cover
Contact Name
Abdul Karim
Contact Email
educareiain@gmail.com
Phone
+6285258113657
Journal Mail Official
educareiain@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mataram No. 1, Mangli, Kaliwates, Krajan, Mangli, Kec. Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68131 Telepon: (0331) 487550
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
EDUCARE: Journal of Primary Education
Core Subject : Education, Social,
EDUCARE: Journal of Basic Education is a leading peer-reviewed and open access scientific journal, which publishes scientific work by researchers and scholars from all over the world and specializes in publishing research results on Madrasah Ibtidaiyah (MI) and Elementary School (SD) education. The scope of articles published in the journal EDUCARE: Journal of Primary Education includes: Model and Development of Educational Curriculum in MI/SD, Learning Strategies and Methods, Technology and Learning Media in MI/SD, Professionalism of MI/SD Teachers, Character Education of MI Children / Elementary School, and Educational Management of MI/SD educational institutions.
Articles 92 Documents
Implementasi Program Tahfidzul Al-Qur’an Jilid 5 Bagi Peserta Didik Di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 02 Ambulu Jember Khusnul Khovia
EDUCARE: Journal of Primary Education Vol. 2 No. 2 (2021): EDUCARE: Journal of Primary Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/educare.v2i2.60

Abstract

The purpose of this study is to describe the planning, implementation and evaluation of the tahfidzul Al-Qur'an program for students volume 5 at MI Muhammadiyah 02 Pontang Ambulu Jember. This study uses a qualitative approach and the technique of determining data sources using purposive sampling. Collecting data through observation, interviews and documentaries. Data analysis, descriptive qualitative with data reduction steps, data presentation, conclusion drawing/verification. To check the validity of the data using triangulation of sources and techniques. The results of the research show: (1) Planning the tahfidzul Al-Qur'an program for students volume 5 at MI Muhammadiyah 02 Pontang Ambulu Jember, namely: determining the goal of memorizing 2 letters Al-Insyiqaq and Al-Muthoffifin, instilling a love of the Qur'an since early, Content of material, determine method, Determination of media, Determination of evaluation. (2) The implementation of the tahfidzul Al-Qur'an program for students volume 5 at MI Muhammadiyah 02 Pontang Ambulu Jember, namely: students memorizing letters Al-Insyiqaq and Al-Muthoffifin, reading letters according to makhraj and tajwid, Submission of material by teachers, using tilawati method by listening, imitating, reading together and repeatedly, using Juz 'Amma, Al-Qur'an and murottal media. (3) Evaluation of the tahfidzul Al-Qur'an program for students volume 5 at MI Muhammadiyah 02 Pontang Ambulu Jember, namely: evaluation of objectives, evaluation of material based on the target of memorizing letters Al-Insyiqaq and Al-Muthoffifin and not experiencing difficulties, evaluation of methods, formative evaluation at the end of each lesson and letter increase. Keywords: Tahfidzul Al-Qur'an; Student; Madrasah Ibtidaiyah Tujuan penelitian ini mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program tahfidzul Al-Qur’an peserta didik jilid 5 di MI Muhammadiyah 02 Pontang Ambulu Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan tehnik penentuan sumber data menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumenter. Analisis data, kualitatif deskriptif dengan langkah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Untuk mengecek keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan tehnik. Hasil penelitiannya menunjukkan: (1) Perencanaan program tahfidzul Al-Qur’an untuk peserta didik jilid 5 di MI Muhammadiyah 02 Pontang Ambulu Jember yaitu: penentuan tujuan hafalan 2 surat Al-Insyiqaq dan Al-Muthoffifin, menanamkan cinta Al-Qur’an sejak dini, Isi materi, menentukan metode, Penentuan media, Penentuan evaluasi. (2) Pelaksanaan program tahfidzul Al-Qur’an untuk peserta didik jilid 5 di MI Muhammadiyah 02 Pontang Ambulu Jember yaitu: peserta didik menghafal surat Al-Insyiqaq dan Al-Muthoffifin, membaca surat sesuai makhraj dan tajwid, Penyampaian materi oleh guru, menggunakan metode tilawati dengan mendengarkan, menirukan, membaca bersama-sama dan berulang-ulang, Penggunaan media Juz ‘Amma, Al-Qur’an dan murottal. (3) Evaluasi program tahfidzul Al-Qur’an untuk peserta didik jilid 5 di MI Muhammadiyah 02 Pontang Ambulu Jember yaitu: evaluasi tujuan, evaluasi materi berdasarkan target menghafal surat Al-Insyiqaq dan Al-Muthoffifin dan tidak mengalami kesulitan, evaluasi metode, evaluasi formatif setiap akhir pembelajaran dan kenaikan surat. Kata Kunci: Tahfidzul Al-Qur’an; Peserta Didik; Madrasah Ibtidaiyah
Implementasi Quantum Teaching Pada Pembelajaran Tematik Kelas V MI Mambaul Ulum Kandangrejo Faiqotul Isma Azizah; Hartono Hartono
EDUCARE: Journal of Primary Education Vol. 2 No. 2 (2021): EDUCARE: Journal of Primary Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/educare.v2i2.67

Abstract

The Quantum Teaching learning model is a modification of the various interactions that exist in and around the moment in learning. This study aims to find out more about how to apply Quantum Teaching in measuring students' abilities including cognitive, affective and psychomotor aspects. This research method uses qualitative research methods with the type of research field research. Data collection techniques using observation techniques, interviews, and documentation. While the data analysis is a qualitative analysis model of Miles and Huberman and Saldana which consists of data collection, data condensation, data presentation and drawing conclusions. The results of this study are: (1) Implementation of Quantum Teaching in Class V Thematic Learning at MI Mambaul Ulum Kandangrejo cognitive aspects, namely students are able to think more critically and broadly, students are able to do assignments or exercises and can understand learning well, students able to provide questions and answers properly and appropriately. (2) Implementation of Quantum Teaching in Class V Thematic Learning at MI Mambaul Ulum Kandangrejo aspects in the affective aspect, namely: the curiosity of students increases, students become more focused, students' attitudes become more confident and courageous. (3) Implementation of Quantum Teaching in Class V Thematic Learning at MI Mambaul Ulum Kandangrejo psychomotor aspects, namely: students are able to practice well the learning media is provided, students are able to name the names and parts of the circulatory organs, students are able to show the circulatory organs blood using the medium. Keywords: Quantum Teaching; Learning; Madrasah Ibtidaiyah Model pembelajaran Quantum Teaching merupakan pengubahan bermacam-macam interaksi yang ada di dalam dan di sekitar momen dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam bagaimana penerapan Quantum Teaching dalam mengukur kemampuan peserta didik meliputi aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian Field Research. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data analisis kualitatif model Miles dan Huberman dan Saldana yang terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu: (1) Implementasi Quantum Teaching Pada Pembelajaran Tematik Kelas V di MI Mambaul Ulum Kandangrejo aspek kognitif yaitu peserta didik mampu berfikir secara lebih kritis dan luas, peserta didik mampu mengerjakan tugas atau latihan dan dapat memahami pembelajaran dengan baik, peserta didik mampu memberikan pertanyaan dan jawaban dengan baik dan sesuai. (2) Implementasi Quantum Teaching Pada Pembelajaran Tematik Kelas V di MI Mambaul Ulum Kandangrejo aspek dalam aspek afektif yaitu: rasa ingin tahu peserta didik meningkat, peserta didik menjadi lebih fokus, sikap peserta didik semakin percaya diri dan berani. (3) Implementasi Quantum Teaching Pada Pembelajaran Tematik Kelas V di MI Mambaul Ulum Kandangrejo aspek dalam aspek psikomotorik yaitu: peserta didik mampu mempraktikkan dengan baik media pembelajaran disediakan, peserta didik mampu menyebutkan nama dan bagian organ peredaran darah, peserta didik mampu menunjukkan bagian organ peredaran darah dengan menggunakan media. Kata Kunci: Quantum Teaching; Pembalajaran; Madrasah Ibtidaiyah
Kemampuan Afektif Calon Guru Sekolah Dasar Pada Pembelajaran Online Di Program Studi PGSD Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung Yesi Budiarti; Meita Dwi Solviana
EDUCARE: Journal of Primary Education Vol. 2 No. 2 (2021): EDUCARE: Journal of Primary Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/educare.v2i2.68

Abstract

Learning is a conscious effort made by individuals to acquire various kinds of abilities (competencies), skills (skills), and attitudes (attitudes) through a series of learning processes that will ultimately result in behavioral changes in the individual. The learning process in schools tends to emphasize the achievement of changes in cognitive (intellectual) aspects which are carried out through various forms of approaches, strategies, and certain learning models. Learning systems that specifically develop affective abilities have received less attention, affective abilities are only used as a nurturing effect. This study aims to (1) find out whether online learning is able to bring out the affective abilities of prospective study program teachers (2) analyze the affective abilities of prospective teachers in online learning. The data used in this study is qualitative data. The technique used is a questionnaire. This questionnaire was given to respondents, namely students of PGSD teacher candidates at Muhammadiyah University of Pringsewu. The results of the study indicate that affective abilities can appear in online learning as evidenced by the results of the questionnaire that has been given to respondents. The indicators of affective ability in this study include attitudes, interests, self-concept, values, and morals, all of which are in the good range. This means that the results of students' affective abilities can be said to be valid or appear in online learning Keywords: Affective Ability; e-learning; PGSD Belajar merupakan upaya sadar yang dilakukan individu untuk memperoleh berbagai macam kemampuan (competencies), ketrampilan (skills), dan sikap (attitudes) melalui serangkaian proses belajar yang pada akhirnya akan menghasilkan perubahan tingkah laku pada individu tersebut. Proses pembelajaran di sekolah lebih cenderung menekankan pada pencapaian perubahan aspek kognitif (intelektual) yang dilaksanakan melalui berbagai bentuk pendekatan, strategi, dan model pembelajaran tertentu. Sistem pembelajaran yang secara khusus mengembangkan kemampuan afektif kurang mendapat perhatian, kemampuan afektif hanya dijadikan sebagai efek pengiring (nurturant effect). Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui apakah pembelajaran online mampu memunculkan kemampuan afektif calon guru prodi (2) menganalisis kemampuan afektif calon guru SD pada pembelajaran online. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Teknik yang digunakan ialah angket. Yang diberikan kepada 132 responden,  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan afektif dapat muncul pada pembelajaran online. Indikator kemampuan afektif dalam penelitian ini, meliputi sikap, minat, konsep diri, nilai, dan moral yang semuanya berada pada rentang baik. Hal ini berarti bahwa hasil kemampuan afektif calon guru sekolah dasar dapat dikatakan valid atau muncul pada pembelajaran online. Kata Kunci: Kemampuan Afektif; e-learning; PGSD
Pengaruh Numbered Head Together (NHT) Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Dan Motivasi Belajar IPS Peserta Didik Kelas II Di SD Anak Saleh Mutik Nur Fadhilah; Mohamad Nurahman
EDUCARE: Journal of Primary Education Vol. 2 No. 2 (2021): EDUCARE: Journal of Primary Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/educare.v2i2.72

Abstract

The learning process in the new normal is currently still undergoing a process of adaptation. Where the learning is still limited face-to-face and some others are brave. Process adaptation. This learning requires an NHT learning technique that makes it easier for class II students to understand the concept of social studies learning in the natural and artificial environment as a whole and is able to increase their motivation in learning. The research method uses a quantitative design using a non-equivalent control group design. The variables of this study consisted of independent variables and dependent variables. The population of this study were all second grade students at Anak Saleh Elementary School, while the samples were second grade students who carried out the bold learning process and second grade students who carried out offline learning processes. The data collection used in this study included interviews, questionnaires and observations. The data analysis technique is validity test and reliability test. Analysis of the data used through data coding, data transfer to a computer using prerequisite tests and hypothesis testing. The results of the research show: 1) the level of understanding of the social studies concept of class II students who study with the Numbered Head Together (NHT) learning technique is better than conventional learning techniques of 0.429 (results from the t-test) and 2) the level of motivation to learn social studies of class students II with Numbered Head Together (NHT) learning technique of 0.733 is better than conventional learning which is only 0.704. Surely this is greater than rtable = 0.361.  Keywords: NHT; Concept Understanding; Motivation to Learn Proses pembelajaran di masa new normal saat ini masih mengalami proses adaptasi. Dimana pembelajarannya masih dengan tatap muka terbatas dan sebagian lainnya daring. Adaptasi proses peralihan pembelajaran inilah dibutuhkan sebuah tekhnik pembelajaran NHT yang mempermudah peserta didik kelas II dalam memahami konsep belajar IPS dalam materi lingkungan alam dan buatan secara utuh dan mampu meningkatkan motivasinya dalam belajar. Metode penelitian menggunakan kuantitatif menggunakan desain non equeivalen control grup design. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas dan variabel terikat. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas II di SD Anak Saleh, sedangkan sampelnya adalah peserta didik kelas II yang melakukan proses pembelajaran daring dan kelas II yang melakukan proses pembelajaran luring. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara, angket dan observasi. Tehnik analisis data uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data yang digunakan melalui pengkodean data, pemindahan data ke komputer menggunakan uji prasyarat analisis dan uji hipotesis. Hasil penelitiannya penelitian ini menunjukkan: 1) tingkat pemahaman konsep IPS peserta didik kelas II yang belajar dengan tekhnik pembelajaran Numbered Head Together (NHT) lebih baik daripada tekhnik pembelajaran konvensional sebesar 0,429 (hasil dari uji-t) dan 2) tingkat motivasi belajar IPS peserta didik kelas II dengan tekhnik pembelajaran Numbered Head Together (NHT) sebesar 0,733 lebih baik daripada tekhnik pembelajaran konvensional yang hanya sebesar 0,704. Tentunya hal ini lebih besar daripada r tabel = 0,361. Kata Kunci: NHT; Pemahaman Konsep; Motivasi Belajar
Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Muatan Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas III SDS Harapan Jakarta Ronald Felix Yanuar; Theresia Niken Dwi Utami Putri
EDUCARE: Journal of Primary Education Vol. 2 No. 2 (2021): EDUCARE: Journal of Primary Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/educare.v2i2.74

Abstract

This research was carried out at SDS Harapan Jakarta. This research aims to unravel the implementation of character education’s values through thematic subject, specifically on Indonesian Language Content. This research uses qualitative descriptive approach to gather research data deeply and thoroughly regarding character education’s value. Data collection was done using interviews, observation, and documentation. Miles and Huberman method was used to analyze data collected with the process of data collection, condensation, data display, and data verification. Triangulation was used to verify the validity of the data. The result of this study revealed that 1) The implementation of character education values in the content of Indonesian Language learning in Class 3 is implemented through reading and writing activities that prioritize the five main values in education according to the Minister of Education and Culture. 2) There are still less-effective efforts to achieve learning objectives. 3) There is still a lack of learning innovations carried out to achieve learning goals. 4) No lesson plans that are not made routinely as a means of evaluating learning. 5) There is still a need for improvement in the application of character education in Indonesian content that is linked to students' real experiences, both through online and offline learning.  Keywords: Character Education; Primary School; Thematic Learning; Indonesian Language Content  Penelitian ini dilaksanakan di SDS Harapan Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap implementasi nilai-nilai pendidikan karakter melalui mata pelajaran tematik, khususnya pada muatan bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan data penelitian secara mendalam dan menyeluruh mengenai nilai pendidikan karakter. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode Miles dan Huberman digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan dengan proses pengumpulan data, kondensasi, tampilan data, dan verifikasi data. Triangulasi digunakan untuk memverifikasi keabsahan data. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa 1) Implementasi nilai pendidikan karakter dalam muatan pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas 3 diterapkan melalui kegiatan membaca dan menulis yang mengedepankan lima nilai utama dalam pendidikan sesuai Permendikbud. 2) Masih ada upaya-upaya yang kurang efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran. 3) Masih kurangnya inovasi pembelajaran yang dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran. 4) Tidak ada RPP yang tidak dibuat secara rutin sebagai sarana evaluasi pembelajaran. 5) Masih perlu adanya perbaikan penerapan pendidikan karakter konten bahasa Indonesia yang dikaitkan dengan pengalaman nyata peserta didik, baik melalui pembelajaran online maupun offline. Kata Kunci: Pendidikan Karakter; Sekolah Dasar; Pembelajaran Tematik; Muatan Bahasa Indonesia
Analysis of Supporting and Inhibiting Factors in the Integration of Character Education in Akidah Akhlak Subjects at MIN 11 Aceh Tenggara Harpan Reski Mulia
EDUCARE: Journal of Primary Education Vol. 3 No. 1 (2022): EDUCARE: Journal of Primary Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/educare.v3i1.75

Abstract

This paper aims to explore the supporting and inhibiting factors in the effort to integrate character education in akidah akhlak subjects at MIN 11 Aceh Tenggara. This study uses a qualitative method with a narrative approach and data collection techniques of interview, observation, and documentation; then, the data is analyzed using the methods developed by Miles and Huberman, namely data reduction, data presentation, and data verification. This study shows that the supporting factor for integrating character education in aqidah moral learning at MIN 11 Aceh Tenggara is the availability of learning media in the form of focus and Madrasah residents who work together to supervise all students, both outside and inside the Madrasah environment. The inhibiting factors are the limitations of Madrasah infrastructure in the form of no mosque or prayer room, family support, and social media and games that have an influence on student character. Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor pendukung dan penghambat dalam upaya pengintegrasian pendidikan karakter pada mata pelajaran akidah akhlak at MIN 11 Aceh Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan naratif dan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian data dianalisis dengan metode yang dikembangkan Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Penelitian ini menunjukkan bahwa, faktor pendukung pengintegrasian pendidikan karakter dalam pembelajaran Akidah Akhlak MIN 11 Aceh Tenggara adalah kesedian media pembelajaran berupa infocus dan warga Madrasah yang bersinergi untuk mengawasi semua siswa, baik di luar maupun di dalam lingkungan Madrasah. Adapun faktor penghambatnya adalah keterbatasan prasarana Madrasah berupa tidak ada Masjid atau musala, dukungan keluarga, dan media sosial dan game memberikan pengaruh terhadap karakter siswa.
Design of English Corner Extracurricular Activities in the 4.0 Industrial Revolution Era at Madrasah Ibtida'iyah Rif’an Humaidi; Amelia Vikri Laili
EDUCARE: Journal of Primary Education Vol. 3 No. 1 (2022): EDUCARE: Journal of Primary Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/educare.v3i1.76

Abstract

English Corner extracurricular activities are one of the choices for students to be able to learn English with more fun. Through the English Corner extracurricular program, the Madrasah provides provisions for its students to face the era of the industrial revolution 4.0. The purpose of this research is to add insight and to know the mechanism of the English corner extracurricular through the development, implementation, assessment, and evaluation of the English corner extracurricular in the 4.0 revolution era at MI Roudlotul Ulum Banyuwangi. This type of research is qualitative research with a descriptive design. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Data analysis used the concept of Miles and Huberman. The validity of the data was measured by means of triangulation of sources and techniques. The results showed that 1). The development of the English corner extracurricular in facing the 4.0 industrial revolution pays attention to human resources, needs, infrastructure, talents, and interests. 2). The implementation of the English corner extracurricular is almost the same as learning in general and is made more relaxed so that it is more comfortable in its implementation. 3). This English corner extracurricular assessment uses a written manual assessment, after which it is recapitulated and entered into the Digital Report Card Application (ARD). 4). This English corner extracurricular evaluation is carried out every six months or at the end of the semester, taking into account the development and implementation that was carried out in the previous semester.  Kegiatan ekstrakurikuler English Corner menjadi salah satu pilihan peserta didik untuk dapat mempelajari Bahasa Inggris dengan lebih menyenangkan. Melalui program ekstrakurikuler english corner, Madrasah tersebut memberikan bekal kepada siswanya untuk menghadapi era revolusi industri 4.0. Tujuan penelitian ini untuk menambah wawasan serta mengetahui mekanisme ekstrakurikuler english corner melalui pengembangan, pelaksanaan, penilaian, dan evaluasi ekstrakurikuler english corner pada era revolusi 4.0 di MI Roudlotul Ulum Banyuwangi. Jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan konsep Miles dan Huberman. Keabsahan datanya diukur dengan cara triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Pengembangan ekstrakurikuler english corner dalam menghadapi revolusi industri 4.0 ini memperhatikan sumber daya manusia, kebutuhan, sarana prasarana, bakat dan minat. 2). Pelaksanaan ekstrakurikuler english corner hampir sama dengan pembelajaran pada umumnya dan dibuat lebih santai agar lebih nyaman dalam penyelenggaraannya. 3). Penilaian ekstrakurikuler english corner ini menggunakan penilaian manual yang tertulis, setelah itu direkap dan dimasukkan dalam Aplikasi Raport Digital (ARD). 4). Evaluasi ekstrakurikuler english corner ini dilakukan setiap 6 bulan sekali atau pada akhir semester, dengan memperhatikan pengembangan dan pelaksanaan yang telah dilakukan pada semester sebelumnya.
Implementation of Javanese Krama Learning in Improving Students' Ability to Speak Politely at MIMA 35 Nurul Ulum Ambulu Diana Rahmayanti; Hartono Hartono
EDUCARE: Journal of Primary Education Vol. 3 No. 1 (2022): EDUCARE: Journal of Primary Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/educare.v3i1.97

Abstract

This study examines Javanese Krama's learning in improving students' ability to speak politely at MIMA 35 Nurul Ulum Ambulu. This research approach is a descriptive qualitative approach, and the type of research used is phenomenology. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. While the data analysis using the model of Miles, Huberman, and Johnny Saldana consists of data condensation, data presentation, and conclusion. The results of this study are 1) Planning for learning the Javanese Krama language to improve the ability of students to speak politely at MIMA 35 Nurul Ulum Ambulu, namely: the teacher prepares a Learning Implementation Plan, prepares to memorize material for the Javanese Krama language vocabulary for students. 2) Implementation of Javanese Krama language learning in improving the ability of students to speak politely at MIMA 35 Nurul Ulum Ambulu, namely: opening, core, and closing activities. Then the habit of using Javanese manners during learning hours and outside the classroom. 3) Evaluation of Javanese Krama language learning in improving the ability of students to speak politely at MIMA 35 Nurul Ulum Ambulu, namely: in the classroom using daily questions, PTS and PAS. Meanwhile, habituation outside of learning hours is by assessing students' speech and manners. 4) The implications of learning Javanese Krama in improving the ability of students to speak politely at MIMA 35 Nurul Ulum Ambulu have a positive impact on students becoming accustomed to using Javanese Krama when communicating with teachers both in attitude and speech. Penelitian ini mengkaji mengenai pembelajaran bahasa Jawa Krama dalam meningkatkan kemampuan peserta didik berbicara sopan santun di MIMA 35 Nurul Ulum Ambulu. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan model Miles, Hubermen dan Johnny Saldana terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Perencanaan pembelajaran bahasa Jawa Krama dalam meningkatkan kemampuan peserta didik berbicara sopan santun di MIMA 35 Nurul Ulum Ambulu, yaitu: guru menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, menyiapkan materi hafalan kosa kata bahasa Jawa Krama bagi peserta didik. 2) Pelaksanaan pembelajaran bahasa Jawa Krama dalam meningkatkan kemampuan peserta didik berbicara sopan santun di MIMA 35 Nurul Ulum Ambulu, yaitu: kegiatan pembuka, inti, dan penutup. Kemudian pembiasaan berbahasa jawa krama didalam jam pembelajaran dan diluar kelas. 3) Evaluasi pembelajaran bahasa Jawa Krama dalam meningkatkan kemampuan peserta didik berbicara sopan santun di MIMA 35 Nurul Ulum Ambulu, yaitu: di dalam kelas menggunakan soal harian, PTS dan PAS. Sedangkan, pembiasaan di luar jam pembelajaran yaitu dengan penilaian berkaitan dengan tutur kata dan sikap sopan santun peserta didik. 4) Implikasi pembelajaran bahasa Jawa Krama dalam meningkatkan kemampuan peserta didik berbicara sopan santun di MIMA 35 Nurul Ulum Ambulu membawa dampak positif pada peserta didik menjadi terbiasa menggunakan bahasa Jawa Krama saat berkomunikasi dengan guru baik dalam sikap dan tutur kata.
Application of the Recitation Method in Arabic Subjects in Online Learning at Baiturrohman Elementary School Yusiana Yusiana; Indah Farida
EDUCARE: Journal of Primary Education Vol. 3 No. 1 (2022): EDUCARE: Journal of Primary Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/educare.v3i1.99

Abstract

To prevent the spread of COVID-19, the government has issued a learning policy to be carried out online (online). As implemented at Baiturrohman Elementary School, online learning is applied. This research uses a qualitative approach, and the type is a case study. Data collection techniques used participatory observation, structured interviews, and documentation—data analysis using data condensation, data presentation, and concluding. The validity of the data is source triangulation and technical triangulation. The results of this study indicate: (1) Planning the Recitation Method for Arabic Language Subjects in Online Learning at Baiturrohman Elementary School, namely: The teacher determines the goals according to the lesson plans, gives assignments according to the student's abilities, determines the types of assignments such as reading, writing, and practice. Provide instructions/resources in student books and several applications. The teacher provides time for the deadline for submitting assignments from 07.30 to 18.00 in Google Classroom. (2) Implementation of the Recitation Method on Arabic Language Subjects in Online Learning at Baiturrohman Elementary School, namely: Teachers provide guidance if they have difficulties, provide motivation to study at home, and support parents for children's learning at home; students do assignments at home independently. independent. (3) Evaluation of the Recitation Method on Arabic Subjects in Online Learning at Baiturrohman Elementary School, namely: Student assignments are written in spoken/written packages, sent in the form of photos/videos via Google Classroom, Teacher assessments via Google Classroom, Result assessment PH is done via a google form. Dalam upaya mencegah penyebaran covid-19, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pembelajaran dilaksanakan secara dalam jaringan (daring), sebagaimana yang diterapkan di SD Baiturrohman diterapkan pembelajaran dalam jaringan (daring). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenisnya studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipasif, wawancara terstruktur dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Keabsahan datanya triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Perencanaan Metode Resitasi Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Dalam Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar Baiturrohman yaitu: Guru menentukan tujuan sesuai RPP, memberikan tugas sesuai kemampuan siswa, menentukan jenis tugas seperti membaca, menulis dan praktek. Memberikan petunjuk/ sumber dibuku siswa dan beberapa aplikasi. Guru menyediakan waktu untuk batas pengumpulan tugasdari jam 07.30 sampai 18.00 di google classroom. (2) Pelaksanaan Metode Resitasi Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Dalam Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar Baiturrohman, yaitu: Guru memberikan bimbingan jika mengalami kesulitan, memberikan motivasi semangat belajar di rumah dan pendampingan orang tua terhadap pembelajaran anak di rumah, peserta didik mengerjakan tugas dirumah secara mandiri. (3) Evaluasi Metode Resitasi Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Dalam Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar Baiturrohman, yaitu: Tugas peserta didik dibuku paket berbentuk lisan/ tertulis, dikirim dalam bentuk di foto/video melalui google classroom, Penilaian guru melalui google clasroom, penilaian hasil PH dilakukan melalui google form. 
Design of Religious-Based Extracurricular Activities in Shaping the Religious Character of Students in Madrasah Ibtidaiyah
EDUCARE: Journal of Primary Education Vol. 3 No. 2 (2022): EDUCARE: Journal of Primary Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/educare.v3i2.100

Abstract

Religious-based extracurricular activities are extracurricular activities that contain Islamic activities as the development of Islamic educational materials carried out outside school hours. This study aims to analyze the design of religious-based extra-curricular activities in shaping the religious character of students in Madrasah ibtidaiyah institutions. This study uses a qualitative approach. While the type of research using field research (field research). Data collection techniques using observation techniques, interviews, and documentation. While the data analysis using qualitative analysis model Miles and Huberman and Saldana models consisting of data condensation, data presentation and conclusion. While the validity of the data using triangulated sources and triangulation techniques. The results of this study showed that: 1) the application of religious-based extracurricular activities in shaping the religious character of students in MI Miftahul Huda, namely: a) Diba'iyah Activities, B) Tahlil activities, and c) Shalawat Al-Banjari. 2) factors supporting religious-based extracurricular activities in shaping the religious character of students in MI Miftahul Huda, namely: a) self-motivation of students, B) enthusiastic students follow the activities, c) participation of parents, and d) support from extracurricular coaches. 3) factors inhibiting religious-based extracurricular activities in shaping the religious character of students in MI Miftahul Huda, namely: a) lack of understanding of parents, b) students are easily affected, c) limited supervision of the school. Kegiatan ekstrakurikuler berbasis keagamaan merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang memuat kegiatan-kegiatan islami sebagai pengembangan materi pendidikan islam yang dilaksanakan diluar jam sekolah. Kajian ini bertujuan untuk mengalisis tentang desain kegiatan ekstra kurikuler berbasis keagamaan dalam mebentuk karakter religius peserta didik di lembaga madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan jenis penelitian menggunakan field research (penelitian lapangan). Tehnik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan model analisis kualitatif model Miles dan Huberman dan Saldana yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan keabsahan data menggunakan teriangulasi sumber dan triangulasi tehnik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Penerapan kegiatan ekstrakurikuler berbasis keagamaan dalam membentuk karakter religius peserta didik di MI Miftahul Huda yaitu: a) Kegiatan Diba’iyah, b) Kegiatan Tahlil, dan c) Shalawat Al-Banjari. 2) Faktor pendukung kegiatan ektrakurikuler berbasis keagamaan dalam membentuk karakter religius peserta didik di MI Miftahul Huda, yaitu: a) motivasi diri peserta didik, b) antusias peserta didik mengikuti kegiatan, c) partisipasi orang tua, dan d) dukungan dari pembina ekstrakurikuler. 3) Faktor penghambat kegiatan ektrakurikuler berbasis keagamaan dalam membentuk karakter religius peserta didik di MI Miftahul Huda, yaitu: a) Minimnya pemahaman orang tua, b) Peserta didik mudah terpengaruh, c) Terbatasnya pengawasan dari pihak sekolah.

Page 4 of 10 | Total Record : 92