cover
Contact Name
Imam Athoir Rokhman
Contact Email
imamnurcholis04@gmail.com
Phone
+6281233642918
Journal Mail Official
jurnaljis20@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cengger Ayam DLM No.24, Tulusrejo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal Islamic Studies
ISSN : -     EISSN : 28080378     DOI : http://dx.doi.org/10.32478/jis.v4i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini dikhususkan untuk mengkaji strategi pembelajaran, gagasan konseptual, teori dan praktik pendidikan, kajian dan aplikasi teori, pengembangan dan desain pembelajaran, pengelolaan pendidikan, evaluasi pembelajaran, profesionalisme guru, pemikiran kritis tentang pendidikan Islam.
Articles 72 Documents
KONSEP GURU IDEAL PERSPEKTIF AL-GHAZALI DALAM KITAB IHYA’ ULUMUDDIN Zinatul Widad; Muhammad Syauqillah
Journal Islamic Studies Vol 4, No 2 (2023): September
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/jis.v4i2.2030

Abstract

Tuntutan profesional sebagai guru sangat diwajibkan dimiliki oleh seorang guru, tuntutan utamanya yaitu mendidik, membimbing, mengajar, melatih, mengarahkan, menilai, serta mengevaluasi peserta didik. Seperti yang kita ketahui, guru merupakan sosok yang di gugu dan ditiru. Maka dari itu, guru yang dapat dijadikan figure, yang mampu menjadi panutan dan selalu memberi teladan, dapat menguasai ilmunya dengan baik itu dapat di kategori kan dengan guru ideal. Abu Hamid Muhammad al-Ghazali atau yang sering kita ketahui dengan panggilan al-Ghazali merupakan sufiyah yang banyak mengulas masalah keguruan, serta menempatkan posisi guru sebagai profesi yang sangat mulia. Fokus penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsep guru ideal perspektif al-Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumuddin dan merelevansikan antara konsep guru ideal perspektif al-Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumuddin dengan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis-faktual (factual approach) dengan jenis penelitian studi pustaka (library research). Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan bahan primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, konsep guru ideal perspektif al-Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumuddin meliputi; 1.) Menyayangi Peserta Didik; 2.) mengajar dengan Ikhlas; 3.) menyampaikan Materi secara Komprehensif; 4.) Bijaksana; 5.) Menghormati Ilmu lain; 6.) Memahami Perbedaan Kecerdasan; 7.) Fleksibilitas dan Adaptabilitas; serta 7.) Sebagai Uswatun Hasanah. Sedangkan relevansi nya dapat kita lihat dari beberapa konsep yang dijelaskan dalam Kurikulum Merdeka. Konsep guru ideal yang tercantum dalam kitab Ihya’ Ulumuddin memiliki pengertian dan tujuan yang selaras dengan Kurikulum Merdeka tentang beberapa konsep guru ideal diantaranya; mendorong peningkatan prestasi akademik peserta didik, kreatif dalam mengajar, aktif dalam mengembangkan diri, mendorong tumbuh kembang peserta didik secara holistik, menjadi teladan, serta menjadi agen transformasi bagi sistem pendidikan.
PENGOPTIMALAN METODE RESITASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AL-QUR`AN HADIST DI MADRASAH MIFTAHUL ULUM BATURETNO SINGOSARI MALANG Arif Choirudin Choirudin; Siti Mutholingah Mutholingah
Journal Islamic Studies Vol 3, No 1 (2022): edisi Maret
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/jis.v3i1.1505

Abstract

Teaching and learning activities are very important in the world of education, this requires the right method. Namely, the recitation method is a suitable method for optimizing learning outcomes, one of which is in the subjects of Al-Qur`an Hadith which is located at Madrasah Miftahul Ulum, Baturetno Singosari village, Malang. One of the objectives of this research is to describe the use of the recitation method in optimizing student learning outcomes in the subjects of the Qur'an Hadist. The approach used in this research uses a qualitative approach of case study type. Data collection researchers used the method of observation, interviews, documentation. Meanwhile, the data analysis used is the Miles and Hubermen model. The results of the research: (1) The Learning Planning Stage is in the form of preparing lesson plans and planning smart classes. (2) Learning Implementation Stage: presentation of material, questions and answers, assignment, guidance on task results. (3) The Learning Evaluation Stage includes a written test and an oral (memorization) test. The obstacles faced were 2: From students; lack of students' ability to read the Qur'an, lack of motivation, from the teacher; mastery of learning methods. The impact of using the recitation method is 2: a) the impact of understanding; students are more independent, students' insight is wider. b) The impact of increasing learning outcomes: students are more independent in assignments, students are serious about the tasks given.
KAJIAN PROGRAM TAHFIDZ TERHADAP PEMBELAJARAN PENDIDIKAN FORMAL DAN NON-FORMAL Zainul Arifin
Journal Islamic Studies Vol 1, No 1 (2020): edisi MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/jis.v1i1.810

Abstract

Progam tahfidz Al-Qur’an mempunyai peran penting dalam upaya mengembangkan pendidikan agama Islam, baik itu proses dalam pendidikan formal seperti di sekolah, non formal seperti di TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) maupun pondok pesantren. Para akademisi dan spesialis sependapat bahwa menghafal Al-Qur’an memiliki efek yang baik dalam pengembangan keterampilan dasar pada siswa, serta dapat meningkatkan pendidikan dan prestasi akademis. Dalam artikel ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran program tahfidz Qur’an pada sekolah formal di MA Daarul Huda. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu suatu penelitian yang mendeskripsikan perilaku orang, peristiwa atau tempat tertentu secara rinci dan mendalam. Hasil dari artikel ini Proses pembelajaran program tahfidz Qur’an pada sekolah formal di MA Daarul Huda MA Daarul Huda dikembangkan dengan pendekatan pembelajaran intensif antara guru dengan peserta didik. Melalui pembimbingan dalam menghafal diharapkan peserta didik mampu meningkatkan intensitas dalam menghafal Al-Quran.
PENANAMAN KARAKTER PADA SISWA MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TARTIL AL-QUR’AN DAN KEPRAMUKAAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 14 MALANG Ridha Ayu Caesarini; Mochamad Nurcholiq
Journal Islamic Studies Vol 3, No 1 (2022): edisi Maret
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/jis.v3i1.1568

Abstract

Karakter merupakan kata kunci utama membentuk pribadi yang sesungguhnya yang harus diarahkan, dibimbing, dan diarahkan tertama pada karakter disiplin. Kegiatan ekstrakurikuler  yakni kegaiatan tambahan yang dilaksanakan di luar jam pelajaran yang sudah terprogram yang dimaksudkan untuk menumbuhkan bakat dan minat siswa. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik wawancara yang digunakan untuk pengumpulan data dan informasi, teknik observasi yang digunakan untuk mencari data dan teknik dokumentasi digunakan untuk membuktikan hasil pengamatan peneliti. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 14 Malang menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yakni jenis pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian yang diperoleh yakni: (1) filosofi dari kegiatan ekstrakurikuler tartil Al-Qur’an  Al-Qur’an yang menjadi nilai plus karena adanya kegiatan yang menekankan siswa untuk baca, tulis dan hafalan yang mulai pada tahun 2011 yang disahkan pada tahun 2015. Adapun dalam ekstrakurikuler ekstrakurikuler  yang telah dilaksanakan pada tahun 1986 yang telah diwajibkan oleh pemerintah dalam kesatuan pendidikan penanaman karakter disilpin melalui ekstrakurikuler tartil Al-Qur’an  Al-Qur’andan kepramukaan di SMP Negeri 14 Malang yakni dengan keteladanan guru, pembelajaran, pemberdayaan dan pembudayaan, penguatan, dan penilaian.
INTERNALISASI AKHLAK NABAWIYAH MELALUI PROGRAM MADROSATUL QUR’AN DI SMP SUNAN KALIJOGO JABUNG MALANG Yusi Aimatul Ula; Nury Firdausia Firdausia
Journal Islamic Studies Vol 3, No 2 (2022): edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/jis.v4i2.1496

Abstract

Excessive use of technology has a negative impact and causes a moral crisis. Educational institutions are a forum for students in handling these cases. SMP Sunan Kalijogo 2 Jabung has a new breakthrough by holding the Madrosatul Qur'an. The purpose of this study is to describe the implementation of the Madrosatul Qur'an program, the supporting and inhibiting factors, the results of internalizing the Nabawiyah through the Madrosatul Qur'an. This research is a mixed methods with explaratory sequential design. The results showed; 1) The Madrosatul Qur'an at SMP Sunan Kalijogo 2 is a Qur'an reading program which is carried out every day before learning, 2) the supporting factors are trained teachers and the pesantren environment. the inhibiting factor is that students are less religious and less time allocated, 3) The results of internalizing Nabawiyah through this program Students have consistent honesty, responsibility, good reasoning, and being open to others
KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU PRESPEKTIF KH. TAUFIQUL HAKIM (ANALISIS KITAB IRSYADUL MUALLIMIN) Saknu Tilmidzi
Journal Islamic Studies Vol 1, No 1 (2020): edisi MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/jis.v1i1.780

Abstract

Pendidikan menjadi kebutuhan utama dalam meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, dimana perkembangan suatu negara diukur dari seberapa berhasil mereka mengembangkan sumber daya manusianya melalui pendidikan. Sehingga perlu adanya peningkatan dalam pengembangan sistem pendidikan khususnya sember daya manusia pendidikan yang merupakan seorang guru. Peneliti mendapati dalam kitab Irsyadul Muallimin karya KH. Taufiqul Hakim ada beberapa kepribadian yang harus dimiliki guru apabila guru diantaranya; Proaktif, cerdas, empati, bijaksana, kreatif dan inovatif, selalu belajar, humoris, bersahabat, mengetahui kebutuhan siswa. Bersikap adil, sederhana, komunikatif, sabar, rendah hati, penyayang, tegas, mengayomi, berdisiplin, menghargai siswa, tulus/ikhlas, berfikir positif, pemaaf, dan demokratis. Jenis penelitian ini adalah studi pustaka murni. Adapun hasil temuan penelitiannya bahwa Kepribadian-kepribadian ini kebanyakan berkaitan langsung dengan interaksi guru dan peserta didik. Kompetensi kepribadian ini menjadi landasan utama untuk seluruh kompetensi-kompetensi guru yang lainnya. Oleh karena itu guru dikatakan profesional apabila di dalam dirinnya melekat kompetensi kepribadian guru.
Penggunaan Reward and Punishment dalam Mengoptimalkan Motivasi Belajar Santri di Pondok Pesantren Hidayatul Qur’an Singosari Malang Ahmad Hisyam; Siti Mutholingah
Journal Islamic Studies Vol 4, No 2 (2023): September
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/jis.v4i2.2031

Abstract

Rendahnya motivasi belajar merupakan sesuatu yang akan berdampak buruk pada kualitas belajar seseorang. buruknya kualitas belajar seseorang akan memengaruhi proses belajarnya dan target yang ingin diraihnya. Dengan menggunakan metode pembelajaran Reward and Punishment santri bisa memaksimalkan materi pembelajaran sebelum dan sesudah proses belajar berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan bagaimana penggunaan reward and punishment di Pesantren Hidayatul Qur’an Singosari dan 2) mendeskripsikan bagaimana hasil penggunaan reward and punishment dalam mengoptimalkan motivasi belajar santri di Pesantren Hidayatul Qur’an Singosari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data meliputi metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini adalah 1) Penggunaan reward and punishment di Pondok Pesantren Hidayatul Qur’an Singosari sudah terlaksana dengan baik, hanya saja pada sistem reward masih belum dimaksimalkan. Punishment lebih diutamakan karena dapat memberikan pengaruh secara psikologi terhadap tingkah laku anak didik agar dapat segera melakukan perubahan sikap pada dirinya. Dan 2) hasil penggunaan reward and punishment di Pondok Pesantren Hidayatul Qur’an Singosari adalah optimalnya motivasi belajar santri dan berkembangnya inovasi para pengajarnya. Keefektifan penggunaan reward and punishment menjadikan santri belajar dengan baik dan taat terhadap peraturan pembelajaran.
PERPADUAN SISTEMIK-ORGANIK MENUJU PERPADUAN EPISTEMIK: DILEMA INTEGRASI PESANTREN DAN PERGURUAN TINGGI Nor Salam Salam; Irsyaddur Rofiq Rofiq
Journal Islamic Studies Vol 4, No 1 (2023): edisi Maret
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/jis.v5i1.1506

Abstract

kajian ini dilatarbelakangi oleh penilaian yang di satu sisi menempatkan lembaga pendidikan pesantren sebagai lembaga pendidikan yang jumud, sementara di sisi lain, tidak jarang yang memandang bahwa pesantren begitu adaptif dalam merespon tantang zaman. Salah satunya adalah eskalasi pesantren yang memiliki lembaga pendidikan tinggi, mulai dari yang berstatus sekolah tinggi hingga universitas. Namun tentu saja, berdirinya perguruan tinggi di lingkungan pesantren menjadi dilema tersendiri jika disadari sejak awal bahwa hadirnya lembaga pendidikan tersebut tentu sulit untuk menggeser “fanatisme” yang tertanam dalam civitas pesantren akan kepesantrenannya itu. Kemungkinan sebaliknya, bisa saja, “fanatisme” akan perguruan tinggi bagi para civitas akademiknya sedikit menguras “keberimanan” terhadap pesantren. Atas dasar itu, kajian ini mencoba untuk menelaah perpaduan antara pesantren dan perguruan tinggi dalam rangka membuktikan adanya dilema yang dimaksudkan. Melalui artikel ini, jika penelitian yang ada membuktikan keberhasilan integrasi pesantren dan perguruan tinggi melalui istilah perpaduan sistemik-organik, maka hemat penulis, yang harus dilakukan sebagai pengembangan integrasi keilmuan antara pesantren dan perguruan tinggi adalah integrasi pada tataran epistemik. Melalui perpaduan epistemik ini, diharapkan mampu melahirkan karya-karya orisinal dari pesantren melalui bahts al-kutub yang memadukan antara penguasaan konten dan kemampuan metodologis.
IMPLEMENTASI KARAKTER DISIPLIN MELALUI PENDIDIKAN BERBASIS PESANTREN PADA SISWA MTs NURUL ULUM MALANG Alfina Amelinda Salsabilla
Journal Islamic Studies Vol 3, No 2 (2022): edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/jis.v4i2.1491

Abstract

Untuk mengembangkan karakter siswa dalam membentuk perilaku menghargai, menghormati waktu serta meningkatkan tanggung jawab siswa dan sebagai penerus generasi bangsa maka diperlukan sikap kedisplinan. Kedisiplinan bermanfaat agar siswa memiliki rasa tanggung jawab dan mempengaruhi pribadi siswa. Dalam MTs Nurul Ulum Malang ditemukan banyak permasalahan terkait dengan kedisiplinan dan tanggung jawab siswa. Hal ini dilihat dari adanya pelanggaran tata tertib sekolah yang telah dibuat oleh pihak sekolah. Siswa yang melanggar, terkadang mengganggap remeh aturan tersebut sehingga tidak adanya kesadaran tentang kedisiplinan siswa. Tujuan penelitian yaitu memberikan andil dalam keilmuan terhadap dunia pendidikan sehingga mampu menanggulangi permasalahan tentang kedisplinan melalui penerapan dan pengembangan karakter disiplin pada siswa MTs Nurul Ulum Malang dengan berbasis pendidikan pesantren. Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dipilih adalah analisis deskriptif kualitatif
PENGARUH PEMBERIAN PENGUATAN (REINFORCEMENT) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SISWA KELAS VIII DAN IX DI SMPN 05 SINGOSARI SATU ATAP Subur Jati; Muhammad Syauqillah
Journal Islamic Studies Vol 4, No 1 (2023): edisi Maret
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/jis.v5i1.1844

Abstract

Untuk meningkatkan motivasi dalam proses pembelajaran dapat dilakukan berbagai cara, salah satunya yakni dengan penguatan (reinforcement). Pemberian penguatan menjadikan siswa merasa dihargai sehingga berdampak pada prestasi belajar yang menyemangati untuk mengikuti pembelajaran. Penguatan yang diaplikasikan oleh guru dengan cara dan waktu yang tepat, akan berdampak pada sikap positif yang tumbuh dalam diri siswa. Sehingga pemberian penguatan akan mengakibatkan peningkatan terhadap motivasi belajar siswa yang akhirnya tujuan pembelajaran dapat dicapai. Tujuan penelitian yaitu meninjau pengaruh pemberian penguatan kepada motivasi belajar pada mata pelajaran PAI di SMPN 05 Singosari Satu Atap. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif. Dalam pengumpulan data penelitian, peneliti menyebarkan angket. Sampel pada penelitian ditujukan kepada siswa kelas VIII dan IX SMPN 05 Singosari Satu Atap dengan keseluruhan 49 siswa. Analisis data yaitu menggunakan teknik analisis regresi sederhana