cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,145 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 2,145 Documents clear
Analisis Kebutuhan Media Edukasi Visual untuk Optimalisasi Deteksi Dini Tuberkulosis Paru pada Anak di Wilayah Urban Padat Penduduk: Studi Kasus Puskesmas Setabelan Surakarta 2025 Erinda Nur Pratiwi; Frieda Ani Noor; Budi Prasetyo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6245

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) anak merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di wilayah urban padat penduduk. Data Kota Surakarta menunjukkan peningkatan proporsi kasus TB anak dari 16,51% (2023) menjadi 24,62% (2024), dengan 609 kasus ditemukan tahun 2024. Puskesmas Setabelan sebagai salah satu fasilitas kesehatan primer di kawasan padat penduduk menghadapi tantangan dalam optimalisasi deteksi dini TB paru anak. Tujuan: Menganalisis kebutuhan media edukasi visual yang efektif untuk meningkatkan deteksi dini TB paru pada anak di wilayah urban padat penduduk. Metode: Penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus dilakukan di Puskesmas Setabelan Surakarta periode Januari-Maret 2025. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 15 informan (petugas kesehatan, kader, dan orang tua), observasi langsung, dan telaah dokumen program TB. Analisis data menggunakan analisis tematik. Hasil: Identifikasi kebutuhan media edukasi visual mencakup: (1) infografis gejala TB anak yang mudah dipahami; (2) video edukasi investigasi kontak berbasis keluarga; (3) poster interaktif untuk posyandu dan sekolah; (4) aplikasi mobile screening TB anak; (5) booklet bergambar tentang Terapi Pencegahan TB (TPT). Faktor pendukung meliputi kolaborasi lintas program dan peran kader aktif, sedangkan hambatan utama adalah keterbatasan literasi kesehatan orang tua dan stigma sosial. Kesimpulan: Media edukasi visual yang kontekstual, mudah dipahami, dan terintegrasi dengan program existing diperlukan untuk optimalisasi deteksi dini TB paru anak di wilayah urban padat penduduk.
Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Penganiayaan Dalam Keluarga Elianta Ginting; Rina Tauran; Zemrama Putra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban penganiayaan dalam keluarga dan mengidentifikasi landasan yuridis yang mendasari perlindungan tersebut, dengan studi kasus Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010. Metode, penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, yang merujuk pada data sekunder termasuk bahan hukum primer seperti peraturan perundang-undangan, serta bahan hukum sekunder yang memberikan penjelasan mengenai bahan hukum primer. Simpulan, Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap anak korban penganiayaan dalam keluarga mencakup perlindungan fisik, psikologis, dan hukum, yang dijamin oleh peraturan perundang-undangan seperti Undang-Undang Perlindungan Anak. Selain itu, putusan Mahkamah Konstitusi tersebut menegaskan pentingnya perlindungan anak dalam keluarga sebagai bagian dari tanggung jawab negara. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan implementasi peraturan yang ada serta peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan anak adalah esensial. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 memberikan landasan yuridis yang kuat untuk memperkuat perlindungan hukum bagi anak korban penganiayaan dalam keluarga, sehingga peran negara dalam memastikan kesejahteraan dan keamanan anak dapat terlaksana dengan lebih efektif.
Penerapan Metode Contextual Teaching and Learning dalam Pembelajaran Bilingual pada Siswa Sekolah Dasar Tiarnita Maria Sarjani Br Siregar; Monica Sola Gratia Panjaitan; Denri Laurensius Sitanggang; Liza Aulia Yusuf; Anatasia Egresia Saragih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6259

Abstract

Pembelajaran bilingual pada jenjang sekolah dasar merupakan strategi penting untuk mempersiapkan peserta didik dalam berkomunikasi di era global. Artikel ini menganalisis penerapan metode Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran bilingual dengan mensintesis berbagai hasil penelitian terkait. CTL memposisikan siswa sebagai pembelajar aktif yang membangun pemahaman bahasa melalui pengalaman langsung, pengamatan terhadap konteks kehidupan nyata, serta kegiatan kolaboratif. Temuan menunjukkan bahwa penerapan CTL secara signifikan meningkatkan motivasi belajar, penguasaan kosakata, dan kompetensi komunikatif siswa dalam berbahasa Inggris. Tantangan seperti perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan media pembelajaran, dan ketergantungan pada fasilitas teknologi juga muncul selama proses pembelajaran. Meskipun demikian, CTL tetap efektif dalam menjadikan pembelajaran bilingual lebih komunikatif dan bermakna. Artikel ini menegaskan pentingnya CTL sebagai pendekatan strategis dalam mendukung praktik pembelajaran bilingual di sekolah dasar.
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Ketepatan Waktu Pengiriman, dan Fasilitas Terhadap Kepuasan Pelanggan Spx Dukuhturi Sumarno Sumarno; Alif Prasetyo; Imam Adi Purnawan; Brian Riski Permana; Muhammad Rolan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, ketepatan waktu pengiriman, dan fasilitas terhadap kepuasan pelanggan pada Shopee Express (SPX) Dukuhturi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden masyarakat Kecamatan Dukuhturi yang pernah menggunakan jasa Shopee Express, dengan teknik Purposive Sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, serta bebas dari heteroskedastisitas. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan ketepatan waktu pengiriman berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan fasilitas juga berpengaruh positif dan signifikan. Uji simultan (uji F) membuktikan bahwa kualitas pelayanan, ketepatan waktu pengiriman, dan fasilitas secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan Shopee Express Dukuhturi. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan sebagian besar variasi kepuasan pelanggan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Shopee Express Dukuhturi dalam meningkatkan kualitas layanan guna menjaga dan meningkatkan kepuasan pelanggan
Effectiveness of the Numbered Heads Together Model in Enhancing Mathematics Learning Outcomes on Relations and Functions at the Junior High School Level Desy Kristin Moonik; Vivian E. Regar; Murni Sulistyaningsih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6261

Abstract

Goal. Improving the quality of mathematics learning outcomes remains a significant challenge in education, particularly for abstract topics such as relations and functions. This study aims to analyze the effectiveness of the Numbered Heads Together cooperative learning model in improving the mathematics learning outcomes of eighth-grade students at SMP PGRI Poopo.Materials and methods. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental One-Shot Case Study design involving 24 students. The treatment consisted of implementing the Numbered Heads Together learning model during the instructional process, after which students’ learning outcomes were measured through a posttest assessing their mastery of relations and functions concepts. Data were analyzed using descriptive statistics, the Liliefors normality test, and a one-sample t-test to determine whether the mean achievement exceeded the Minimum Mastery Criterion.Results. The analysis showed that the mean student learning outcome reached 83.83, with a minimum score of 70 and a maximum score of 95. The data distribution was confirmed to be normal. The calculated t-value of 6.65 significantly exceeded the critical t-value at the 0.05 significance level, indicating that students’ learning outcomes were above the Minimum Mastery Criterion. These findings demonstrate that the Numbered Heads Together model enhances student participation, conceptual understanding, and equitable engagement in learning activities.Conclusion. The implementation of the Numbered Heads Together model was proven effective in improving mathematics learning outcomes on relations and functions. This study strengthens empirical evidence on the benefits of cooperative learning in addressing abstract and deductive mathematical concepts and provides a basis for recommending the broader implementation of cooperative learning models to improve instructional quality at the secondary school level.
Penguatan Kemampuan Motorik bagi Individu dengan Down Syndrome: Studi Kasus Permainan Bola Voli Aldri Frinaldi; Syadina Sayanda; Siti Fadhillah Azzahra; Putri Humairah; Hanifah Aldawiyah Izzati; Muhammad Syamil Fadhlur
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6262

Abstract

Down Syndrome adalah kelainan genetik akibat kelebihan kromosom ke-21 (trisomi 21) yang memengaruhi perkembangan fisik, intelektual, dan sosial-emosional. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran aktivitas bola voli sebagai media pengembangan diri bagi individu dengan Down Syndrome. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus tunggal pada seorang individu dewasa berusia 25 tahun di Nagari Tigo Jangko, Kabupaten Tanah Datar. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi- terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bola voli memberikan dampak positif pada aspek motorik, sosial, dan emosional. Koordinasi gerak, kemampuan mengikuti instruksi, interaksi sosial, pemahaman giliran, serta rasa percaya diri mengalami peningkatan. Dukungan keluarga dan lingkungan turut memperkuat proses pembelajaran. Secara keseluruhan, bola voli berfungsi sebagai sarana olahraga sekaligus media pembelajaran adaptif dan inklusif bagi penyandang Down Syndrome.
Dampak Bimbingan Konseling Terhadap Perkembangan Psikososial Siswa Alya Fatini; Mahdi NK; Syaiful Indra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6265

Abstract

The study purpose was Mengidentifikasi masalah psikososial siswa di SMK Gandapura, Kabupaten Bireuen, Mengetahui proses bimbingan konseling Islam di SMK Gandapura, Kabupaten Bireuen, Mengetahui dampak bimbingan konseling Islam terhadap masalah psikososial remaja di SMK Gandapura, Kabupaten Bireuen. Materials and methods. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam proses perolehan datanya. Data diperoleh melalui wawancara tertulis pada 32 responden yang merupakan siswa SMK Gandapura. Results. Psikososial remaja melibatkan aspek emosi-lingkungan sosial, aspek pikiran-lingkungan sosial, aspek emosi-hubungan sosial, dan aspek pikiran-hubungan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek emosi dan kognisi dalam lingkungan sosial, siswa mengalami tekanan emosi, kecemasan, ketidaknyamanan, dan kebingungan yang menghambat proses belajar serta interaksi sosial. Namun, pada aspek pikiran dan hubungan sosial, dukungan dari guru bimbingan konseling dan teman sebaya terbukti membantu mengurangi dampak negatif emosi dan meningkatkan adaptasi psikososial siswa di sekolah. Siswa merasa lebih tenang, lega, dan dipahami setelah mengikuti bimbingan konseling. Program Bimbingan Konseling di SMK Gandapura berhasil memposisikan diri sebagai sistem pendukung yang responsif terhadap kebutuhan psikososial siswa. Dimana bimbingan konseling membantu responden dalam penyelesaian masalah, membantu seluruh responden dalam pengambilan keputusan, membantu responden dalam adaptasi dan komunikasi. Secara keseluruhan bimbingan konseling berdampak terhadap perkembangan psikososial siswa. Conclusions. Psikososial remaja melibatkan aspek emosi-lingkungan sosial, aspek pikiran-lingkungan sosial, aspek emosi-hubungan sosial, dan aspek pikiran-hubungan sosial. Program Bimbingan Konseling di SMK Gandapura berhasil memposisikan diri sebagai sistem pendukung yang responsif terhadap kebutuhan psikososial siswa. Secara keseluruhan bimbingan konseling berdampak terhadap perkembangan psikososial siswa.
Skripsi, Tugas Akhir, dan Deadline: Panduan Bertahan untuk Mahasiswa Semester Akhir I Gede Pradana Marabella Putra; Anak Agung Gede Wiranata; I Gede Phio Ananta Karna; Ariel Caesar Aprilio Leong; Ni Wayan Yuli Anggreni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6273

Abstract

Periode akhir studi sarjana merupakan fase kritis yang penuh tekanan multidimensi. Artikel konseptual ini bertujuan untuk menganalisis sumber stres, mengevaluasi strategi koping, dan merumuskan panduan praktis manajemen stres bagi mahasiswa semester akhir yang menghadapi beban skripsi, deadline yang bertumpuk, dan ketidakpastian masa depan. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dan analisis reflektif terhadap pengalaman empiris penulis dan teman sejawat. Hasil analisis mengidentifikasi tiga kelompok stresor utama: tekanan akademik-prosedural (beban skripsi, bimbingan, administrasi), tekanan psiko-emosional (sindrom penipu, perfeksionisme, kecemasan eksistensial), dan tekanan sosial-lingkungan (harapan keluarga, isolasi, budaya institusi). Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa banyak mahasiswa terjebak dalam strategi koping maladaptif, seperti prokrastinasi emosional, ruminasi, dan personalisasi kritik, yang justru memperkuat siklus stres. Sebagai solusi, artikel ini menawarkan sebuah kerangka kerja empat langkah yang praktis dan langsung dapat diimplementasikan: (1) Berhenti & Tenangkan Diri dengan teknik regulasi emosi segera, (2) Pecah & Kerjakan tugas besar menjadi bagian-bagian kecil yang terkelola, (3) Istirahat & Isi Energi melalui komitmen pada perawatan diri, dan (4) Ubah Cara Pandang untuk mereframing tantangan sebagai pelatihan ketahanan mental. Simpulannya, manajemen stres yang efektif di semester akhir bergantung pada serangkaian intervensi mikro yang konsisten dan dimulai dari penguasaan diri atas reaksi emosi spontan, sehingga mahasiswa dapat tidak hanya bertahan tetapi juga berkembang melalui proses ini.
Gerakan “Kick Politic Out of Football” di Sepak Bola Indonesia. (Studi Fenomenologi pada Komunitas Bonek Campus di Surabaya) Aditya Ananda; Raden Roro Nanik Setyowati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami latar belakang serta upaya Komunitas Bonek Campus dalam mengusung gerakan “Kick Politic Out of Football” di sepak bola Indonesia, terkhususnya pada klub Persebaya Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan dianalisis menggunakan teori fenomenologi sosial dari Alfred Scutz. Data yang diperoleh dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap anggota Komunitas Bonek Campus di Surabaya, kemudian hasil dari wawancara dan observasi dianalisis dengan tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan “Kick Politic Out of Football” tidak terlepas dari pengalaman buruk seperti dualisme klub, dan intervensi politik terhadap klub Persebaya Surabaya. Gerakan ini dipengaruhi oleh motif because of yang bersumber dari pengalaman masa lalu, seperti kekecewaan terhadap ketidakadilan dan konflik kepentingan, serta motif in-order-to yang berorientasi pada keinginan Komunitas Bonek Campus dalam menciptakan masa depan sepak bola yang bersih tanpa adanya pengaruh kepentingan politik dalam sepak bola. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Komunitas Bonek Campus tidak hanya berperan sebagai kelompok suporter klub, tetapi juga sebagai komunitas yang berupaya menjaga kemurnian nilai-nilai sportivitas dalam dunia sepak bola Indonesia.
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring kepada Ibu-Ibu PKK di Desa Sungai Kumango Siti Aminah Nasution; Ervina Ningtias; Salsabila Nur Alimah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6275

Abstract

Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan keterampilan produktif merupakan strategi penting dalam pembangunan desa. Ibu-ibu PKK memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi keluarga dan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan ibu-ibu PKK Desa Sungai Kumango melalui pelatihan pembuatan sabun cuci piring cair. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan sabun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami proses produksi sabun cuci piring, menghasilkan produk yang layak digunakan, serta memiliki wawasan awal mengenai peluang usaha berbasis rumah tangga. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap efisiensi pengeluaran rumah tangga dan membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga. Dengan demikian, pelatihan pembuatan sabun cuci piring dapat menjadi alternatif kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa yang berkelanjutan.