cover
Contact Name
Sri Widarti
Contact Email
widacorset95@gmail.com
Phone
+6282135814923
Journal Mail Official
widacorset95@gmail.com
Editorial Address
Jl. Wates Km 9,5 Argomulyo Sedayu Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta | Email : AKBID MMY
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
ISSN : 27212122     EISSN : 28087534     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah jurnal mengenai kesehatan masyarakat yang diterbitkan oleh ilmu kesehatan masyarakat c. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun untuk volume yang sama. Jurnal ini diterbitkan sebagai wahana komunikasi ilmiah antar sejarawan, peneliti, peneliti, pakar dan pemerhati untuk pengembangan IPTEK dalam bidang kesehatan masyarakat. Isi jurnal ini berupa hasil penelitian, kasus lapangan, resensi buku, atau kajian ilmiah bidang kesehatan masyarakat. Artikel topik khusus dimungkinkan untuk diterbitkan di jurnal.
Articles 52 Documents
PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KOMPRES HANGAT UNTUK MENGATASI DISMENORE DENGAN MEDIA LEAFLET DI SMP NEGERI 2 SEWON Ariningtyas, Nurul; Widarti, Sri; Asiatun, Siti
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 6 No. 1 (2025): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Sebanyak 50% wanita yang sedang menstruasi mengalami dismenore. Dari jumlah tersebut 10% mengalami gejala yang hebat sehingga tidak dapat melakukan aktifitas dan harus beristirahat di tempat tidur. Kompres air hangat menjadi salah satu terapi dismenore. Media leaflet adalah bentuk media komunikasi yang termasuk salah satu publikasi singkat berupa selebaran. Leaflet dapat berisi keterangan atau informasi tentang perusahaan, produk, organisasi, dan jasa yang bertujuan untuk informasi umum. Tujuan Penelitian: Mengetahui peningkatan pengetahuan remaja tentang kompres hangat untuk mengatasi dismenore dengan media leaflet di SMP Negeri 2 Sewon. Metode Penelitian: Jenis Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan satu variabel. Populasi adalah siswi di SMP Negeri 2 Sewon sejumlah 50 siswi. Metode sampel Accidental Sampling sebanyak 45 responden. Analisi data adalah Analisis Univariat. Hasil Penelitian: Karakteristik responden berdasarkan BB <40 kg 13%, 40-50 kg 67%, >50 kg 20%. Karakteristik LLA 20-22 cm 51%, 23-24 cm 34%, >25 cm 13%. Karakteristik TB <155 cm 38%, 155-159 cm 38%, >160 cm 24%. Karakteristik usia saat ini 13 tahun 11,2%, 14 tahun 80%, 15 tahun 8,8%. Karakteristik usia menarche 11 tahun 28,9%, 12 tahun 33,3%, 14 tahun 37,8%. Tingkat pengetahuan sebelum diberikan media leaflet adalah pengetahuan baik 76% dan pengetahuan cukup 24%. Tingkat pengetahuan setelah diberikan leaflet adalah pengetahuan baik 100%. Kesimpulan: Peningkatan pengetahuan remaja tentang kompres hangat untuk mengatasi dismenore dengan media leaflet di SMA Negeri Sewon 2 sebanyak 24%. ABSTRACT Background: As many as 50% of women who are menstruating experience dysmenorrhea. Of these, 10% experienced severe symptoms so they could not do activities and had to rest in bed. Warm water compresses are one of the therapies for dysmenorrhea. Leaflet media is a form of communication media that includes one of the short publications in the form of leaflets. Leaflets can contain information about companies, products, organizations, and services that are intended for general information. Objectives: To find out the increase in adolescents' knowledge about warm compresses to overcome dysmenorrhea with leaflet media at Junior High School 2 Sewon. Methods: Type of quantitative descriptive research with a one-variable approach. The population is 50 students at SMP Negeri 2 Sewon. The Accidental Sampling sample method was 45 respondents. Data analysis is Univariate Analysis. Results: Respondent characteristics based on weight <40kg 13%, 40-50kg 67%, >50kg 20%. Characteristics of Upper arm circumference 20-22cm 51%, 23-24cm 34%, >25cm 13%. Characteristics of height <155cm 38%, 155-159cm 38%, >160cm 24%. The current age characteristics are 13 years 11.2%, 14 years 80%, 15 years 8.8%. The characteristics of menarche age were 11 years 28.9%, 12 years 33.3%, 14 years 37.8%. The level of knowledge before being given leaflet media is 76% good knowledge and 24% sufficient knowledge. The level of knowledge after being given a leaflet is 100% good knowledge. Keywords: Knowledge, Adolescents, Dysmenorrhea, Leaflets, Warm Compresses. Kata kunci: Pengetahuan, Remaja, Dismenore, Leaflet, Kompres Hangat.
PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI DYSMENORREA PADA SISWI SMK NEGERI 2 SEWON BANTUL TAHUN 2023 Pratiwi, Fika
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 6 No. 1 (2025): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI DYSMENORREA PADA SISWI SMK NEGERI 2 SEWON BANTUL TAHUN 2023 Effect of Lavender Aromatherapy Against Dysmenorrhea Pain Rate On Students of SMK Negeri 2 Sewon Bantul Year 2023 Fika Pratiwi, Yulia Adhisty DIII-Kebidanan Universitas Islam Mulia Yogyakarta Email: fika.pratiwi@uim-yogya.ac.id ABSTRAK Latar Belakang : Angka kejadian dysmenorrhea di Indonesia sebanyak 81,9% dimana 18,6% mengalami nyeri yang berat. Dysmenorrhea telah menyebabkan 5,9% siswi tidak dapat masuk sekolah. Kebanyakan dari siswi tidak berkonsultasi kedokter, 79,3% siswi mengatasinya dengan beristirahat. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di SMK Negeri 2 Sewon Bantul 7 siswi yang diwawancarai saat datang bulan selalu merasakan nyeri pada daerah panggul, dan rata-rata siswi menghilangkan rasa nyeri dengan menggunakan farmakologi dengan meminum obat penghilang rasa nyeri. Tujuan : Diketahuinya pengaruh aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat nyeri dysmenorrhea pada siswi SMK Negeri 2 Sewon Bantul. Metode : Jenis penelitian adalah Eksperimental. Populasi sejumlah 100 orang siswi kelas XI di SMK Negeri 2 Sewon Bantul dengan jumlah sampel 30 siswi dengan teknik Lemeshow. Data diolah dan dianalisis Uji Wilcoxon. Hasil: Menunjukan responden pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah intervensi dengan p-value berdasarkan uji wilcoxon menunjukan hasil p=0,001 artinya (p<0,05). Hasil ini menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan tingkat nyeri pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah diberikan perlakuan aromaterapi lavender. Sedangkan tingkat nyeri responden pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah intervensi dengan p-value berdasarkan uji wilcoxon p=0,083 artinya (p>0,05) sehingga menunjukan tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat nyeri pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah perlakuan. Kesimpulan : Ada pengaruh aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat nyeri dysmenorrhea pada siswi SMK Negeri 2 Sewon Bantul dengan P Value 0,000 (<0.05). Kata kunci : pengaruh, aromaterapi, lavender, dysmenorrea. ABSTRACT Background: The incidence of dysmenorrhea in Indonesia is 81.9% where 18.6% experience severe pain. Dysmenorrhea has caused 5.9% of female students can not attend school. Most of the students did not consult doctors, 79.3% of the girls cope with rest. Based on preliminary study conducted at SMK Negeri 2 Sewon Bantul 7 female students interviewed when coming month always feel the pain in pelvic area, and the average student eliminates the pain by using pharmacology by taking painkillers. Objective: Knowledge of lavender aromatherapy influence on decreasing dysmenorrhea pain level in SMK Negeri 2 Sewon Bantul student. Method: The type of research to be used in this study is Experimental. The population in this study were 100 students of class XI in SMK Negeri 2 Sewon Bantul with a sample of 30 female students with the Lemeshow technique. Data processed and analyzed Test Validity and Reliability. Result: Showing respondent in intervention group before and after intervention with p-value based on wilcoxon test showed result p = 0,001 mean (p <0,05). These results show that there is a significant difference of pain level in the intervention group before and after treatment of lavender aromatherapy. While the level of pain of respondent in control group before and after intervention with p-value based on wilcoxon test p = 0,083 means (p> 0,05) so it showed no significant difference of pain level in control group before and after treatment. Conclusion: There is influence of lavender aromatherapy to decrease of dysmenorrhea pain level on student of SMK Negeri 2 Sewon Bantul with P Value 0.000 (<0.05). Keywords: influence, aromatherapy, lavender, dysmenorrea.
PENGARUH PROGRAM KB TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI PADA WANITA USIA SUBUR DI SEDAYU BANTUL WIDARTI, SRI
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 6 No. 1 (2025): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Keluarga berencana (KB) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk serta membentuk keluarga yang berkualitas. KB menjadi salah satu target utama pembangunan nasional. Penelitian yang menggambarkan tentang pemanfaatan alat kontrasepsi KB pada pasangan usia subur cukup banyak, namun melihat dari sisi pengaruhnya terhadap kesehatan reproduksi Wanita usia subur masih sangat minimal Subyek dan Metode: Subjek penelitian merupakan Wanita usia subur. Metode penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis crosssectional observation . pengambilan sampel diambil dengan metode total sampling Hasil: Menunjukkan bahwa pengaruh penggunaan alat kontrasepsi mendapatkan nilai p value 0.001 yang bermakna bahwa adanya hubungan yang signifikan atau korelasi antara penggunaan alat kontrasepsi dan pengaruhnya terhadap kesehatan reproduksi. Kesimpulan: Berdasarkan hasil dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang signifikan pada penggunaan alat kontrasepsi terhadap kesehatan reproduksi Wanita usia subur dengan nilai p-valeu 0,001. Hal ini menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Kata Kunci: Keluarga berencana (KB), kesehatan reproduksi .  
GAMBARAN PERSALINAN BERESIKO DI RSUD WONOSARI GUNUNGKIDUL TAHUN 2023 Dina, Riadinata SP; Fika Pratiwi; Fauzul Husna
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 6 No. 1 (2025): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Komplikasi persalinan adalah suatu keadaan penyimpangan yang secara langsung dapat menyebabkan kesakitan dan kematian ibu dan bayi sehingga perlu dilakukan upaya penyelamatan jiwa ibu dan bayi sesuai dengan kegawatdaruratan nya yakni dengan cara melakukan rujukan.   Tujuan penelitian : Untuk mengetahui persentase persalinan beresiko di RSUD Wonosari tahun 2023.   Metode penelitian : Desain penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Pendekatan yang dipakai dengan menggunakan data sekunder dan Teknik pengambilan data secara restrospektif. Teknik penarikan sampel dalam  penelitian ini menggunakan total sampling  dengan jumlah 834 responden. Lokasi penelitian berada di RSUD Wonosari Gunungkidul.   Hasil penelitian : Berdasarkan hasil penelitian menunjukan angka ketuban pecah dini sebanyak 155 orang (18.59%), preeklamsia 356 orang (42.69%), hipertensi 24 orang (2.88%), dan yang mengalami persalinan lama kala I 114 orang (13.67%), lalu persalinan lama kala II 58 orang (6.95%), perdarahan 33 orang (3.96%), anemia 14 orang  (1.68%), insersia uteri  29 orang (3.48%), dan retensio plasenta 26 orang (3.12%), lalu prolaps tali pusat 3 orang (0.36%), distosia bahu 1 orang (0.12%), rupture uterus 0 orang (0.0 %), dan intrauterine fetal death 20 orang (2.40%).   Kata kunci :  Persalinan beresiko, Ibu bersalin, kehamilan.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN IBU HAMIL TRIMESTER 1 DALAM MENGKONSUMSI ASAM FOLAT DI PUSKESMAS GAMPING II Pratiwi, Fika
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Menurut data KESGA DIY ditahun 2024 untuk angka kejadian kelahiran bayi lahir hidup dengan kelainan kongenital sejumlah 96 bayi dan kelainan kongenital janin sejumlah 77 janin. Dari 5 Kabupaten di DIY angka kejadian kelahiran bayi lahir hidup dengan kelainan kongenital tertinggi terdapat di Kabupaten Sleman yaitu dengan jumlah 31 bayi, Bantul 20 bayi, Gunung Kidul 18 bayi, Kulon Progo 16 bayi, dan Kota Yogyakarta 11 bayi. Dari data KESGA DIY tahun 2024 juga menunjukkan bayi lahir hidup dengan kelainan kongenital tertinggi terdapat dipuskesmas gamping II yaitu sebanyak 4 bayi. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Gambaran pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil trimester I dalam mengkonsumsi asam folat. Metode Penelitian : Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan dua variable. Data yang digunakan adalah primer dengan Teknik total sampling. Responden sejumlah 32 ibu hamil trimester I. Pengumpulan data dengan kuisoner sejumlah 20 soal. Lokasi penelitian di Puskesmas Gamping II. Hasil : Hasil menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil trimester I paling banyak berpengetahuan baik sebanyak 26responden (81,25%), berpengetahuan cukup sebanyak 4responden (12,5%) serta berpengetahuan kurang sebanyak 2responden (6,25%). Sedangkan hasil tingkat kepatuhan ibu hamil trimester I dalam mengkonsumsi asam folat mendapatkan hasil 32 responden (100%) patuh dalam mengkonsumsi asam folat. Kata Kunci : Ibu hamil trimester I, Pengetahuan, Kepatuhan, Asam Folat
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY. “A” DENGAN SENAM NIFAS UNTUK MEMPERCEPAT INVOLUSI UTERUS DI PMB ROHANI WIDIYANTI Dina, Riadinata SP; Sindy Wika Astuti; Sri Widarti; Yulia Adhisty
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SINOPSIS Ruang Lingkup Asuhan : Senam nifas merupakan gerakan tubuh yang dapat dilakukan setelah melahirkan yang bertujuan untuk memulihkan dan mempertahankan tekanan otot yang terjadi selama masa kehamilan dan persalinan. Melakukan senam nifas dapat mencegah terjadinya komplikasi, memulihkan kembali kekuatan otot dasar panggul, mengencangkan otot-otot dinding perut dan perineum, membentuk sikap tubuh yang baik dan segera mungkin dengan melaksanakan senam nifas mencegah terjadinya perdarahan postpartum. Saat melakukan senam nifas terjadi kontraksi otot-otot perut yang dapat membantu proses involusi yang dimulai segera setelah plasenta lahir. Pelaksanaan Asuhan : Asuhan Kebidanan Berkelanjutan yang dilakukan pada Ny “A” dengan melakukan Senam Nifas Untuk Mempercepat Proses Involusi Uterus di PMB Rohani Widiyanti Bantul dengan pendekatan managemen kebidanan dimulai dari masuknya ibu hamil trimester III, ibu bersalin, ibu nifas, bayi baru lahir hingga pemilihan KB. Evaluasi : Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Ny “A” dengan pemberian Senam Nifas Untuk Mempercepat Proses Involusi Uterus di PMB Rohani Widiyanti Bantul berhasil Setelah dilakukan pengobservasian kunjungan 6 kali selama 6 hari tinggi fundus uterus mengecil ditandai dengan menurunnya tinggi fundus uterus yang normalnya pertengahan pusat dan sympisis. Kesimpulan dan Saran : Kesimpulan dari Asuhan Kebidanan Berkelanjutan tidak ditemukan adanya kesenjangan teori dan asuhan berhasil dilakukan, dari siklus kehamilan, bersalin, nifas, bayi baru lahir hingga pemasangan kontrasepsi. Saran untuk bidan dan mahasiwa dalam melakukan asuhan kebidanan diharapkan sebaiknya dapat melakukan pendekatan pada setiap klien dengan memperhatikan karakter masing-masing klien, serta memperluas literasi pembelajaran kebidanan terbaru, sehingga dapat menerapkan sikap kritis dalam menghadapi kasus dan dapat menyesuaikan masalah berdasarkan evidence besed. Kata Kunci : Mempercepat Involusi Uterus, Senam Nifas SYNOPSIS Scope of Care : Postpartum exercises are body movements that can be done after childbirth which aim to restore and maintain muscle tension that occurs during pregnancy and childbirth. Doing puerperal exercises can prevent complications, restore pelvic floor muscle strength, tighten the muscles of the abdominal wall and perineum, form a good posture and as soon as possible by carrying out puerperal exercises prevent postpartum hemorrhage. When doing puerperal exercises, there is a contraction of the abdominal muscles that can help the involution process that begins immediately after the placenta is born. Implementation of Care : Continuity Of Care performed on Mrs. “A” with the provision of Postpartum Gymnastics to Accelerate the Process of Uterine Involution at clinic Rohani Widiyanti Bantul with a midwifery management approach starting from the entry of third trimester pregnant women, laboring women, postpartum women, newborns to the selection of birth control. Evaluation : Continuity Of Care on Mrs. “A” withthe provision of puerperal gymnastics to accelerate the process of uterine involution at clinic Rohani Widiyanti Bantul succeeded After observing the visit 6 times for 6 days the height of the uterine fundus decreased marked by a decrease in the height of the uterine fundus. The normal uterine fundus is mid-center and sympisis. Conclusion and Suggestion : The conclusion of Continuous Midwifery Care found no theoretical gaps and care was successfully carried out, from the cycle of pregnancy, childbirth, postpartum, newborn to contraceptive installation. Suggestions for midwives and students in carrying out midwifery care are expected to be able to approach each client by paying attention to the character of each client, and expand the latest midwifery learning literacy, so that they can apply a critical attitude in dealing with cases and can adjust problems based on evidence besed. Keywords : Accelerating Uterine Involution, Postpartum Gymnastics
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN DENGAN PEMBERIAN BUAH PEPAYA UNTUK MENCEGAH KONSTIPASI KEHAMILAN TRIMESTER III ariningtyas, nurul; Amaliyah, Sherly; Widarti, Sri; Puspitasari, Riadinata Shinta
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Asuhan kebidanan berkelanjutan merupakan asuhan berkesinambungan dari masa hamil, persalinan, nifas, dan BBL serta pemilihan kontrasepsi yang bertujuan untuk menekan dan menurunkan angka AKI dan AKB. Ibu hamil trimester III mengalami konstipasi akibat rahim yang semakin membesar yang akan menekan rectum dan usus bagian bawah. Pemberian buah pepaya dapat mencegah konstipasi pada ibu hamil trimester III karena mengandung beta karoten, Vitamin A, Vitamin B, Vitamin C dan kalium yang dibutuhkan oleh tubuh sehingga mampu mengendalikan dan mencegah sembelit. Tujuan: Asuhan kebidanan berkelanjutan pada ibu hamil selama masa hamil sampai dengan KB. Metode: Pelaksanaan asuhan Ny.P dari kehamilan trimester III sampai dengan KB. Pemberian buah pepaya sebanyak 30gram perhari dilakukan setiap pagi hari. Evaluasi pemberian buah pepaya di hari berikutnya. Keberhasilan pemberian buah pepaya dinilai apabila ibu hamil dapat buang air besar lebih dari 2 kali dalam seminggu atau secara rutin setiap hari. Hasil: Setelah diberikan asuhan pada Ny.P di masa kehamilannya selama 7 hari, Ibu hamil tidak mengalami konstipasi, kemudian setelah diberikan asuhan ibu hamil dapat BAB 4 kali dalam seminggu. Kata kunci: Asuhan, Kebidanan, Berkelanjutan, Konstipasi, Pepaya, Kehamilan. ABSTRACT Background: Continuous midwifery care is continuous care during pregnancy, childbirth, postpartum and BBL as well as contraceptive selection which aims to suppress and reduce MMR and IMR rates. Pregnant women in the third trimester experience constipation due to the enlarging uterus putting pressure on the rectum and lower intestine. Giving papaya fruit can prevent constipation in third trimester pregnant women because it contains beta carotene, Vitamin A, Vitamin B, Vitamin C and potassium which are needed by the body so that it can control and prevent constipation. Objectives: Continuous midwifery care for pregnant women during pregnancy to KB. Methods: Implementation of the care of Mrs. P from the third trimester of pregnancy to KB. Giving 30 grams of papaya fruit per day is done every morning. Evaluate giving papaya the next day. The success of giving papaya fruit is assessed if the pregnant woman can defecate more than twice a week or regularly every day. Results: After being given care to Mrs. P during her pregnancy for 7 days, the pregnant woman did not experience constipation, then after being given care the pregnant woman defecated 4 times a week. Keywords: Care, Midwifery, Continuous, Constipation, Papaya, Pregnancy.
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN DENGAN MASSAGE EFFLEURAGE DAN KOMPRES WARM WATER ZAK UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG KEHAMILAN TRIMESTER III Ariningtyas, Nurul; Sayekti Eka Wahyudya, Indah; Adhisty, Yulia; Widarti, Sri
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Massage Effleurage yaitu gerakan ringan berirama yang dilakukan pada seluruh permukaan tubuh. Tujuannya adalah memperlancar peredaran darah dan cairan getah bening/limfe, mengurangi nyeri dan ketegangan otot. Kompres warm water zak merupakan tindakan dengan memberikan kompres hangat bertujuan memenuhi kebutuhan rasa nyaman, mengurangi atau membebaskan nyeri, mengurangi atau mencegah terjadinya spasme otot, dan memberikan rasa hangat Tujuan: Asuhan kebidanan berkelanjutan pada ibu hamil selama masa hamil sampai dengan KB dengan massage effleurage dan kompres warm water zak untuk mengurangi nyeri punggung kehamilan trimester III. Metode: Asuhan Kebidanan Berkelanjutan yang dilakukan pada Ny “N” dengan pemberian massage effleurage dan kompres warm water zak untuk mengurangi nyeri punggung di TPMB Octaviani Ratika Putri Sleman Yogyakarta dengan pendekatan managemen kebidanan dimulai dari masuknya ibu hamil trimester III, ibu bersalin, ibu nifas, bayi baru lahir hingga pemilihan KB. Hasil: Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Ny “N” dengan pemberian Massage Effleurage dan Kompres warm water zak untuk mengurangi nyeri punggung di TPMB Octaviani Ratika Putri Sleman Yogyakarta berhasil. Setelah dilakukan pengobservasian kunjungan 4x selama 4 hari Tingkat nyeri punggung berkurang ditandai dengan menurunnya angka skala nyeri NRS. Kata kunci: Asuhan, Kebidanan, Berkelanjutan, Massage Effleurage, Kompres, Warm Water Zak. ABSTRACT Background: Effleurage Massage is a light rhythmic movement performed on the entire surface of the body. The purpose is to improve blood circulation and lymphatic fluid flow, reduce pain and muscle tension. A warm water compress is an action that involves applying a warm compress to meet comfort needs, alleviate or relieve pain, reduce or prevent muscle spasms, and provide warmth. Objectives: Sustainable Midwifery Care provided to Mrs. 'N' with the application of Effleurage Massage and warm water compresses to reduce back pain. Methods: Sustainable Midwifery Care provided to Mrs. 'N' with the application of Effleurage Massage and warm water compresses to reduce back pain at TPMB Octaviani Ratika Putri Sleman Yogyakarta, using a midwifery management approach starting from the arrival of pregnant women in the third trimester, laboring mothers, postpartum mothers, newborns to family planning selection. Results: Sustainable Midwifery Care for Mrs. 'N' with the provision of Effleurage Massage and warm water compresses to reduce back pain at TPMB Octaviani Ratika Putri Sleman Yogyakarta was successful. After conducting observations through 4 visits over 4 days, the back pain level decreased as indicated by a drop in the NRS pain scale. Keywords: Care, Midwifery, Continuous, Massage Effleurage, Warm Water Zak
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA Ny S DENGAN PEMBERIAN KOMPRES JAHE MERAH DAN CAT COW POSE UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG DI TPMB FITRI SLEMAN Adhisty, Yulia
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA Ny S DENGAN PEMBERIAN KOMPRES JAHE MERAH DAN CAT COW POSE UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG DI TPMB FITRI SLEMAN CONTINUITY OF CARE IN MRS “S” WITH THE GIVING OF RED GINGER COMPRESS AND CAT COW POSE TO REDUCE BACK PAIN IN PREGNANCY AT FITRI CLINIC SLEMAN Yulia Adhisty1, Nurul Ariningtyas2, Alysa Salsabila 3, Reni Hariyanti4 123 Universitas Islam Mulia Yogyakarta Yogyakarta, 4STIKES Keluarga Bunda Jambi Ruang Lingkup Asuhan : Kompres merupakan pemeliharaan suhu tubuh dengan cairan yang dapat menimbulkan hangat pada tubuh dengana tujuan untuk memberi rasa hangat. Adapun kompres jahe merah dapat mengurangi nyeri karena jahe memiliki efek farmakologis yang dapat meredakan rasa nyeri. Sedangkan cat cow pose merupakan dua gerakan yang mengalir secara bergantian, membentuk gerakan yang lembut dan mengalir antara cat pose dan cow pose. Pelaksanaan Asuhan: Pelayanan asuhan kebidanan berkelanjutan dilakukan pada Ny. S dari masa hamil trimester III, bersalin, nifas, bayi baru lahir sampai KB yang dilaksanakan secara berkesinambungan dimulai dari pengambilan data subjektif, hasil pemeriksaan dan data objektif.. Evaluasi : : Asuhan dengan pemberian kompres jahe merah dan cat cow pose berhasil, dibuktikan dengan nyeri ibu berkurang dan bahkan tidak muncul serta dalam skala Wong Baker tingkat nyeri ibu sebelum dilakukan asuhan berada di angka 6 setelah dilakukan kompres jahe merah dan cat cow pose selama tujuh hari berturut-turut nyeri ibu berada di angka 0. Kesimpulan dan Saran: Asuhan yang diberikan pada Ny. S selama masa hamil trimester III hingga KB tidak ditemukan adanya masalah/komplikasi dan asuhan berhasil dilakukan. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan atau mengembangkan metode asuhan ini
1 TINGKAT PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG MACAM MACAM ALAT KONTRASEPSI DI SEDAYU BANTUL YOGYAKARTA WIDARTI, SRI
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Masalah kependudukan terbesar di Indonesia adalah pertumbuhan penduduk yang terus bertambah dan akan meningkat pada tahun 2025 jika dibiarkan. pemilihan jenis kontrasepsi, salah satunya adalah tingkat pengetahuan dari calon akseptor KB. Pengetahuan ibu yang tinggi akan memengaruhi dalam pemilihan alat kontrasepsi. Subyek dan Metode: Subjek penelitian merupakan Wanita usia subur. Metode penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis crosssectional observation . pengambilan sampel diambil dengan metode total sampling Hasil: Menunjukkan bahwa pengetahuan WUS tentang macam – macam alat kontrasepsi kurang baik 27 orang (66.28%), Karakteristik responden berdasarkan usia, pekerjaan, dan Pendidikan terakhir menunjukkan bahwa mayoritas usia rentang 30-35 tahun sejumlah 26 orang (61.92%) Pendidikan terakhir mayoritas SMA yakni 25 orang (59.54%) dengan pekerjaan mayoritas sebagai wiraswasta sejumlah 17 orang (40.47%). Kesimpulan: Pengetahuan yang kurang baik tentang macam – macam alat kontrasepsi Kata Kunci: Pengetahuan, WUS, Macam-macam alat kontrasepsi