cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
joongkijournal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Joong-Ki
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285700     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
Ruang lingkup Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat yakni dari berbagai hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi, pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan kesehatan dan bidang lainnya (Multidisiplin).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 343 Documents
Upaya Meningkatkan Tali Silaturahmi Antara Masyarakat Desa Bontomete’ne Kabupaten Maros Melalui Kegiatan Turnamen Sepak Bola Mini, Gotong Royong Pembuatan Lapangan Bola Voli dan Senam Andi Ardhila Wahyudi; Hamdana Hadaming; Yuddin Yuddin; Lelis Swandari
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: November 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i1.2429

Abstract

Pemantapam Profeesi Keguruan (P2K) adalah suatu bentuk pembelajaran berupa pengabdian kepada sekolah, masyarakat dan kemuhammadiyaan yang dilaksanakan oleh sekelompok mahasiswa dalam rangka memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Tujuan dari pelaksanaan P2K adalah untuk menerapkan, mengamalkan, dan membudayakan ilmu pengetahuan dan teknologi guna memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa memberikan pengalaman praktis kepada praktikan dalam mengaplikasikan teori dan praktik. Adapun metode pelaksanaan yang digunakan adalah metode sosialisasi. Berdasarkan hasil dan kesimpulan pelaksanaan kegiatan P2K di Desa BontoMate’ne Kecamatan Mandai Kabupaten Maros program pengabdian kepada masyarakat telah berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur yang diharapkan. Kegiatan ini sangat berpengaruh penting bagi mahasiswa dan lingkungan yang ditempatinya karena dituntut untuk beradaptasi dengan lingkungan, suasana, tempat tinggal maupun bahasa yang digunakan sehari-hari. Untuk itu mahasiswa mampu memiliki pengalaman dan pengetahuan tentang hubungan sosial serta dapat mengaplikasikan ilmu yang dimiliki ditengah-tengah masyarakat setempat. Dan praktikan juga harus mengikuti aturan yang berlaku di wilayah yang ditempatinya, ikut serta dalam kegiatan desa baik diluar maupun didalam lokasi P2K. Pelaksanaan kegiatan P2K juga harus berdaya dukung dari masyarakat Desa BontoMate’ne sehingga pemerintah Desa mampu memfasilitasi segala kebutuhan yang diperlukan oleh praktikan dalam melaksanakan kegiatanya.
Sosialisasi Struktur Pondasi Rumah Sederhana pada Lahan Gambut di Desa Bohusami Kecamatan Wanggarasi Rudi Rudi; Urfan Urfan; Fatmawati Fatmawati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: November 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i1.2435

Abstract

Lahan gambut memiliki kedudukan yang sangat penting di Indonesia namun membutuhkan usaha sangat serius serta modal besar untuk mengolahnya. Seiring bertambahnya jumlah penduduk maka lahan gambut yang rentan dengan resiko menjadi pemukiman. Pondasi yang kurang tepat pada tanah gambut akan menyebabkan dinding bangunan mengalami retak dan beberapa rumah terlihat telah terjadi penurunan yang menimbulkan keretakan pada lantai bangunan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan strukur pondasi rumah sederhana pada lahan gambut. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi struktur pondasi rumah sederhana pada lahan gambut, maka dapat disimpulkan bahwa masyarakat sangat antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini dapat dilihat dengan keseriusan dalam proses sosialisasi tingkat kepuasan masyarakat terhadap kegiatan sebesar 90%.
Building an Entrepreneurial Mindset For Farmers in Melo Village-Liang Ndara Mbeliling District-West Manggarai Lena Ellitan
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: November 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i1.2436

Abstract

Agriculture is one of the sectors that makes a big contribution to the economy in Melo village, Liang Ndara, West Manggarai Regency. This contribution certainly has a very important role for the economy in the region. Agricultural development should continue to be pursued so that its important role in the economy is maintained. However, complex farmer problems will have a negative impact on the slow development of the agricultural sector. Farmers have not been able to support tourism development in Labuan Bajo. It cannot be denied that the pattern of agricultural development in general is still production-oriented in order to achieve independent food security. Business-oriented agricultural programs are still being implemented partially by several agencies. Farmers also still lack the spirit and entrepreneurship and always have difficulty managing and developing business diversification in a productive manner amidst the abundant potential of local resources around their residential environment. Entrepreneurship has an important function as a driving force for farmers in developing various types of agricultural businesses in a productive and creative manner.
Sosialisasi Undang-Undang No. 12 Tahun 20222 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dalam Rangka Pencegahan Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual Hafrida Hafrida; Yulia Monita; Dessy Rakhmawati; Haryadi Haryadi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: November 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i1.2439

Abstract

Kekerasan seksual merupakan suatu perbuatan jahat yang dilakukan dengan maksud untuk mendapatkan kesenangan seksualitas pada orang lain dengan menggunakan cara kekerasan atau paksaan tanpa memandang hubungan antara pelaku dan korban. Data pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) menunjukan kasus kekerasan seksual terhadap anak semakin meningkat, dilihat data 7000 (tujuh ribu) anak korban kekerasan seksual pada tahun 2022 yang ternyata menunjukan peningkatan dibandingkan data pada tahun 2021 yang tidak mencapai angka tujuh ribu jika dibandingkan tahun 2019 yang berjumlah 6454 anak yang menjadi korban kekerasan seksual. SMPN 17 Tanjung Jabung Timur merupakan salah satu Sekolah Menengah terbaik di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. SMPN 17 mulai beroperasi sejak enam belas tahun lalu, ini beralamat di Kecamatan Parit Culum 1 Muara Sabak Barat Tanjung Jabung Timur dengan akreditasi A. Kondisi sekolah yang sangat baik dengan proses pendidikan yang juga sangat baik, maka pihak sekolah sangat konsen dalam melindungi siswanya dari berbagai pengaruh buruk yang dapat terjadi pada siswanya, salah satunya adalah pencegahan siswa terhadap korban kekerasan seksual. Dengan dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMPN 17 Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada Sabtu, 12 Juni 2023 yang peserta dari para pelajar, diharapkan dari materi yang disampaikan tim pengabdian, terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman pelajar berkaitan dengan tindak pidana kekerasan seksual yang diatur dalam UU No. 12 Tahun 2022 dalam rangka mencegah pelajar menjadi korban dari kekerasan seksual.
Pencegahan Perbuatan Bullying di Kalangan Siswa SMP Negeri 21 Kabupaten Tanjung Jabung Timur Helmi Helmi; Hafrida Hafrida; Dessy Rakhmawati; Aga Anum Payudhi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: November 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i1.2440

Abstract

The aim of this service is to prevent bullying from occurring. Bullying is common among teenagers. Bullying is any form of oppression or violent acts carried out intentionally by one person or a group of people with the aim of hurting and carried out continuously. Sometimes the perpetrator of bullying is not aware that his actions constitute bullying. There are several types of bullying, physical bullying and verbal bullying, physical bullying can be recognized by the presence of wounds or bruises, but verbal bullying is difficult to identify, verbal bullying such as mocking, insulting, giving negative nicknames, making fun of etc. . From data obtained from the Child Protection Commission, bullying is increasing every year. The impact of this act of bullying is very dangerous. Victims of bullying can become insecure, feel inferior, get emotional easily and can even have the intention to commit suicide. For this reason, through the implementation of this service, it is hoped that bullying can be prevented among students at SMP Negeri 21, East Tanjung Jabung Regency.
Sosialisasi Tentang Pencegahan Perbuatan Ujaran Kebencian Melalui Media Sosial Terhadap Pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi Taufik Yahya; Sasmiar Sasmiar; Erwin Erwin; Andi Najemi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: November 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i1.2441

Abstract

Perbuatan ujaran kebencian yang dilakukan pelajar melalui media sosial cukup pesat pertambahannya dari hari kehari, hal tersebut dapat kita lihat dalam pemberitaan melalui media. Banyak faktor menjadi penyebab tingginya perbuatan ujaran kebencian melalui media sosial yang dilakukan oleh pelajar, ada hanya ikut-ikutan dengan temannya saja menyebarkan beritanya atau meneruskan beritanya kepada orang lain tapi tidak mengetahui maksud berita yang diunggahnya hanya karena beritanya merupakan berita yang sedang viral dan menjadi pokok bahasan dalam masyarakat. Untuk menghindarkan hal tersebut, maka diperlukan pemahaman kepada pelajar untuk dapat mempergunakan media social secara bijak dan tidak menimbulkan kerugian terhadap orang lain maupun untuk dirinya sendiri. Melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahamannya pelajar tentang Undang-Undang ITE, agar pelajar dapat memanfaatkan media sosial dengan baik, bijaksana dan terhindar dari perbuatan yang melanggar hukum khususnya perbuatan ujaran kebencian. Kegiatan ini penting dilakukan, karena dapat mendukung program Pemerintah dalam hal meningkatkan pemahamannya pelajar khususnya pelajar MTS.N.3. Kabupaten Muaro Jambi.
Peningkatan Pemahaman tentang Pendidikan Anti Korupsi di Kalangan Pelajar di SMAN 2 Kabupaten Muaro Jambi Yulia Monita; Taufik Yahya; Sasmiar Sasmiar
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: November 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i1.2442

Abstract

Tim pengabdian kepada masyarakat memilih tema yang memilih tema yang cocok untuk disampaikan kepada kahlayak sasaran yaitu tentang: “Peningkatan Pemahaman Tentang Pendidikan Anti Korupsi di Kalangan Pelajar di SMAN 2 Kabupaten Muaro Jambi”. Kegiatan akan memaparkan tentang penting para pelajar mengetahui apa itu pendidikan anti korupsi, aturan hukum apa dan sanksi pidana dalam UU Tindak Pidana Korupsi, juga bentuk bentuk perbuatan yang bisa dikategori sebagai perbuatan korupsi. Dengan diadakan kegiatan PPM ini diharapkan pengetahuan pelajar tentang pendidikan anti korupsi semakin meningkat dan semakin paham aturan tentang tindak pidana korupsi dan mencegah mereka terlibat pada perbuatan perbuatannya yang mengarah ke perbuatan korupsi. Dengan pemahaman yang semakin meningkat bagi pelajar yang mengikuti kegiatan PPM ini, maka pelajar tersebut bisa menjadi agen perubahan yang berkaitan dengan penyebar luasan informasi tentang pendidikan anti korupsi, sehingga pelajar yang tidak bisa mengikuti kegiatan PPM secara langsung juga bisa memperoleh pemahaman dan wawasan yang sama tentang pendidikan anti korupsi khususnya di kalangan pelajar dan di masyarakat umumnya.
Pembuatan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Bagi Guru Sekolah Dasar Kota Pekanbaru Dea Mustika; Bahril Hidayat; Leny Julia Lingga; Rizqi Fajar Adi Putra
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: November 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i1.2455

Abstract

Temuan permasalahan menunjukkan bahwa adanya perubahan kurikulum 2013 menjadi kurikulum merdeka menuntut guru untuk memahami ulang komponen perangkat pembelajaran yang telah diperbaharui. Salah satu perangkat pembelajaran yang mengalami pembaharuan yaitu rencana pelaksanaan pembelajaran yang berganti menjadi modul ajar kurikulum merdeka. Tujuan kegiatan adalah untuk mendampingi guru-guru untuk mampu membuat modul ajar kurikulum merdeka. Kegiatan dilakukan dalam empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memahami komponen penyusunan modul ajar serta mampu membuat modul ajar kurikulum merdeka sesuai dengan bidang studi dan kelas yang diajar.
Penyuluhan Dalam Mewujudkan Generasi Muda Yang Berkarakter dan Sadar Hukum Heri Tahir Heri; Ririn Nurfaathirany Heri Ririn; St. Junaeda Junaeda; Maya Kasmita Maya; Andi Dewi Riang Tati Dewi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: November 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i1.2465

Abstract

Remaja berada pada usia dengan pertumbuhan hormon yang tinggi dan harus menyesuaikan dengan kondisi disekitarnya. Sehingga pada usia remaja, lebih Mudah untuk terprovokasi dengan lingkungan sekitarnya. Usia remaja merupakan usia yang lebih impulsif dan berani engambil resiko tanpa mempertimbangkan jangka panjang. Tujuan dari penelitian ini agar remaja mendapatkan nilai-nilai positif dalam perkembangannya dapat mengalihkan perkembangan hormonal kearah yang produktif dan menghasilkan karya-karya positif. Metode yang digunakan dalam penerapan pengabdian ini adalah observasi, testing, penyuluhan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi dari kegaiatan penyuluhan dalam rangka pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, maka dapat dambil kesimpulan bahwa kegiatan ini dianggap sukses dan berhasil karena memenuhi indikator yang diharapkan.
Sosialisasi Kewirausahaan dan Pembelajaran Edukatif Bagi Masyarakat dan Anak anak di Kelurahan Paluh Kemiri, Lubuk Pakam, Kab. Deli Serdang Diana Suita; Liza Fitriana; Haida Dafitri; Johan Oberlyn Simanjuntak; Simon Petrus Simorangkir
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: November 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i1.2476

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini, yaitu: memberikan wawasan kewirausahaan serta penggunaan pembelajaran edukatif bagi mayarakat dan anak – anak terkait wawasan kewirausahaan berbasis pembelajaran edukatif bagi masyarakat dan anak anak di Kelurahan Paluh Kemiri , Lubuk Pakam, Deli Serdang. Metode pengabdian yang digunakan berupa sosialisasi dan Presentasi, diskusi, Tanya jawab penerapan media pembelajaran edukatif berbasis kewirausahaan. Hasil yang dicapai pada pelaksanaan pengabdian masyarakat di Jalan Keluarga Gang Haji Tasmi, Lingkungan 3 di Kelurahan Paluh Kemiri , Lubuk Pakam, Deli Serdang penerapan media pembelajaran edukatif berbasis wawasan kewirausahaan untuk guru baik guru TK, SD dan Madrasah dan para masyarakat petani, pedagang, pegawai swasta, adalah guru dan masyarakat dapat memahami dan menerapkan berbagai wawasan kewirausahaan dalam pembelajaran edukatif baik itu di sekolah dan di luar sekolah , baik media pembelajaran untuk anak anak usia dini itu luas, bukan hanya media yang sengaja dirancang dan di desain oleh guru saja akan tetapi benda apapun bisa dijadikan media pembelajaran selagi benda itu memiliki nilai edukasi. Selain itu kenyataannya bahwa pada dasarnya wawasan kewirausahaan membutuhkan arahan, bimbingan untuk diterapkan, dikembangkan secara lebih lanjut lagi yang bermanfaat pada generasi Z dalam membentuk pendidikan /pembelajaran kreatif sangatlah penting, dengan cara memberikan dukungan ruang eksplorasi, inspirasi dan sangatlah penting dapat mengembangkan anak anak dalam hal kreativitas, kolaborasi, kemandirian, serta rasa percaya diri. Hal ini sungguh dapat mengembangkan pendidikan yang kreatif bagi generasi Z ( yang lahir tahun 1995 hingga 2021). Mereka era digital, dan dapat di laksanakan di sekolah ataupun luar sekolah dan di rumah serta keberadaan kewirausahaann existensinya dalam kehidupan masyarakat.