cover
Contact Name
Fitri Yanti
Contact Email
fitrililiyanti@gmail.com
Phone
+6285342733542
Journal Mail Official
jurnalhealthymw@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, Jalan Jend. A.H. Nasution, No. G-37 Kambu, Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Healthy Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28301463     DOI : https://doi.org/10.54883/jhmw
Core Subject : Health,
Jurnal Healthy Mandala Waluya adalah publikasi ilmiah yang menerima tulisan ilmiah di bidang kesehatan masyarakat (epidemiologi, biostatistik, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja dan promosi kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, serta kesehatan reproduksi) berupa karya ilmiah mahasiswa dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, 3 kali setahun (April, Agustus, dan Desember).
Articles 225 Documents
Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Leaflet terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Saluran Pembuangan Air Limbah Ningtias, Retna; Asri, Andi; Nofitasari, Ari
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.695

Abstract

Masyarakat Desa Niitanasa masih banyak yang memiliki SPAL yang belum memenuhi syarat. Selain itu beberapa warga masih membuang air limbah hasil kegiatan rumah tangga langsung ke pekarangan rumah dan dalam kondisi terbuka.. sehingga dibutuhkan tindak lanjut salah satunya upaya penyuluhan dengan media leaflet karena mudah dibaca dan mampu memuat informasi dengan ringkas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan tentang Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) rumah tangga di Desa Niitanasa Kabupaten Konawe. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain one group pretest-postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua rumah yang berada di Desa Niitanasa sebnayak 91 responden, dengan teknik penarikan sampel secara Simple Random Sampling yaitu sebanyak 48 responden. Metode analisis menggunakan dalam penelitian ini menggunakan uji T.Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan dengan hasil uji statistik menggunakan uji paired T-Test maka diperoleh nilai thitung = 19,391 > ttabel = 1,677 dengan probabilitas p-value = 0,000 < α = 0,05.Diharapkan agar masyarakat lebih mengembangkan pengetahuan mereka dengan mengakses berbagai informasi tentang kesehatan diri dan keluarganya, sehingga dapat terhindar dari penyakit akibat dampak dari ketidak pemilikan SPAL rumah tangga atau SPAL yang tidak memenuhi syarat.
Determinan Sosial yang Berhubungan dengan Kunjungan Posyandu Lansia di Wilayah Pesisir Kecamatan Wawonii Timur Kabupaten Konawe Kepulauan Santika, Fenni; Jayadipraja, Erwin Azizi; Mulyani, Sri
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.752

Abstract

Berdasarkan data Puskesmas Waworete, Tahun 2021 cakupan lansia yang berkunjung ke posyandu sebesar 53,6%, tahun 2022 turun menjadi 39,9%, dan pada tahun 2023 sebesar 52,4% kunjungan Posyandu Lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan sosial yang berhubungan dengan kunjungan posyandu lansia di wilayah pesisir Kecamatan Wawonii Timur Kabupaten Konawe Kepulauan. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan Crosss-Secional Study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 403 orang. dengan sampel 81 responden dengan cara simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan (x2hitung=6,775), sikap (x2hitung=9,826), dukungan keluarga (x2hitung=5,540), motivasi (x2hitung=8,116), psikososial (x2hitung=19,973) dengan kunjungan Posyandu Lansia. Berdasarkan uji keeratan hubungan diperoleh hubungan yang sedang pengetahuan dengan kunjungan Posyandu Lansia (φ = 0,415), sikap berhubungan sedang dengan kunjungan Posyandu Lansia (φ=0,473), dukungan keluarga berhubungan sedang dengan kunjungan Posyandu Lansia (φ= 0,488), motivasi berhubungan sedang dengan kunjungan Posyandu Lansia (φ= 0,442) dan psikososial berhubungan sedang dengan kunjungan Posyandu Lansia (φ= 0,521). Disarankan bagi lansia agar meingkatkan kepatuhan kunjungan ke Posyandu Lansia sebagai tempat pembinaan kesehatan lansia untuk meningkatkan kesehatan, kemampuan untuk mandiri dan produktif.
Kandungan E.Coli, Kadar Besi (Fe) pada Air PAMSIMAS dan Kondisi Kesehatan Masyarakat Kecamatan Laonti Ahmad, Bromo Kusumo; Sampe, Arnis; Mulyani, Sri
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.756

Abstract

Air merupakan elemen penting bagi kehidupan manusia dan ekosistem secara keseluruhan. Ketersediaan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang aman merupakan tantangan utama di banyak daerah, termasuk Kecamatan Laonti. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas mikrobiologis dan kimia air Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) dan Gambaran kondisi Kesehatan masyarakat di Kecamatan Laonti. Jenis Penelitian ini adalah survei dan laboratory research. Populasi masyarakat melibatkan seluruh rumah tangga yang menggunakan air PAMSIMAS dengan total 1.811 kepala keluarga dengan sampel 95 kepala keluarga. Hasil menunjukkan kandungan E. coli Desa Batu Jaya (A4) melebihi bakumutu (0 CFU/100 ml), menunjukkan adanya kontaminasi E. coli di semua outlet kran dengan tingkat tertinggi mencapai 40 CFU/100 mL. Konsentrasi kadar besi (Fe) dalam air PAMSIMAS pada semua titik masih berada di bawah baku mutu yang ditetapkan (0,2 mg/L). Persentase yang mengalami diare masih cukup tinggi (25,26%). Perlunya pemantauan terus-menerus dan tindakan perbaikan untuk memastikan air PAMSIMAS tetap memenuhi standar kualitas dan mendukung kesehatan masyarakat di Kecamatan Laonti.
Pengaruh Pencahayaan dan Suhu Ruangan terhadap Kinerja Karyawan di Perusahaan Fa Shanu di Wilayah Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari Munida, Munida; Dode, Hartian; Syaiful, Ahmad
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.790

Abstract

Pencahayaan di tempat kerja yang minim akan berakibat pada kesehatan seperti kelelahan mata sehingga akan berdampak pada efisiensi kerja, kelelahan mental, pegal-pegal area mata serta sakit kepala di sekitar mata. Temperatur (Suhu), yang terlalu dingin mengakibatkan gairah kerja menurun, sedangkan apabila terlampau panas mengakibatkan cepat timbulnya kelelahan tubuh dan cenderung melakukan kesalahan dalam bekerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional study.  Populasi dalam penelitian ini sebanyak 113 responden dengan jumlah sampel yaitu 54 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini didapatkan pada variabel pencahayaan dengan sig. 0,000 < 0,05 T-hitung = 25.909 > T-tabel = 2.0141. Variabel suhu dengan nilai sig. 0,000 < 0,05 T-hitung = 13.795 > T-tabel = 2.0141. Disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pencahayaan ruangan dan suhu ruangan terhadap kinerja karyawan di Perusahaan Fa Shanu Di Wilayah Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari. Sebaiknya   Direktur PT. Fa Shanu Di Wilayah Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari agar pencahayaan ruangan tempat kerja ditingkatkan lagi sesuai dengan jenis pekerjaan dan peraturan pemerintah, dan agar menjaga suhu lingkungan kerja dalam rentang optimal, yaitu 20°C hingga 23°C. Pengaturan suhu yang nyaman dapat meningkatkan kenyamanan dan produktivitas karyawan. Sistem pemanas dan pendingin yang efisien serta kontrol suhu yang tepat harus dipastikan untuk menghindari suhu ekstrem.
Faktor Risiko Kejadian Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Punggaluku Saputri, Mega; Rafiuddin, Ari Tjahyadi; Hadju, Lodes
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.808

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti (utama) dan Aedes albopictus. Data kejadian kasus DBD di Puskesmas Punggaluku tahun 2020 yaitu sebanyak 18 kasus dengan jumlah kematian 1 orang, tahun 2022 sebanyak 5 kasus dengan jumlah kematian 1 orang, tahun 2023 sebanyak 30 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Punggaluku Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian analitik observasional dengan desain case control study. Populasi penelitian ini adalah semua penderita DBD di Puskesmas Punggaluku pada tahun 2023 sebanyak 30 kasus dengan sampel berjumlah 60 kasus. Sampel kasus 30 responden dan kontrol 30 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan dengan nilai OR berisiko 6,909, pelaksanaan 3M Plus dengan nilai OR berisiko 4,030, dan tempat penampungan air dengan nilai OR berisiko 8,500 terhadap kejadian DBD di Wilayah kerja Puskesmas Punggaluku. Kesimpulan bahwa pengetahuan, pelaksanaan 3M Plus dan tempat penampungan air merupakan faktor risiko kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Punggaluku. Diharapkan kepada Puskesmas Punggaluku untuk meningkatkan penyuluhan DBD dan mengadakan pemantauan serta evaluasi pelaksanaan 3M Plus di Masyarakat.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingginya Jumlah Sampah di Pasar Sentral Kota Lama Kendari Nurhidayat, Wa Ode Wahyuni; Tasman, Tasman; Hanafi, La Ode Ali
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.809

Abstract

Masalah sampah merupakan masalah yang berdampak pada lingkungan bahkan kesehatan. Timbulan sampah di Kota Kendari mengalami peningkatan setiap tahun. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tempat pewadahan dengan jumlah sampah dan hubungan tempat penampungan sementara dengan jumlah sampah di Pasar Sentral Kota Lama Kendari. Jenis penelitian adalah menggunakan metode analitik kuantitatif dengan desain cross sectional study, cara melakukan observasi dan wawancara dengan membagikan lembar kuisioner. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 517 orang, dengan jumlah sampel 84 responden. Teknik pengambilan sampel dengan cara Simple Random Sampling. Uji statistik menggunakan uji χ² (Chi-Square). Hasil penelitian menunjukan bahwa tempat pewadahan mempunyai hubungan sedang dengan jumlah sampah diperoleh nilai  nilai phi = 0,434, tempat penampungan sementara tidak mempunyai hubungan dengan jumlah sampah diperoleh nilai  nilai phi 0,100. Kesimpulan penelitian ini adalah  variabel penelitian tempat pewadahan memiliki hubungan dengan jumlah sampah dan variable penelitian tempat penampungan sementara tidak memiliki hubungan dengan jumlah sampah. Saran penelitian ini adalah pihak pengelola pasar diharapkan dapat menyediakan tempat pewadahan sampah disetiap kios atau lorong pasar agar sampah yang dihasilkan tidak dibuang disembarang tempat.
Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Rumah Tangga Melalui Media Leaflet di Desa Nii Tanasa Kabupaten Konawe Muliati, Nyai; Yasmin, Laode Muhamad; Depu, Anry Hariadhin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.832

Abstract

Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan hal penting dilakukan untuk mecegah penyakit. Penerapan PHBS dipengaruhi oleh pengetahuan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh media leaflet terhadap pengetahuan dan sikap tentang perilaku hidup bersih dan sehat rumah tangga di Desa Nii Tanasa Kabupaten Konawe. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pre-eksperimental dengan (one group pretest-posttest). Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 107 KK, dengan jumlah sampel berdasarkan rumus slovin sebanyak 52 responden. Analisis data menggunakan Uji t Dua Sampel Berpasangan. Perbandingan nilai rata-rata pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah edukasi masing-masing diperoleh nilai p yang sama yaitu = 0,000. artinya adanya perbedaan pengetahuan dan sikap PHBS sebelum dan sesudah edukasi menggunakan media leaflet. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap dengan perilaku hidup bersih dan sehat rumah tangga di Desa Nii Tanasa Kabupaten Konawe.
Faktor Risiko Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Andowia Kabupaten Konawe Utara Samsiah, Samsiah; Yuliastri, Yuliastri; Ulva, Sitti Marya
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.835

Abstract

     ISPA masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia. Data menunjukan bahwa pada tahun 2021 penyakit ISPA delngan prelvalelnsi selbelsar (1,6%) dan menjadi peringkat pertama pada tahun 2022 yaitu delngan prelvalelnsi selbelsar (1,8%), selanjutnya pada tahun 2023 meningkat delngan prelvalelnsi selbelsar (1,9%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada masyarakat di wilayah Kerja Puskesmas Andowia Kabupaten Konawe Utara.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain Case Control Study. Populasi dalam penelitian berjumlah 36 responden dengan sampel 27 responden dengan cara simpel random sampling. Analisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dan di uji menggunakan uji Odds Ratio (OR). Hasil Uji Odd ratio menunjukan bahwa pengetahuan dengan nilai OR = 13,656, paparan asap rokok dengan nilai OR = 10,000, paparan obat nyamuk bakar dengan nilai OR = 8,500. Pengetahuan, paparan asap rokok dan paparan obat nyamuk bakar bakar merupakan faktor risiko terjadinya ISPA di wilayah kerja Puskesmas Andowia Kabupaten Konawe Utara. Disarankan kepada masyarakat agar lebih meningkatkan program pencegahan dan penanggulangan ISPA, pelatihan tentang lingkungan rumah bersih.
Pengetahuan dan Motivasi Petugas Kebersihan dalam menggunakan Alat Pelindung Diri di Rumah Sakit Triawati, Eva; Noviati, Noviati; Juslan, Juslan
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.879

Abstract

Petugas kebersihan merupakan salah satu petugas di rumah sakit yang berpotensi tertular penyakit. Petugas kebersihan rumah sakit juga berisiko terkena penyakit akibat kerja dermatitis kontak dan gangguan muskuloskeletal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahaui hubungan pengetahuan dan motivasi dengan kepatuhan petugas kebersihan dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) di rumah sakit. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas kebersihan yang bekerja di RSUD Bahteramas. Total populasi dalam penelitian ini sebanyak 92 dengan jumlah sampel 48 responden. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS untuk mengetahui distribusi frekuensi dan uji statistik chi square untuk melihat hubungan variabel. Hasil uji statistik dengan menggunakan chi square mendapatkan nilai ρ 0,000 artinya ada hubungan pengetahuan dan motivasi dengan kepatuhan petugas kebersihan dalam menggunakan alat pelindung Diri (APD) di Rumah Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan pengetahuan dan motivasi dengan kepatuhan petugas kebersihan dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) Di Rumah Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Perlu dilakukan pelatihan K3 agar seluruh lingkup yang bekerja di Rumah Sakit untuk pencegahan risiko yang berhubungan dengan bahaya bekerja
Hubungan Personal hygiene dan Sanitasi Lingkungan dengan Dermatitis Kontak Alergi Masyarakat Pesisir Amiruddin, Amel Putri; Armayani, Armayani; Surianto , Toto
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.881

Abstract

Berdasarkan data Puskesmas Samaturu tahun 2022 tercatat sebanyak 369 kasus, tahun 2023 mengalami penurunan sebanyak 338 kasus dermatitis kontak. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis kontak alergi masyarakat pesisir Kecamatan Samaturu. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan menggunakan rancangan cross sectional study. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah kepala keluarga sebanyak 1.422 KK dengan jumlah sampel sebanyak 94. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS untuk mengetahui distribusi frekuensi dan uji statistik chi square untuk melihat hubungan variabel. Hasil penelitian menemukan 55,3% responden mengalami dermatitis kontak alergi, 41,5% responden memiliki personal hygiene yang kurang, dan 66% responden lainnya memiliki sanitasi lingkungan yang kurang baik. Berdasarkan uji statistik diperoleh p-value sebesar 0,000 < 0,05 hal ini berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini, ada hubungan antara personal hygiene dan sanitasi lingkungan dengan kejadian dermatitis kontak alergi. Saran penelitian sebaiknya masyarakat pesisir menjaga kebersihan diri untuk mencegah kejadian dermatitis kontak.