cover
Contact Name
Wulan Purnama Sari
Contact Email
wulanp@fikom.untar.ac.id
Phone
+6281584336003
Journal Mail Official
kiwari@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No.1 Gedung Utama Lantai 11 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Kiwari
ISSN : -     EISSN : 28278763     DOI : 10.24912/ki
Core Subject : Humanities, Social,
Kiwari (EISSN: 2827-8763) merupakan jurnal hasil karya tulis dari mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara. Jurnal ini menjadi forum publikasi bagi hasil karya mahasiswa. Artikel yang diterbitkan masih jauh dari sempurna dan terbuka untuk saran serta kritik yang membangun. Kiwari menerbitkan artikel hasil penelitian dalam bidang ilmu komunikasi, yang meliputi komunikasi politik, komunikasi antar budaya, komunikasi bisnis, komunikasi digital, komunikasi antar pribadi, komunikasi organisasi, dll.
Articles 421 Documents
Implementasi Interaksi Simbolik dalam Strategi Komunikasi Pemasaran (Studi Kasus Divisi Copywriter Sevenads Indonesia) Cahyadi, James; Adi Pribadi, Muhammad
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30170

Abstract

Nowadays, communication has become a very easy activity with the help of the internet. Instagram as a social media, is the most popular by the world community, from ordinary people to companies. Companies utilize Instagram media as a means of promotional activities or known as digital marketing, through creative content. Digital marketing is popularly used by companies because it can target more specific and wider targets. Thus the role of a digital agency is very important for a company in carrying out its digital marketing. Sevenads Indonesia as one of the digital agencies in Indonesia plays a role in creating social media content that is useful for helping companies market their products or services. This research is expected to see how the marketing process is carried out by the copywriter division, with a symbolic interaction theory approach. This research discusses how the role of symbolic interaction in the marketing communication strategy process by the copywriter division of the Sevenads Indoensia digital agency. This research uses Mead's symbolic interaction theory, and marketing communication by Kotler and Keller. Using the qualitative exploratory case study method, this research found that the work process of the copywriter division in planning marketing communications for brands is in accordance with the theory of symbolic interaction. Masa ini komunikasi menjadi kegiatan yang sangat mudah dengan adanya bantuan internet. Instagram sebagai media sosial, merupakan yang paling digemari oleh masyarakat dunia, dari masyarakat biasa hingga perusahaan. Perusahaan memanfaatkan media Instagram sebagai sarana kegiatan promosi atau dikenal dengan istilah digital marketing, melalui konten kreatif. Digital marketing gemar digunakan oleh perusahaan karena dapat menyasar target dengan lebih spesifik dan target yang lebih luas. Dengan demikian peran agensi digital sangatlah penting bagi suatu perusahaan dalam melaksanakan digital marketing-nya. Sevenads Indonesia sebagai salah satu agensi digital di Indonesia berperan dalam membuat konten media sosial yang berguna membantu perusahaan dalam memasarkan produk atau jasa nya. Pada penelitian ini diharapkan dapat melihat bagaimana proses pemasaran yang dilakukan oleh divisi copywriter, dengan pendekatan teori Interaksi Simbolik. Penelitian ini membahas bagaimana peran interaksi simbolik dalam proses strategi komunikasi pemasaran oleh divisi copywriter agensi digital Sevenads Indoensia. Penelitian ini menggunakan teori Interaksi Simbolik dari Mead, dan komunikasi pemasaran oleh Kotler dan Keller. Menggunakan metode studi kasus eksploratori kualitatif, penelitian ini mendapatkan hasil bahwa dalam proses kerja divisi copywriter dalam merencanakan komunikasi pemasaran bagi brand, telah sesuai dengan teori Interaksi Simbolik.
Konten Sarkasme, TikTok, dan Remaja Pradana, Johannes; Savitri Setyo Utami, Lusia
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30171

Abstract

In general, the language of sarcasm is used to ridicule and even beat the speech partner. Sarcasm language refers to harsh words and contains scathing jokes or satire that can hurt someone's heart. Sarcasm in social media is ridicule or ridicule that is expressed either in writing, photos, or videos. The social media that is widely used by Indonesian people from all walks of life is the TikTok application. One example of sarcasm on TikTok is in the TikTok content of a teenager @ramdani_eka who misused the word "chuaks" to become a sarcastic sentence ending. Examples of teenage sarcasm content are “Elite style, difficult economy chuaks”, and “It's useless to be pretty if you're fat chuaks”. The purpose of this study is to describe and describe the views of adolescents on sarcasm content on the @ramdhani_eka TikTok account. This study uses the theory of symbolic interaction, with three main concepts: Mind, Self, and Society which are the theoretical reviews and uses concepts related to social media. The research methodology used is a qualitative approach with the case study method. The results of the study describe the adolescent's view that sarcasm that does not touch sensitive matters tends to be considered ordinary joke material, but if it mentions sensitive matters, then the sarcasm is considered negative. Pada umumnya bahasa sarkasme dimanfaatkan untuk mengejek bahkan mengalahkan mitra tutur. Bahasa sarkasme mengacu pada perkataan yang kasar dan mengandung olokan atau sindiran pedas yang bisa menyakiti hati seseorang. Sarkasme dalam media sosial merupakan ejekan atau cemoohan yang dituangkan baik secara tulisan, foto ataupun video. Media sosial yang banyak dipakai oleh masyarakat Indonesia dari segala kalangan adalah aplikasi TikTok. Contoh sarkasme di TikTok salah satunya adalah pada konten tiktok seorang remaja @ramdani_eka yang menyalahgunakan kata “chuaks” menjadi sebuah akhiran kalimat sarkasme. Contoh konten sarkasme remaja tersebut “Gaya elit, ekonomi sulit chuaks”, “Percuma cantik kalo gendut chuaks”. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menguraikan pandangan remaja pada konten sarkasme di akun TikTok @ramdhani_eka. Penelitian ini menggunakan teori interaksi simbolik, dengan tiga konsep utamanya: Mind, Self, dan Society yang menjadi tinjauan teoritisnya serta menggunakan konsep-konsep terkait media sosial. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian mendeskripsikan pandangan remaja bahwa sarkasme yang tidak menyentuh hal-hal sensitif cenderung dianggap sebagai bahan candaan biasa, tetapi jika sudah menyinggung hal-hal sensitif, maka sarkasme tersebut dianggap negatif.
Analisis Peran Push Notification dalam Mendorong Pembelian Peralatan Rokok Elektrik di E-Commerce Antony, Kevin; Pandrianto, Nigar
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30172

Abstract

Technological developments have now made the existence of electric cigarettes increasingly popular, demand for them continues to increase in various countries including Indonesia, as well as developments in information technology such as the internet which have created new marketing techniques, one of these techniques is push notifications, a marketing instrument that can be considered effective. if its existence is able to influence individuals to be interested in the products offered and ultimately make purchasing decisions, therefore this study aims to understand how the role of push notifications influences purchasing decisions for e-cigarette equipment, especially in the Tokopedia application. The research method used to find data is a case study with observation and in-depth interviews as a data collection technique, then the collected data will be processed into interview transcripts. The results of this study indicate that the reaction of each individual in responding to push notifications is found to be different, it depends on their preferences in enabling the feature, besides that this research also shows that push notifications as a marketing tool have an influence on purchasing decisions for Foom products in Tokopedia, however, to make push notifications sent more effective, notifications must be adjusted to user preferences and needs. Perkembangan teknologi kini membuat keberadaan rokok elektrik menjadi semakin populer, peminatnya terus meningkat di berbagai negara termasuk Indonesia, begitu pun dengan perkembangan teknologi informasi seperti internet yang telah menciptakan teknik-teknik marketing baru. Teknik tersebut adalah push notification. Sebuah instrumen marketing dapat dianggap efektif jika keberadaannya mampu memengaruhi individu untuk tertarik pada produk yang ditawarkan dan akhirnya melakukan keputusan pembelian. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana peran push notification dalam mendorong keputusan pembelian perlengkapan rokok elektrik terkhusus pada aplikasi e-commerce Tokopedia. Metode penelitian yang digunakan untuk mencari data adalah studi kasus dengan observasi dan wawancara mendalam sebagai teknik pengumpulan data. Setelah itu data-data tersebut akan diolah menjadi transkrip wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa reaksi setiap individu dalam menanggapi push notification ditemukan berbeda-beda, bergantung pada preferensi mereka dalam memfungsikan fitur tersebut. Selain, itu penelitian ini juga menunjukkan bahwa push notification sebagai sebuah alat marketing memiliki pengaruh pada pembuatan keputusan pembelian produk Foom di Tokopedia, namun untuk membuat push notification yang dikirimkan semakin efektif, notifikasi harus disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan pengguna.
Budaya Organisasi yang Diterapkan di Organisasi PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kota Bekasi sehingga Membentuk Komunikasi Organisasi Christi Hanna, Meylinda; Gafar Yoedtadi, Moehammad
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30173

Abstract

The purpose of this research is to understand the culture applied by the Bekasi City PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Organization in shaping Organizational Communication. The Bekasi City PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) organization is the first and oldest professional organization for journalists in Indonesia, which was born and based on February 9, 1946 in the city of Surakarta. The Organizational Culture applied by PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Bekasi City applies the rules of the Press written in the Law on the Press No.40 of 1999, applies guidelines that explain a collection of Journalistic ethics and must be carried out by all Journalism in Indonesia in writing news accurately, balanced and not abusing the profession such as accepting bribes. This study aims to explain how the organizational culture of the Indonesian Journalists Association (PWI) Bekasi City in shaping an organizational communication. The method used in this research is to use a descriptive qualitative method to describe the organizational culture of the Bekasi City PWI Organization in shaping Organizational Communication through the form of sentences resulting from interviews. The data collection techniques carried out in this study are by conducting interview activities with four resource persons, namely the Chairperson of the Bekasi City PWI, the Bekasi City PWI Secretary, the Bekasi City Treasurer, and the Bekasi City PWI Member Section. make observations. The results of this research show that the culture applied in the Bekasi City PWI (Indonesian Journalists Association) Organization adheres to moral values based on Pancasila, namely values applied based on Pancasila with the aim of providing understanding in the role of journalism, namely acting as an independent and professional Indonesian journalist without distinction of ethnicity, race, and religion even differentiate organizational membership groups. Tujuan Penelitian ini ditulis bertujuan untuk memahami budaya yang diterapkan oleh Organisasi PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kota Bekasi dalam membentuk Komunikasi Organisasi. Organisasi PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kota Bekasi merupakan organisasi profesi jurnalis yang pertama di Indonesia dan tertua yang lahir dan berpijak pada tanggal 9 Februari 1946 di kota Surakarta. Budaya Organisasi yang diterapkan oleh PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kota Bekasi menerapkan aturan-aturan tentang Pers yang tertulis di Undang-Undang tentang Pers No.40 Tahun 1999. Aturan tersebut menerapkan pedoman-pedoman yang menjelaskan tentang kumpulan etika Jurnalistik dan wajib dilakukan oleh seluruh Jurnalistik di Indonesia dalam menulis berita dengan akurat, berimbang dan tidak menyalahgunakan profesi seperti menerima suap. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana budaya organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bekasi dalam membentuk suatu Komunikasi organisasi. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yakni dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menjabarkan budaya organisasi Organisasi PWI Kota Bekasi dalam membentuk Komunikasi Organisasi melalui bentuk kalimat-kalimat hasil dari wawancara. Adapun teknik pengumpulan data yang dilaksanakan dalam penelitian ini yakni dengan melakukan kegiatan wawancara dengan empat narasumber yakni Ketua PWI Kota Bekasi, Sekertaris PWI Kota Bekasi, Bendahara Kota Bekasi, dan Seksi Anggota PWI Kota Bekasi. melakukan observasi. Hasil penelitian ini diketahui bahwa budaya yang diterapkan dalam Organisasi PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kota Bekasi menganut nilai moral yang berasaskan Pancasila yakni nilai yang diterapakan dengan berasaskan Pancasila bertujuan untuk memberikan pemahaman dalam peran Jurnalistik yakni berperan sebagai wartawan indoneisa yang indpeneden dan professional tanpa membedakan suku, ras, dan agama sekalipun membedakan golongan keanggotaan organisasi.
Strategi Humas Inspiring Agency dalam Membangun Citra Positif Perusahaan di Kalangan Generasi Z Muharizal Rizki, Aditiya; Aulia, Sisca
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30174

Abstract

Image is a very important asset for an organization or company that should be continuously built, maintained and nurtured. Currently, companies operating in the insurance sector are competing to be at the forefront by following developments in information technology. Inspiring Agency is an insurance business unit headed by a Senior Agency Director. The business run by Inspiring Agency is PT Prudential's insurance business. This research aims to determine Inspiring Agency's public relations strategy in building a positive company image among generation Z. In this research the author uses a qualitative approach. The results of this research show that Inspiring Agency continues to strive to create a positive image, socialize its vision, and communicate with the public, especially generation Z. To achieve its goals, Inspiring Agency implements a structured planning strategy. This strategy is an implementation of Inspiring Agency's actions. In its strategy, Inspiring Agency applies publications, events, news, community involvement, image delivery, lobbying and negotiation, and social responsibility. Citra merupakan aset yang sangat penting bagi organisasi atau perusahaan yang semestinya harus terus menerus dibangun, dipelihara, dan dipertahankan. Saat ini perusahaan yang bergerak pada bidang asuransi bersaing menjadi yang tedepan dengan mengikuti perkembangan teknologi informasi. Inspiring Agency adalah salah satu unit bisnis asuransi yang dikepalai oleh Senior Agency Director. Bisnis yang dijalani oleh Inspiring Agency adalah bisnis asuransi PT Prudential. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi humas Inspiring Agency dalam membangun citra positif perusahaan di kalangan generasi Z. Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Inspiring Agency terus berusaha untuk menciptakan citra positif, mensosialisasikan visinya, dan berkomunikasi dengan masyarakat terutama generasi Z. Untuk mencapai tujuan, Inspiring agency menerapkan strategi perencanaan yang terstruktur. Strategi tersebut merupakan implementasi dari tindakan Inspiring Agency. Dalam strateginya, Inspiring Agency menerapkan publications, event, news, community involvement, inform of image, lobbying and negotiations, dan social responsibility.
Mengedukasi Masyarakat Manfaat Investasi pada Logam Mulia Secara Online sebagai Humas Arieputera, Alexander; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30175

Abstract

With the emergence of online platforms, trading in precious metals has become more accessible to the public. But it also provides challenges that are mainly related to understanding knowledge and also the benefits of investing in precious metals. Investment is sacrificing current assets to gain greater assets in the future. Investment can mean investing a certain amount of funds in real assets (for example, land, gold, machinery, or buildings) or financial assets (deposits, shares, or bonds) are the most common. Therefore, here I want to analyze the role of public relations in educating the public about the very important benefits of investing in precious metals. The research approach used in this research is a qualitative approach because it has a descriptive basis for understanding an existing phenomenon. The results of this research are that public relations has an important role in providing education about the benefits of investing in metals to the public. At Ibank, public relations provides education to the public about the many benefits of investing in precious metals and how to carry out buying and selling precious metals online safely without having to go to a physical shop. The research results show that public relations has a role as an expert advisor, communication facilitator, problem solver, and communications technician. Dengan munculnya platform online, perdagangan logam mulia semakin mudah diakses oleh masyarakat. Tetapi juga memberikan tantangan yang terutama terkait dengan pengetahuan pemahaman dan juga manfaat dari investasi logam mulia. Investasi adalah mengorbankan aset saat ini untuk mendapatkan aset yang lebih besar pada masa yang akan datang. Investasi dapat berarti menginvestasikan sejumlah dana pada aset real (misalnya, tanah, emas, mesin, atau bangunan) atau aset finansial (deposito, saham, atau obligasi) adalah yang paling umum. Oleh karena itu, disini saya ingin menganalisa peran humas dalam mengedukasi masyarakat tentang manfaat investasi logam mulia menjadi sangat penting. Pendekatan penelitian yang digunakan pada penelitian kali ini adalah dengan pendekatan kualitatif karena memiliki dasar deskriptif guna memahami suatu fenomena yang ada. Hasil dari penelitian ini humas memiliki peranan penting dalam memberikan edukasi mengenai manfaat investasi logam kepada masyarakat Di Ibank humas memberikan edukasi kepada Masyarakat mengenai banyak manfaat dalam berinvestasi di logam mulia dan carta melakukan transaksi jual beli logam mulia melalui online dengan aman tanpa harus pergi ke toko fisik. Hasil penelitian menunjukkan, humas memiliki peran sebagai penasehat ahli, fasilitator komunikasi, pemecah masalah, teknisi komunikasi.
Optimalisasi Penggunaan Instagram untuk Meningkatkan Reputasi Positif Polri melalui Media Sosial Tiani, Alni; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30176

Abstract

This research aims to explore effective advertising strategies via Instagram to increase the positive image of the National Police. The focus of this research is on the Central Jakarta Police Criminal Investigation Unit as an important representation of the Indonesian National Police (Polri). The main objective of the research is to evaluate the strategy for using the Instagram platform by the Criminal Investigation Unit in forming and maintaining a positive image of the National Police in the eyes of the public. The methodology used includes a qualitative approach with a case study approach, involving members and managers of Instagram accounts, as well as their followers. Research findings reflect a variety of social media utilization strategies, from content types to active interactions with followers. It is hoped that the results of this research will provide in-depth insight regarding the effectiveness of Polri's communication efforts via Instagram, as well as its positive contribution in designing institutional communication strategies in the future. These findings also provide a foundation for a deeper understanding of how police agencies can be relevant. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi advertising yang efektif melalui Instagram guna meningkatkan citra positif Polri. Fokus penelitian ini tertuju pada Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Pusat sebagai representasi penting dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Tujuan utama penelitian adalah untuk mengevaluasi strategi pemanfaatan platform Instagram oleh Satuan Reserse Kriminal dalam membentuk dan memelihara citra positif Polri di mata masyarakat. Metodologi yang digunakan mencakup pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan anggota dan pengelola akun Instagram, serta pengikutnya. Temuan penelitian mencerminkan beragam strategi pemanfaatan media sosial, dari jenis konten hingga interaksi aktif dengan pengikut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam terkait efektivitas upaya komunikasi Polri melalui Instagram, serta kontribusi positifnya dalam perancangan strategi komunikasi institusional di masa depan. Temuan ini juga menjadi landasan bagi pemahaman lebih mendalam tentang cara lembaga kepolisian dapat secara relevan.
Peran Interaksi Simbolik Marketing dalam Melakukan Strategi Komunikasi Pemasaran Produk Packaging PT Ashley Jaya Pratama Bagus Susila, Anwen; Adi Pribadi, Muhammad
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30177

Abstract

In communication science, one of the things that is very close to real work is marketing a product or service. Symbolic interaction is how humans understand each other. Communication strategy is an important thing used in the corporate world, especially as Marketing PR to convey information and product ideas. Relationships between marketing and consumers are very much needed in companies in order to establish better relationships and build comfort between the two parties and the company. Apart from that, Marketing PR is also useful for maintaining a good image of the company among the public. Therefore, the aim of this research is to determine the role of symbolic interactions in Marketing PR communication strategies in marketing PT Ashley Jaya Pratama's packaging products. This research uses qualitative research methods, interviews with internal parties and connecting with symbolic interactions. Dalam ilmu komunikasi salah satu yang sangat dekat dengan dunia profesional adalah marketing communication. Di sana terdapat proses interaksi simbolik, yakni bagaimana manusia memahami satu sama lain kewat simbol-simbol komunikasi. Sebagai sebuah proses komunikasi untuk mencapai tujuan tertentu, maka diperlukan sebuah strategi, yakni strategi komukasi. Strategi komunikasi adalah hal penting yang digunakan dalam dunia Perusahaan khususnya sebagai marketing public relation (MPR) untuk penyampaian informasi dan gagasan produk. Hubungan antara pihak marketing dan konsumen sangat dibutuhkan dalam perusahaan guna menjalin hubungan yang lebih baik dan membangun kenyamanan antar dua pihak. Selain itu MPR juga berguna untuk menjaga citra baik Perusahaan antar khalayak. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran interaksi simbolik strategi komunikasi MPR dalam memasarkan produk packaging PT Ashley Jaya Pratama. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, wawancara dengan pihak internal dan menghubungkan dengan interaksi simbolik. Hasil penelitian menunjukkan, dengan menggunakan strategi pemasaran, perusahaan menciptakan hubungan dengan konsumen dengan tujuan memperoleh kepercayaan dan kenyamanan selama proses penawaran atau pemasaran produk.
Komunikasi Antara Pelatih dengan Pemain dalam Membangun Prestasi Tim Olahraga Bryan, Arron; Loisa, Riris
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30178

Abstract

This research examines the role of interpersonal communication in sports team dynamics, with a focus on the relationship between coaches and players. In the context of sports teams, interpersonal communication plays a key role in forming healthy relationships, strengthening collaboration, and improving performance. This research includes observations of how interpersonal communication influences players' motivation, self-confidence, and involvement in training and matches. Through a qualitative approach, this research explores players' experiences in receiving and giving feedback, verbal and non-verbal communication, as well as how coaches build effective interpersonal relationships. Research findings show that positive, open, and supportive communication from coaches has a significant impact on player motivation and self-confidence. In addition, it was found that coaches who apply an adaptive communication style, are sensitive to individual needs, and are able to manage conflict constructively can create a cooperative and motivating team environment. The results of this research show that openness, empathy, supportive attitudes, positive attitudes, will create equality between coaches and players. Here it means building good interpersonal communication between the two parties. If this continues to be built, good and mutually beneficial relationships will be established. Penelitian ini membahas peran komunikasi interpersonal dalam dinamika tim olahraga, dengan fokus pada hubungan antara pelatih dan pemain. Dalam konteks tim olahraga, komunikasi interpersonal memainkan peran kunci dalam membentuk hubungan yang sehat, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan kinerja. Penelitian ini mencakup pengamatan terhadap bagaimana komunikasi interpersonal memengaruhi motivasi, kepercayaan diri, dan keterlibatan pemain dalam latihan dan pertandingan. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali pengalaman pemain dalam menerima dan memberikan umpan balik, komunikasi verbal dan non-verbal, serta cara pelatih membangun hubungan interpersonal yang efektif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang positif, terbuka, dan mendukung dari pelatih memiliki dampak signifikan terhadap motivasi dan kepercayaan diri pemain. Selain itu, ditemukan bahwa pelatih yang menerapkan gaya komunikasi yang adaptif, sensitif terhadap kebutuhan individu, dan mampu mengelola konflik dengan konstruktif dapat menciptakan lingkungan tim yang kooperatif dan memotivasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, akan mewujud kesetaraan antara pelatih dan pemain. Di sini artinya terbangun komunikasi interpersonal yang baik antara kedua bekah pihak. Jika ini terus dibangun maka maka akan terjalin hubungan yang baik dan saling menguntungkan.
Studi Komunikasi Antarpribadi antara Pelatih dengan Petarung MMA Derio, Calvin; Azeharie, Suzy
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30179

Abstract

This research discusses interpersonal communication between trainers and fighters at the Syllabus MMA Training Camp, West Jakarta. Syllabus MMA Training Camp is a mixed martial arts training gym such as boxing, muaythai, and grappling/MMA. The approach used by the author is a qualitative approach and the method used is a case study. A case study is research about an event that has occurred without the researcher making any intervention. The results obtained in this research are interpersonal communication that occurs intensely between trainers and fighters. Interpersonal communication has a big impact on the development of fighters. Therefore, it can be concluded that interpersonal communication that occurs between trainers and fighters has a big impact on fighter motivation and performance. Penelitian ini membahas mengenai Komunikasi Interpersonal antara Pelatih dengan Petarung di Syllabus MMA Training Camp Jakarta Barat. Syllabus MMA Training Camp ini merupakan sasana latihan beladiri campuran seperti boxing, muaythai, dan grappling/MMA. pendekatan yang digunakan penulis yaitu pendekatan kualitatif dan metode yang digunakan yaitu studi kasus. Studi kasus adalah suatu penelitian tentang suatu peristiwa yang telah terjadi tanpa penulis melakukan campur tangan dalam masalah apapun. Hasil yang diperoleh di dalam penelitian ini adalah komunikasi interpersonal yang terjadi dengan intens antara pelatih dengan petarung. Komunikasi interpersonal memi liki dampak yang besar untuk perkembangan para petarung. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa komunikasi interpersonal yang terjadi antara pelatih dengan petarung memiliki dampak yang besar pada motivasi dan prestasi petarung.