cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 1,557 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2026)" : 1,557 Documents clear
Integrative Review: Peran Subjective Well-Being dalam Mencegah Kenakalan Remaja Nurlaila Haspi; Haerani Nur
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5886

Abstract

Kenakalan remaja merupakan masalah sosial global yang terus meningkat dan ditandai dengan perilaku menyimpang seperti kekerasan, pencurian, penyalahgunaan zat, dan tindakan antisosial lainnya. Fenomena ini mengancam stabilitas sosial dan kesejahteraan generasi muda. Meskipun berbagai program intervensi telah dilakukan, tingkat kenakalan remaja masih tetap tinggi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan alternatif yang komprehensif dan menekankan faktor-faktor protektif psikologis, khususnya kesejahteraan subjektif, yang selama ini sering terabaikan dalam penanganannya. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis berbagai hasil penelitian mengenai peran kesejahteraan subjektif dalam mengatasi kenakalan remaja melalui pendekatan literatur naratif dengan menggunakan 15 artikel internasional yang diterbitkan antara tahun 2016 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa subjective well-being berperan penting sebagai faktor protektif psikologis dalam mencegah perilaku kenakalan remaja. Secara umum, remaja dengan tingkat kesejahteraan subjektif yang tinggi memperlihatkan kemampuan regulasi emosi yang lebih baik, rasa optimisme terhadap masa depan, serta orientasi hidup yang positif. Kondisi ini membuat mereka lebih mampu menahan dorongan untuk melakukan tindakan agresif atau menyimpang dari norma sosial. Temuan penelitian ini menggarisbawahi pentingnya integrasi promosi kesejahteraan subjektif dalam program pencegahan kenakalan remaja yang komprehensif, berbasis sekolah, keluarga, komunitas spiritual, dan kebijakan sosial. Pendekatan holistik ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dan berkelanjutan dalam mengatasi fenomena kenakalan remaja di era modern.
Analisis Motivasi, Faktor Sosial, Impulse Buying, Kepercayaan Merek, dan Word of Mouth: Studi Fenomenologis pada Seminar Manajemen Pemasaran Widyadhana Candraningtias; Krismonika Hidayat; Anjastanara Pasae
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5888

Abstract

This study explores the underlying meanings of students’ experiences related to motivation, social factors, brand trust and image, and word of mouth in shaping impulse buying behavior in the digital era. Unlike most previous research employing quantitative methods, this study adopts a qualitative phenomenological approach supported by a Likert-scale perception instrument to elicit experiential narratives. The participants consisted of students enrolled in the Marketing Management Seminar course. Data were collected through Likert-scale questionnaires, short open-ended interviews, and field observations. Descriptive results show that motivation (mean = 4.25), brand trust and image (mean = 4.17), and word of mouth (mean = 4.01) fall into the high category, while social factors (mean = 3.73) and impulse buying (mean = 3.74) are moderately high. The qualitative findings highlight motivation as the primary driver of spontaneous purchasing, influenced by emotional needs, trends, and digital promotional stimuli. Word of mouth acts as an informational catalyst that accelerates decision-making, whereas social factors and brand trust provide psychological assurance in impulsive purchases. Overall, this study deepens understanding of student consumption dynamics and contributes to consumer behavior research within higher education contexts.  
The journal Pengaruh Etika Bisnis Islam Terhadap Keberlanjutan Usaha UMKM Offline dan Online di Kabupaten Bojonegoro Ahmad Mustafa Lutfi; Akmal Bayu Aji; Anwar Saleh Hasibuan; Arif Al Anang; Moch. Nur Aziz Rifa’i
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5891

Abstract

This study aims to describe a conceptual model of the influence of Islamic Business Ethics (IBE) on the sustainability of MSMEs in Bojonegoro, comparing the dynamics of offline and online markets. The research uses a Descriptive Qualitative approach based on Systematic Literature Review and Document Analysis (policies and reports). Theoretically, IBE (through Amanah and Siddiq) is the foundation of sustainability through strengthening trust. Its impact mechanisms differ: in Offline, IBE encourages relational loyalty and social justice; in Online, IBE is crucial for mitigating gharar risks and digital reputation. This study recommends developing a specific digital Sharia ethics framework for MSMEs in Bojonegoro to ensure holistic sustainability.
Efektivitas Pendekatan Kognitif Perilaku dengan Teknik Restrukturisasi Kognitif dalam Meningkatkan Penyesuaian Diri Remaja Qonita Gina Berliana; Suhadianto Suhadianto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami hambatan penyesuaian sosial pada seorang remaja serta mengevaluasi efektivitas intervensi berbasis kognitif-perilaku dalam meningkatkan kemampuan adaptasi sosialnya. Klien, seorang remaja berusia 18 tahun, menunjukkan kesulitan dalam menjalin relasi, kecemasan sosial, rasa rendah diri, dan perilaku menarik diri yang berkaitan dengan pengalaman perundungan dan minimnya paparan sosial selama homeschooling. Hambatan ini sejalan dengan karakteristik penyesuaian sosial yang dikemukakan Schneiders. Penelitian ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai dinamika kognitif, emosional, dan perilaku klien yang memengaruhi proses adaptasinya di lingkungan sekolah. Metode penelitian. Pendekatan studi kasus dengan asesmen multi-metode melalui wawancara, observasi, tes kognitif WAIS, tes proyektif (DAP, BAUM, HTP, SSCT), serta Skala Penyesuaian Sosial Remaja. Intervensi dirancang menggunakan pendekatan kognitif-perilaku dengan teknik restrukturisasi kognitif dan latihan keterampilan sosial. Delapan sesi intervensi dilaksanakan selama Maret–Mei 2025, mencakup identifikasi pikiran otomatis, modifikasi pola pikir disfungsional, psikoedukasi hubungan pikiran-emosi-perilaku, perencanaan perilaku adaptif, dan evaluasi strategi koping. Hasil. Adanya perkembangan awal berupa peningkatan pemahaman klien terhadap pola pikir negatifnya, kemampuan menerapkan pikiran alternatif yang lebih adaptif, serta peningkatan keberanian dalam memulai interaksi sederhana. Namun, hambatan masih muncul berupa kegugupan, ketidakkonsistenan praktik di luar sesi, dan keterbatasan keterampilan sosial dalam situasi sosial yang lebih kompleks. Kesimpulan. Intervensi kognitif-perilaku terbukti membantu klien mencapai perubahan awal dalam penyesuaian sosial, meskipun diperlukan intervensi lanjutan. Fokus penguatan keterampilan sosial, pelatihan regulasi emosi, serta monitoring jangka panjang diperlukan agar perubahan positif dapat berkembang secara konsisten dan berkelanjutan.
EXPLORING INQUIRY-BASED LEARNING IN IMPROVING READING-VIEWING SKILLS. (A CASE STUDY IN CLASS SEVENTH GRADE STUDENTS’ OF SMPN 20 KOTA BENGKULU) Ayu Yeri Andira; Ferri Susanto; Anita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5920

Abstract

This study provides an in-depth description of how the implementation of the Inquiry-Based Learning model improves the reading–viewing skills of seventh-grade students at SMPN 20 Kota Bengkulu. Using a qualitative approach with a case study design, the research subjects consisted of 30 seventh-grade students and three English teachers as primary informants. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using the Miles, Huberman & Saldana model, namely data reduction, data display, and drawing/verifying conclusions. The results show that the consistent implementation of Inquiry-Based Learning increases student engagement and reading–viewing abilities. Students become more active in asking questions, are able to analyze information from texts and visual media, and present findings logically. Teachers also applied differentiation through grouping by learning styles, the use of audiovisual media, and staged guidance as facilitators. Thus, this study concludes that Inquiry-Based Learning has a positive and effective impact on improving the reading–viewing skills of seventh-grade students at SMPN 20 Kota Bengkulu, especially through analytical, collaborative, and reflective activities that are relevant to 21st-century learning needs.
Integrasi Green Accounting dalam Strategi Bisnis: Implikasinya terhadap Kinerja Keuangan dan Tanggung Jawab Lingkungan Perusahaan Muhammad Nugraha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5924

Abstract

Integrasi green accounting dalam strategi bisnis semakin mendapat perhatian seiring meningkatnya tuntutan terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan green accounting memengaruhi kinerja keuangan serta tanggung jawab lingkungan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap artikel ilmiah, laporan keberlanjutan, dan publikasi internasional yang relevan dengan green accounting, kinerja keuangan, dan praktik bisnis berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi green accounting dalam pengambilan keputusan strategis dapat meningkatkan transparansi biaya lingkungan, efisiensi operasional, dan reputasi perusahaan, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kinerja keuangan jangka panjang. Selain itu, penerapan green accounting mendorong perusahaan untuk lebih bertanggung jawab terhadap pengelolaan sumber daya alam dan pengurangan dampak lingkungan. Namun demikian, implementasi green accounting masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan standar pengukuran dan kurangnya pemahaman manajerial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan strategi bisnis berkelanjutan serta menjadi referensi bagi perusahaan dan pembuat kebijakan dalam mendorong praktik akuntansi yang berorientasi lingkungan.
Penanaman Nilai-Nilai Akhlak Dalam Pendidikan Islam Nurhalimah Nurhalimah; Hasanuddin Hasanuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5946

Abstract

The instillation of moral values ​​is at the heart of Islamic education, emphasizing the development of a holistic human personality characterized by faith, piety, and noble character. In the modern context, Islamic education is not only oriented toward intellectual aspects but also spiritual and moral dimensions. This paper conceptually examines morals in Islam, the urgency of instilling moral values, strategies for developing morals, factors influencing the instillation of moral values, and the challenges of instilling moral values ​​in the modern era. The method used is library research with a descriptive-analytical approach to primary and secondary sources. The results of the study indicate that the formation of noble morals requires integration between formal education, family, and society. Islamic education plays a crucial role in instilling values ​​such as responsibility, honesty, compassion, and trustworthiness through role models, habituation, and a religious humanist approach.
Telaah Kompetensi Numerasi Siswa Kelas V Dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum Di SDN Teong, Riung Barat Yohanes Vianey Sayangan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5948

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kemampuan numerasi siswa dalam menyelasaikan soal Asesemen Kompetensi Minimum (AKM) dikelas V SDN Teong. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SDN Lanamai, Riung Barat. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V dengan jumlah siswa 6 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis AKM numerasi menunjukan adanya peningkatan pada hasil post test. Rata-rata skor pre teat yang diperoleh yaitu 40%. Sedangkan Rata-rata skor pada hasil post test ini yaitu 75%. Penjabaran skor tersebut didapatkan dari 20 indikator. Perbandingan skor yang sama antara pre test dan post test yaitu terdapat pada indikator 10 dan 12, Dimana indikator 10 memperoleh skor 50% dan indikator 12 memperoleh skor 65%. Dapat disimpulakan bahwa kemampuan siswa dalam melaksanakan AKM numerasi di SDN Teong tergolong sedang. Sehingga perlu adanya perbaikan dan peninhkatan kemampuan siswa yang didukung dari Lembaga Pendidikan.
Laporan Penelitian: Analisis Kecerdasan Musikal Melalui Ekstrakurikuler Drumband di TK Kemala Bhayangkari 02 Tanjung Morawa Farida Hanum Kasuma Syahputri; May sari Lubis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5953

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik umum di banyak lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang mengenalkan musik sebatas kegiatan menyanyi, tanpa pendalaman unsur musikal seperti nada, ritme, dan melodi. Berbeda dengan praktik tersebut, TK Kemala Bhayangkari 02 Tanjung Morawa secara konsisten menyelenggarakan ekstrakurikuler drumband sebagai media pembelajaran musik yang berbasis pengalaman langsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan pengembangan kecerdasan musikal anak, yang meliputi aspek nada, ritme, dan melodi, melalui kegiatan drumband. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, penelitian ini melibatkan 14 anak kelompok B, 1 orang guru kelas, dan 1 orang pelatih drumband sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler drumband secara efektif menstimulasi kecerdasan musikal anak, di mana anak-anak secara bertahap mampu membedakan bunyi (nada), menjaga keteraturan ketukan (ritme), dan menggabungkan keduanya menjadi alunan lagu sederhana (melodi). Selain itu, kegiatan ini juga terbukti menumbuhkan sikap disiplin, rasa percaya diri, dan kemampuan kerja sama tim. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ekstrakurikuler drumband bukan hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga merupakan media pendidikan musikal yang bermakna untuk menumbuhkan kepekaan musikal pada anak usia dini.
Analisis Kesiapan Guru dalam Menerapkan Pendekatan Deep Learning untuk Pembelajaran Homeschooling Anisa Ruhi Shabrina; Liza Satria; Suhaila Putri Siregar; Winara Winara
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5954

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kesiapan guru dalam menerapkan pendekatan Deep Learning untuk pembelajaran Homeschooling. Dalam konteks homeschooling yang fleksibel, pendekatan ini mendorong peserta didik menjadi subjek aktif yang didorong untuk tidak hanya menguasai literasi dasar, tetapi juga mengembangkan kompetensi abad ke-21. Alat dan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif untuk memperoleh pemahaman komprehensif mengenai kesiapan guru dalam menerapkan pendekatan deep learning pada pembelajaran homeschooling di PKBM Homeschooling Medan Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga teknik utama, yaitu wawancara mendalam, observasi partisipatif dan studi dokumentasi. Hasil yang didapatkan guru PKBM HomeschoolingMedan Timur telah merancang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian materi tetapi juga menekankan pengembangan keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis, kreativitas dan kemandirian belajar. Penerapan pendekatan deep learning di PKBM HomeschoolingMedan Timur telah menunjukkan hasil yang positif dalam mengembangkan pengalaman belajar yang berarti, mendalam dan sesuai dengan kebutuhan setiap siswa. Kesimpulan penelitian, guru di PKBM Homeschooling Medan Timur memiliki kesiapan yang baik dalam menerapkan pendekatan deep learning. Kesiapan tersebut terlihat dari kemampuan guru dalam merancang kurikulum berbasis kompetensi, menyusun tujuan pembelajaran yang mendorong pemikiran kritis serta memanfaatkan sumber belajar autentik di lingkungan sekitar..

Page 11 of 156 | Total Record : 1557