cover
Contact Name
Wulan Purnama Sari
Contact Email
wulanp@fikom.untar.ac.id
Phone
+6281584336003
Journal Mail Official
kiwari@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No.1 Gedung Utama Lantai 11 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Kiwari
ISSN : -     EISSN : 28278763     DOI : 10.24912/ki
Core Subject : Humanities, Social,
Kiwari (EISSN: 2827-8763) merupakan jurnal hasil karya tulis dari mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara. Jurnal ini menjadi forum publikasi bagi hasil karya mahasiswa. Artikel yang diterbitkan masih jauh dari sempurna dan terbuka untuk saran serta kritik yang membangun. Kiwari menerbitkan artikel hasil penelitian dalam bidang ilmu komunikasi, yang meliputi komunikasi politik, komunikasi antar budaya, komunikasi bisnis, komunikasi digital, komunikasi antar pribadi, komunikasi organisasi, dll.
Articles 421 Documents
Kiwari Vol. 2 No. 4 Lydia Irena
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27218

Abstract

Kiwari Vol. 2 No. 4
Back Matters Kiwari Vol 2 No 4 Lydia Irena
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27219

Abstract

Back Matters Kiwari Vol 2 No 4
Iklan Media Sosial dan Keputusan Pembelian di Starbucks Ranch Market Pesanggarahan Gaby Claudia; Rezi Erdiansyah
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27227

Abstract

Starbucks is one of the most famous coffee shop companies in the world. This study focuses on 2 variables, namely variable X as an advertising variable through social media and variable Y as a purchasing decision variable. There is also the purpose of conducting this research to find out the influence or impact of advertising through social media on consumer purchasing decisions at Starbucks Ranch Market Pesanggrahan. This study focuses on several theories including the theory of Marketing Communication, Advertising, Social Media, and Purchase Decisions. Quantitative method is the method used in this study. Data was collected using a questionnaire and processed using SPSS 22 software. The population used in the study was Starbucks Ranch Market Pesanggrahan consumers with a total sample of 100. Based on the results obtained in this study, advertising through social media influences consumer purchasing decisions at Starbucks Ranch Market Pesanggrahan. Starbucks merupakan salah satu perusahaan kedai kopi paling terkenal di seluruh dunia. Penelitian ini berfokus dua variabel, yaitu variable X sebagai variabel iklan melalui media sosial dan variabel Y sebagai variabel keputusan pembelian. Adapula tujuan dari dijalankannya penelitian adalah untuk mencari tahun pengaruh atau dampak iklan melalui media sosial terhadap keputusan pembelian konsumen Starbucks Ranch Market Pesanggrahan. Pada penelitian ini berfokus kepada beberapa teori antara lain adalah teori Komunikasi Pemasaran, Iklan, Sosial Media, dan Keputusan Pembelian. Metode Kuantitatif merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan diolah menggunakan software SPSS 22. Populasi yang digunakan dalam penelitian adalah konsumen Starbucks Ranch Market Pesanggrahan dengan jumlah sampel sebanyak 100. Berdasarkan hasil yang didapat pada penelitian ini, iklan melalui Media Sosial mempengaruhi Keputusan Pembelian konsumen di Starbucks Ranch Market Pesanggrahan.
Konsep Diri Remaja Citayam Fashion Week di Kompas.Com dan Okezone.Com Grace Jessica; Moehammad Gafar Yoedtadi
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27228

Abstract

This article aims to explain the self-concept of Citayam Fashion Week teenagers on Kompas.com and Okezone.com. CFW is an activity for teenagers from areas around Jakarta such as Citayam, Bojonggede, Cibinong and Depok who gather in the area around the Dukuh Atas MRT station and BNI City Station to show off their clothing styles. This fashion show attraction became famous because it was widely discussed on social media, and finally reported by online media. Self-concept is a subjective image of oneself and a complex mix of subconscious and conscious feelings, attitudes and perceptions. Self-concept provides individuals with a frame of reference that influences self-management of situations and one's relationships with others. All self-concepts involve physical and psychological images. This study uses a qualitative approach with the Entman framing analysis method. The subject of this research is Kompas.com and Okezone.com news throughout July-August 2022 regarding CFW. The results of the study show that the Kompas.com news frame shows a positive self-concept of CFW youth. Meanwhile, the Okezone.com news frame shows a negative self-concept of CFW youth. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bingkai pemberitaan konsep diri remaja Citayam Fashion Week di Kompas.com dan Okezone.com. CFW adalah kegiatan para remaja dari pinggiran kota Jakarta antara lain Citayam, Bojonggede, Cibinong, dan Depok yang berkumpul di sekitar stasiun MRT Dukuh Atas dan Stasiun BNI City memamerkan gaya pakaiannya. Atraksi pamer busana tersebut menjadi terkenal karena banyak diperbincangkan di media sosial, dan akhirnya sering diberitakan oleh media-media daring. Konsep diri adalah citra subjektif dari diri dan pencampuran yang kompleks dari perasaan, sikap, dan persepsi bawah sadar maupun sadar. Konsep diri memberi individu kerangka acuan yang mempengaruhi manajemen diri terhadap situasi dan hubungan seseorang dengan orang lain. Konsep diri melibatkan gambaran fisik dan psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis Framing model Entman. Subjek penelitian berita Kompas.com dan Okezone.com sepanjang Juli-Agustus 2022 mengenai CFW. Hasil penelitian menunjukkan bingkai berita Kompas.com memperlihatkan konsep diri remaja CFW positif. Sementara bingkai berita Okezone.com memperlihatkan konsep diri remaja CFW negatif.
Strategi Komunikasi Pemasaran Radjawali Semarang Cultural Center (RSCC) di Masa Pandemi Irma Kusuma Dewi; Farid Farid
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27229

Abstract

The Covid-19 pandemic, which has spread to several countries, finally entered and attacked Indonesia in March 2020. The Government's Policy to Enforce Restrictions on Community Activities (PPKM) has made the Radjawali Semarang Cultural Center (RSCC) an art building in The city of Semarang is not free in raising its name. In an increasingly sophisticated and advanced life like today, social media is able to become a place for activities that cannot be carried out during the Covid-19 pandemic. So a Live in Theater event was created which is a collaborative program between building providers, namely the Radjawali Semarang Cultural Center (RSCC) and artists, to produce a work of art that is shown via Youtube, by exploring all the facilities owned by the RSCC. The purpose of this research is to find out the marketing communication strategy of the Radjawali Semarang Cultural Center (RSCC) through live in theater activities during the Covid-19 pandemic. In this study using a qualitative approach to the case study method. The research subject is the Radjawali Semarang Cultural Center (RSCC), and the research object is marketing communication strategies through Live in Theater activities on social media. Data collection is done by means of interviews, observation, and documentation. By utilizing and applying aspects of new media theory, the Radjawali Semarang Cultural Center (RSCC) is able to achieve marketing communication objectives, namely informing, persuading and reminding. Pandemi Covid-19 yang sudah menyebar ke beberapa negara, akhirnya masuk dan menyerang Indonesia pada bulan Maret 2020. Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang di terbitkan oleh pemerintah, semakin membuat Radjawali Semarang Cultural Center (RSCC) yang merupakan sebuah gedung kesenian di Kota Semarang tidak leluasa dalam mengibarkan namanya. Di kehidupan yang semakin canggih dan maju seperti saat ini, media sosial mampu menjadi wadah kegiatan yang tidak bisa dilakukan selama dalam masa pandemi Covid-19. Maka dibuatlah acara Live in Theatre yang merupakan program kolaborasi antara penyedia gedung, yaitu Radjawali Semarang Cultural Center (RSCC) dengan para seniman, untuk menghasilkan sebuah karya seni yang dipertunjukkan melalui Youtube, dengan mengeksplore segala fasilitas yang dimiliki oleh RSCC. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran Radjawali Semarang Cultural Center (RSCC) melalui kegiatan live in theatre pada masa pandemi Covid-19. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitiannya adalah Radjawali Semarang Cultural Center (RSCC), dan objek penelitiannya ialah strategi komunikasi pemasaran melalui kegiatan Live in Theatre di media sosial. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan memanfaatkan dan menerapkan aspek-aspek dalam teori new media, Radjawali Semarang Cultural Center (RSCC) mampu mencapai tujuan komunikasi pemasaran, yaitu informing, persuading, dan reminding.
Pengaruh Konten Media Sosial Instagram terhadap Minat Beli Followers Golden Monkey Malatang Hotpot James Runturambi; Farid Farid
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27230

Abstract

The development of more and more modern technologies has made the development of information technology faster and fasterOne way to counter the competition is to use social media. Instagram social media was chosen as the object of study because it has a greater influence. One sector in the culinary business that is leveraging social media is Golden Monkey Malatang Hotpot, with an Instagram account @Malatang_hotpot. The aim of this study is to find out whether there is an influence of social media content on Instagram @malatang_hotpot on followers' buying interest. The sample size in this study was 100 respondents who are followers of the @malatang_hotpot Instagram account. In this study using explanatory quantitative methods while the samples in this study use a targeted sampling technique. Data collection in this study used an online questionnaire with a Google form. In managing the data in this study using SPSS version 29. The bottom line of this study is the influence of social media content on Instagram @malatang_hotpot on followers' buying interest of 42.7%, while the rest of other factors outside of this study being affected. Perkembangan teknologi yang semakin modern membuat perkembangan terknologi informasi semakin meningkat pesat. Media sosial Instagram dipilih menjadi objek penelitian karena memiliki pengaruh yang lebih besar. Salah satu sektor di bisnis kuliner yang memanfatkan media sosial adalah Golden Monkey Malatang Hotpot dengan akun instagram @Malatang_hotpot. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh konten sosial media Instagram @malatang_hotpot terhadap minat beli followers. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden yang merupakan followers akun Instagaram @malatang_hotpot. Didalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat ekplanatif. kemudain pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner secara online dengan google form. Dalam mengelola data dalam penelitian ini menggunakan SPSS versi 29. Hasil akhir dari penelitian ini adalah adanya pengaruh konten sosial media Instagram @malatang_hotpot terhadap minat beli followers sebesar 42,7% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini.
Digital Marketing Perusahaan Ritel Indonesia Membangun Brand Image Fashion Footwear (Studi Kasus terhadap Onitsuka Tiger) Janice Joceline Ignabertha; Riris Loisa
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27231

Abstract

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) is a retail company that sells clothing, footwear, accessories, bags and sports equipment. Onitsuka Tiger, as one of the brands shaded by MAP, must be able to build a brand image so that it can be accepted by the Indonesian market. The purpose of this study is to describe how digital marketing communications are carried out by retail companies in an effort to build a brand image for fashion footwear products using descriptive qualitative research methods. Data collection techniques through in-depth interviews with research subjects and observations, document studies for reference for researchers in conducting research. The results of the study show that digital marketing PT MAP conducts marketing communications through four digital media channels to market Onitsuka Tiger, namely Search Engine Marketing (SEM), Social Media Marketing, Interactive Advertising, and Online PR. With good marketing communications, PT MAP aims to build the Onitsuka Tiger brand image. Overall, this study states that the use of digital marketing concepts has succeeded in building a good brand image for Onitsuka Tiger products. The author hopes that there will be further research based on developments in information technology related to marketing communications, as well as for PT MAP, namely to develop image branding through increasing digital marketing activities by involving consumers and studying marketing communication strategies more deeply. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) merupakan perusahaan ritel yang menjual pakaian, alas kaki, aksesoris, tas dan perlengkapan olahraga. Onitsuka Tiger, sebagai salah satu brand yang dinaungi oleh MAP harus mampu membangun brand image agar dapat diterima oleh pasar Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan bagaimana komunikasi pemasaran digital yang dijalankan perusahaan ritel, sebagai upaya membangun brand image produk fashion footwear dengan penggunaan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui in-depth interview terhadap subjek penelitian dan observasi, studi dokumen untuk referensi bagi peneliti dalam membuat penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing PT MAP melakukan komunikasi pemasaran melalui empat saluran media digital untuk memasarkan Onitsuka Tiger, yaitu Search Engine Marketing (SEM), Social Media Marketing, Interactive Advertising, dan Online PR. Dengan komunikasi pemasaran yang baik, PT MAP bertujuan untuk membangun brand image Onitsuka Tiger. Secara keseluruhan penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan konsep digital marketing berhasil membangun brand image yang baik untuk produk Onitsuka Tiger. Penulis berharap adanya penelitian selanjutnya berdasarkan perkembangan teknologi informasi yang berkaitan dengan komunikasi pemasaran, serta bagi PT MAP yaitu untuk mengembangkan image branding melalui memperbanyak aktivitas digital marketing dengan melibatkan konsumen dan mengkaji strategi komunikasi pemasaran lebih dalam.
Peran Brand Ambassador Kopi Kekinian untuk Menciptakan Brand Recall Mahasiswa Universitas Tarumanagara Jason Harley Hartono; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27232

Abstract

A brand ambassador is an advertising supporter or also known as an advertising star who supports advertised products to create brand recall of the brand from the promotions being carried out. According to Prashar, brand recall refers to how well consumers do a recall of a brand in various situations. In this study, the selection of the Kopi Kenangan brand as the object of research is because Kopi Kenangan is one of the leading contemporary coffee brands that is popular with the public and often uses the services of Brand Ambassadors in its promotional activities. This study uses a qualitative research approach with the exploratory case method. After conducting research on Kopi Kenangan consumers, the researchers concluded that Kopi Kenangan had followed the Brand Ambassador theory put forward by Rosister and Percy, this was evidenced by the creation of brand recall among Tarumanagara University students because of using brand ambassadors in Kopi Kenangan promotional activities. Brand ambassadoradalah pendukung iklan atau juga yang dikenal sebagai bintang iklan yang mendukung produk yang diiklankan agar terciptanya brand recall terhadap branddari promosi yang dijalankan. Menurut Prashar, brand recallmerujuk pada seberapa baik konsumen melakukan recall terhadap sebuah merek dalam berbagai situasi. Pada penelitian ini, pemilihan brandKopi Kenangan sebagai objek penelitian karena Kopi Kenangan menjadi salah satu brandkopi kekinian unggulan yang digemari masyarakat serta kerap kali menggunakan jasa brand ambassador dalam kegiatan promosinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode kasus eksploratoris. Setelah dilakukan penelitian terhadap para konsumen Kopi kenangan, peneliti menyimpulkan bahwa Kopi Kenangan sudah mengikuti teori Brand Ambassador yang dikemukan oleh Rosister dan Percy, hal tersebut dibuktikan dari terciptanya brand recall dikalangan mahasiswa Universitas Tarumanagara sebagai hasil penggunaan brand ambassador dalam kegiatan promosi Kopi Kenangan.
Analisis Motif Perempuan Dewasa Muda dalam Membeli Produk Quby Lamp Jason Subandi; Wulan Purnama Sari
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27245

Abstract

The Quby Lamp sleeping lamp phenomenon is very popular on social media. To market these products, sellers or buyers recommend each other to other people because the design is unique and the design is very pleasant and the design is very beautiful for tips to like or have. This Quby Lamp product is very popular with all groups, especially young adult women. They are interested because the design of this product is very unique. This research was conducted to obtain an idea of how consumers are interested in purchasing Quby lamp products. In order to obtain these images, the author tries to dig in depth with the sources, namely by conducting interviews with women who are interested in buying a Quby lamp, or those who have purchased a Quby Lamp before. The results of the study show that the factors that build a Quby Lamp purchasing motive are the quality, uniqueness or cuteness of the product, the use of the Quby Lamp. Meanwhile, factors that support purchases are conversations on social media. Fenomena Quby Lamp lampu tidur gemoi merupakan hal yang sangat populer di media sosial. Untuk memasarkan produk tersebut penjual atau pembeli saling merekomendasikan untuk orang lain karena desain nya yang unik dan desainya yang sangat menyenangkan serta desai yang sangat cantik untuk kiat sukai atau kita miliki. Dengan produk Quby Lamp ini sangat banyak digemari oleh semua kalangan terutama kalangan perempuan dewasa muda. Mereka tertarik karena desain dari produk ini sangat unik. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran bagaimana konsumen tertarik untuk melakukan pembelian produk Quby lamp. Untuk memperoleh gambar tersebut penulis mencoba menggali narasumber secara mendalam, yakni dengan melakukan wawancara dengan para perempuan yang tertarik untuk membeli Quby lamp, atau mereka yang pernah membeli Quby Lamp. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang membangun motif pembelian Quby Lamp adalah kualitas, keunikan ataupun kelucuan produk, kegunaan Quby Lamp. Sedangkan faktor yang mendukung pembelian adalah percakapan atau conversation di media sosial.
Pemasaran Digital Pada Media Sosial Akun Instagram Somethinc Jenchen Theresa; Sinta Paramita
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27246

Abstract

The development of technology and information is currently increasing and it has become a very important part of business today. Many local businesses now use social media to promote their business. The aim of this research is to examine the application of digital marketing on the Somethinc Instagram account in product marketing amidst intense competition for beauty brands in Indonesia. Somethinc is a local beauty brand that has products in Indonesia with quality skin care, make-up, and body products. This research uses a descriptive qualitative approach with in-depth interview techniques, textual and visual analysis, as well as documentary observation, from web Analisa.io. The results of this research show that digital marketing on Instagram Somethinc has an influence in maintaining product marketing in accordance with digital marketing theory which involves digital marketing indicators and digital marketing dimensions. As a promotional medium, social media managed by Somethinc also provides enriched information and education to followers. This increases the level of engagement with the Somethinc brand itself. Perkembangan teknologi dan informasi saat ini semakin meningkat dan itu menjadi suatu bagian yang sangat penting dalam bisnis saat ini. Banyak bisnis lokal sekarang menggunakan media sosial untuk mempromosikan bisnis mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan digital marketing pada akun Instagram Somethinc dalam pemasaran produk di tengah ketatnya persaingan brand kecantikan di Indonesia. Somethinc merupakan salah satu brand kecantikan local yang memiliki produk di Indonesia dengan produk perawatan kulit, rias wajah, dan tubuh yang berkualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara secara mendalam, analisis tekstual dan visual, serta observasi dokumenter, dari web analisa.io. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa digital marketing pada Instagram Somethinc berpengaruh dalam mempertahankan pemasaran produk sesuai dengan teori digital marketing yang melibatkan indikator digital marketing dan dimensi digital marketing. Sebagai medium promosi, media sosial yang dikelola oleh Somethinc juga memberikan pengayaan informasi serta edukasi pada follower. Ini yang meningatkan level engagement dengan brand Somethinc itu sendiri.