Kebiasaan Baru di sekolah, yaitu: 1) Kesiapan SDM; 2) Kesiapan Sarana; 3) Kesiapan Sistem Pembelajaran; 4) Kesiapan Orang tua dan Lingkungan; dan 5) Kesiapan Upaya Membangun Budaya Baru. Untuk itu, hal-hal yang harus dilakukan dalam merespon tantangan tersebut di atas, pemerintah perlu: 1) Menetapkan kebijakan penyelenggaraan pembelajaran di sekolah; 2) Pemetaan kesiapan di sekolah; 3) Perbaikan sistem layanan pembelajaran; dan ke 4) Integrasi oran tua dan sekolah untuk mewujudkan budaya baru yang aman sesuai dengan protokol kesehatan. Dan yang paling penting hal ini juga berpengaruh besar terhadap motivasi belajar peserta didik. Upaya pendidik untuk membangkitkan motivasi belajar peserta didik baik faktor instrinsik maupun ekstrinsik tersebut, perlu diterapkan pembelajaran dan penilaian dengan memanfaatkan aplikasi teknologi digital. Salah satunya adalah Google Form yang disinyalir mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik terhadap pembelajaran PAI dan Budi Pekerti (PAI BP). Maka rumusan masalah dalam penelitian ini, sebagai berikut: “Apakah ada Pengaruh Penerapan Penilaian Google Form dalam Pembelajaran PAI BP terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik di Masa Pembiasaan Baru di SMP Negeri 4 Rengat Barat. Penelitian ini digolongkan penelitian lapangan dan jenisnya eksperimen. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif sehingga dalam menganalisis datanya digunakan analisis statistik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pengaruh penerapan penilaian Google Form terhadap motivasi belajar PAI BP peserta didik, yaitu nilai rata-rata motivasi peserta didik sebelumnya adalah 74,28 dan sesudahnya adalah 74,78. Selanjutnya dari hasil analisis yang telah dilakukan diperoleh t hitung 7,855 dengan signifikansi < alpha 5% yaitu 0,000 < 0,05. Ini berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Sehingga disimpulkan bahwa terdapat peningkatan motivasi peserta didik dalam proses pembelajaran sebelum menggunakan penilaian Google Form dan sesudahnya. Hal ini membuat peserta didik SMP Negeri 4 Rengat Barat lebih termotivasi dalam pembelajaran.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kemampuan Kerjasama PAI Peserta Didik SMP Negeri Rengat Susilawati
Tuah Riau Vol. 1 No. 2 (2022): September
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) adalah sebuah model pembelajaran yang menggunakan proyek (kegiatan) sebagai inti pembelajaran. Pembelajaran Berbasis Proyek dapat dikatakan sebagai operasionalisasi konsep “Pendidikan Berbasis Produksi” yang saat ini telah dikembangkan dan diimplementasikan di sekolah-sekolah menengah. Tujuan dari penerapan model pembelajaran ini diantaranya adalah meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan kerjasama peserta didik dalam memecahkan masalah dalam suatu kelompok belajar. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah 1). Apakah ada pengaruh penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap Peningkatan Motivasi Belajar dan 2). Apakah ada pengaruh penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap Kemampuan Kerjasama PAI peserta didik SMP Negeri Rengat. Penelitian ini digolongkan penelitian lapangan dan jenisnya eksperimen. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, dimana hanya diambil 4 kelas dengan jumlah 101 peserta didik. Teknik pengumpulan datanya menggunakan angket dan teknik analisis data menggunakan Uji-t. Berdasarkan hasil Uji-t dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penerapan model Project Based Learning (PjBL) terhadap peningkatan motivasi belajar dan kemampuan kerjasama PAI peserta didik SMP Negeri Rengat dengan taraf signifikansi < alpha 5% yaitu 0,000 < 0,05
Pemikiran Az-Zarnuji Dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Islam Modern M. Dwi Rahman Sahbana
Tuah Riau Vol. 1 No. 2 (2022): September
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang substansi pemikiran Az-Zarnuji dan relevansinya jika diterapkan pada era modern. Penelitian ini menggunakan penelitian data kualitatif dan merupakan library Research karena data-data yang digunakan adalah bersumber dari sumbersumber tertulis. Sedangkan metode yang digunakan adalah deskriptif-analitis, karena penulis hendak mendiskripsikan siapa Az-zarnuji kemudian bagaimana pemikirannya, lalu penulis hendak menganalisis sejauh mana relevansi pemikiran Az-Zarnuji jika digunakan dalam pendidikan Islam masa kini. Beberapa hasil penelitian, penulis dapat menyimpulkan bahwa Az- Zarnuji mengajarkan beberapa aspek penting dalam pendidikan yaitu: 1) akhlaqul karimah, 2) pentingnya menjadi murid yang ta’dzim kepada guru, 3) guru bukan hanya pengajar tapi juga mencontohkan perilaku yang baik, dan 4) adab terhadap ilmu itu sendiri. Sementara itu, substansi dari pemikiran Az-Zarnuji jika dikontekstualisasikan ke era masa kini adalah 1) pentingnya menanamkan moral dan etika dalam berliterasi, 2) menfilter perkembangan ilmu sains sebagai upaya interdiscilinary sains dan integrasi-interkoneksi, 3) membentuk relasi guru dan murid sebagi dualisme praktik penegak nilai-nilai Kemanusiaan dalam pendidikan dan kehidupan social
Pendidikan Islam Dalam Keluarga: Upaya Membentuk Kepribadian Anak Saruji
Tuah Riau Vol. 1 No. 2 (2022): September
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic education is an effort to prepare humans to know, understand, live, and believe in the teachings of the Islamic religion. Islamic education in the family should be given early, because the family is as the first and main living environment for the child and must be the first madrasa for the growth and development of his soul. The family has an important role in preparing the child for social life, the influence of parents, siblings, and other family members on the behavior of the child at school becomes very strong. From parents and social friends, the child acquires many fundamental directions to attend school and follow the educational process. This article explains that the importance of instilling Islamic education in the family begins with faith education, worship education and education in reading the Qur'an and moral education. Furthermore, what are the responsibilities and obligations that must be fulfilled by parents towards children and how to treat children in the family.
Pelajaran Tatap Muka Terbatas Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMP Negeri 14 Pekanbaru Jamaliah
Tuah Riau Vol. 1 No. 2 (2022): September
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas pelajaran tatap muka terbatas dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan apa saja kendala guru Pendidikan Agama Islam dalam pelajaran tatap muka terbatas di SMPN 14 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data obeservasi yaitu mengamati kegiatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam pelajaran tatap muka terbatas. Teknik analisis data adalah deskriptif kualitatif. Kesimpulan: (a) Efektivitas pelajaran tatap muka terbatas dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 14 Pekanbaru bisa dikatakan kurang efektif, karena selain kurang nya waktu pembelajaran yang menyebabkan pencapaian dari tujuan pembelajaran tidak sesuai rencana atau kurang maksimal juga tidak ada pembelajaran yang lebih efektif dibandingkan pembelajaran normal dengan waktu yang cukup. (b) Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam pelajaran tatap muka terbatas memiliki kendala-kendala yang berdampak terhadap proses pembelajaran yang kurang maksimal. Adapun kendala guru Pendidikan Agama Islam dalam pelajaran tatap muka terbatas di SMPN 14 pekanbaru diantaranya adalah terbatasnya waktu pembelajaran, kurangnya guru memahami karakter siswa, dan kurang nya kesiapan orang tua untuk mengawasi anaknya selama pelajaran tatap muka terbatas diterapkan
Konsep Mengajar ‘Allama, Rabba Di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Yusnita; Faridatul Munawaroh
Tuah Riau Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengajar dalam proses pembelajaran adalah salah satu faktor yang sangat penting untuk mencapai tujuan Pendidikan untuk menyalurkan pengetahuan yang dimilikinya Permasalahan yang sering terjadi dilapangan antara pendidik dan peserta didik tidak sejalan akhirnya tujuan pendidikan tidak dapat tercapai dengan efektif dan efisien. Guru adalah pendidik kedua setelah orang tua pengganti pengajar di rumah. Mereka menjadi pendidik karena profesinya menjadi, guru di sekolah misalnya dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik, pada jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, pendidikan menengah sampai Pendidikan Tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan bagaimana implementasi pengajar yang diajarkan oleh Allah dalam Al-Qur’an oleh para nabi dan Rosul kepada hambanya, sehingga menghasilkan generasi yang Islami. Menerapkan prinsip mengajar terkhusus pada Pendidikan Islam terpadu. Keberhasilan dan kekagagalan mungkin akan muncul seiring perkembangan zaman dan tidak bisa dielakkan dengan berbagai factor linggkungan pergaulan, lingkungan masyarakat, sarana prasarana, kopetensi guru dan Tingkat pemahaman peserta didik itu sendiri