cover
Contact Name
Josep Ginting
Contact Email
admin@jurnal.sttii-bali.ac.id
Phone
+6285782445170
Journal Mail Official
admin@jurnal.sttii-bali.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Dalung No.16, Dalung, Kec. Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80351
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penggerak
ISSN : 24605603     EISSN : 29876826     DOI : 10.62042
Core Subject : Religion,
Jurnal PENGGERAK bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan karya Ilmiah baik tenaga pendidik maupun pendidik sehingga memberi dampak bagi masyarakat luas. Jurnal ini dikemas dalam bentuk penelitian dan pemikiran kritis analitis di bidang Pendidikan dab Teologi Agama Kristen. Jurnal PENGGERAK diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali (STTII BALI) yang merupakan member RJI dan PJTI untuk kemajuan penelitian dan keilmuan Teologi Kristen.
Articles 86 Documents
MASIH RELEVANKAH HUKUM TAURAT DI MASA ANUGERAH? M. Th, Prabowo; Mada, Deby Yunita
Jurnal Penggerak Vol. 5 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v5i1.72

Abstract

Beberapa tahun terakhir ini pembicaraan tentang hukum Taurat di dalam gereja menjadi hangat, atau lebih tepatnya panas, oleh karena adanya pengajaran “kasih karunia modern” atau yang disebut juga “reformasi kasih karunia”, “revolusi kasih karunia” atau “hyper grace.” Menurut buku Hyper Grace yang ditulis oleh Michael L. Brown, PhD., kelompok tersebut berpandangan bahwa pengajaran Yesus, seperti kotbah di atas bukit tidak ditujukan kepada gereja yang hidup di masa sekarang, tapi itu ditujukan kepada orang-orang Yahudi yang hidup di masa Yesus. Yang disebut pengajaran kasih karunia dan yang berlaku bagi gereja masa kini ialah pengajaran yang dimulai sejak salib Kristus dan pengajaran para rasul.
PERANAN PENGUSAHA KRISTEN DALAM PENGINJILAN Dinata, Hendra
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 1 (2018): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i1.33

Abstract

Rasul Paulus mengatakan dalam 2 Timotius 14:2 bahwa,”beritakanlah Firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya,nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasehatilah dengan segalakesabaran dan pengajaran”. Rasul Paulus menyadari sepenuhnya bahwapenginjilan adalah suatu hal yang bersifat mendesak dan menjadi suatutugas dan tanggung-jawabnya secara pribadi. Penginjilan bagi rasulPaulus adalah sutu tanggungjawab dari Tuhan Yesus yang tidak bisaditawar. Prinsip hidup Paulus dalam hal penginjilan harus juga menjadibagian dalam setiap kehidupan orang percaya khususnya parapengusaha Kristen.Penginjilan adalah memberitakan tentang karya Kristus yangsudah mati karena dosa-dosa manusia, dikuburkan dan dibangkitkanpada hari yang ketiga (1 Korintus 15:3-4), serta menantang orang untukbertobat dari dosanya ( Kis. 26:18) lalu mengharapkan dia percaya padakarya Kristus itu untuk kemudian menerima-Nya sebagai Tuhan danJuruselamat pribadi, sehingga ia memperoleh hidup yang kekal (bnd.Yohanes 20:30-31).
PELAYANAN EKSOSRSISME DALAM GEREJA MASA KINI Siahaan, Agustinus
Jurnal Penggerak Vol. 2 No. 2 (2016): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v2i2.63

Abstract

DOK
TATACARA KEHIDUPAN MASYARAKAT HINDU BALI Sumarmi, Ni Putu
Jurnal Penggerak Vol. 3 No. 1 (2017): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v3i1.22

Abstract

Siapa yang tak kenal pulau Bali dan adat istiadatnya, semuaorang ingin menikmati indahnya pulau Bali dan ragam budayanya,Pulau Bali adalah salah satu pulau di Indonesia, pada zaman dahulupulau Bali terbagi delapan daerah otonomi, setiap daerah terbagi lagimenjadi beberapa daerah dan di kuasai oleh seorang panglima. Dandaerah yang di kuasai oleh seorang panglima ini di kuasai oleh seorangkepala desa. Setiap desa di bagi lagi dalam beberapa banjar dan masing-masing banjar ada ketuanya, di samping itu ada badan-badanadministrasi lainnya yang mengurusi masyarakat umum.
PROBLEMATIKA TENTANG PEMAHAMAN HUBUNGAN HUKUM TAURAT DAN KASIH KARUNIA DEWASA INI M. Th, Prabowo
Jurnal Penggerak Vol. 2 No. 1 (2016): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v2i1.54

Abstract

DOK
PROBLEMATIKA ORANG YANG SUDAH LAHIR BARU DAPAT DIRASUK OLEH ROH-ROH JAHAT Siahaan, Agustinus
Jurnal Penggerak Vol. 1 No. 1 (2015): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v1i1.11

Abstract

OKE
PERAN GURU DALAM DUNIA PENDIDIKAN Soewito, Rut
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 1 (2018): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i1.38

Abstract

Guru adalah pendidik professional yang mempunyai tugasutama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih,menilai, dan mengevaluasi peserta didik atau siswa.Guru adalah satu-satunya profesi yang menentukan dalam mengubahnasib bangsa. Hal ini karena guru bertugas mendidik dan mengajaranak-anak bangsa, mengubah perilaku, membentuk karakter. Sebuahtugas yang sangat fundamental. Kalau bangsa Indonesia inginmelakukan perbaikan keadaan bangsa Indonesia di masa datang,harapan itu tertumpang kepada guru, dunia pendidikan. Guru dengansegala kemampuannya dan daya upayanya mempersiapkanpembelajaran bagi peserta didiknya. Sehingga tidak salah jika kitamenempatkan guru sebagai salah satu kunci pembangunan bangsamenjadi bangsa yang maju dimasa yang akan datang. Sebagaipenerima tugas, guru terikat secara moral untuk mendidik muridnyahingga mencapai kedewasaan biologis-psikologis-spiritual sehinggaguru bekerja benar dengan penuh tanggung jawab.Guru yangprofesional lah yang bisa mencerdaskan bangsa untuk mengubah nasibbangsa ini. Menurut undang-undang guru dan dosen terdapat beberapapersyaratan seorang guru profesional, baik kualifikasi, ataupunkompetensi. Dari segi kompetensi, guru profesional harus memilikiempat kompetensi, yaitu: (1) kompetensi paedagogik, (2) kompetensisosial, (3) kompetensi kepribadian, dan (4) kompetensi profesional.Usaha untuk mencerdaskan bangsa ini tidak akan berhasil kalau gurutidak memiliki keikhlasan dan idealisme dalam mengabdi danmenjalankan perannya.
Kasih Dalam Membangun Keharmonisan Pada Keluarga Kristen Menurut Nasehat Rasul Paulus Dalam Kitab Efesus Hutabarat, Oditha R
Jurnal Penggerak Vol. 5 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v5i2.76

Abstract

Memiliki Keluarga yang harmonis adalah merupakan dambaan seluruh anggota keluarga. Rasul Paulus dalam nasehatnya di Kitab Efesus mengajarkan bagaimana seorang pria harus bersikap yaitu harus rendah hati, mengasihi istri, bijaksana dan dapat mendidik anak dalam kebenaran Firman Tuhan. Seorang istri juga diajarkan agar mempunyai sikap rendah hati, tunduk terhadap suami dan menghormati suaminya. Paulus juga mengajarkan seorang anak dalam keluarga agar taat dan menghormati orang tua. Penelitian bertujuan untuk mengetahui maksud nasehat Paulus dalam Surat Efesus terhadap pertumbuhan keharmonisan rumah tangga Jemaat. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian jenis kualitatif deskriptif. Kesimpulan dari data yang telah diperoleh bahwa nasihat Rasul Paulus tentang Keharmonisan Rumah Tangga Kristen dalam Surat Efesus yang diajarkan kepada jemaat dapat menjadi suatu pedoman keluarga Kristen untuk membina rumah tangga yang takut akan Tuhan. Dengan Dimensi yang paling mendorong nasehat Rasul Paulus tersebut adalah Sikap Istri dan Latar belakang yang paling tinggi mendorong nasehat tersebut adalah Pekerjaan jemaat.
KEKRABATAN DALAM SISTEM KOMUNIKASI DESA ADAT BALI: SUATU KAJIAN SOSIOLOGIS SEBAGAI PENDEKATAN BAGI PENAMAAN INJIL YESUS KRISTUS DI BALI Mandriasa, I Nyoman
Jurnal Penggerak Vol. 1 No. 2 (2015): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v1i2.68

Abstract

DOK
KRITERIA GURU KRISTEN YANG BERORIENTASI PELAYANAN BERDASARKAN I KORINTUS 3:10-21 S.Pd., M. Pd.K, Roesmijati
Jurnal Penggerak Vol. 3 No. 2 (2017): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v3i2.27

Abstract

Jika ada pertanyaan: Apa manfaat pendidikan? Makajawabannya sederhana: “Pendidikan membuat orang menjadi lebih baikdan orang baik tentu berperilaku mulia.”116 Namun kenyataan yangterjadi output dari pendidikan masih banyak mencetak manusia yangberperilaku sebaliknya. Bahkan saat masih di bangku sekolahpun, anak-anak sekolah menunjukkan perilaku yang buruk.