Ghaitsa: Islamic Education Journal
Ghaitsa: Islamic Education Journal is a double-blind peer-reviewed journal on education and teacher training. Ghaitsa Journal is intended to provide academic forums for researchers who are interested in the discussion of current and future issues on education and teacher training, especially in the Muslim world. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of the published articles. The journal is open to authors around the world regardless of nationality.
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 1 (2022): Februari"
:
11 Documents
clear
nalisis Tingkat Kepuasan Mahasiswa dalam Pelaksanaan Perkuliahan Dalam Jaringan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Bengkulu
Fadhila Suskha
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62159/ghaitsa.v3i1.375
Dimasa pandemi Covid 19 ini, pembelajaran dalam jaringan atau disebut daring menjadi pilihan yang sangat tepat dalam pelaksanaan proses perkuliahan. Berhasil atau tidaknya pelaksanaan perkuliahan dalam jaringan ini akan dapat dilihat dari sejauh mana tingkat kepuasan mahasiswa sebagai penerima layanan. Berdasarkan pengamatan yang peneliti, terdapat keluhan-keluhan yang menunjukkan rasa ketidakpuasan mahasiswa selama pelaksanaan perkuliahan daring. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini untuk melihat sejauh mana tingkat kepuasan mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Bengkulu terhadap pelaksanaan perkuliahan dalam jaringan. Penelitian ini menggunakan instrumen angket dengan model skala likert. Terdapat sepuluh indikator yang digunakan, yakni rancangan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, strategi penyampaian, interaksi antar mahasiswa dan mahasiswa dengan dosen, interaksi mahasiswa dengan bahan ajar, kolaborasi, sistem umpan balik, penilaian pembelajaran, media pembelajaran dan layanan bantuan belajar. Berdasarkan hasil dari analisis data menunjukkan bahwa, secara keseluruhan mahasiswa Fakultas UAD IAIN Bengkulu kurang puas terhadap pelaksanaan perkuliahan dalam jaringan. Dengan perolehan nilai Rata-rata Skor keseluruhan (Rs) 3,01 dan persen Tingkat Capaian Responden (TCR) rata-rata keseluruhan 75,08%.
Persepsi Orang Tua Terhadap Pola Kerjasama Dengan Sekolah Pada Era Pandemi Covid-19 Di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Al Furqon Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas
Miftahul Roif;
Suhirman;
Adi Saputra
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62159/ghaitsa.v3i1.430
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang persepsi orang tua terhadap pola kerjasama dengan sekolah pada era pandemic Covid-19 di SMP Islam Terpadu Al-Furqon Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas. Dilihat dari jenisnya penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskripstif, penelitian yang pengumpulan datanya dilakukan secara langsung melalui observasi, wawancara, dokumentasi pada saat pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam atau pun diluar Pembelajaran. Berdasarkan survei awal terungkap bahwa orang tua yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga lupa dan tidak memperhatikan perannya dalam pendidikan anak, atau orang tua yang benar-benar tidak memahami dan menyadari perannya sehingga mereka cenderung menganggap bahwa tugas pendidikan sepenuhnya diserahkan pada guru di sekolah. Permasalahan yang terjadi banyak orang tua siswa yang mengeluhkan dirinya keteteran. Terlihat nyata ketika peneliti meninjau langsung di SMP Islam terpadu Al Furqon Megang Sakti dan bertemu dengan beberapa Orang Tua murid mengenai adanya kerjasama di era pandemi Covid-19 pada pendidikan anak dalam taraf yang cukup baik. Hasil penelitian menjelaskan bahwa persepsi orang tua tentang kerjasama dengan sekolah pada era pandemi di SMP Islam Terpadu Al-Furqon Megang Sakti bisa di kategorikan cukup baik. Hal ini dapat didasari dari cara orang tua memandang dan menyadari tentang pentingnya kerjasama antara orang tua dan sekolah, apalagi ditambah adanya pandemi Covid-19.
Problematika Implemetasi Penilaian Autentik Kurikulum 2013 dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SD Negeri 01 Kepahiang
Dinda Dwi Maghfirah;
Sukarno;
Desy Eka Citra Dewi
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62159/ghaitsa.v3i1.434
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi penilaian autentik pada kelas V dan Problematika yang dialami guru dalam melaksanakan penilaian autentik kurikulum 2013 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SD Negeri 01 Kepahiang. Problematika merupakan suatu kesenjangan antara kenyataan dengan suatu yang diharapkan dengan baik, agar tercapai hasil yang maksimal. Penilaian autentik merupakan suatu kegiatan untuk melakukan prosedur penilaian yang nyata, yang terdiri dari aspek sikap, aspek pengetahuan dan aspek keterampilan. SD Negeri 01 Kepahiang telah menerapkan penilaian autentik pada mata pelajaran PAI, tetapi masih banyak ditemui permasalahan dalam penerapan penilaian ini. Penelitian ini merupakan penilaian kualitatif. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Dan analisis data menggunakan teknik analisis reduksi data, display data dan verifikasi data. Yang dijadikan subyek penelitian ini adalah Guru Pendidikan Agama Islam kelas V. Hasil penelitian ini yaitu masih banyak kendala yang dialami guru PAI dalam menerapkan penilaian autentik kurikulum 2013 di kelas V, yaitu karena banyaknya siswa/i dalam satu kelas untuk dinilai satu-persatu secara objektif, banyaknya instrumen penilaian yang berbeda-beda di setiap aspek, kurangnya kreativitas guru dalam mengajar serta kurangnya pemahaman guru tentang penilaian autentik. Karakteristik peserta didik yang kurang mendukung, serta kurangnya keaktifan peserta didik dalam proses belajar mengajar dan kurangnya alokasi waktu untuk menerapkan penilaian secara keseluruhan yang menurut pendidik itu sangat sulit dan rumit
Peran Ikatan Remaja Masjid Dalam Membina Perilaku Keagamaan Remaja Di Desa Padang Pelawi Kabupaten Seluma
Mico Tri Anugera;
Kasmantoni;
Asmara Yumarni
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62159/ghaitsa.v3i1.435
Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui Peranan Organisasi IRMAS dalam membina Perilaku Keagamaan Remaja di desa Padang Pelawi Kabupaten Seluma. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field reseach) yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, interview. Teknik analisa data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala desa, pembina Irmas, pengurus Irmas, anggota Irmas dan masyarakat. Hasil Penelitian: Peran Ikatan Remaja Masjid ditunjukkan dari hasil penelitian melalui observasi dan wawancara dengan narasumber menunjukan bahwa aktivitas Ikatan Remaja Masjid termasuk dalam kriteria sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa peran Remaja Islam Masjid dalam pembinaan perilaku keagamaan remaja di desa Padang Pelawi Kecamatan sukaraja Kabupaten Seluma sangat berperan aktif.
Perbedaan Hasil Belajar Masa Pembelajaran Daring dengan Pembelajaran Luring pada Mata Pelajaran Penjaskes Kelas V di SD Negeri 24 Kota Bengkulu
Nisa Ahksani;
Sukarno;
Erik Perdana Putra
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62159/ghaitsa.v3i1.446
Pembelajaran dapat dimaknai sebagai suatu proses pencerahan yang dilakukan guru untuk membantu siswa mendapatkan pembelajaran dan kemampuan melalui bahan pembelajaran yang diberikan. Pada masa pembelajaran daring, tentunya hasil belajar tiap mata pelajaran siswa akan berbeda dengan hasil belajar pada masa pembelajaran normal, terkhusus pada mata pelajaran penjaskes dimana pada mata pelajaran penjaskes, nilai keterampilan yang diambil lebih banyak melalui kegiatan praktek. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan hasil belajar pada mata pelajaran penjaskes kelas V di SD Negeri 24 Kota Bengkulu pada masa pembelajaran daring dengan pembelajaran luring. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar pada mata pelajaran penjaskes kelas V di SD Negeri 24 Kota Bengkulu pada masa pembelajaran daring dengan pembelajaran luring. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif pendekatan komparatif. Tipe penelitian ini seperti juga tipe penelitian yang lain bersifat expost-facto. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan hasil test statistics uji wilcoxon diketahui bahwa nilai asymp.sig (2-tailed) bernilai 0,007. Karena nilai asymp.sig (2-tailed) 0,007 lebih kecil dari alpha 5%, maka dapat disimpulkan bahwa Ho diterima yang artinya bahwa terdapat perbedaan nilai rapot untuk metode belajar daring dan luring.
Islam-Based Listening Class Organitational Learning: Post Pandemi COVID 19
AkbarJono, Ali;
Serasi, Reko;
Menti Ulan Dari, Anisa
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62159/ghaitsa.v3i1.660
This study aims to find out how the implementation of organizational learning in the post-covid-19 pandemic listening class at SMPN8 Kaur. This study uses a qualitative description method with an observation, interview, and documentation design. The researcher decided to conduct an interview with the eighth grade English teacher with two English teachers. From the results of the study, it was found that the English teacher at SMPN 8 Kaur had not implementation organizational learning in the listening class because the teacher in English at SMPN 8 Kaur had their own method of teaching. So, it can be concluded that the implementation of organizational learning in the listening class has not been applied by the teacher.
Pengaruh Metode Problem Based Learning terhadap Keterampilan Menulis Teks Eksposisi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Kota Bengkulu
Nenci, Rewi;
Friantary, Heny;
Martina , Feny
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62159/ghaitsa.v3i1.720
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Pengaruh Metode Problem Based Learning terhadap Keterampilan Menulis Teks Eksposisi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Kota Bengkulu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat signifikansi penerapan metode problem based learning terhadap keterampilan menulis teks eksposisi kelas VIII SMP Negeri 15 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan menggunakan desain Control Group Design. Data dikumpulkan melalui 2 kelas yaitu kelas kontrol pada penelitian ini adalah Kelas VIII A yang berjumlah 24 siswa dan kelas eksperimen dalam penelitian ini adalah kelas VIII B yang berjumlah 24 siswa jadi total keseluruhan 48 siswa sebagai unit analisis penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Terdapat pengaruh metode problem based learning terhadap keterampilan menulis teks eksposisi kelas VIII SMP Negeri 15 Kota Bengkulu. Hasil penelitian uji t post-test diketahui rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 82,92 dan rata-rata hasil belajar kelas kontrol sebesar 71,88, sehingga dapat diimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih 11,04 lebih besar dibandingkan dengan kelas kontrol. Dari tabel uji t post-test diketahui thitung sebesar 5,043 dengan signifikansi 0,000. Didapatkan t tabel pada taraf signifikansi 5% adalah 2,018. Jadi nilai t hitung > t tabel (5,043 > 2,018) dan nilai signifikansinya kurang dari 0,05 (p = 0,000 < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan skor hasil belajar siswa secara signifikan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol sehingga menunjukkan bahwa metode problem based learning memberikan sumbangan kemajuan terhadap keterampilan menulis teks eksposisi kelas VIII SMP Negeri 15 Kota Bengkulu.
Ragam Bahasa Masyarakat Rejang Kepahiang dalam Tinjuan Sosiolinguistik
Damai Yanti , Sinta;
Nurlaili;
Heriadi, Meddyan
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62159/ghaitsa.v3i1.721
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan adanya ragam bahasa di Desa Penanjung Panjang Atas dan di Desa Peraduan Binjai Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang. Informasi yang di dapat ketika peneliti melakukan merekam dan wawancara adalah bagaimana ragam bahasa yng dituturkan oleh masyarakat Desa Penanjung Panjang Atas dan Desa Peraduan Binjai. Metode yang digunakan dalam peneliti ini adalah metode deskriptif dengan menggunkan data analisis kualitatif. Instrumen pada penelitian ini adalah studi dokumentasi dan observasi untuk menganalisis bidang sosiolinguistik. Teknik analisis datanya yakni merekam dan mewawancari masyarakat Desa Penanjung Panjang Atas dan Desa Peraduan Binjai. Setelah data yang berhubungan dengan ragam bahasa maka peneliti akan dapat memahami makn kata ragam bahasa yang berbeda kemudian mencatat dan mengumpulkan data yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa ragam bahasa di Desa penanjung Panjang Atas dan Desa Peraduan Binjai memiliki ragam bahasa yang berbeda.
ANALISIS PEMAHAMAN FIKIH WANITA MELALAUI PROGRAM KEPUTRIAN DI MAN 1 PAGAR ALAM.
Gusniarti, Ayu;
Kasmantoni;
Satrisno, Hengki
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62159/ghaitsa.v3i1.731
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendiskripsikan pelaksanaan program keputrian dalam meningkatkan pemahaman fikih wanita di MAN 1 Pagar Alam.(2) Mendiskripsikan kekurangan dan kelebihan dari program keputrian program keputrian di MAN 1 Pagar Alam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data yaitu analisis model interaktif dengan langkah-langkah: Reduksi data, Penyajian data dan kesimpulan. Hasil Penelitian ini menunjukkan (1) Pelaksanaan program keputrian di MAN 1 Pagar Alam dilaksanakan pada hari Jum’at pukul 12.00-13.00. Program keputrian dilaksanakan dengan pemberian materi fikih wanita. penggunaan metode ceramah dapat meningkatkan pemahaman siswa, dengan penampilan materi yang telah didesain secara menarik, maka akan membuat siswa tertarik untuk memperhatikan penyampaian materi fikih wanita sehingga pemahaman siswa meningkat. Kegiatan program keputrian diakhiri dengan pembacaan kesimpulan materi dan diakhiri dengan penutup. (2) Faktor pendukung dan faktor penghambat pada kegiatan keputrian fiqih wanita diantaranya: Faktor pendukung: sekolah memberikan dukungan penuh dan fasilitas sudah memadai. Faktor pengahambat: keterbatasan waktu, kapasitas kelas yang kurang efektif, kurang kesadaran diri pada siswi, siswi kurang antusias ketika mengikuti kegiatan keputrian, metode pembelajaran yang kurang bervariasi.
Eksistensi Komunitas Ruqyah Syar'iyyah (KRS) Dalam Memurnikan Pendidikan Tauhid Kepada Allah SWT Terhadap Jamaah Ruqyah Kota Bengkulu
Mulyono, Hadi;
Satria, Irwan;
Satrisno, Hengky
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62159/ghaitsa.v3i1.734
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana eksistensi serta faktor yang mempengaruhi eksistensi Komunitas Ruqyah Syar'iyyah di Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Instrumen yang digunakan tentang pendidikan tauhid, dalam praktek ruqyah syar’iyyah dengan pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pendidikan tauhid, dalam praktek ruqyah syar’iyyah yang dilakukan di Komunitas Ruqyah Syar’iyyah Kota Bengkulu adalah dengan metode ceramah (pengajian), praktek ruqyah massal, praktek ruqyah mandiri, pengobatan dengan menggunakan obat herbal dan islami. Adapun dalam kegiatan praktek ruqyah syar’iyyah nilai-nilai pendidikannya sangatlah kuat. Hal ini terbukti ketika kegiatan ruqyah, para jama’ah tidak langsung diruqyah akan tetapi diberikan edukasi (pemahaman) mengenai pentingnya tauhid ataukeyakinankepadaAllah SWT. Lalu kemudian setelah Ustadz pemateri memberikan ceramah barulah dilakukan praktek ruqyah massal. Pelaksanaan ruqyah massa lini dipimpin langsung oleh Ustadz pemandu dan dibantu oleh para asisten yang menyiapkan berbagai perlengkapan seperti kantong plastik, air minum, dan daun bidara. Kegiatan ini di ikuti oleh peserta ruqyah secara bersama-sama serta terpisah antara laki-laki dan perempuan. Setelah selesai pelaksanaan kegiatan ruqyah massal, ustad pemandu akan menawarkan kepada jama’ah apabila ada yang ingin mengikuti ruqyah secara intensif (mandiri). Pelaksanaan ruqyah mandiri ini dilakukan per individu dan dipandu oleh satu orang pemandu ruqyah atau asisten yang memahami tata cara ruqyah. Biasanya yang mengikuti ruqyah mandiri ini para jama’ah yang belum puas ketika melakukan ruqyah massal dan para jama’ah yang memiliki gejala ketika melakukan ruqyah massal.