cover
Contact Name
Anastasia Putu Martha Anggarani
Contact Email
anastasiamartha88@gmail.com
Phone
+6281548544432
Journal Mail Official
jpkstikvinc@gmail.com
Editorial Address
Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya Jl. Jambi 12 - 18 Surabaya 60241 Tlp. 031- 5663894
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan
ISSN : 20886764     EISSN : 27236374     DOI : https://doi.org/10.54040/jpk
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Kesehatan (JPK) merupakan jurnal berkala yang memuat hasil penelitian di bidang kesehatan khususnya Keperawatan, Kebidanan, Fisioterapi, Kedokteran dan bidang kesehatan yang lain. JPK diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya dengan frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember, dengan dua nomor dalam satu kali terbit.
Articles 164 Documents
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KOLESTEROL EFEKTIF MENINGKATKAN PENGETAHUAN LANSIA DALAM PENCEGAHAN KOLESTEROL Nevy Norma Renityas
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v9i2.178

Abstract

Lansia merupakan kelompok penduduk yang menjadi fokus perhatian para ilmuwan, masyarakat, dan pemerintah karena membawa berbagai permasalahan yang harus diantisipasi dan dicarikan jalan keluarnya, termasuk bidang kesehatan. kolesterol dan kardiovaskuler disease merupakan penyakit kedua terbanyak yang diderita lansia setelah artritis, yaitu sebesar 15,2% dari 1203 sampel. Sehingga diperlukan pendidikan kesehatan tentang pencegahan kolesterol agar terjadi peningkatan pengetahuan. Tujuan dari penelitian menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan tentang kolesterol terhadap pengetahuan lansia dalam pencegahan kolesterol, Desain penelitian Pre experiment pretest-posttest without control group design. ). Populasi dalam penelitian ini adalah lansia di posyandu lansia “ISMOYO” yang berjumlah 28 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah lansia yang datang pada saat diadakan posyandu lansia sebanyak 28 lansia, menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu totally sampling. Uji statistik menggunakan uji wilcoxon membuktikan bahwa 0,05 > 0,0001 maka terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Pendidikan kesehatran dengan metode ceramah yang interaktive dengan bantuan leaflet dapat meningkatkan pemahaman lansia tentang materi yang disampaikan.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG HOMOSEKSUAL Ita Noviasari
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v9i2.179

Abstract

Kemenkes RI dan LSM saat ini sudah berbasis STBP. Kabupaten Blitar menyebutkan Januari hingga Mei 2018 ada 184 penderita HIV/AIDS dan 6 diantaranya adalah homoseksual. Homoseksual dapat terjadi karena kurangnya pendidikan seks pada masa remaja. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh komunikasi interpersonal terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang homoseksual. Desain pada penelitian ini adalah preeksperimental design dengan menggunakan pendekatan pretest-posttest design. Sampel terdiri dari 29 responden yang dipilih dengan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan Uji statistik paired sample T-Test. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan sebelum pendidikan seks 3.4% cukup dan 96.6% kurang. Setelah dilakukan penyuluhan pengetahuan menjadi 55.2% baik, 20.7% cukup dan 24.1% kurang. Berdasarkan hasil analisa menggunakan uji statistik paired sample T-Test didapatkanp value = 0,000 , sehingga p value = 0,000 < ? = 0,05 sehingga pendidikan yang dilakukan mempengaruhi pengetahuan responden tentang homoseksual. Dari hasil tersebut diharapkan responden lebih meningkatkan pengetahuan tentang homoseksual agar dapat menghindari penyimpangan seksual tersebut.
EFEK DIET RENDAH KARBOHIDRAT TINGGI PROTEIN MENURUNKAN KADAR INSULIN PADA TIKUS MODEL SOPK-RESISTENSI INSULIN Hany Puspita Aryani
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v10i1.181

Abstract

Sindrom ovarium polikistik (SOPK) merupakan adanya gangguan metabolik dan sistem endokrin, ditemukan kejadian SOPK pada wanita usia reproduksi 5% - 10% di dunia. Wanita SOPK sering dijumpai pada wanita dengan kelebihan berat badan sebanyak 33% - 38%. Perubahan pola makan mengkonsumsi tinggi kalori memicu resistensi insulin (RI) memperparah keadaan SOPK. Tujuan penelitian ini mengetahui efek diet rendah karbohidrat tinggi protein (RKTP) terhadap penurunan kadar insulin pada model SOPK -RI. Penelitian true eksperimen laboratorik post test only control design yang dibagi menjadi tiga kelompok; Kelompok kontrol negatif (K- / tikus tanpa perlakuan diberi pakan standar); Kelompok kontrol positif (K+/ tikus model SOPK S-RI diberi pakan standar) dan Kelompok perlakuan (P/ tikus model SOPK diberi RKTP) selama 48 hari. Analisis yang digunakan adalah uji Anova dan Post Hoc, hasil penelitian nilai rata-rata, K- sebesar 18,21, K+ sebesar 12,66 dan P 13,7 analisis uji anova p = 0,001 menunjukkan ada perbedaan bermakna antara pemberian diet RKTP dengan kadar insulin p < 0,05. Hal ini terbukti diet RKTP dapat menurunkan kadar insulin sehingga diharapkan dapat mengurangi resiko infertilitas pada pasien SOPK.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG MANFAAT ASI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF KABUPATEN JOMBANG Wahyu Anjas Sari; Siti Nur Farida
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v10i1.182

Abstract

ASI eksklusif diberikan kepada bayi karena banyak manfaat antara lain bayi mendapat perlindungan terhadap serangan kuman Clostridium tetani, Difteri, pneumonia, E. Coli, Salmonella, Sigela, Influenza, Streptokokus, Stafilokokus, Virus polio, Rotavirus dan Vibrio colera, serta manfaat lainnya dapat meningkatkan IQ dan EQ anak. Desain penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional dan data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisa dengan chi square. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu menyusui di Desa Gondek Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang yaitu sebanyak 94. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yaitu sebanyak 48 orang. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan ibu tentang manfaat ASI dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui yang pengetahuan baik, memberikan ASI eksklusif sebanyak (4.2%), tidak memberikan ASI eksklusif sebanyak (4.2%) sedangkan ibu yang pengetahuannya cukup, memberikan ASI eksklusif (22.9%), tidak memberikan (27.1%) dan ibu yang pengetahuannya kurang, memberikan ASI eksklusif (4.2%), tidak memberikan ASI eksklusif (37.5%). Dari hasil uji statistik didapatkan X2 = 7.234 (7.234 > 5,591). Hal ini menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan tentang manfaat ASI dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan ibu menyusui tentang manfaat ASI dengan pemberian ASI eksklusif di Desa Gondek Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Diharapkan para ibu dan petugas kesehatan hendaknya rutin mencari dan memberikan informasi serta memotivasi ibu yang menyusui untuk memberikan ASI eksklusif.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PARTISIPASI PEMAKAIAN KONTRASEPSI INTRAUTERINE DEVICE DI PUSKESMAS KERTOSONO Gempi Tri Sumini; Siti Nur Farida
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v10i1.183

Abstract

Kontrasepsi merupakan alat penghambat pertemuan sperma dan ovum agar tidak bertemu dan tidak terjadi pembuahan. Usaha itu mampu bertahan sebentar atau lama, dan usaha ini dapat dikerjakan dengan berbagai usaha, instrumen maupun obat-obatan. Berdasarkan data jumlah penduduk di Kecamatan Kertosono terdapat kuantitas pendamping umur produktif yang berumur 20-35 tahun sebanyak 2.476 orang. Tujuan penelitian diketahui untuk mengetahui apakah ada hubungan pengetahuan ibu dengan partisipasi pemakaian kontrasepsi Intrauterine Device (IUD) di Puskesmas Kertosono. Penelitian ini merupakan jenis penelitian primer. Menurut jenis datanya termasuk penelitian kuantitatif metode penelitian ini adalah observasi jenis penelitian cross sectional. Populasi perempuan yang berumur 20-35 tahun dan sudah menikah yang ada di daerah aktivitas Puskesmas Kertosono. Sampel sebagian perempuan yang berumur 20-35 tahun dan sudah menikah yang ada di daerah aktivitas Puskesmas Kertosono sebanyak 248. Hasil penelitian menggunakan uji Spearman Rank didapatkan p value 0.001, dimana hasil tersebut lebih rendah dari pada ketetapan ?=0,05. Kejadian ini membuktikan bahwa Ho ditolak, sehingga terdapat hubungan dengan kekuatan hubungan pengetahuan Ibu Usia 20-35 tahun tentang Kontrasepsi IUD dengan partisipasi dalam pemakaian kontrasepsi IUD adalah sedang.
PERSEPSI KEYAKINAN KESEHATAN WANITA USIA SUBUR TERHADAP PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) SEBAGAI DETEKSI DINI KANKER SERVIKS Yhenti Widjayanti
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v10i1.184

Abstract

Pada Wanita Usia Subur (WUS), kanker serviks menjadi penyebab kematian terbanyak sehingga perlu dilakukan deteksi dini, salah satunya adalah dengan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Perilaku melakukan deteksi dini erat kaitan dengan persepsi keyakinan kesehatan (health belief). Tujuan penelitian ini mmengidentifikasi persepsi keyakinan terhadap kesehatan (health belief) WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA untuk mendetksi adanya kanker serviks. Desain penelitian ini adalah studi deskriptif. Subyek penelitian ini 123 wanita usia subur yang memenuhi kriteria inklusi dan teknik samplingnya adalah teknik acak sederhana. Variabel penelitian ini adalah persepsi keyakinan kesehatan terhadap pemeriksaan IVA. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian didapatkan 57,7 % responden memiliki persepsi keyakinan kesehatan (health belief) negativf. Implikasi di keperawatan adalah perlunya kerjasama antara kader kesehatan dan pihak PUSKESMAS untuk meningkatkan sosialisasi tentang IVA kepada wanita usia subur dan keluarga.
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 0-6 BULAN Rista Dian Anggraini; Wahyu Anjas Sari
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v10i1.185

Abstract

Tidur nyenyak sangat penting untuk pertumbuhan bayi, karena saat tidur pertumbuhan otak bayi mencapai puncaknya. Namun kenyataan dalam sebuah penelitian menemukan 52% bayi mengalami gangguan tidur, tidur malam kurang dari 9 jam, dan pada malam hari bayi terbangun lebih dari 3 kali dengan lama bangun lebih dari satu jam. Salah satu terapi non-farmakologis untuk menangani masalah tidur bayi adalah pijat bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi dengan kualitas tidur bayi usia 0-6 bulan di Moza Mom dan Baby Spa Surabaya. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian Pra-eksperimental dengan desain One Group Pretest Posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan program SPSS (tingkat kepercayaan 95%, p < 0,05). Hasil uji Wilcoxon diperoleh p - value (0,002) < alpha (? = 0,05), yang berarti ada pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 0-6 bulan di Moza Mom and Baby Spa Surabaya. Pijat bayi sangat diperlukan untuk memberikan kenyamanan pada bayi, sehingga bayi yang sering dipijat memiliki kesempatan untuk memiliki kualitas tidur yang lebih baik daripada bayi yang tidak mendapatkan pijat bayi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN BIDAN DENGAN PRAKTIK INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI NGANJUK Siti Nur Farida; Gempi Tri Sumini
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v10i1.186

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan program yang sedang gencar dianjurkan pemerintah. Program ini dilakukan dengan cara langsung meletakkan bayi yang baru lahir di dada ibunya danr membiarkan bayi ini merayap untuk menemukan puting susu ibu untuk menyusu. Banyak bidan yang belum melaksanakann IMD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan bidan tentang IMD dengan praktik IMD Bidan Praktik Mandiri Nganjuk. Jenis penelitian ini adalah analitik-cross sectional. Responden dalam penelitian ini semua bidan praktek mandiri di Nganjuk sebanyak 32orang. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner dan lembar observasi uji statistik yang digunakan Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 46,9% responden pengetahuan tentang IMD pada kategori baik. Pelaksanaan IMD 59,4% responden tidak melaksanakan IMD. Hasil uji Chi-square p = 0,001 yang berarti p < 0,05 maka H1 diterima artinya ada hubungan pengetahuan bidan tentang IMD dengan praktik IMD. Terdapat hubungan antara pengetahuan bidan tentang IMD dengan praktik IMD dalam kategori cukup (0,40-0,60). Disarankan untuk organisasi profesi meningkatkan pengetahuan anggotanya tentang IMD dan memantau pelaksanaan IMD.
PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN (TAHU) IBU TENTANG VARICELLA Yuliana Djima Kasarua; Widayani Yuliana; Sri Winarni
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v10i1.187

Abstract

Varicella adalah penyakit umum yang sering terjadi pada anak-anak. Ibu yang memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang varicella membuat kemampuan ibu dalam melakukan pencegahan dan penanganan akan berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan (tahu) ibu tentang penyakit varicella. Desain penelitian ini pra eksperimental dengan rancangan One Group Pra-Post Test Design. Teknik sampling yang digunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 44 responden yaitu ibu-ibu di Posyandu Melati 05 yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil yang diperoleh adalah sebelum dilakukan penyuluhan 57% responden memiliki tingkat pengetahuan rendah. Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan 86% responden memiliki pengetahuan baik. Hasil uji wilcoxon signed rank test menunjukkan nilai p(0,000)< ?(0,05) dan Zhitung(-5,324)>Ztabel(± 1,96 ) , maka H0 ditolak berarti ada pengaruh bermakna positif penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan (tahu) ibu tentang varicella. Penelitian tersebut memberikan pengaruh yang baik terhadap tingkat pengetahuan responden yang didukung dengan metode ceramah, media slide dan leaflet.
FUNGSI PERAWATAN KESEHATAN KELUARGA PADA ANGGOTA KELUARGA LANSIA PENDERITA DIABETES MELITUS Agnes Fridolin Fridolin; Raditya Kurniawan Djoar; Ni Luh Agustina Purnama
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v10i1.188

Abstract

Didalam suatu keluarga fungsi keperawatan keluarga akan terpengaruh apabila anggota sedang mengalami kodisi kesehatan yang kurang baik terlebih anggota keluarga yang memiliki lansia denhgan penyakit yang sering terjadi salah satunya Diabetes Melitus. Fenomena yang terjadi di RW 05 Kelurahan Menanggal Surabaya, masih banyak keluarga belum menjalankan fungsi keluarganya dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi fungsi perawatan kesehatan keluarga dengan lansia yang menderita diabetes melitus. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan satu variabel. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 44 keluarga lansia yang menderita Diabetes Melitus. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner fungsi perawatan kesehatan keluarga kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus Analisa Statistik Deskriptif Proporsi Presentase. Hasil dari penelitian ini 63,6% responden mempunyai fungsi keluarga tidak berfungsi dan 36,4% responden yang mempunyai fungsi keluarga berfungsi terhadap perawatan lansia yang menderita diabetes melitus. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan pada kader kesehatan diwilayah RW 05 untuk bekerja sama dengan puskesmas keliling memberikan edukasi kepada keluarga lansia mengenai pepenatalaksanaan diabetes, cara merawat anggota keluarga lansia dengan diabetes, dan juga menggunakan fasilitas pelayanan kesehatan dengan tepat sesuai kebutuhan lansia sehingga dapat memberikan dukungan kepada lansia yang menderita diabetes melitus.

Page 10 of 17 | Total Record : 164