cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Model Ekosistem Digital Terintegrasi Melalui Web Commerce Dan Media Sosial Dalam Meningkatkan Kinerja Penjualan Jasa Percetakan Anggriani Syahputri; Bayu Winata; Dhea Ayu Syafitri; Ferdian Ansori; Lyra Aulia Syahbrina; Nanda Rifaldi Lubis; Nurhafis Oktaviani; Sania Shanti Dewi; Sarmila Sarmila; Suci Rahmadani Sitorus; Try Santi Kisria Darsih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7759

Abstract

The development of digital technology encourages printing service businesses to adapt by utilizing an integrated digital ecosystem. This study aims to analyze the implementation of a digital ecosystem model based on web commerce and social media in improving the sales performance of printing services. The research method used is a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and literature studies. The results indicate that the integration of web commerce and social media can increase market reach, service efficiency, and sales volume of printing services. This study concludes that an integrated digital ecosystem model can be an effective strategy to enhance the competitiveness of printing service businesses in the digital era.
Peran Radio Kampus sebagai Media Pembelajaran Praktik Penyiaran bagi Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Winda Kustiawan; Zulfan Affandi; Nanda Risani Raqiqah; Rizky Adi Canra; Muhammad Al Fazar; Muhammad Syarif Harefa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media penyiaran menuntut mahasiswa bidang komunikasi tidak hanya menguasai aspek teoritis, tetapi juga memiliki kompetensi praktis yang memadai. Dalam konteks Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), radio kampus memiliki peran strategis sebagai media pembelajaran praktik penyiaran yang berbasis pengalaman langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran radio kampus sebagai media pembelajaran praktik penyiaran bagi mahasiswa KPI serta kontribusinya dalam membentuk kompetensi teknis, komunikatif, dan nilai-nilai keislaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan dilaksanakan di radio kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Informan penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, yaitu mahasiswa KPI-yang aktif terlibat dalam kegiatan radio kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa radio kampus berfungsi sebagai learning laboratory yang memungkinkan mahasiswa mengintegrasikan teori dan praktik melalui keterlibatan langsung dalam proses produksi siaran. Selain meningkatkan keterampilan teknis dan non-teknis penyiaran, radio kampus juga berperan dalam pembentukan etika media, tanggung jawab sosial, serta internalisasi nilai-nilai dakwah Islam. Meskipun demikian, optimalisasi peran radio kampus masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan fasilitas dan pengelolaan, sehingga diperlukan dukungan institusional dan integrasi yang lebih kuat dengan kurikulum KPI.
A Semiotic Analysis of Traditional Carvings in Traditional Houses of Orahili Sibohou Village, Gomo, South Nias Afore Harefa; Clara Triliana; Maria Halawa; Anjelina Ndruru
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7762

Abstract

The study purpose was to uncover the semiotic meanings of traditional carvings in Nias traditional houses (Omo Hada) in Orahili Sibohou Village, Gomo, and to compare the visual and social characteristics between noble houses (Balugu/Si’ulu) and commoner houses (Banua Sato). Materials and methods. This research employs a descriptive qualitative method with a semiotic approach. Primary data were gathered through direct observation of a 500-year-old traditional house and in-depth interviews with the customary leader and heir of the Balugu house, Mr. Tandröziduhu Telaumbanua. The study is further supported by a literature review of Nias language and literature, comparative statements from residents of Tumöri Village, and curatorial perspectives from the Museum Pusaka Nias. Results. The results indicate that carvings on Balugu houses serve as representations of power, social status, and historical achievements through traditional feasts (Owasa). Semiotically, the use of high-quality Siholi wood and exclusive motifs signifies a rigid class hierarchy. In contrast, commoner houses possess limited carvings due to financial constraints and customary regulations. Although motifs such as Ni’olasara can theoretically be placed in various types of houses, the practice in Orahili Sibohou demonstrates that the complexity and placement of carvings remain the primary markers of social status. Conclusions. The study concludes that carvings and megalithic objects in Gomo are vital artifacts documenting the Fondrako (customary law system) and Nias cultural identity. These carvings function not merely as decoration, but as a visual language that maintains social structure and historical continuity despite ongoing social shifts in the community.
Peran Komite Sekolah Dalam Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di SDN 1 Kanoman Yulinda Anggun Prasasti; Sofwan Adi Putra; Arman Arman; Juhri Abdul Mu’in
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7764

Abstract

This study aims to analyze the role of the School Committee in the implementation of School-Based Management at SDN 1 Kanoman. School-Based Management emphasizes greater autonomy for schools as well as the principles of participation, transparency, and accountability in educational management. This research employed a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation studies involving the principal, teachers, and school committee members as the main sources of information. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source and technique triangulation. The results indicate that the School Committee has carried out its roles as an advisory body, supporting body, controlling body, and mediator. However, the implementation has not been fully optimal, as the committee’s role is still mainly focused on administrative matters and financial support. This study concludes that strengthening understanding and continuous capacity building are necessary to enhance the effectiveness of the School Committee’s role in School-Based Management.
The Effects of Group Counseling Utilizing Narrative Therapy on Self-Efficacy in Adolescence: Quasi-Eksperimental Method Robiatul Adawiyah; Arga Satrio Prabowo; Raudah Zaimah Dalimunthe
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh konseling kelompok dengan pendekatan narrative therapy dalam meningkatkan self-efficacy siswa kelas XI IPA di MAN 2 Tangerang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimen pre-test post-test non-equivalent control group design. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 103 siswa kelas XI IPA. Sampel penelitian yang dilibatkan dalam penelitian ini yaitu 14 siswa dengan kategori self-efficacy rendah, setiap kelompok terdiri dari 7 siswa. Hg=[gKelompok eksperimen mendapatkan intervensi konseling kelompok dengan narrative therapy sedangkan kelompok kontrol diberikan intervensi konseling kelompok secara konvensional. Penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik deskriptif, analisis uji hipotesis (Mann Whitney). Setelah diberikan treatment, diperoleh rata-rata persentase peningkatan pada kelompok eksperimen sebesar 48%, sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata persentase peningkatan sebesar 27,5%. Hasil penelitian uji mann-whitney menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) diperoleh sebesar 0,002 yang lebih kecil dari taraf syarat pengambilan keputusan uji Mann Whiney sebesar 0,05. Berdasarkan nilai uji hipotesis tersebut terlihat adanya perbedaan antara dua kelompok, sehingga pemberian terapi naratif ini terbukti efektif dalam meningkatkan self-efficacy pada siswa kelas XI di MAN 2 Tangerang tahun ajaran 2025/2026.
Nilai-Nilai Moderasi Beragama Pada Film Animasi Jumbo dan Implikasinya bagi Pendidikan Islam Yurita Erviana; Robingun Suyud El Syam; Roni Muslikah; Salis Wahyu Hidayati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7767

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moderasi beragama pada film animasi Jumbo dan im, dimana penelitian sebelumnya belum spesifik terhadap aspek tersebut. Artikel ini ialah hasil temuan dari jenis riset kualitatif dengan analisis deskriptif, guna mendeskripsikan masalah menjadi temuan dari data terkait naskah dan tulisan terkait. Temuan menunjukkan bahwa melalui pendekatan dekomodifikasi agama, film animasi Jumbo menekankan nilai-nilai moderasi beragama melalui penghormatan terhadap martabat manusia, toleransi, dan inklusi, tanpa mempromosikan agama tertentu. Dengan fokus pada tema-tema universal dan menghindari agama, film ini dapat membantu menciptakan ruang diskusi yang aman dan terbuka tentang berbagai isu, termasuk isu-isu keagamaan, tanpa memaksakan pandangan agama tertentu. Implikasinya bagi pendidikan Islam adalah membantu membangun pemahaman yang lebih luas dan inklusif, mendorong pemahaman tentang nilai-nilai Islam yang menekankan toleransi, dan memberikan contoh konkret tentang bagaimana hidup berdampingan dengan berbagai agama. Riset ini diharapkan menjadi sudut pandang baru bagaimana film animasi dapat menjadi media pendidikan yang efektif untuk mengajarkan nilai-nilai moderasi beragama dan menginspirasi anak-anak untuk menjadi warga negara yang toleran dan damai.
Sejarah Kononisasi Hingga Digitalisasi Hadis Fasthabiqul Ambiya Harahap; Rahmi Syahriza; Tonang Lubis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri perkembangan metode penulisan hadis dari masa Nabi Muhammad ﷺ hingga era digital, dengan fokus pada praktik para muhaddisin dalam menyusun, mendokumentasikan, dan menyalurkan sunnah Nabi. Kajian ini menunjukkan bahwa transmisi hadis mengalami evolusi metodologis yang signifikan, mulai dari periwayatan oral yang terkontrol pada masa Nabi, catatan pribadi dan seleksi periwayat pada masa sahabat, kodifikasi awal dan verifikasi sanad pada periode tabi‘in, hingga kanonisasi kitab-kitab hadis utama yang menetapkan standar ilmiah dan epistemologis. Masa jumūd menandai fase pendalaman melalui syarḥ dan ḥāsyiyah tanpa inovasi besar, sedangkan era modern dan kontemporer menghadirkan transformasi digital yang memungkinkan penyebaran, analisis, dan akses hadis secara global melalui aplikasi, database, dan platform daring. Hasil penelitian menegaskan bahwa perkembangan metode penulisan hadis tidak hanya mencerminkan kontinuitas ilmu dan validitas epistemologis, tetapi juga adaptasi terhadap konteks sosial, budaya, dan teknologi pada setiap periode sejarah, sehingga sunnah Nabi ﷺ tetap relevan, autentik, dan dapat dijadikan pedoman moral, sosial, dan keilmuan bagi umat Islam di setiap zaman.
Implementation of the K-Nearest Neighbor Method in a Web-Based Creditworthiness Decision Support System in Employee Cooperatives Nita Cahyani; Rahmat Irsyada; Hidayah Maulida
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Republic of Indonesia Employees' Cooperative (KPRI) was established as a legal entity based on the principles of family and people's economy, with a primary mandate to improve the welfare of its members. In its operations, savings and loan units are a crucial service. However, the cooperative's financial sustainability often faces serious challenges in the form of the risk of losses due to bad debts from debtors. This problem indicates that conventional methods for assessing prospective borrowers are often inaccurate and risk subjective, necessitating the need for stronger and more systematic criteria as a basis for decision-making. This research aims to address these issues by developing a Decision Support System (DSS) for loan eligibility. Through literature review and the collection of historical member transaction data, this research implements the K-Nearest Neighbor (K-NN) algorithm. This method was chosen for its ability to classify new loan eligibility based on similarity patterns (shortest distance) to previous customer data. The research results show that integrating the K-NN algorithm into the decision support system has a significant positive impact. The system has proven capable of providing classification recommendations that assist cooperative staff in processing loan applications according to predetermined criteria. System testing yielded a feasibility rate of 88%, indicating excellent performance. Overall, it can be concluded that the implementation of the K-NN method in KPRI loan approval processes makes the selection process more objective, accurate, and time-efficient compared to manual methods. This system is suitable for implementation as a strategic solution to minimize the risk of bad debt and maintain the financial stability of cooperatives.
Peningkatan Kesehatan Masyarakat Melalui Program Senam Sehat Terstruktur di Lingkungan Masyarakat Perumahan Makarya Binangun, Sidoarjo Sudarso Sudarso; Yayu Sriwahyuni; Era Fasira
Journal of Innovative and Creativity Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7775

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat melalui program senam sehat terstruktur berbasis komunitas di Perumahan Makarya Binangun, Sidoarjo. Kegiatan dilaksanakan pada Maret–Mei 2023 dengan melibatkan 40 peserta yang mayoritas berusia di atas 40 tahun. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pengorganisasian komunitas, dengan melibatkan warga sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Program meliputi koordinasi dengan pengurus RW, identifikasi peserta dan kebutuhan, pelaksanaan senam sehat rutin dua minggu sekali pada hari Minggu pagi, edukasi kesehatan singkat, monitoring kebugaran dan kehadiran, serta pendampingan dan evaluasi. Pengukuran kebugaran dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan kondisi peserta sebelum dan setelah mengikuti rangkaian kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kebugaran masyarakat, ditandai dengan meningkatnya proporsi peserta yang tergolong lebih bugar dari sekitar 40% menjadi 70%. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya kebiasaan olahraga bersama, meningkatnya kesadaran hidup sehat, serta penguatan peran kader warga. Program ini efektif sebagai upaya promotif-preventif berbasis komunitas.
Penguatan Partisipasi Warga melalui Program Gotong Royong Terpadu di Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono Sudarso Sudarso; Yayu Sriwahyuni; Irawan Irawan; Maria Ulfa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i1.7777

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat partisipasi warga melalui Program Gotong Royong Terpadu di Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah menurunnya keterlibatan warga dalam kegiatan gotong royong serta belum terorganisasinya aksi kolektif secara berkelanjutan. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan pengorganisasian komunitas dengan mengombinasikan edukasi partisipatif dan aksi langsung di lapangan. Kegiatan dilaksanakan melalui dua tahap utama, yaitu sosialisasi dan pemberian materi yang dilakukan pada tanggal 14 dan 28 Oktober 2023, serta praktik kerja bakti gotong royong pada tanggal 11 November 2023. Subjek pengabdian melibatkan 35 warga Desa Plumbungan yang berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan, pemetaan lokasi prioritas, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesiapan partisipasi warga dari sekitar 30% sebelum kegiatan menjadi 75% setelah kegiatan. Selain menghasilkan perbaikan kondisi lingkungan, program ini juga mendorong perubahan sosial berupa meningkatnya kesadaran kolektif, komunikasi antarwarga, dan komitmen masyarakat untuk melanjutkan kegiatan gotong royong secara mandiri dan berkelanjutan.