cover
Contact Name
Fitri Yanti
Contact Email
fitrililiyanti@gmail.com
Phone
+6285342733542
Journal Mail Official
jurnalhealthymw@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, Jalan Jend. A.H. Nasution, No. G-37 Kambu, Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Healthy Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28301463     DOI : https://doi.org/10.54883/jhmw
Core Subject : Health,
Jurnal Healthy Mandala Waluya adalah publikasi ilmiah yang menerima tulisan ilmiah di bidang kesehatan masyarakat (epidemiologi, biostatistik, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja dan promosi kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, serta kesehatan reproduksi) berupa karya ilmiah mahasiswa dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, 3 kali setahun (April, Agustus, dan Desember).
Articles 225 Documents
Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Dengan Kejadian ISPA di Puskesmas Hialu Diana Puspa; Hamiru, La Ode; Purnama, Titi
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v2i3.320

Abstract

Menurunnya kesadaran masyarakat akan pentingnya PHBS merupakan salah satu penyebab kejadian ISPA di provinsi Sulawesi Tenggara yang meningkat setiap tahunnya sebanyak 52,68%. Begitu pula Puskesmas Hialu di Kecamatan Landawe Kabupaten Konawe Utara yang angka kejadian ISPA terus mengalami peningkatan dalam 3 tahun terakhir sebanyak 79,2 % tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menggetahui hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) di wilayah kerja Puskesmas Hialu.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitaif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 1.215 responden. Pemilihan sampel menggunakan teknik accidental sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 93 orang.  Dari hasil penelitian didapatkan sebanyak 61.3 % responden menderita ISPA dan sebanyak 38.7 % responden tidak menderita ISPA. Berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan chi-square di peroleh nilai ρ value untuk merokok yaitu 0,000, kebiasaan mencuci tangan yaitu 0,000 dan kebiasaan mengkonsumsi buah nilai ρ value yaitu 0,004.  Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara merokok, kebiasaan mencuci tangan dan kebiasaan konsumsi buah dengan kejadian ISPA. Saran untuk penelitian ini adalah mengembagkan variabel lainnya dan meningkatkan promosi kesehatan di masyarakat melalui penyuluhan.  
Determinan Kepuasan Pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Andoolo Utama Iskandar, Cici Najang; Hadju, Lodes; Yasmin, Laode Muhamad
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i1.329

Abstract

Kunjungan pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Andoolo Utama mengalami Penurunan. Tahun 2020 pasien kunjungan berjumlah 630, tahun 2021 603 orang dan tahun 2022 sejumlah 281 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan determinan kepuasan pasien rawat inap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Di Puskesmas Andoolo Utama Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah 630 responden, besaran sampel dengan teknik penarikan sampel secara accidental sampling yaitu 86 responden. Analisis data menggunakan uji Statistik Chi Square dan uji Phi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan sedang antara efektifitas dengan kepuasan pasien (Phi = 0,360), ada hubungan sedang antara efisiensi dengan kepuasan pasien (Phi = 0,447) dan ada hubungan sedang antara ketapatan waktu dengan kepuasan pasien sebesar Phi = 0,360. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan sedang antara efektifitas, efisiensi dan ketapatan waktu dengan kepuasan pasien rawat inap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Andoolo Utama Kabupaten Konawe Selatan. Kepada Puskesmas Andoolo Utama, diharapkan agar lebih meningkatkan kualitas pelayanan sehingga masyarakat labih puas terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan yang dengan sendirinya akan menarik minat masyarakat untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit terkhusus kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Hubungan Pendidikan dan Pendapatan dengan Health Literacy Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas Kendari Amaliah Rohman; Rahmawati; Titi Saparina L
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v2i3.330

Abstract

Health literacy adalah kemampuan individu untuk mencari, hingga memahami informasi kesehatan dalam menentukan keputusan bagi kesehatannya terutama bagi penderita hipertensi agar informasi yang diperoleh dapat meningkatkan kualitas hidup penderita. Pada tahun 2022 penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Perumnas sebanyak 2.933 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pendidikan dan pendapatan dengan health literacy penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Perumnas Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study. Populasi penelitian ini sebanyak 2.933 orang dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden dengan teknik stratified random sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan dan pendapatan memiliki hubungan dengan health literacy. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji chi-square pendidikan (X2hitung= 55,077), dan pendapatan (X2hitung= 10,946). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pendidikan dan pendapatan dengan health literacy pada penderita hipertensi. Diharapkan bagi institusi terkait agar lebih memberi edukasi terutama kepada anggota keluarga pentingnya dukungan terhadap penderita, serta menciptakan inovasi baru dalam penyampaian informasi kesehatan agar masyarakat setempat khususnya para penderita mudah mengakses informasi kesehatan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Berobat Penderita Hipertensi di Wilayah Pesisir Kecamatan Samaturu Ishak; Rachman, Wa Ode Nova Noviyanti; Hanafi, La Ode Ali
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v2i3.331

Abstract

 Prevalensi hipertensi secara global 22% dari penduduk dunia dan jumlah penderita hipertensi di Kecamatan Samaturu pada tahun 2022 sebanyak 1.655 orang dan yang berobat teratur hanya 30,1%. Pengobatan hipertensi adalah pengobatan jangka panjang, bahkan seumur hidup dimana penderitanya harus berobat teratur untuk mencegah komplikasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah pengetahuan, kepemilikan JKN, dukungan keluarga dan peran tenaga kesehatan mempengaruhi ketidakpatuhan berobat penderita hipertensi di wilayah pesisir Kecamatan Samaturu Kabupaten Kolaka. Jenis penelitian observasional dengan desain cross sectional study. Populasi adalah penderita hipertensi di wilayah pesisir Kecamatan Samaturu berjumlah 346 orang, penarikan sampel menggunakan tehnik Simple Random Sampling berjumlah 80 orang. Uji statistik menggunakan aplikasi SPSS dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian didapatkan nilai t-tabel = 1,992 dimana pengetahuan (t-hitung: 2,339), dukungan keluarga (t-hitung: 2,682), kepemilikan JKN (t-hitung: 0,047) dan peran petugas kesehatan (t-hitung: 0,446), bahwa pengetahuan dan dukungan keluarga mempengaruhi ketidakpatuhan berobat penderita, sedangkan kepemilikan JKN dan peran petugas kesehatan tidak mempengaruhi ketidakpatuhan berobat penderita hipertensi di wilayah pesisir Kecamatan Samaturu Kabupaten Kolaka. Saran kepada Puskesmas Tosiba agar dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman penderita hipertensi sehingga dapat lebih mandiri dalam melakukan pengobatan secara teratur.
Pengaruh Penyuluhan ISPA Berbasis Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Ibu Balita Oktaviani; Asri, Andi; Akbar, Muhammad Ikhsan
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.332

Abstract

ISPA adalah penyakit menular yang terjadi pada saluran pernapasan atas atau bawah yang dapat menimbulkan infeksi ringan sampai berat yang dapat menyebabkan kematian. Tujuan mengetahui pengaruh penyuluhan ISPA berbasis media leaflet terhadap pengetahuan ibu Balita tentang ISPA di wilayah Kelurahan Laosu Kecamatan Bondoala Kabupaten Konawe. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimental Study yang menggunakan rancangan one grup pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 117 dengan sampel 54 responden dengan cara Purposive sampling. Analisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dan di uji menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank. Hasil penelitian ini menunjukan menunjukan bahwa Skor pengetahuan saat posttest mengalami peningkatan pada 52 responden (Positive Ranks). Sementara itu saat posttest ada 1 responden yang mengalami penurunan skor pengetahuan (Negative Ranks). Serta terdapat 1 responden yang memiliki nilai yang sama saat pretest. Berdasarkan uji Wilcoxon Sign Rank Test diperoleh p-value 0,000 < α (0,05). Diharapkan Bagi Puskesmas Laosu agar lebih mengoptimalkan promosi kesehatan kepada ibu melalui media promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan penyakit ISPA pada Balita.
Faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Sarana Pembuangan Air Limbah pada Masyarakat Desa Anduna Widiastuti, Reni; Sunarsih; Rafiuddin, Ari Tjahyadi
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i1.335

Abstract

Sarana Pembuangan Air Limbah (SPAL) adalah sarana berupa tanah galian atau pipa dari semen, berguna untuk membuang air bekas cucian, air bekas mandi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepemilikan SPAL rumah tangga yang memenuhi syarat kesehatan pada masyarakat Desa Anduna Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian adalah kuantiatif dengan menggunakan rancangan Cross Sectional Study, Populasi dalam penelitian ini adalah 319 KK dengan sampel sebanyak 77 KK. Analisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan (X2 hitung = 6,516) ada hubungan dengan kepemilikan SPAL, sikap (P-value = 0,058) tidak ada hubungan yang dengan kepemilikan SPAL, pendapatan KK (P-value = 0,000) ada hubungan dengan kepemilikan SPAL, dan peran tenaga Kesehatan (P-value = 0,003) ada hubungan dengan kepemilikan SPAL rumah tangga yang memenuhi syarat Kesehatan pada masyarakat Desa Anduna Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan. Diharapkan kepada pihak puskesmas terutama petugas kesehatan lingkungan agar lebih berperan aktif dalam memberikan motivasi tentang pentingnya memiliki sarana pembuangan air limbah rumah tangga yang memenuhi syarat kesehatan serta bekerjasama dengan lintas sektor setempat dalam melakukan pemicuan terhadap masyarakat setempat.
Pengaruh Promosi Kesehatan Meggunakan Video Terhadap Perilaku Lansia tentang Kejadian Hipertensi di Puskesmas Lepo-Lepo Selfiana; Ratna Umi; Mulyani, Sri
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v2i3.336

Abstract

Hipertensi saat ini masih menjadi masalah kesehatan dunia. Data yang diperoleh peneliti di Puskesmas Lepo-Lepo tahun 2022 diperoleh hasil jumlah kasus yang tercatat menderita hipertensi pada tahun 2020 yang menderita hipertensi lansia di atas 60 tahun sebanyak 256 kasus, pada tahun 2021 tercatat sebanyak 112 kasus dan pada tahun 2022 sebanyak 216 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan menggunakan media vidio terhadap perilaku lansia tentang kejadian hipertensi di Wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo Kendari. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan desain berupa one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 216 lansia dan sampel 69 lansia. Metode analisis dengan menggunakan uji Mc Nemar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh promosi kesehatan menggunakan media video terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan lansia tentang kejadian hipertensi dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Bagi Puskesmas sebaiknya menyarankan lansia untuk aktif memeriksakan kesehatannya dan aktif mengecek tekanan darah untuk mencegah kejadian hipertensi.
Pengaruh Penyuluhan Melalui Media Video dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat mengenai Penyakit Hipertensi di Desa Terebino Ratnasari; Tasnim; Akbar, Muhammad Ikhsan
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i1.337

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan karena merupakan penyakit the silent killer karena tidak terdapat tanda-tanda atau gejala yang dapat dilihat dari luar. Data menunjukan bahwa Desa Terebino menduduki peringkat tertinggi dengan jumlah 431 kasus, kemudian desa Padei Laut 362 kasus, Desa Padala 329 kasus, dan Desa Kofalagadi 282 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan melalui media video dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap penyakit hipertensi di Desa Terebino. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Pra Experimental Study dengan menggunakan rancangan Pretest-Posttest Designs. Populasi penelitian sebanyak 74 KK. Jumlah sampel 63 responden dengan teknik penarikan sampel mengunakan proportional random sampling. Analisis data menggunakan analisis uji T-Independent. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan menggunakan uji T-Independent didapatkan nilai signifikan α = <0,05 dengan p-value = 0,000 dan hasil penelitian sikap sebelum dan sesudah penyuluhan berdasarkan analisis diperoleh nilai signifikan α = <0,05 dengan p-value = 0,000. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa, ada pengaruh penyuluhan melalui media video dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat mengenai penyakit hipertensi di Desa Terebino.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari Nur Anisa; Hadju, Lodes; Abidin, Muh. Sainal
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.340

Abstract

Data yang diperoleh dari Puskesmas Poasia pada tahun 2021 sebesar 12.386 kasus hipertensi dan sebesar 7.441 kasus hipertensi pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi diwilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 165 orang, dengan jumlah sampel 75 orang. Teknik pengambilan sampel proporsional random sampling, dengan. Analisis data menggunakan uji chi square dan nilai phi. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi diperoleh nilai X2hitung (7.085) dengan nilai phi (0,342), pola makan dengan kejadian hipertensi diperoleh nilai nilai X2hitung (4,249) dengan nilai phi (0,273), kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi diperoleh nilai X2hitung (3,290) dengan nilai phi (0,257). Sehingga dapat disimpulkan bahwa aktivitas fisik dan pola makan ada hubungannya dengan kejadian hipertensi dan kebiasaan merokok dan kebisingan tidak ada hubungan dengan kejadian hipertensi di wilayah Puskesmas Poasia.
Faktor Risiko Kekerasan Seksual pada Anak Usia 5-17 Tahun di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari Hasmawati; Saafi, La Ode; Ali, Leniarti
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i1.344

Abstract

Kekerasan seksual layaknya fenomena gunung es, yang terlihat jauh lebih kecil daripada yang tampak di permukaan, hal ini diakibatkan rasa takut oleh ancaman dan rasa malu melaporkan kejadian tersebut. Data RS Bhayangkara Kendari pada tahun 2020 kasus kekerasan seksual berjumlah 89 kasus , tahun 2021 sebesar 100 kasus dan tahun 2022 berjumlah 75 kasus, korbannya adalah anak perempuan dengan usia rata-rata 5-17 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kekerasan seksual pada anak usia 5-17 tahun di RS Bhayangkara Kendari. Jenis penelitian ini kuantitatif, pendekatan Case Control Study. Populasi 75 dengan sampel berjumlah 48 Kasus dan 48 Kontrol, Matching Umur dan Pendidikan orang tua. Teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan tentang Pendidikan nilai OR = 3,647 dengan LL= 1,570 dan UL = 8,470. Komunikasi orang nilai OR = 2,870 dengan nilai LL = 1,236 dan UL = 6,665 terhadap kekerasan seksual pada anak usia 5-17 tahun di RS Bhayangkara Kendari.Kesimpulan bahwa pengetahuan orang tua tentang Pendidikan seks berisiko 4 kali dan Komunikasi orang tua berisiko 3 kali kepada anak mengalami kekerasan seksual. Diharapkan kepada DPPA, RS Bhayangkara Kendari dan masyarakat untuk memberikan edukasi terkait pendidikan seks usia dini pada anak untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual pada anak.