cover
Contact Name
Sri Widarti
Contact Email
widacorset95@gmail.com
Phone
+6282135814923
Journal Mail Official
widacorset95@gmail.com
Editorial Address
Jl. Wates Km 9,5 Argomulyo Sedayu Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta | Email : AKBID MMY
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
ISSN : 27212122     EISSN : 28087534     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah jurnal mengenai kesehatan masyarakat yang diterbitkan oleh ilmu kesehatan masyarakat c. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun untuk volume yang sama. Jurnal ini diterbitkan sebagai wahana komunikasi ilmiah antar sejarawan, peneliti, peneliti, pakar dan pemerhati untuk pengembangan IPTEK dalam bidang kesehatan masyarakat. Isi jurnal ini berupa hasil penelitian, kasus lapangan, resensi buku, atau kajian ilmiah bidang kesehatan masyarakat. Artikel topik khusus dimungkinkan untuk diterbitkan di jurnal.
Articles 52 Documents
FAKTOR YANG MEMEPENGARUHI PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN BAYI BARU LAHIR DI KLINIK PRATAMA KEDATON Husna, Fauzul; Ariningtyas, Nurul; Amelia, Vita
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 5 No. 2 (2024): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LATAR BELAKANG : Masa bayi baru lahir (BBL) merupakan masa yang perlu mendapatkan perhatian dan perawatan yang ekstra karena pada masa ini terdapat mortalitas paling tinggi. Bayi Baru Lahir (BBL) adalah bayi yang berusia 0 sampai dengan 28 hari. Bayi hingga usia kurang satu bulan merupakan golongan umur yang memiliki risiko gangguan kesehatan paling tinggi. Masalah pada bayi baru lahir (BBL) dapat diminimalkan dengan perawatan di 28 hari kehidupan bayi. Pengetahuan ibu mengenai perawatan BBL adalah salah satu faktor yang penting untuk kesuksesan meningkatkan angka harapan hidup bayi. Perawatan pada BBL dilakukan karena BBL tidak bisa beradaptasi secara mandiri dengan lingkungan sekitar berkaitan dengan organ-organ yang belum matur pada bayi. Pengetahuan ibu dalam kemampuan merawat bayi sangat penting karena akan menentukan kesehatan bayinya dimasa mendatang. TUJUAN : Mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas tentang Perawatan Bayi Baru Lahir di Klinik Pratama Kedaton. METODE : Rancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Tekhnik pengambilan Sampel dengan metode Purposive sampling. Jumlah responden sebanyak 35 responden. HASIL : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan pengetahuan Ibu nifas tentang perawatan bayi baru lahir di Klinik Pratama Kedaton yaitu cukup sebanyak 20 responden (57%), baik 12 responden (34%), kurang 3 responden (9%).
KARAKTERISTIK IBU NIFAS DENGAN KECEMASAN NORMAL DI RSUD NYI AGENG SERANG KULON PROGO YOGYAKARTA Ariningtyas, Nurul; Adhisty, Yulia
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 5 No. 2 (2024): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Sebanyak 85% ibu nifas menderita gangguan psikologis dengan gejala yang lebih berat seperti kecemasan (Denis, Rejeki, & Juniarto, 2021). Salah satu dampak dari kecemasan yang tidak ditangani yaitu bisa berlanjut menjadi depresi postpartum, sedangkan di Indonesia berkisar 50-70% wanita pada masa nifas mengalami postpartum blues (WHO, 2018). Tujuan Penelitian: Mengetahui Karakteristik Ibu Nifas Dengan Kecemasan Normal di RSUD Nyi Ageng Serang Kulon Progo Yogyakarta. Metode Penelitian: Deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian seluruh ibu nifas yang ada di RSUD Nyi Ageng Serang Kulong Progo selama bulan Desember 2023-Februari 2024 dengan jumlah 150 pasien ibu nifas. Metode sempel purposive sampling sejumlah 54 responden. Analisis mengunakan Analisis Unvariat dengan rumus persentase. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan Ibu Nifas dengan kecemasan normal sebanyak 54 responden memiliki usia reproduksi sehat yaitu usia 20-35 tahun sebanyak 45 responden atau 83,3%, sebagian ibu nifas berpendidikan menengah (SMA/sederajat) sebanyak 36 responden atau 66,7%, dan sebagian besar ibu nifas multigravida sebanyak 31 responden atau 57,4%. Kata kunci: Karakteristik, Ibu Nifas, Kecemasan.
TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI PUSKESMAS WATES KABUPATEN KULON PROGO YOGYAKARTA Adhisty, Yulia
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 5 No. 2 (2024): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Efforts to improve the quality of human resources are by giving exclusive breastfeeding to new babies during the first six months of their life, without providing additional food except drugs and vitamins. Babies are not given additional fluids or complementary foods (Zuhroh, 2022). Objective: To find out the level of knowledge of mothers about exclusive breastfeeding at the Wates Health Center, Kulon Progo Regency based on knowledge, age, education, experience, and occupation. Research Method: This type of study uses a Cross Sectional quantitative approach, the population of all mothers who have babies aged 0-6 months at the Wates Health Center, Kulon Progo Regency during April 2024-May 2024 with a total of 136 maternal respondents. The sample method was an accidental sampling method of 32 respondents. The analysis uses Unvariate Analysis with a percentage formula. Results: The results of the research from 32 respondents (100%) showed that most of them were well knowledgeable, as many as 30 respondents (93.75%), and 2 respondents (6.25%) were sufficiently knowledgeable. The majority of mothers aged 20-35 years were 24 respondents (75%), most of the mothers had high school/equivalent education as many as 23 respondents (71.9%) and 8 respondents (25%). The majority of mothers experienced giving birth to multiple para as many as 17 respondents (53.1%) and the majority of working mothers as many as 18 respondents (56.2%). Conclusion: The level of knowledge of mothers about exclusive breastfeeding at the Wates Health Center, Kulon Progo Regency, the majority of them were well knowledged, as many as 30 respondents (93.75%), enough as many as 2 respondents (6.25%). The majority of mothers aged 20-35 years were 24 respondents (75%), 23 respondents (71.9%) had high school education, and 17 respondents (53.1%) had experience in giving birth to multiple women. The majority of working mothers were 18 respondents (56.2%).
PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP PROSES PENCEGAHAN HIPOTERMI PADA BAYI BARU LAHIR DI KLINIK PRATAMA SHAQI SLEMAN YOGYAKARTA Pratiwi, Fika
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 5 No. 2 (2024): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah proses pemberian ASI kepada bayi dalam kurun waktu 1 jam setelah bayi dilahirkan (WHO, 2018). Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dapat menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) yang disebabkan oleh hipotermia (penurunan suhu tubuh). Prevalensi persentase pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) di Dunia menurut UNICEF kurang dari separuh bayi baru lahir 47% disusui dalam waktu 1 jam setelah kelahiran. Sedangkan prevalensi pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) di Indonesia belum seluruhnya mencapai target yang ditetapkan. Pada tahun 2020, target cakupan IMD di Indonesia adalah sebesar 54%. Tujuan : Untuk mengetahui gambaran pelaksanaan inisiasi menyusui dini terhadap proses pencegahan hipotermi pada bayi baru lahir di Klinik Pratama Shaqi Sleman Yogyakarta tahun 2023. Metode Penelitian : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif desain penelitian cross-section dengan pendekatan Analisis Data Sekunder (ADS). Metode sampel adalah total sampling sejumlah 106 data. Hasil Penelitian : Penelitian ini menunjukkan bahwa inisiasi menyusu dini dapat mencegah hipotermi pada bayi baru lahir berdasarkan jenis kelamin perempuan 62 orang (58,49%) dan kelamin laki-laki 44 orang (41,51%). Pada Anak Ke <3 99 orang (93,4%) dan anak >5 yaitu 7 orang (6,604%). Pada suhu tubuh 36,5°C – 37,5°C 106 orang (100,00%), hipotermi <35°C (0 %) dan hipertemi >37,5°C (0%). Pada pembagian hipotermi, tidak hipotermi 106 Orang (100,00%), hipotermi ringan 0 orang (0%), hipotermi sedang 0 orang (0%) dan hipotermi berat 0 orang (0%). Pada pemberian kolostrum seluruh bayi diberikan kolostrum 106 orang (100,00%) dan tidak kolostrum adalah 0 orang (0%). Kesimpulan : Inisiasi menyusu dini (IMD) dapat mempengaruhi suhu badan bayi baru lahir sehingga pada bayi baru lahir di Klinik Pratama Shaqi tidak ada bayi yang mengalami hipotermi. Kata Kunci : Inisiasi Menyusu Dini (IMD), Hipotermi, Bayi Baru Lahir
GAMBARAN CAKUPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP DI PUSKESMAS BANGUNTAPAN II BANTUL TAHUN 2023 Ariningtyas, Nurul; Pratiwi, Fika
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 5 No. 2 (2024): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Yogyakarta pada tahun 2022 sebesar 97,6% dimana angka cakupan terendah berada di Puskesmas Banguntapan II Bantul yaitu 89,8%. Tujuan Penelitian: Mengetahui Gambaran Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Puskesmas Banguntapan II Bantul Tahun 2023. Metode Penelitian: Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Analisis Data Sekunder. Metode sampel adalah total sampling sejumlah bayi yang melakukan imunisasi dan terdata di Puskesmas Banguntapan II Bantul sebanyak 347 bayi periode Januari-Desember 2023. Hasil Penelitian: Persentase hasil penelitian mengenai cakupan imunisasi dasar lengkap yaitu imunisasi HB-0 (100%), imunisasi BCG (100%), imunisasi DPT HB-Hib 1 (100%) DPT HB-Hib 2 (58%) DPT HB-Hib 3 (54%) DPT HB-Hib Lanjutan (25%) imunisasi IPV 1 (100%) IPV II (93%) IPV III (86%), imunisasi MR (100%) MR Lanjutan (65%), imunisasi PCV I (100%) PCV II (92%) PCV III (13%), imunisasi Rotavirus I (100%) Rotavirus II (84%) Rotavirus III (62%). Kata kunci: imunisasi, vaksin, Puskesmas. ABSTRACT Background: Complete basic immunization coverage in Yogyakarta 2022 is 97,6% where lowest coverage rate is at Banguntapan II Bantul Public Health Center, which is 89,8%. Research Objective: To determine of complete basic immunization coverage at Banguntapan II Bantul Public Health Center in 2023. Research Methods: The method used in this research is descriptive quantitative with a Secondary Data Analysis approach. The sample method is total sampling of a number of infants who are immunized and recorded at the Banguntapan II Bantul Public Health Center as many as 347 infants for the period January-December in 2023. Results: The percentage of research results basic immunization coverage namely HB-0 immunization (100%), BCG immunization (100%), DPT HB-Hib 1 immunization coverage (100%), DPT HB-Hib 2 (58%) DPT HB-Hib 3 (54%) DPT HB-Hib Booster (25%) IPV 1 immunization (100%) IPV 2 (93%) IPV 3 (86%), MR immunization (100%), MR Booster (65%), PCV 1 immunization (100%) PCV 2 (92%) PCV 3 (13%), Rotavirus 1 (100%) Rotavirus 2 (84%) Rotavirus 3 (62%). Keywords: immunization, vaccine, Public Health Center.
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY. D DENGAN PEMBERIAN PUTIH TELUR AYAM KAMPUNG UNTUK PENYEMBUHAN LUKA PERINIUM DI KLINIK PRATAMA AMANDA SLEMAN Husna, Fauzul; Puspitasari, Riadinata Shinta
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 5 No. 2 (2024): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

INTISARI Ruang lingkup asuhan: Pemberian putih telur ayam kampung dilakukan untuk mempercepat penyembuhan luka perineum ibu nifas. Kandungan protein pada putih telur ayam kampung dapat membantu pembentukan dan perbaikan sel jaringan yang rusak akibat luka perineum saat persalinan, sehingga mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi infeksi. Pelaksanaan asuhan: Pelayanan asuhan kebidanan berkelanjutan dilakukan pada Ny. D dari masa kehamilan, bersalin, nifas, neonatus, sampai KB yang dilaksanakan secara berkesinambungan dimulai dari pengambilan data subjektif data objektif dan penatalaksanaan asuhan. Asuhan dilaksanakan di Klinik Pratama Amanda Sleman dan rumah Ny. D. Fokus asuhan pada masa nifas dengan kunjungan pertama penjelasan dan cara mengkonsumsi putih telur. Ibu bersedia mengkonsumsi putih telur ayam kampung. Evaluasi: Setelah mengonsumsi putih telur ayam kampung selama 6 hari, luka perineum pada Ny. D sudah kering, jahitan sudah tertutup dan tidak ada tanda tanda infeksi. Kesimpulan dan saran: Asuhan yang diberikan pada Ny. D selama masa hamil, bersalin, nifas, neonatus, dan KB tidak ditemukan adanya masalah atau komplikasi. Pemberian putih telur ayam sangat efektif pada percepatan penyembuhan luka perineum selama 6 hari. Kata kunci: Asuhan Kebidanan Berkelanjutan, Nifas, Putih Telur Ayam Kampung
GAMBARAN FAKTOR RISIKO TERJADINYA PERDARAHAN PASCA PERSALINAN DI RS NUR HIDAYAH BANTUL Pratiwi, Fika
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 6 No. 1 (2025): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

result in severe morbidity and even death for the mother. In addition, to prompt and appropriate treatment, it is also necessary to prevent and evaluate patients with risk factors for hemorrhage postpartum so that they can be prevented and maternal death does not occur. Objective: To find out the description of risk factors for hemorrhage postpartum at Nur Hidayah Hospital, Bantul in 2022. Research Methods: This type of research is to use a quantitative descriptive research method with secondary data collection obtained from original sources, namely medical records. The research location is Nur Hidayah Hospital, Bantul. The sampling technique is a total sampling of 60 mothers giving birth. Data analysis techniques by way of describing or describing the data that has been collected as it is. Results: The results showed that the risk factors for postpartum hemorrhage based on age were not at risk of 40 people (66.7%) who were at risk of 20 people (33.3%), based on parity not at risk of 43 people (71.7%) who were at risk of 17 people (28.3%), based on the distance between pregnancies and births not at risk 50 people (83.3%) who are at risk 10 people (16.7%), based on prolonged parturition who are at risk 40 people (66.7%) are not at risk 20 people (33.3%) and based on anemia who were not at risk as many as 34 people (56.7%) and at risk (43.3%). Keywords: Hemorrhage Postpartum, Risk Factor
LITERATUR REVIEW: FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TUMBUH KEMBANG BALITA Husna, Fauzul; Puspitasari, Riadinata Shinta
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 6 No. 1 (2025): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Periode balita (0–5 tahun) merupakan masa emas pertumbuhan dan perkembangan anak. Kualitas tumbuh kembang balita dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari asupan gizi, stimulasi, pola asuh, lingkungan, serta akses terhadap layanan kesehatan. Gagalnya proses tumbuh kembang pada periode ini dapat menyebabkan dampak jangka panjang, termasuk rendahnya kecerdasan, gangguan perilaku, serta peningkatan risiko penyakit degeneratif. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang balita, dengan fokus pada aspek gizi, pola asuh, stimulasi perkembangan, dan akses terhadap layanan Kesehatan Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur yang mengumpulkan data dari 10 jurnal ilmiah yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa gizi yang buruk, terutama stunting, berdampak negatif pada perkembangan motorik dan kognitif balita. Pola asuh yang responsif dan stimulasi yang adekuat juga terbukti mendukung perkembangan sosial dan emosional anak. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa kondisi sosial ekonomi, pendidikan ibu, serta akses terhadap layanan kesehatan memainkan peran penting dalam menyediakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Kesimpulan : Kesimpulannya, faktor-faktor internal dan eksternal seperti gizi, pola asuh, edukasi orang tua, dan dukungan sosial sangat mempengaruhi tumbuh kembang balita. Oleh karena itu, pendekatan holistik yang melibatkan orang tua, masyarakat, dan layanan kesehatan diperlukan untuk memastikan perkembangan anak yang optimal. Kata Kunci:Tumbuh kembang balita, gizi, pola asuh, stimulasi, layanan kesehatan
KARAKTERISTIK IBU BERSALIN DENGAN PERSALINAN MARYAM DI KLINIK PRATAMA RUMAH SEHAT ALISA BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2022-2023 Ariningtyas, Nurul; Adhisty, Yulia
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 6 No. 1 (2025): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KARAKTERISTIK IBU BERSALIN DENGAN PERSALINAN MARYAM DI KLINIK PRATAMA RUMAH SEHAT ALISA BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2022-2023   Nurul Ariningtyas, Yulia Adhisty, Izzah Fikri Nur Jannah Program Studi D3 Kebidanan Universitas Islam Mulia Yogyakarta nurul.ariningtyas@uim-yogya.ac.id ABSTRAK   Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) di seluruh dunia menurut World Health Organization (WHO) tahun 2023 adalah sebesar 295.000 kematian dengan penyebab kematian ibu adalah tekanan darah tinggi selama kehamilan (pre- eklampsia dan ivebagianiv), pendarahan, infeksi postpartum, dan aborsi yang tidak aman. Bidan memainkan peran penting dalam mengelola posisi ibu selama tahap kedua persalinan. Teknik Maryam memposisikan ibu melahirkan dengan bersandar pada sesuatu yang kokoh dengan posisi setengah jongkok, selain itu kaki dan paha yang terbuka lebar akan membantu melebarkan tulang panggul hingga melebarkan jalan lahir. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui karakteristik ibu bersalin dengan metode Maryam di Klinik Pratama Rumah Sehat Alisha, Teruman, Bantul, Yogyakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan satu variabel. Populasi pada penelitian ini yaitu ibu bersalin di klinik Rumah Sehat Alisa yang bersalin menggunakan metode Maryam periode Januari 2022 – Desember 2023 populasi 85 ibu bersalin. Metode sampel yang digunakan total sampling sebanyak 85 responden. Hasil Penelitian: Karakteristik responden pada penelitian ini berdasarkan umur sebagian besar berumur 21-35 tahun sebanyak 72 responden (85%), paling banyak ibu bersalin melahirkan lebih dari satu kali sebanyak 54 responden (64%), semua responden bekerja sebanyak 49 responden (57%).   Kata kunci: Karakteristik, Persalinan, Metode Maryam.   CHARACTERISTICS OF MOTHER'S BIRTHING USING THE MARYAM METHOD AT THE ALISA PRIMARY HEALTH CARE BANTUL YOGYAKARTA YEARS 2022-2023   Nurul Ariningtyas, Yulia Adhisty, Izzah Fikri Nur Jannah Third Diploma Midwifery Study Program, Mulia Islamic University of Yogyakarta   ABSTRACT   Background:  The maternal mortality rate (MMR) worldwide according to the World Health Organization (WHO) in 2020 is 295,000 deaths with the causes of maternal death being high blood pressure during pregnancy (pre-eclampsia and some), bleeding, postpartum infections, and abortion. which is unsafe. Midwives play an important role in managing the mother's position during the second stage of labor. Maryam's technique positions the birthing mother by leaning on something sturdy in a half-squatting position, apart from that, wide open legs and thighs will help widen the pelvic bones and widen the birth canal. Objectives: To determine the characteristics of mothers giving birth using the Maryam method at the Alisha Primary Health Care, Bantul, Yogyakarta. Methods: Types of research quantitative descriptive with a one variable approach. The population in this study was mothers giving birth at the Alisha Primary Health Care, Bantul, Yogyakarta who gave birth using the Maryam method for the period January 2022 – December 2023. A population of 85 mothers gave birth. The sample method used was a total sampling of 85 respondents. Results: The characteristics of the respondents in this study based on age were mostly 21-35 years old, 72 respondents (85%), most mothers gave birth more than once, 54 respondents (64%), all respondents worked, 49 respondents (57%).   Keywords: Characteristics, Labor, Maryam Methode.
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY.D DENGAN SENAM KEGEL UNTUK PERCEPATAN PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DI PMB WIDYA PURI HANDAYANI SLEMAN Adhisty, Yulia
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 6 No. 1 (2025): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Melakukan senam kegel pada ibu nifas dilakukan untuk percepatan penyembuhan luka perineum ibu nifas. Senam kegel dapat mempercepat pemulihan vagina sesudah episiotomi (gunting vagina ketika melahirkan). pasalnya, senam kegel dapat meningkatkan sirkulasi darah yang fasih ke lokasi vagina. darah yang berisi oksigen dan sekian banyak nutrisi sangat dibutuhkan untuk meregenerasi pelbagai sel dan jaringan vagina yang merasakan kerusakan dampak episiotomi. Pelaksanaan Asuhan : Pelayanan asuhan kebidaan berkelanjutan dilakukan pada Ny. D dari masa hamil Trimester III, bersalin, nifas, neonatus sampai KB yang dilaksanankan secara berkesinambungan dimulai dari pengambilan data subjektif data objektif dan penatalaksanaan asuhan. Asuhan dilaksanakan di PMB Widya Puri Handayani Sleman dan rumah Ny. D. Fokus asuhan pada nifas dengan kunjungan pertama penjelasan dan tindakan cara melakukan senam kegel. Ibu bersedia untuk dilakukan asuhan. Evaluasi : Setelah dilakukan asuhan senam kegel pada ibu nifas selama 4 hari, luka perineum pada Ny. D sudah kering, jahitan sudah tertutup sempurna, tidak ada tanda-tanda infeksi (kalor, tumor, rubor, dolor), tidak ada oedema. Kesimpulan dan Saran : Asuhan yang diberikan pada Ny. D selama masa hamil Trimester III, bersalin, neonatus sampai KB tidak ditemukan adanya masalah atau komplikasi. Melakukan senam kegel pada ibu nifas sangat efektif untuk percepatan penyembuhan luka perineum selama 4 hari