cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,405 Documents
TRANSFORMASI DIGITAL: PERAN E-COMMERCE DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI DIGITAL DI INDONESIA Melisa Trinanda Faisal; Muhammad Iqbal Fasa
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 4 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi April
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/e0ae0685

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran e-commerce dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Transformasi digital telah mengubah secara fundamental lanskap perekonomian Indonesia, dengan e-commerce menjadi salah satu pendorong utamanya. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menganalisis bagaimana perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memfasilitasi pertumbuhan platform e-commerce dan menciptakan ekosistem ekonomi digital yang dinamis. Data menunjukkan bahwa Indonesia memiliki 212,9 juta pengguna internet (77% dari populasi) pada awal 2023, dengan platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada memimpin pasar. E-commerce memberikan berbagai keuntungan bagi pelaku usaha, termasuk akses pasar global, pengurangan biaya operasional, dan dorongan inovasi produk. Lebih jauh lagi, e-commerce memfasilitasi integrasi rantai pasok dan kolaborasi bisnis lintas batas. Proyeksi menunjukkan bahwa pada tahun 2025, ekonomi digital Indonesia akan menciptakan 3,7 juta lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan UKM hingga 80 persen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa e-commerce memainkan peran strategis dalam transformasi digital Indonesia, dengan potensi signifikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di era digital.
TRANSFORMASI DIGITAL BANKING: MANFAAT DAN RISIKO TRANSAKSI ONLINE MODERN (INTERNET BANKING DAN MOBILE BANKING) Putri Ayu Lestari; Muhammad Iqbal Fasa
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 4 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi April
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/0men1h49

Abstract

Penelitian ini mengkaji transformasi digital perbankan modern, dengan fokus pada manfaat dan risiko transaksi elektronik melalui Internet Banking dan Mobile Banking. Dalam era kemajuan teknologi informasi, perbankan elektronik (E-Banking) telah menjadi komponen penting dalam strategi inovasi lembaga keuangan untuk memenuhi kebutuhan nasabah akan layanan yang cepat, mudah, dan aman. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian menganalisis bagaimana layanan digital perbankan memberikan berbagai keuntungan seperti fleksibilitas waktu dan tempat, efisiensi biaya, serta kemudahan akses transaksi bagi nasabah. Namun, seiring dengan manfaat tersebut, terdapat beberapa risiko keamanan yang perlu diwaspadai, termasuk card skimming, social engineering, phishing, malware, dan typosite. Penelitian ini menemukan bahwa keberhasilan adopsi teknologi perbankan digital bergantung pada dua parameter utama yaitu persepsi manfaat dan risiko, dengan faktor keamanan menjadi pertimbangan fundamental nasabah dalam memutuskan penggunaan layanan ini. Hasil penelitian menekankan pentingnya penguatan sistem keamanan oleh bank dan edukasi nasabah mengenai praktik keamanan digital untuk membangun kepercayaan terhadap layanan perbankan elektronik.
MENGHADAPI TANTANGAN : PERAN GURU DALAM PENDIDIKAN ANAK DISLEKSIA KELAS VI SD Atha Candra Puspita
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 4 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi April
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/fte72x33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran guru dalam pendidikan anak disleksia kelas VI SD. Disleksia adalah gangguan belajar yang menyebabkan kesulitan dalam membaca, menulis, dan mengeja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap guru kelas VI di SD Negeri Plumbon 03 untuk menggali informasi mengenai pengalaman mengajar anak dengan disleksia, tantangan yang dihadapi, strategi pembelajaran, serta pengamatan kemajuan dan kesulitan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting dalam mendukung anak disleksia melalui penerapan strategi pengajaran adaptif seperti pembelajaran berbasis permainan dan penggunaan media visual. Selain itu, pendampingan tambahan di luar jam pelajaran dan koordinasi dengan orang tua juga berkontribusi signifikan terhadap kemajuan anak. Meskipun terdapat kendala seperti rendahnya motivasi belajar dan kesulitan memahami konsep abstrak, intervensi yang tepat selama satu semester menunjukkan adanya peningkatan dalam kemampuan membaca dan menulis anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan yang berkelanjutan dan responsif dari guru dan orang tua sangat penting bagi anak disleksia untuk mencapai potensi maksimal dalam pendidikan.
GREEN BANKING: PERAN DAN IMPLEMENTASI DALAM MENDUKUNG KEBERLANJUTAN BISNIS DI SEKTOR PERBANKAN INDONESIA (TINJAUAN LITERATUR) Eky Maona Lia; Muhammad Iqbal Fasa
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 4 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi April
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/r1eyns43

Abstract

Kepedulian dan kesadaran publik terhadap perubahan iklim mendorong berbagai sektor bisnis untuk mengimplementasikan strategi keberlanjutan, termasuk sektor perbankan dengan konsep Green Banking. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis peran dan implementasi Green Banking dalam mendukung keberlanjutan bisnis di sektor perbankan Indonesia. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terhadap artikel ilmiah, laporan, dan regulasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Banking di Indonesia diimplementasikan melalui penyaluran dana ke proyek ramah lingkungan dan penerapan teknologi digital untuk mengurangi penggunaan kertas dan emisi karbon. Namun, digitalisasi juga menimbulkan tantangan baru berupa limbah digital dan peningkatan konsumsi energi. Regulasi seperti POJK Nomor 51/POJK.03/2017 menjadi landasan penting bagi implementasi Green Banking di Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Green Banking memiliki potensi besar dalam mendukung keberlanjutan bisnis di sektor perbankan Indonesia, namun perlu pengelolaan yang cermat terhadap dampak negatif digitalisasi dan dukungan regulasi yang lebih komprehensif.
BIMTEK DAN PENDAMPINGAN FASILITASI PENERBITAN NOMOR INDUK BERUSAHA(NIB), SERTIFIKASI HALAL, PADA PELAKU UMKM DI KABUPATEN PAMEKASAN Suyanto; Merie Satya Angraini
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 4 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi April
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v63d6s79

Abstract

Salah satu tumpuan perekonomian nasional adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dimiliki dan dijalankan oleh masyarakat atau badan usaha di semua sektor perekonomian. Salah satu kabupaten di Pulau Madura, Kabupaten Pamekasan, menjadi salah satu lokasi penyumbang pendapatan daerah. Saat ini pelaku UMKM di kabupaten Pamekasan mencapai 49.185. Namun, Hingga saat ini baru 21.704 pelaku UMKM yang memiliki NIB sekitar 626 UMKM yang baru memiliki Sertifikasi Halal. karena minimnya informasi dan rendahnya kesadaran mereka perihal pengurusan legalitas usaha sebagai pelaku UMKM. Adapun metode yang di pakai dalam pengabdian ini memakai metode kualitatif deskriptif dengan cara mahasiswa melakukan survei atau observasi terhadap legalitas usaha yang dimiliki oleh pelaku UMKM pada beberapa UMKM di Kabupaten Pamekasan. Survei ini dilakukan melalui wawancara terstruktur dengan perlakuan yang berbeda untuk setiap pelaku UMKM. Dalam hal ini, para pelaku usaha, khususnya yang ingin memperluas usahanya, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Mahasiswa Magang MBKM dalam proses pendaftaran NIB melalui Online Single Submission (OSS) dan sertifikasi halal melalui sistem Si Halal. Kedua sertifikasi tersebut sangat membantu dalam mempromosikan usaha dan meningkatkan kepercayaan dari calon konsumen. Selama pelaksanaan pedampingan, saya menemukan bahwa tidak semua UMKM di Kab. Pamekasan bisa ikut program ini untuk mendapatkan sertifikasi halal. dikarenakan program ini di lakukan tanpa di pungut biaya. Hasil dari program ini yaitu memberikan identitas yang resmi pada para pelaku UMKM, memberikan standart mutu bagi produknya, jaminan halal yang bersertifikat, menambah unique selling bagi mereka, serta dapat menambah kepercayaan konsumen khususnya dikalangan umat islam setelah produknya memiliki label Sertifikat Halal
PERAN MEDIA SOSIAL TIKTOK SEBAGAI SARANA INFORMASI DPRD KABUPATEN BANGKALAN: TINJAUAN HUKUM TATA NEGARA Madrim
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran media sosial TikTok sebagai sarana informasi DPRD Kabupaten Bangkalan dalam perspektif hukum tata negara. TikTok, sebagai platform media sosial yang paling banyak digunakan di Indonesia, menawarkan peluang strategis sebagai medium komunikasi publik dan penyebaran informasi pemerintahan, khususnya dalam konteks transparansi dan partisipasi masyarakat terhadap kinerja DPRD Kabupaten Bangkalan. Subjek penelitian meliputi Sekretariat DPRD Bangkalan, anggota DPRD Bangkalan, pengikut akun TikTok resmi @dprdbangkalan, serta masyarakat Bangkalan yang memenuhi kriteria tertentu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan socio-legal (hukum normatif-empiris). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi aktivitas media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi politik dan informasi publik yang lebih interaktif, mudah diakses, serta menarik bagi generasi muda. Penggunaan TikTok ini mencerminkan bentuk adaptasi DPRD terhadap perkembangan teknologi informasi, sekaligus mendukung prinsip keterbukaan, akuntabilitas, dan demokratisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
ETIKA BISNIS ISLAM DALAM PRAKTIK USAHA UMKM: STUDI PADA PELAKU USAHA KULINER HALAL Andika Bayu Kurnia; Juliana Putri
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan etika bisnis Islam dalam praktik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pada sektor kuliner halal di Indonesia. Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk halal dan etis, pelaku usaha dituntut untuk tidak hanya fokus pada keuntungan ekonomi semata, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai syariah dalam setiap aktivitas bisnisnya. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai referensi akademik, termasuk jurnal, buku, dan artikel ilmiah. Hasil studi menunjukkan bahwa prinsip-prinsip etika Islam seperti kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan amanah memiliki pengaruh signifikan terhadap keberlangsungan dan reputasi usaha. Penerapan prinsip-prinsip tersebut dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, loyalitas pelanggan, serta menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkah. Namun, penerapan etika bisnis Islam masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti kurangnya pemahaman pelaku UMKM, lemahnya regulasi pendukung, serta tekanan kompetitif pasar. Di sisi lain, peluang seperti adanya sertifikasi halal, kemajuan teknologi, dan meningkatnya permintaan global terhadap produk etis, membuka ruang bagi UMKM untuk tumbuh secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan lembaga keuangan untuk mendorong implementasi etika bisnis berbasis syariah secara menyeluruh.
PENGUATAN INKLUSI GENDER DALAM PROGRAM KEAGAMAAN MELALUI TRANSFORMASI BUDAYA ORGANISASI DI DESA CIHOWE, KECAMATAN CISEENG, KABUPATEN BOGOR Siti Zubaidah; Henni Susantihennisusanti91@gmail.com; Mustopa Kamal; Susiyanti; Desi Muliyawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 8 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i8.2667

Abstract

Adapun tujuannya dari pengabdian kepada masyarakat (PkM) guna mewujudkan program kerja keagamaan masyarakat yang salah satunya dipengaruhi oleh transformasi budaya organisasi yang ada di Kelurahan Cihowe, Ciseeng, Bogor. Metode yang digunakan adalah Pendekatan partisipatif yaitu melibatkan secara aktif tokoh agama, pengurus organisasi keagamaan, serta perwakilan ibu-ibu dan bapak-bapak dalam setiap tahapan program, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. PkM ini menggunakan dialog dan diskusi sebagai metode utama dalam meningkatkan pemahaman tentang budaya toleransi dan merumuskan program kerja keagamaan yang inklusif. Selain itu, diberikan pelatihan kepada tokoh agama dan pengurus organisasi keagamaan mengenai strategi merancang dan melaksanakan program keagamaan yang inklusif dan berperspektif gender, serta pendampingan dalam implementasinya. Pemanfaatan berbagai media komunikasi yang efektif juga dilakukan untuk menyebarkan pesan-pesan toleransi, mensosialisasikan program kerja keagamaan, dan mendorong partisipasi seluruh anggota masyarakat. Kegiatan yang beragam dan menarik dirancang agar relevan dengan minat serta kebutuhan laki-laki dan perempuan, sehingga dapat menarik partisipasi yang lebih luas. Memiliki kepedulian terhadap pendidikan dan kerukunan umat beragama akan memperkaya dan memperkuat pelaksanaan program pengabdian ini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya pola partisipasi gender yang signifikan dalam kegiatan masyarakat; di mana kegiatan keagamaan, khususnya majelis taklim, didominasi oleh partisipasi ibu-ibu (100%), sementara partisipasi bapak-bapak sangat rendah. Sebaliknya, kegiatan sosial/komunal seperti kerja bakti didominasi sepenuhnya oleh bapak-bapak. Dalam konteks partisipasi di kegiatan PkM ini sendiri, peserta didominasi oleh ibu-ibu (pengurus PKK), menunjukkan tantangan besar dalam memobilisasi partisipasi bapak-bapak bahkan untuk kegiatan edukatif. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi spesifik untuk mencapai inklusi gender yang lebih seimbang dalam berbagai aspek kegiatan masyarakat.
SCRUTINIZING THE IMPACT OF POPULAR CULTURE ON GENERATION Z’S ENGLISH Aprilia Ridadi Prihatini; Aam Alamsyah; Agus Udong Rapiudin
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 8 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i8.2668

Abstract

The present study aimed to investigate the influence of popular culture on Generation Z and their English proficiency. The research method was qualitative, and the participants were ten young people categorized as Generation Z. The participants were recruited purposely. There were two research questions: a) How does Generation Z view popular culture? b) How do widespread popular cultures impact Generation Z’s English? The data analyzed were the participants’ verbal responses, recorded by the researcher. The findings suggest that the influence of popular culture on social media among Generation Z was substantial. For instance, the generation was found to actively participate in listening to songs, watching movies, or creating their own cultures. Generation Z’s English was also found to have improved due to exposure to popular culture on social media. Additionally, participants noted that consuming content in English helped them expand their vocabulary, understand different accents, and gain confidence in using the language. These results highlight the role of media-driven culture in informal language learning.
PENGARUH KESADARAN WAJIB PAJAK, PENERAPANSISTEM E- FILLING, DAN PENERAPAN SELF ASSESSMENT SYSTEM TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK Fajriatus Shafira; Umaimah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesadaran wajib pajak, penerapan sistem e-filing, dan penerapan self assessment system terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Gresik. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei melalui kuesioner kepada 100 responden, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem e-filing dan penerapan self assessment system berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Sebaliknya, kesadaran wajib pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi serta sistem perpajakan yang praktis dan efisien lebih efektif dalam meningkatkan kepatuhan dibandingkan hanya mengandalkan tingkat kesadaran individu. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif pemerintah, khususnya Direktorat Jenderal Pajak, dalam meningkatkan kualitas pelayanan, edukasi, dan sosialisasi perpajakan berbasis digital agar mampu menjangkau lebih banyak wajib pajak secara merata dan berkelanjutan. Implikasi penelitian ini mendorong pemerintah, khususnya Direktorat Jenderal Pajak, untuk terus meningkatkan pelayanan dan edukasi kepada wajib pajak demi mendorong tingkat kepatuhan yang lebih baik.

Filter by Year

2023 2026