cover
Contact Name
Fitri Yanti
Contact Email
fitrililiyanti@gmail.com
Phone
+6285342733542
Journal Mail Official
jurnalhealthymw@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, Jalan Jend. A.H. Nasution, No. G-37 Kambu, Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Healthy Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28301463     DOI : https://doi.org/10.54883/jhmw
Core Subject : Health,
Jurnal Healthy Mandala Waluya adalah publikasi ilmiah yang menerima tulisan ilmiah di bidang kesehatan masyarakat (epidemiologi, biostatistik, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja dan promosi kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, serta kesehatan reproduksi) berupa karya ilmiah mahasiswa dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, 3 kali setahun (April, Agustus, dan Desember).
Articles 225 Documents
Pengaruh Promosi Kesehatan dengan Media Video Tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan untuk Mencegah Stunting di Desa Langara Iwowo Arrum, Citra; Tasnim, Tasnim; Yasmin, Laode Muhamad
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Menurut data yang diperoleh dari Puskesmas Langara, menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kasus stunting setiap tahunnya. Pada tahun 2021 sebanyak 126 kasus, tahun 2022 sebanyak 183 kasus dan pada tahun 2023 sebanyak 206 kasus. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh promosi kesehatan dengan media video tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk mencegah stunting di Desa Langara Iwowo, Kabupaten Konawe Kepulauan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Pre Eksperimental Study yang menggunakan rancangan one grup pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini ibu bayi 0-24 bulan berjumlah 26 responden. Sample dalam penelitian ini sebanyak 26 ibu bayi usia 0-24 bulan yang diambil secara total sampling. Analisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dan di uji menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank. Hasil penelitian ini menunjukan menunjukan bahwa variabel pengetahuan diperoleh p-value < α (0,05), maka ada peningkatan tingkat pengetahuan dan variabel sikap uji Wilcoxon Sign Rank Test diperoleh p-value < α (0,05), maka ada perubahan pengetahuan dan sikap tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk mencegah stunting di Desa Langara Iwowo, Kabupaten Konawe Kepulauan. Kesimpulanya ada pengaruh promosi kesehatan dengan media video tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk mencegah stunting di Desa Langara Iwowo, Kabupaten Konawe Kepulauan.
Hubungan Kondisi Rumah dengan Kejadian Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Desa Mendikonu Kabupaten Konawe Riskasari, Ria; Idrus, M; Noviati, Noviati
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i1.810

Abstract

Penyakit ISPA selalu berada dalam kategori sepuluh penyakit terbesar di Puskesmas Morosi Kabupaten Konawe, tercatat dalam tiga tahun terakhir jumlah kasus ISPA mencapai 3.207 kasus di puskesmas tersebut. Kejadian penyakit ISPA dapat disebabkan dari berbagai faktor, salah satunya yaitu kondisi rumah yang tidak memenuhi syarat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kondisi rumah dengan kejadian penyakit ISPA di Desa Mendikonu Kabupaten Konawe. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua rumah di Desa Mendikonu yaitu 154 rumah, dengan jumlah sampel sebanyak 61 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu Simple Random Sampling. Uji statistik yang digunakan adalah Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel luas ventilasi memperoleh nilai (X2hitung= 4,448 > X2tabel= 3,841, φ= 0,304), jenis lantai (X2hitung= 10,428 > X2tabel= 3,841, φ= 0,449) dan jenis dinding (X2hitung= 0,198 < X2tabel= 3,841). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara luas ventilasi dan jenis lantai dengan kejadian ISPA di Desa Mendikonu, dan tidak ada hubungan jenis dinding dengan kejadian ISPA di Desa Mendikonu. Disarankan kepada masyarakat untuk memperhatikan syarat kondisi rumah yang memenuhi standar kesehatan sehingga tidak terjadi perkembangbiakan agen penyebab ISPA dirumah tersebut.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pengelolaan Sampah di Pasar Basah Mall Mandonga Kota Kendari Rachmatullah, Rachmatullah; Rafiuddin, Ari Tjahyadi; Yasmin, Laode Muhamad
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i1.812

Abstract

Survei pendahuluan yang dilakukan di Pasar Basah Mall Mandonga Kota Kendari, ditemukan banyak sampah yang berserakan dan tidak terkumpul ditempatnya. Walaupun ada petugas kebersihan yang berjumalah 16 orang, namun masalah sampah yang berserakan belum teratasi. Banyaknya jumlah pedagang dibandingkan jumlah petugas kebersihan, masalah sampah tidak teratasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengelolaan sampah di Pasar Basah Mall Mandonga Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 703 orang, dengan teknik penarikan sampel secara accidental sampling yaitu 84 responden. Metode analisis menggunakan uji Statistik Chi Square dan uji Phi. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan lemah antara pengetahuan dengan pengelolaan sampah (phi = 0,386), ada hubungan lemah antara sikap dengan pengelolaan sampah (phi = 0,330), ada hubungan lemah antara tindakan dengan pengelolaan sampah (phi = 0,304) di Pasar Basah Mall Mandonga Kota Kendari. Diharapkan bagi petugas kesehatan melakukan penyuluhan dan penyebarluasan informasi tentang pengelolaan sampah yang baik untuk menambah pengetahuan dan kesadaran pedagang dalam pengelolaan sampah. Bagi pengelola pasar perlu memberikan pengarahan kepada pedagang untuk menjaga sarana prasarana yang telah disediakan, agar pengelolaan sampah dapat ditangani dengan baik.
Faktor Risiko Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Puuwatu Rahmawati, Rahmawati; Solihin, Solihin; Gatra, Fandi
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i1.836

Abstract

Penyakit DBD sebagai salah satu penyakit berbasis lingkungan masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sampai saat ini perlu menjadi perhatian dimana penyakit DBD disebabkan oleh kondisi sanitasi lingkungan yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko kejadian DBD di Kelurahan Puuwatu Kecamatan Puuwatu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita DBD yang ada di Kelurahan Puuwatu Kecamatan Puuwatu sebanyak 253 kasus. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS untuk mengetahui distribusi frekuensi dan uji statistik chi square dan OR untuk risiko kejadian DBD. Hasil penelitian didapatkan nilai ρ 0,000 < 0,05 (OR: 14,4) artinya tempat penampungan air merupakan faktor risiko kejadian DBD dengan risiko yaitu 14,4 kali. Pengelolaan sampah = ρ 0,002 < 0,05 (OR: 2,95) artinya pengolahan sampah merupakan faktor risiko kejadian DBD dengan risiko 2,95 kali. Kondisi kamar = ρ 0,015 < 0,05 (OR: 2,36) artinya kondisi kamar merupakan faktor risiko kejadian DBD dengan risiko 2,36 kali. Kesimpulan penelitian ini adalah tempat penampungan air, pengelolaan sampah dan kondisi kamar merupakan faktor risiko kejadian DBD di Kelurahan Puuwatu Kecamatan Puuwatu.
Determinan Kejadian Kasus Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Anggotoa Kabupaten Konawe Elsah, Ratnadilla; Ulva, Sitti Marya; Yuhadi, Asfani
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i1.838

Abstract

Tuberkulosis masih menjadi penyakit dengan tingkat mordibitas tinggi, disertai penularannya yang sangat mudah yaitu melalui udara. Oleh sebab itu penyakit tuberkulosis ini harus ditangani dengan segera dan hati-hati apabila ditemukan kasus di suatu wilayah. Menurut data yang diperoleh dari Puskesmas Anggotoa, menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kasus tuberculosis setiap tahunnya. Pada tahun 2021 sebanyak 25 kasus, tahun 2022 sebanyak 39 kasus dan pada tahun 2023 sebanyak 47 kasus. Penelitian ini bertujuan mengetahui determinan kejadian kasus tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Anggotoa Kabupaten Konawe. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain Case Control Study. Populasi dalam penelitian berjumlah 47 responden dengan 32 sampel kasus dan 32 sampel kontrol. Penarikan sampel dengan cara proportional random sampling. Analisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dan di uji menggunakan uji Odds Ratio (OR). Hasil Uji Odd ratio menunjukan bahwa pengetahuan dengan nilai OR = 13,000, pendapatan dengan nilai OR = 3,857, riwayat kontak dengan nilai OR = 3,400. Kesimpulan penelitian yaitu pengetahuan, pendapatan, dan riwayat kontak merupakan faktor risiko terjadinya tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Anggotoa. Disarankan kepada petugas kesehatan agar meningkatkan pemberdayaan masyarakat dengan melatih kader untuk meningkatkan surveilans penemuan kasus, dan membantu mencegah penularan penyakit tuberkulosis.
Hubungan Pengetahuan, Pola Makan, dan Kebiasaan Merokok dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Andoolo Utama Kristina, Kristina; Noviyanti, Wa Ode Nova; Ulva, Sitti Marya
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan karena merupakan penyakit the silent killer. Data kasus penyakit hipertensi pada lansia di Puskesmas Andoolo Utama pada tahun 2021 sebesar 250 (23%) kasus, tahun 2022 meningkat sebesar 276 (25%) kasus dan tahun 2023 sebesar 315 (29%) kasus. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan, pola makan, dan kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Andoolo Utama Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross secional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 729 lasia dengan sampel 88 responden dengan cara Simple Random Sampling. Data di analisis dengan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan (X2hitung= 5,827; φ= 0,457), pola makan (X2hitung= 9,697; φ= 0,432), kebiasaan merokok (X2hitung= 6,664; φ= 0,475) dengan kejadian hipertensi pada lansia. Disarankan bagi lansia di wilayah kerja Puskesmas Andoolo Utama Kabupaten Konawe Selatan untuk menggunakan media elektronik dan digital untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya pencegahan hipertensi. Bagi petugas kesehatan khususnya di Puskesmas melaksanakan program sosialisasi dan penyuluhan kesehatan pencegahan penyakit hipertensi sebagai upaya peningkatan status derajat kesehatan masyarakat.
Analisis Faktor Determinan Keberhasilan Pengobatan Penderita TB Paru pada Masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari Syafaat, La Ode; Rahmawati, Rahmawati; Jayadipraja, Erwin Azizi
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Angka keberhasilan pengobatan TB paru di Puskesmas Poasia tahun 2020 sebesar 12,5%, tahun 2021 sebesar 64,5% dan tahun 2022 sebesar 35,7%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor determinan keberhasilan pengobatan Penderita TB Paru pada masa pandemi Covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan case control study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 69 orang. Sampel terdiri dari sampel kasus dan sampel kontrol masing-masing berjumlah 23 orang. Analisis data menggunakan odds ratio (OR) Cochran’s and Maentel-Haenszel Statistics. Hasil penelitian menunjukan bahwa besar risiko pengetahuan (OR = 4,7), kepatuhan minum obat (OR = 6,2), peran PMO (OR = 16,3), peran petugas (OR = =4,3), kecemasan (OR = 5,6) terhadap keberhasilan pengobatan penderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari. Kesimpulannya adalah pengetahuan, kepatuhan minum obat, peran PMO, peran petugas dan kecemasan merupakan faktor risiko keberhasilan pengobatan Penderita TB Paru, sehingga diharapkan peran serta Dinas Kesehatan dan Puskesmas terkait untuk lebih meningkatkan upaya promotif, preventif dan perawatan secara langsung ke rumah yang menderita TB paru.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tinanggea Andini, Dina Yuristia; Rafiuddin, Ari Tjahyadi; Akbar, Muhammad Ikhsan
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i1.872

Abstract

Data Puskesmas Tinanggea pada tahun 2021 kasus ISPA pada balita mencapai 38.66% kasus, tahun 2022 jumlah ISPA pada balita sebanyak 45.66% kasus dan pada tahun 2023 meningkat sebanyak 51.7% kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesma Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan crosss secional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita yang di wilayah Kerja Puskesmas Langara sebanyak 113 Balita dengan sampel 96 responden dengan cara proposional random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang bermakna antara paparan asap rokok (X2hitung = 6,479; φ = 0,482), pengetahuan (X2hitung = 7,181; φ = 0,496), higiene sanitasi (X2hitung = 10,076; φ = 0,446) dengan kejadian ISPA pada balita. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang sedang antara paparan asap rokok, pengetahuan, dan higiene sanitasi dengan kejadian ISPA pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Diharapkan kepada petugas kesehatan dapat mengidentifikasi efek negatif dari penyakit ISPA pada Balita, meningkatkan pencegahan dan penanggulangan faktor risiko ISPA pada Balita secara menyeluruh dan berkelanjutan agar terhindar dari penyakit ISPA, dan mengurangi risiko penyakit ISPA.
Pengaruh Penyuluhan terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja tentang Pernikahan Usia Dini Wabula, Umar; Pratiwi, Dewi Sari; Ulva, Sitti Marya
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Sensus Penduduk tahun 2020 menunjukkan bahwa Kabupaten Konawe Kepulauan berada diurutan ke 12 (dua belas) dengan ASFR 15-19 tahun tertinggi diantara kabupaten/kota se-Indonesia. Sedangkan untuk tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan merupakan kabupaten dengan ASFR 15-19 tahun tertinggi yaitu sebanyak 66,1‰. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang pernikahan usia dini di SMA Negeri 1 Wawonii Tengah Kabupaten Konawe Kepulauan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan studi Quasi Eksperimental Study dengan rancangan Non-Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi di SMA Negeri 01 Wawonii Tengah berjumlah 118 orang dengan jumlah sampel 92 responden. yang dipilih dengan teknik Proportional Stratified Sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dan di uji menggunakan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien variabel pengetahuan diperoleh p-value (0,000) < α (0,05). Terhadap variabel sikap, hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien variabel sikap diperoleh p-value (0,000) < α (0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa penyuluhan berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang pernikahan usia dini di SMA Negeri 1 Wawonii Tengah Kabupaten Konawe Kepulauan.
Hubungan Sanitasi Permukiman Pesisir Terhadap Kejadian Penyakit Diare di Desa Mola Bahari Kecamatan Wangi–Wangi Selatan Almiar, Yastin; Nofitasari, Ari; Akbar, Muhammad Ikhsan
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Berdasarkan data Puskesmas Wangi-Wangi Selatan menunjukkan bahwa dari jumlah kasus diare tahun 2021 sebanyak 498 kasus, tahun 2022 sebanyak 507 kasus dan tahun 2023 meningkat sebanyak 544 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi pemukiman pesisir terhadap kejadian penyakit diare di Desa Mola Bahari Kecamatan Wangi–Wangi Selatan. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga sebanyak 102 KK dengan sampel sebanyak 81 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling dan metode analisis uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variable kualitas air bersih diperoleh nilai (X2hitung= 9,469, = 0,342), variabel kepemilikan jamban (X2hitung= 11,607, = 0,379), dan variabel kepemilikan tempat sampah (X2hitung= 8,784, = 0,329). Kesimpulan penelitian ini ialah ada hubungan sedang antara kualitas air bersih, kepemilikan jamban, dan kepemilikan tempat sampah dengan kejadian diare di Desa Mola Bahari Kecamatan Wangi-Wangi Selatan. Diharapkan kepada petugas kesehatan kiranya melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk memanfaatkan jamban sebagai sarana buang air besar, dengan harapan dapat menekan penyebaran berbagai penyakit yang dapat timbul utamanya diare.