cover
Contact Name
Wulan Purnama Sari
Contact Email
wulanp@fikom.untar.ac.id
Phone
+6281584336003
Journal Mail Official
kiwari@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No.1 Gedung Utama Lantai 11 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Kiwari
ISSN : -     EISSN : 28278763     DOI : 10.24912/ki
Core Subject : Humanities, Social,
Kiwari (EISSN: 2827-8763) merupakan jurnal hasil karya tulis dari mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara. Jurnal ini menjadi forum publikasi bagi hasil karya mahasiswa. Artikel yang diterbitkan masih jauh dari sempurna dan terbuka untuk saran serta kritik yang membangun. Kiwari menerbitkan artikel hasil penelitian dalam bidang ilmu komunikasi, yang meliputi komunikasi politik, komunikasi antar budaya, komunikasi bisnis, komunikasi digital, komunikasi antar pribadi, komunikasi organisasi, dll.
Articles 421 Documents
Upaya Strategi Public Relations dalam Membangun Brand Image UMKM Jennifer Jennifer; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27247

Abstract

Implementation of public relations strategy is a strategy used by a brand to improve the quality of the brand. The purpose of this study was to determine the role of public relations in building the brand image of UMKM Koko Batagor. This research will use a qualitative approach with a case study method. The case study was used because Koko Batagor is one of the Batagor shops that has received attention from Bogir residents amidst very tight culinary competition. In this research, data collection was carried out by interviews. Interviews will be conducted with 6 informants, namely 1 owner of MSME Koko Batagor, 2 members of the Public Relations team of MSME Koko Batagor, and 3 informants who are consumers of MSME Koko Batagor. The data that has been collected in the form of interviews will be summarized, relevant data selected, and then used in research. Other sources are also used, such as secondary data from various relevant sources. The results of research that have been conducted show that public relations strategies use 6 of 7 public relations strategies. Of the 6 strategies carried out, it was stated that this public relations strategy was able to build a brand image for MSME Koko Batagor. Implementasi strategi kehumasan merupakan strategi yang digunakan oleh sebuah brand dalam meningkatkan kualitas brand tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran humas dalam membangun brand image UMKM Koko Batagor. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Studi kasus digunbakan karena Koko Batagor merupakan salah satau kedai batagor yang mendapatkan perhatian dari warga Bogor di tengah persaingan kuliner yang sangat ketat. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Wawancara akan dilakukan kepada 6 informan yaitu 1 pemilik UMKM Koko Batagor, 2 orang tim Humas UMKM Koko Batagor, dan 3 informan yang merupakan konsumen UMKM Koko Batagor. Data-data yang telah dikumpulkan berupa wawancara akan dirangkum, dipilih data yag relevan, untuk kemudian digunakan dalam penelitian. Sumber lain pun digunakan, seperti data skunder dari berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa strategi kehumasan menggunakan 6 dari 7 strategi kehumasan. Dari 6 strategi yang dilakukan disebutkan bahwa strategi kehumasan ini mampu membangun brand image bagi UMKM Koko Batagor.
Strategi Komunikasi dalam Membangun Kesadaran Merek Marque.Co melalui Media Sosial Jennifer Mia Pranata; Ahmad Junaidi
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27249

Abstract

Technological developments have had an influence on product promotion efforts, this has also enabled businesspeople to be able to optimize them well. This research focuses on Marque.Co's communication strategy in building brand awareness through social media. Marque.Co was used as the object of research because local products are built with serious effort and prioritize product quality and efforts to provide optimal service to its customers. This research uses a qualitative approach method with primary and secondary data collection techniques. Primary data was carried out by observation and interviews, while secondary data was carried out by literature study. The results show that Marque.Co itself makes efforts to approach communication with its consumers through social media Instagram and TikTok and makes sales through online marketplaces such as Shopee and Tokopedia. The communication strategy carried out was successful in building brand awareness, this is proven by Marque.Co's Instagram followers reaching more than 50,000 and sales of thousands of units on Shopee. Perkembangan teknologi telah memberikan pengaruh pada upaya promosi produk, hal tersebut pun membuat para pelaku bisnis untuk bisa mengoptimalkannya dengan baik. Penelitian ini memiliki fokus pada strategi komunikasi Marque.Co dalam membangun kesadaran merek melalu media sosial. Marque.Co ini dijadikan objek penelitian karena produk lokal yang dibangun dengan upaya yang serius dan juga mengedepankan kualitas produk serta upaya memberikan pelayanan yang optimal kepada customernya. Penelitian ini menggunakan metode pendakatan kualitatif dengan teknik pengumupulan data primer dan juga sekunder. Data primer dilakukan dengan observasi dan juga wawancara, sedangkan data sekunder dengan studi pustaka. Hasil menujukkan bahwa Marque.Co sendiri melakukan upaya pendekatan komunikasi dengan konsumennya melalui media sosial Instagram dan TikTok, dan melakukan penjualan melalui marketplace online seperti Shopee dan Tokopedia. Strategi komunikasi yang dilakukan berhasil membangun kesadaran merek (brand awareness), hal ini terbukti dari followers Instagram Marque.Co mencapai lebih dari 50.000 dan penjualan dengan jumlah ribuan unit di Shopee.
Pengaruh Celebrity Endorser di Instagram terhadap Brand Image Erigo Store Jeremy Jordan Saputra; Nigar Pandrianto
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27251

Abstract

Social media is a platform that focuses its users on activities and collaborations. One of the social media that is often used by the public is Instagram. Instagram is also used to promote online. One fashion brand that uses Instagram to promote online is Erigo. Erigo has a good brand image among the public. To increase the brand image, Erigo uses endorsements via Instagram. One of the Instagram celebrity endorsers used by Erigo is Arief Muhammad. Arief Muhammad's Instagram account is named @ariefmuhammad and has 5.4 million followers as of September 2022. This research was created to find out whether Arief Muhammad on Instagram as a celebrity endorser @erigostore has an influence on Erigo's brand image. This study uses the theory of 4 characteristics of celebrity endorsers proposed by Rossiter & Percy, namely the VISCap Model. This study uses a quantitative method by distributing questionnaires to 100 respondents who are followers of Arief Muhammad. The data obtained were analyzed through correlation coefficient test, determination coefficient, and simple regression analysis. Data validity techniques from this study used validity tests, reliability tests, and hypothesis testing (t). The results of this study show that there is a relationship between the two variables, and the influence of Arief Muhammad on Instagram as a celebrity endorser @erigostore is influential and contributes 27.7% to Erigo's brand image. Media sosial ialah suatu platform yang memfokuskan orang yang menggunakannya agar dapat beraktivitas ataupun berkolaborasi. Instagram ialah salah satu media sosial yang paling sering dipakai masyarakat. Instagram juga digunakan untuk melakukan promosi secara online. Salah satu brand fashion yang menggunakan Instagram untuk melakukan promosi online yaitu Erigo. Erigo memiliki brand image yang baik di kalangan masyarakat. Untuk meningkatkan brand image, Erigo menggunakan endorsement melalui Instagram. Salah satu celebrity endorser Instagram yang digunakan oleh Erigo yaitu Arief Muhammad. Akun Instagram Arief Muhammad bernama @ariefmuhamad dan memiliki followers berjumlah 5,4 juta per September 2022. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui apakah Arief Muhammad di Instagram sebagai celebrity endorser @erigostore memiliki pengaruh terhadap brand image Erigo. Penelitian ini menggunakan teori 4 karakteristik celebrity endorser yang dikemukakan oleh Rossiter & Percy yaitu VISCap Model. Metode kuantitatif dipakai dalam penelitian ini, yakni dengan cara menyebarluaskan kuisioner ke 100 (seratus) responden yang merupakan followers Arief Muhammad. Data yang diperoleh dianalisis melalui uji koefisien relasi, koefisien determinasi, dan analisis regresi sederhana. Teknik keabsahan data dari penelitian ini memakai uji validitas, uji reliabilitas, serta uji hipotesis (t). Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya hubungan diantara kedua variabel, serta pengaruh Arief Muhammad di Instagram sebagai celebrity endorser @erigostore berpengaruh dan memberikan kontribusi 27,7% terhadap brand image Erigo.
Strategi Komunikasi Pemasaran Butik Lianepuspita melalui Media Sosial Jimmy Setiawan; Ahmad Junaidi
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27253

Abstract

Communication is the link of all social interactions. Communication is one of the main keys in the world of marketing. The use of Instagram media sosial as a marketing tool is inseparable from the pattern of community interaction which has shifted from face-to-face communication to virtual communication. The choice of marketing through online media occurs due to several factors such as time and cost efficiency. This study aims to find out how the internet-based marketing communication strategy is implemented by Lianepuspita Boutique in marketing its products both through Instagram and the Marketplace. The data in this study used observation data, interviews, documentation, and internet searching. The data needed includes the promotional strategy implemented by the Lianepuspita Boutique. This type of research uses qualitative research with a case study research approach to the object under study. Lianepuspita Boutique is a kebaya brand that chooses the online route in marketing its products. The results show that the marketing communication strategy carried out by Lianepuspita Boutique uses elements of the marketing mix with a focus on sales promotion on Instagram and Marketplace. Komunikasi adalah penghubung semua interaksi sosial. Komunikasi merupakan salah satu kunci utama dalam dunia pemasaran. Penggunaan media sosial Instagram sebagai alat pemasaran tidak terlepas dari pola interaksi masyarakat yang bergeser dari komuikasi yang mendapatkan tatap muka ke komunikasi virtual. Pemilihan pemasaran melalui media online terjadi karena beberapa faktor seperti efisiensi waktu dan biaya. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran berbasis internet yang dijalankan oleh Butik Lianepuspita dalam memasarkan produk buatannya baik melalui Instagram dan marketplace. Data dalam penelitian ini mengumpulkan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan internet searching. Data yang diperlukan meliputi strategi promosi yang diterapkan Butik Lianepuspita. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus pada objek yang diteliti. Butik Lianepuspita merupakan brand kebaya yang memilih jalur online dalam memasarkan produk-produknya. Hasil menunjukkan bahwa dalam strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Butik Lianepuspita menggunakan elemen bauran pemasaran dengan fokus pada promosi penjualan di Instagram dan marketplace.
Analisis Strategi Kreatif YouTuber Bangpop Jody Kurniawan Pratama; Sinta Paramita
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27255

Abstract

The presence of YouTube today greatly influences content creators in the creative industry. Content creators use YouTube as a place to make money, work and also do live streaming. The advantage of YouTube is its ability to quickly disseminate information to the public. Of the many YouTube contents, content playing games is one of the content that is in great demand. One of the YouTubers who creates content for playing this game is Bangpop, a Youtuber from Bandung. In this study, researchers. Want to know how Bangpop's creative strategy is to produce content that is in great demand by the audience. This research approach is qualitative while the method used is a case study. To collect data, an analysis of the content was carried out, and conducted in-depth interviews with Bangpop content creators. In addition, interviews were also conducted with relevant informants to obtain a more complete perspective in the research. The results of this research show that evaluating ideas, namely by creating content based on comments and responses from viewers on live streaming, will make viewers prefer the content produced. Kehadiran YouTube saat ini sangat memengaruhi content creator di industri kreatif. Content creator menggunakan YouTube sebagai wadah untuk mencari uang, berkarya dan juga melakukan live streaming. Kelebihan YouTube adalah kemampuannya yang dapat dengan cepat menyebarkan informasi kepada masyarakat. Dari banyaknya konten Youtube, konten bermain game adalah salah satu konten yang banyak diminati. Salah satu youtuber yang membuat konten bermain game ini adalah Bangpop, seorang Youtuber asal Bandung. Pada penelitian ini peneliti. Ingin mengetahui bagaimana strategi kreatif Bangpop untuk menghasilkan konten yang banyak diminati oleh penonton. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif sedangkan metode yang digunakan adalah studi kasus. Untuk mengumpulkan data, dilakukan analisis terhadap konten, dan melakukan wawancara mendalam dengan content creator Bangpop. Selain itu dilakukan juga wawancara dengan narasumber yang relevan untuk mendapat perspektif yang lebih lengkap dalam penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi ide yakni dengan membuat konten berdasarkan komentar dan respon dari penonton di live streaming, akan membuat penonton lebih menyukai konten yang diproduksi.
Pengaruh Influencer Marketing dan Brand Image Scarlett Whitening terhadap Keputusan Pembelian Mahasiswa Jovita Zabrina; Ahmad Junaidi
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27272

Abstract

This study aims to test empirically the effect of influencer marketing and brand image on purchasing decisions that are focused on student circles. This analysis uses influencer marketing and brand image independent variabels. As well as the dependent variabel, namely the purchase decision. The sample for this study were people who had seen Scarlett Whitening advertisements on TikTok by influencer marketing. Data collection was carriedout using a questionnaire distributed to 100 students. The statistical method in this research is multiple linear regression analysis with hypothesis testing. The results of thisstudy indicate that influencer marketing and brand image influence purchasing decisionswith certain factors. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh influencer marketingdan brand image terhadap keputusan pembelian yang difokuskan dilingkungan Mahasiswa. Analisis ini menggunakan variabel independen Influencer Marketing dan Brand Image. Serta variabel dependennya yaitu Keputusan Pembelian. Sampel penelitian ini adalah orang- orang yang pernah melihat iklan Scarlett Whitening di TikTok yang dilakukan oleh influencer marketing. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang disebarkan kepada 100 Mahasiswa. Metode statistik dalam penelitianyaitu analisis regresi linear berganda dengan pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa influencer marketing dan brand image mempengaruhi dalamkeputusan pembelian dengan faktor – faktor tertentu.
Peran Brand Ambassador Perusahaan E-Sport dalam Menumbuhkan Loyalitas Penggemar Kellie Wen; Roswita Oktavianti
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27274

Abstract

This research aims to find out about the role of ESport company brand ambassadors in growing fan loyalty. ESports or electronic sports is a term for the competitive world of multi- player video game games or competitions. Meanwhile, brand ambassadors are individuals or groups appointed as icons or identities to represent certain products as the best image representation of a product, so that consumers can be attracted and invited to buy or use the product with expertise and attractiveness. The theory used to support this research is public opinion. This study uses a qualitative method. Data collection in this research used focus group discussion techniques. The subjects of this research were brand ambassador followers and ESport followers on social media. In accordance with the objectives of this research, the author wants to see how public opinion is regarding the role and influence of brand ambassadors in growing fan loyalty for ESport companies. This research shows that the influence of a brand ambassador in building fan loyalty for an E-Sport company is very important. Apart from that, this research shows the importance of visibility, credibility, attraction and brand ambassador power indicators to grow or increase fan loyalty. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang peran brand ambassador perusahaan ESport dalam menumbuhkan loyalitas penggemar. ESports atau electronic sports adalah sebuah istilah untuk dunia kompetitif dalam game atau kompetisi video game pemain jamak. Sementara Brand ambassador atau duta merek adalah individu atau kelompok yang ditunjuk sebagai ikon atau identitas untuk mewakili produk tertentu sebagai representasi citra terbaik dari suatu produk, sehingga konsumen dapat tertarik dan diundang untuk membeli atau menggunakan produk dengan keahlian dan daya tarik. Teori yang dipakai untuk mendukung penelitian ini adalah opini publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik focus group discussion atau diskusi kelompok. Subjek dari penelitian ini adalah pengikut brand ambassador dan pengikut ESport di media sosial. Sesuai dengan tujuan dari dari penelitian ini, maka penulis ingin melihat bagaimana opini publik terhadap peran dan pengaruh brand ambassador dalam menumbuhkan loyalitas penggemar untuk perusahaan ESport. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh seorang brand ambassador dalam membangun loyalitas penggemar untuk perusahaan E-Sport sangatlah penting. Selain itu penelitain ini menunjukkan hasil bahwa pentingnya indicator visibility, credibility, attraction, dan power brand ambassador untuk menumbuhkan atau meningkatkan loyalitas penggemar.
Pandangan terhadap Perdukunan di Kalangan Mahasiswa Universitas Tarumanagara Kenny Suryaputra; Nigar Pandrianto
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27275

Abstract

Researcher conducted a research on the effect of red magician’s content on people's perceptions of shamanism among Untar students. This research aims to determine the relations between the content of the Red Magician and people's distrust of shamanism in Indonesia, especially among Tarumanagara University students. This study utilized quantitative approach with a questionnaire as a survey method instrument. The purpose of the survey method is to obtain an explanation of the influence between the content of the red magician and people's perceptions of shamanic practices in the population of Tarumanagara University students. Researchers used data processing techniques correlation coefficient, coefficient of determination, linear regression analysis, and t test. After distributing the questionnaires and getting a total of 100 respondents. Researchers found that the content of the red magician influenced positively and significantly on people's perceptions of shamanism because the results of the T test gave a T count value of 5,733 > T table (2,306) and a significant value of 0.00 <0.05, so the conclusion is that H0 is rejected and H1 is accepted, which means that x variable (the content of the Red Magician) affects the y variable (the public's perception of shamanism) positively. Peneliti melakukan penelitian tentang pengaruh konten pesulap merah terhadap persepsi masyarakat kepada perdukunan di kalangan mahasiswa Untar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konten Pesulap Merah dengan ketidakpercayaan masyarakat terhadap perdukunan di Indonesia, khususnya di kalangan mahasiswa Universitas Tarumanagara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei menggunakan kuesioner sebagai instrument pengambilan datanya. Tujuan dari metode survei adalah untuk mendapatkan penjelasan tentang pengaruh antara konten Pesulap merah dengan persepsi masyarakat terhadap praktik perdukunan di dalam populasi lingkungan mahasiswa Universitas Tarumanagara. Peneliti menggunakan teknik pengolahan data koefisien korelasi, koefisien determinasi, analisis regresi linier, serta uji t. Setelah menyebarkan kuesioner dan mendapatkan sejumlah 100 responden. Peneliti menemukan bahwa konten pesulap merah memiliki pengaruh positif dan signifikan kepada persepsi masyarakat terhadap perdukunan sebab hasil uji T memberikan hasil nilai T hitung 5.733 > T Tabel (2.306) dan nilai signifikan 0,00 < 0,05 , maka dapat ditarik kesimpulan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti variabel x (konten Pesulap Merah) berpengaruh positif terhadap variabel y (persepsi masyarakat terhadap perdukunan).
Strategi Komunikasi Pemasaran melalui Influencer pada Media Sosial Studi Akun Instagram @secondatebeauty Kezia Therezia Marpaung; Roswita Oktavianti
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27276

Abstract

Secondate Beauty is a local cosmetic brand that launched a make up brand in 2020 in Indonesia. The owner of Secondate is a rising beauty influencer, namely Titan Tyra, while Gitta Amelia does bookkeeping in the world of Finance and Venture Capital which is more male-oriented. With the emergence of Secondate, Titan and Gitta hope that the products that are born can have value and want to create valuable products at affordable prices through social media, websites and e-commerce. Brand Activation is a form of marketing interaction between consumers and brands so that customers can know the brand carefully. The approach taken by Brand Activation is by introducing significant things through direct marketing activation, promotions activation, social media activation, sponsorship activation, marketing event activation which are aligned with the four main pillars of Brand Activation through product and service, employees, identity, and communication to understand that the role of influencers in Secondary beauty products is to promote products and present influencer marketing trends. This research aims to find out the Role of Influencers in Brand Activation through social media. The research data uses a qualitative approach with a descriptive case study research method to obtain data collection, namely interviews, observation and documentation using three informants with the object of research as Secondate Beauty. The results of this study state that Brand Activation activities also utilize social media through Influencers with promotions and social media that are displayed to the public. Secondate Beauty merupakan sebuah brand kosmetik lokal yang meluncurkan merek make up pada tahun 2020 di Indonesia. Pemilik Secondate merupakan beauty influencer yang sedang naik daun yaitu Titan Tyra sedangkan Gitta Amelia melakukan pembukuan di dunia Keuangan dan Modal Ventura yang lebih mengarah oleh pria. Dengan munculnya Secondate ini Titan dan Gitta berharap produk yang di lahirkan dapat memiliki nilai dan ingin mewujudkan produk yang bernilai dengan harga terjangkau melalui media sosial, website dan e-commerce. Brand Activation merupakan sebuah bentuk interaksi pemasaran antara konsumen dan brand sehingga pelanggan dapat mengetahui brand dengan seksama. Pendekatan yang dilakukan Brand Activation dengan cara memperkenalkan hal yang signifikan melalui direct marketing activation, promotions activation, social media activation, sponsorship activation, marketing event activation yang diselaraskan dengan empat pilar utama Brand Activation melalui product and service, employees, identity, dan communication untuk memahami bahwa peran influencer pada produk Secondate beauty guna mempromosikan produk dan menghadirkan trend influencers marketing. Penelitian ini ditujukan mengetahui bagaimana peran influencer dalam brand activation melalui media sosial. Data Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus deskriptif memperoleh pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi dengan menggunakan tiga narasumber dengan objek penelitian Secondate Beauty. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kegiatan Brand Activation juga memanfaatkan media sosial melalui Influencer dengan promosi dan sosial media yang ditampilkan kepada khalayak.
Etika Bertemu Klien di Tempat Makan Klara Paskalia; Gregorius Genep Sukendro
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27277

Abstract

The existence of ethics can help us in making decisions about what actions and ways we can behave and what cannot be done, ethics can function in all aspects of life. In the world of work it is necessary to maintain professional relationships with business partners, ethics in the business world is very important, with ethics business partners will feel comfortable and confident with us. Relationships that are built between companies and business partners generally occur over a long period of time. So table manners (eating etiquette), appearance, and topics of conversation need to be prepared before meeting clients. In the world of work, you are usually familiar with invitations to eat with clients. Knowledge of table manners or usually called eating ethics is needed by everyone, because everyone's table rules are different. This happens because of differences in customs and culture of each person. The eating etiquette that is usually used at formal meals or attending dinner invitations is an etiquette that has developed in European countries for a long time. Dengan adanya etika dapat membantu kita dalam mengambil penyelesaian tentang tindakan dan cara kita bersikap apa yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan, etika dapat berfungsi dalam semua aspek dalam kehidupan. Dalam dunia kerja perlu menjaga hubungan yang profesional dengan rekan bisnis, etika dalam dunia bisnis sangatlah penting, dengan adanya etika rekan bisnis akan merasa nyaman dan yakin sama kita. Relasi yang dibangun antara perusahaan dan rekan bisnis pada umumnya terjadi dalam jangka waktu yang panjang. Maka table manner (etika makan), penampilan, dan topik pembicaraan perlu dipersiapkan sebelum bertemu klien, di dunia kerja biasanya sudah tidak asing lagi dengan undangan makan dengan klien. Pengetahuan mengenai Table manners atau biasanya sering disebut etika makan sangat diperlukan oleh setiap orang, karena peraturan di meja makan setiap orang berbeda. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan adat dan kebudayaan dari setiap orang. Etika makan yang biasanya digunakan dalam acara makan formal maupun menghadiri undangan makan adalah etika yang sudah berkembang di Negara Eropa sejak lama.