cover
Contact Name
Fatimah Azzahra
Contact Email
fatimah.azzahra@faperta.unsika.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalbudiman@unsika.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang Jl. HS Ronggowaluyo, Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Budiman: Pembangunan dan Pengabdian Masyarakat Nusantara
ISSN : 30261910     EISSN : -     DOI : -
Focus dan Ruang Lingkup artikel yang dimuat dalam Jurnal Budiman yaitu: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat adalah segala bentuk kegiatan di masyarakat berbasis multidisiplin penelitian dengan berbagai metodologi seperti Participatory Action Research (PAR), Asset Based Community Development (ABCD), Community Based Participant Research (CBPR), Community Based Research (CBR), Service Learning (SL), dan lain-lain. Hasil Pengabdian kepada Masyarakat meliputi: 1. Pemberdayaan dan Inovasi keluarga, masyarakat, kelompok, dan atau komunitas tertentu 2. Penerapan teknologi tepat guna 3. Peningkatan Industri Kreatif-Inovatif masyarakat 4. Pemanfaatan nilai kearifan local 5. Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, dan UMKM 6. Pengembangan IPTEK Informasi, Sosial-Budaya, Pertanian, Peternakan, Perikanan, Kehutanan, Kebumian, Kelautan dan Lingkungan 7. Pembangunan Sumber Daya Manusia 8. Pengembangan Pendidikan 9. Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat 10. Sosiologi Kebencanaan & Manajemen Resiko
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2023): November 2023" : 5 Documents clear
Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Pada Program Intervensi Kesehatan Penyaringan Air Bersih Di Desa Tegallega Karawang Ana Melani; Yeni Sari Wulandari; Ekalia Yusiana
Jurnal Budiman: Pembangunan dan Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai citarum merupakan salah satu sungai dengan kategori tercemar berat, mengingat sungai citarum merupakan sungai terpanjang di Jawa Barat. Kabupaten Karawang sebagai salah satu kabupaten yang dilintasi aliran sungai citarum tentu tidak akan terlepas dari aktivitas masyarakat yang memanfaatkan sungai dalam kegiatan sehari-harinya baik untuk kebutuhan konsumsi, ekonomi, transportasi dan pertanian. Saat hujan air pun akan cenderung keruh sehingga tentu kurang bersih dan semakin tidak layak digunakan. Terutama masyarakat yang memanfaatkan air sungai mayoritas tidak menyaring atau menjernihkan terlebih dahulu air sungai yang ditarik dengan waterpump seperti yang dilakukan oleh masyarakat Desa Tegallega. Dilakukan penadimpingan masyaraat untuk lebih sadar terhadap bahaya menggunakan air yang tercemar. Metode yang digunakan dalam merespon masalah air bersih yakni intervensi dan pendampingan. WTP (Water Treatment Plant) dibanguna dengan menggunakan pendanaan dari Kementerian Kesehatan RI. Tujuan dari program ini yakni memberikan akses air bersih bagi masyarakat kurang mampu yang tinggal di desa-desa tertinggal. Setelah WTP dibangunan dan jalur pipa selesai tersambung terdapat 40 rumah tangga kurang mampu yang mendapatkan fasilitas air bersih dan jumlahnya akan terus bertambah jika penyambungan pipa selesai dilakukan.
Pelatihan Teknik Kultur Jaringan Tanaman Kawista di Kelurahan Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat Hayatul rahmi; Slamet Abadi; Marsah Rahmawati Utami
Jurnal Budiman: Pembangunan dan Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kultur jaringan adalah metoda budidaya tanaman secara nonkonvensional. Salah satu tanaman yang punya potensi dibudidayakan dengan teknik ini yaitu kawista, karena memiliki khasiat sebagai tanaman obat. Desa adiarsa barat, Kecamatan Karawang Barat memiliki permasalahan lahan yang terbatas dan rata-rata masyarakat hanya memiliki pekarangan sempit untuk dapat melakukan kegiatan menanam tanaman obat keluarga (TOGA). Sehingga dibutuhkan metoda budidaya tanaman yang tidak membutuhkan lahan yang luas dengan keunggulan bisa mendapatkan bibit yang unggul. Kegiatan pengabdian meliputi pengenalan teknik kultur jaringan, penjelasan cara pembuatan media tanam, dan praktek langsung penanaman eksplan tanaman pada media. Hasil pengabdian diketahui bahwa tingkat pemahaman masyarakat terhadap teknik kultur jaringan sebesar 0% sebelum pelatihan, dan 27% setelah pelatihan dilakukan.
Pendidikan Lingkungan Hidup Melalui Gerakan Pembersihan Pantai di Pantai Payum Papua Selestina Kostaria Jua; Ika Trisni Simangunsong; Almendo Imanuel Cesar Maturbongs
Jurnal Budiman: Pembangunan dan Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Developing countries such as Indonesia, have long struggled with environmental waste issues. Merauke also has trash problems, particularly in the Payum Beach area. Payum Beach has become a popular tourist destination, but unfortunately, the area is suffering from a lot of litter and pollution. This trash is feared to endanger the survival of Payum Beach's biodiversity and ecosystem diversity. Concerns about the potential threat to public health from garbage have been raised. As a result, the community launched a beach cleanup movement to emphasize the significance of keeping Payum Beach clean. This service activity's stages include situation analysis or survey, licensing process, service activity implementation, and activity evaluation. The cleanup effort at Payum Beach covered a distance of 700-800 meters from the starting point. During the cleanup activity, the volunteers collected nine pieces of plastic trash. I have corrected the grammar and punctuation errors. The trash was disposed of at the Merauke Waste Disposal Site (TPS). The final section is an evaluation, in which the service team returned to Payum Beach after one week of service implementation to assess the extent of the success of the beach cleanup movement.
Sosialisasi dan Pelatihan Teknis Budidaya dan Pembuatan Bibit Sebar F3 Baglog Jamur Merang Hasil Isolasi Laboratorium Fakultas Pertanian Unsika Di Desa Kiara, Kabupaten Karawang Ani Lestari; Tia Setiawati; Vera Octavia Subardja
Jurnal Budiman: Pembangunan dan Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Karawang merupakan salah satu sentra produksi padi di Jawa Barat, dari total lahan tanam padi seluas 89.360 hektar, produksi panen padi di Karawang per Juni 2022 mencapai 612.309,47 ton. Banyaknya hasil penen padi menyisakan Jerami yang melimpah, sebagaian petani membakar jerami namun pembakaran Jerami akan berdampak pada pencemaran udara. Oleh karena itu salah satu solusi dalam pemanfaatan Jerami adalah dengan membudidayakan jamur merang. Selain menanam padi petani juga dapat melakukan budidaya jamur merang sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani. Desa Kiara merupakan salah satu Desa di Kabupaten Karawang yang sebagaian besar masyarakatnya berpendapatan sebagai petani dan pedagang. Saat ini pembudidaya jamur merang hanya tersisa 3 petani saja, oleh karena itu diperlukan sosialisasi dan pelatihan pembuatan bibit sebar F3 baglog jamur merang, bibit sebar merupakan hasil isolasi di laboratorium Pemuliaan dan Bioteknologi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang. Selain itu diskusi terkait hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat menjadi sumber informasi Teknik budidaya bagi petani jamur merang. Sosialisasi dan Penyuluhan dilaksanakan di Kantor Kapala Desa Kiara, dengan peserta Kepala Desa dan perangkat Desa, Gapoktan, warga, dan Ibu – ibu PKK, sehingga mampu membangkitkan Kembali minat masyarakat dalam membudidayakan jamur merang.
Peningkatan Pengetahuan Ibu-Ibu Peserta Posyandu Anak Tentang Stunting di Kelurahan Lalodati Kecamatan Puuwatu Kota Kendari Sifatu, Wa Ode; Laxmi, Laxmi; Hasniah, Hasniah; Hartini, Hartini; Rahman, Hidayah; Indrawan, Indrawan
Jurnal Budiman: Pembangunan dan Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/budiman.v1i2.11135

Abstract

Mengatasi stunting pada anak-anak telah diupayakan oleh pemerintah, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah desa. Pemerintah Sulawesi Tenggara (Sultra) menangani stunting dengan berbagai pertemuan para pejabat di hotel, pemberian bantuan tunai dari Dana Desa berupa makanan siap saji seperti biskuit, susu, dan sebagainya, namun relatif belum bermakna dalam upaya penurunan angka stunting. Hal itu disebabkan oleh rendahnya kemampuan para kader mengenai apa itu stunting/ tubuh pendek/ kurang gizi, baik kalangan pemerintah maupun masyarakat sasaran. Tujuan artikel ini adalah menawarkan cara lain penurunan angka stunting dengan mengajak ibu-ibu peserta posyandu anak di Kelurahan Lalodati dengan mengkonsumsi daun kelor yang dimasukkan dalam bubur menado. Adapun metode pelaksanaan, semua ibu-ibu yang hadir di posyandu diberikan pretest dan postest mengenai stunting dan tanggung jawab orang tua dalam penurunan angka stunting. Penyuluhan berlangsung baik, lancar, dan mendapat respon positif. Melalui penyuluhan, terjadi transfer pengetahuan, sikap, dan keterampilan baru bagi peserta yang berbeda dibandingkan dengan setelah diberikan postest. Diharapkan pemerintah Kota Kendari dapat meningkatkan kemampuan petugas penurunan stunting di tingkat kelurahan. Selain itu, penyuluhan ini dapat ditindaklanjuti dengan jenis pengabdian masyarakat lain, seperti: pelatihan mengelola dan memanen daun kelor dan inovasi bahan-bahan pangan lokal yang selama ini dianggap tidak bergengsi dan tergantikan oleh produk pangan dari pabrik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5