cover
Contact Name
Fitri Yanti
Contact Email
fitrililiyanti@gmail.com
Phone
+6285342733542
Journal Mail Official
jurnalhealthymw@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, Jalan Jend. A.H. Nasution, No. G-37 Kambu, Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Healthy Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28301463     DOI : https://doi.org/10.54883/jhmw
Core Subject : Health,
Jurnal Healthy Mandala Waluya adalah publikasi ilmiah yang menerima tulisan ilmiah di bidang kesehatan masyarakat (epidemiologi, biostatistik, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja dan promosi kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, serta kesehatan reproduksi) berupa karya ilmiah mahasiswa dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, 3 kali setahun (April, Agustus, dan Desember).
Articles 240 Documents
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tomia Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi Ningsih, Darnovia; Noviyanti, Wa Ode Nova; Ali, Leniarti
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Wilayah Kerja Puskesmas Tomia yang setiap tahun mengalami peningkatan, yakni pada tahun 2020 kasus ISPA sebanyak 369 penderita, tahun 2021 kasus ISPA sebanyak 380, sedangkan pada tahun 2022 kasus ISPA meningkat menjadi 392. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Tomia Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Jenis penelitian adalah survey analitik dengan desain Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 705 orang dengan jumlah sampel sebanyak 88 balita yang diambil secara Proportional Random Sampling. Metode analisis menggunakan Uji Chi-Square dengan kontigensi uji phi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kebiasaan merokok memperoleh nilai (X2hitung = 42,531 dan = 0,695), ventilasi rumah (X2hitung = 14,534 dan = 0,406) dan kelengkapan imunisasi (X2hitung = 21,965 dan = 0,500). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan kuat antara kebiasaan merokok, ada hubungan sedang ventilasi rumah, dan ada hubungan sedang kelengkapan imunisasi dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Tomia. Diharapkan agar ibu balita lebih memperhatikan balitanya agar terhindar dari paparan asap rokok, membuka jendela setiap hari agar cahaya dapat masuk dan jika ada yang terkena ISPA untuk menjaga kontak langsung terhadap bayi.
Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Penyakit ISPA di Kelurahan Lembo Kecamatan Lembo Kabupaten Konawe Utara Hasniwati; Tasnim; Dode, Hartian
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Pada tahun 2022 kasus ISPA kembali meningkat yaitu sebanyak 469 kasus dengan jumlah penduduk 1009 jiwa di Puskesmas Lembo. Dimana kasus terbanyak berada pada Kelurahan Lembo dengan kisaran umur 25 – 44 Tahun yaitu berjumlah 190 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor lingkungan terhadap kejadian penyakit ISPA di Kelurahan Lembo Kecamatan Lembo Kabupaten Konawe Utara. Jenis penelitian ini adalah pendekatan analitik observational dengan rancangan penelitian case control study dengan menggunakan pendekatan retrospektif. jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 190 KK dan sampel sebanyak 66 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan kepadatan hunian, ventilasi dan kebiasaan merokok merupakan faktor risiko kejadian penyakit ISPA di Kelurahan Lembo Kecamatan Leimbo Kabupaten Konawe Utara. Diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pengelola program pencegahan dan penanggulangan penyakit ISPA seperti: promosi kesehatan mengenai ISPA, dan edukasi mengenai ISPA, sehingga dapat meminimalisir kejadian ISPA.
Faktor Berhubungan dengan Stunting Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Amonggedo Baru, Kabupaten Konawe Olu, Sanju La; Supodo, Timbul; Akbar, Muhammad Ikhsan
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Prevalensi stunting di wilayah kerja Puskesmas Amonggedo Baru di tahun 2021 terdapat 33 kasus, tahun 2022 terdapat 5 kasus, dan tahun 2023 terdapat 45 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting diwilayah kerja Puskesmas Amonggedo Baru, Kabupaten Konawe. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi seluruh balita berjumlah 162 dengan jumlah sampel 51. Teknik penarikan sampel menggunakan simpel random sampling. Data di analisis dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik menunjukan ada hubungan antara penyakit infeksi dengan kejadian stunting diperoleh nilai X2hitung =9.177, asupan makanan dengan kejadian stunting menunjukan ada hubungan diperoleh X2hitung =16.220, status ekonomi dengan kejadian stunting menunjukan ada hubungan diperoleh X2hitung =20,407, dan air bersih dengan kejadian stunting menunjukan ada hubungan diperoleh X2hitung = 29,417. Diharapkan masyarakat memperhatikan asupan makanan agar tercapainya kecukupan makanan yang sehat hingga mampu mengatasi terjadinya penyakit stunting. Serta dapat memahami sebab-akibat agar dapat mengatasinya seperti memperhatikan kondisi sanitasi air bersih.
Hubungan Lingkungan Rumah dengan Kejadian ISPA Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wolasi Bakri, Muhammad Ananda; Jayadipraja, Erwin Azizi; Mulyani, Sri
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Kasus penyakit ISPA di wilayah kerja Puskesmas Wolasi mengalami peningkatan kasus. Tahun 2020 sebesar 98 kasus, tahun 2021 sebesar 142 kasus dan tahun 2022 sebesar 297 kasus. Penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui hubungan lingkungan rumah dengan kejadian ISPA pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Wolasi Kabupaten Konawe Selatan.  Jenis penelitian yang dilakukan dengan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 287 rumah dengan jumlah sampel sebesar 74 responden. Analisis data menggunakan uji chi-square (95%). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara kepadatan hunian dengan kejadian ISPA pada balita dengan nilai p = 0,000 < 0,05, ada hubungan jenis dinding rumah dengan kejadian ISPA dengan nilai p = 0,019 < 0,05, ada hubungan antara ventilasi dengan kejadian ISPA dengan nilai p = 0,001 < 0,05, dan ada hubungan antara pencahayaan dengan kejadian ISPA dengan nilai p Value = 0,016 < 0,05. Diharapkan kepada dinas kesehatan terkait dan khususnya Puskesmas Wolasi, agar lebih berperan dalam peningkatan pengetahuan masyarakat melalui penyuluhan sehingga pengetahuan masyarakat akan hal-hal yang berhubungan dengan kejadian ISPA meningkat guna untuk menekan angka kasus penyakit ISPA khususnya pada balita.
Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Audio Visual terhadap Peningkatan Perilaku Remaja Mengenai Gastritis di SMAN 1 Mowewe Widiasari, Widiasari; Surianto S, Toto; Marsidin, Marsidin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Penyakit gastritis menjadi salah satu penyakit yang termasuk ke dalam permasalahan kesehatan bagi masyarakat pada saat ini. di Kabupaten Kolaka Timur setiap tahunya mengalami peningkatan kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan audio visual terhadap peningkatan perilaku remaja mengenai pencegahan penyakit gastritis di SMAN 1 Mowewe Kabupaten Kolaka Timur. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Pre Eksperimental, perencanaan yang digunakan adalah One Grup Pretest Posttest. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 315 orang, Teknik penarikan sampel secara simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 76 responden. Metode analisis menggunakan uji mc. Nemar. Hasil uji mc. Nemar pengetahuan menghasilkan nilai probabilitas (sig)<0,05 (0,000<0,05) berarti ada perbedaan atau pengaruh penyuluhan menggunakan audio visual terhadap pengetahuan siswa-siswi terkait penyakit gastritis. Hasil uji mc. Nemar sikap menghasilkan nilai probabilitas (sig)<0,05 (0,001<0,05) berarti ada perbedaan atau pengaruh penyuluhan menggunakan audio visual terhadap pengetahuan siswa-siswi terkait penyakit gastritis. Hasil uji mc. Nemar tindakan menghasilkan nilai probabilitas (sig)<0,05 (0,012<0,05) berarti ada perbedaan atau pengaruh penyuluhan menggunakan audio visual terhadap pengetahuan siswa-siswi terkait penyakit gastritis. Diharapkan pihak sekolah untuk mengadakan penyuluhan mengenai pencegahan pergaulan bebas yang bekerja sama dengan pertugas Kesehatan guna meningkatkan pengetahuan siswa-siswi.
Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Gastritis pada Remaja Usia 13-18 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari Apriyani, Iche; Sunarsih, Sunarsih; Nangi, Mohammad Guntur
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Gastritis ditandai dengan peradangan di perut, dan bisa akut dan kronis. Gastritis akut dapat hilang dalam beberapa hari, sedangkan gastritis kronis dapat bertahan selama bertahun-tahun. Adapun factor risiko gastritis termasuk infeksi H. pylori, riwayat keluarga, stres psikologis, penggunaan obat-obatan, dan kebiasaan gaya hidup. Gastritis terjadi pada orang yang memiliki pola makan tidak teratur dan mengonsumsi makanan yang merangsang produksi asam lambung pada remaja diwilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan hubungan antara kebiasaan makan. dan kejadian penyakit maag pada remaja wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis / observasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 73 responden. Pengambilan sampel dengan teknik sampelnya menggunakan rumus pada Lemeshow. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan angka kejadian gastritis pada remaja pada usia 13-18 tahun mencapai 61,6%. Hasil penelitian dari uji chi square didapatkan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan terdapat hubungan pola makan dengan kejadian gastritis pada remaja usia 13-18 tahun diwilayah kerja Puskesmas poasia Kota Kendari. Oleh karena itu perlu adanya kesadaran pada remaja usia 13-18 tahun untuk menjaga pola makan yang sehat dan teratur.
Faktor Berhubungan Dengan Penyebab Timbulnya Sampah di Wilayah Pesisir Desa Toli-Toli Kecamatan Lalonggasometo Santoso, Aldi; Rahmawati, Rahmawati; Azlimin, Azlimin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Sampah pesisir telah menjadi permasalahan global dan menjadi isu yang tengah banyak dibahas. Hal ini dikarenakan sampah pesisir memberikan dampak terhadap lingkungan, ekonomi, dan kesehatan manusia. Jumlah produksi sampah di Kecamatan Lalonggasomeeto tahun 2022 sekitar 799.20 ton dan menghasilkan sampah setiap hari sekitar 2.29 ton. Dengan jumlah penduduk sekitar 5474 jiwa dengan jumlah sebanyak 78 KK, desa Toli-Toli pada tahun 2022 sekitar 37.98 ton dan menghasilkan sampah 0,10 ton perhari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penyebap timbulnya sampah di Desa Toli-Toli Kecamatan Lalonggasomeeto Kabupaten Konawe. Jenis Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi berjumlah 78 KK dengan sampel sebanyak 65 sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik menunjukan hubungan antara pengetahuan dengan timbulan sampah diperoleh nilai phi =0,630. Sarana-prasarana menunjukan ada hubungan dengan nilai phi =0,520. Dan pengelolaan sampah diperoleh nilai phi =0,6663. Saran dari penelitian ini diharapkan masyarakat desa selalu menjaga kebersihan lingkungan sehingga dapat mengurangi resiko kejadian penyakit yang bersumber dari sampah sehingga mengurangi berkembangbiaknya vektor penyakit.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Sanitasi Rumah Tinggal Suku Bajo di Desa Leppe Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Saprin, Saprin; Mauliyana, Andi; Yasmin, Laode Muhamad
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Pengetahuan dan sikap masyarakat setempat diketahui masih rendah tentang akibat yang ditimbulkan jika sanitasi lingkungan pemukiman menjadi buruk atau kotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan sanitasi rumah tinggal suku bajo di Desa Leppe Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu dalam bentuk analisis univariat dan analisis bivariat. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 253 responden dengan jumlah sampel yaitu 72 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode Random sampling dengan cara memilih sampel berdasarkan kriteria objektif yang sudah ditentukan. Hasil penelitian ini dari 72 responden berdasarkan hasil analisis data yang menggunakan uji statistik chi square dan uji phi adapun hasil penelitian. Pengetahuan dengan sanitasi rumah tinggal. X2hitung = 8.307 > nilai X2tabel = 2.961 memiliki hubungan lemah. sikap dengan sanitasi rumah tinggal. X2hitung = 22.883 > nilai X2tabel = 2.961 memiliki hubungan yang kuat. pendapatan dengan sanitasi rumah tinggal X2hitung = 3.486 > nilai X2tabel = 2.961 memiliki hubungan yang lemah.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Lansia di Posyandu Lansia Reso Temmanginggi Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe Amalia, Ria Riski; Saafi, La Ode; Bayu, Wisnu Catur
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i1.753

Abstract

Studi pendahuluan di Posyandu Lansia Reso Temanginggi menunjukkan dari 10 lansia, 3 lansia aktif melakukan kunjungan ke posyandu lansia, 1 lansia jarang melakukan kunjungan posyandu lansia 6 lansia tidak pernah berkunjung ke posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan lansia di posyandu tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 251 lansia. Sampel penelitian ini sebanyak 72 lansia, yang diambil secara simple random sampling. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan tenaga kesehatan tidak memiliki hubungan signifikan dengan kunjungan rutin ke posyandu (p-value = 0,0361 < 0,05). Namun, terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p-value = 0,361 > 0,05), sikap (p-value = 0,000 < 0,05), dan dukungan keluarga (p-value = 0,000 < 0,05) dengan kunjungan rutin ke posyandu lansia. Dapat disimpulkan bahwa sikap, dukungan keluarga, dan tenaga kesehatan memiliki hubungan signifikan terhadap kunjungan lansia di Posyandu Lansia Reso Temanginggi, Kecamatan Unaaha. Diharapkan Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat dapat meningkatkan program pendidikan kesehatan dan dukungan emosional bagi lansia, serta keluarga lebih aktif mendukung lansia dalam menjaga kesehatan dan melakukan kunjungan rutin ke posyandu.
Faktor Risiko Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara Mustamin, Musrifa; Saparina L, Titi; Mauliyana, Andi
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i1.757

Abstract

Penyakit Gagal ginjal kronik kini dikenal luas sebagai salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia dengan prediksi yang menunjukkan bahwa penyakit ini akan menjadi penyebab kematian tertinggi kelima secara global pada tahun 2040. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko pasiel gagal ginjal kronik yang menjalani helmodialisis di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif pendekatan analitik dengan rancangan Case Control Study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 771 orang dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 154 orang. Analisis data menggunakan perhitungan Odds Ratio (OR) dalam uji Cochran’s and Maentel-Haenszel. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar ureum dalam darah berisiko terhadap GGK (OR=167,8), hipertensi berisiko terhadap GGK (OR=10,3), diabetes melitus berisiko terhadap GGK (OR=2,8), riwayat keluarga tidak berisiko terhadap GGK (OR=1), kebiasaan merokok berisiko terhadap GGK (OR=2,1) di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu kadar ureum dalam darah, hipertensi, diabetes melitus dan riwayat merokok berisiko terhadap gagal ginjal kronik, sedangkan riwayat keluarga tidak berisiko terhadap gagal ginjal kronik. Diharapkan kepada Petugas kesehatan untuk lebih sering memberikan penyuluhan mengenai hal – hal apa saja yang harus diperhatikan pada pasien yang menderita gagal ginjal kronik (Chronic Kidney Disease), serta memotivasi pasien agar rutin melakukan hemodialisis sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Page 11 of 24 | Total Record : 240