cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Teori Dasar, Sejarah Dan Gagasan Pendidikan Multikultural Julhadi Julhadi; Joni Darma Fitra; Zul Akhyar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara majemuk menghadapi tantangan serius seperti prasangka, diskriminasi, dan konflik sosial, yang diperparah oleh ketidakmampuan pendidikan konvensional dalam merespons keragaman. Oleh karena itu, pendidikan multikultural hadir sebagai solusi strategis untuk membangun kohesi sosial dan karakter bangsa yang inklusif serta toleran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis landasan teori, sejarah, dan gagasan inti pendidikan multikultural. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dari sumber-sumber sekunder seperti buku, jurnal ilmiah, dan publikasi akademik terpercaya, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif dan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural berlandaskan pada teori yang menekankan kesetaraan, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap keragaman. Secara historis, gerakan ini berakar dari perjuangan hak sipil di Amerika Serikat dan telah diadaptasi ke dalam konteks Indonesia melalui kurikulum nasional. Gagasan intinya meliputi equity pedagogy, pemberdayaan kelompok kultural, dan pendidikan untuk keadilan sosial. Jadi, kajian ini menegaskan bahwa pendidikan multikultural bukan hanya sebuah pendekatan pedagogis, melainkan sebuah fondasi penting untuk membentuk masyarakat demokratis yang harmonis dan berkeadilan sosial di tengah kompleksitas keberagaman.
PENGARUH CELEBRITY ENDORSEMENT CREDIBILITY DAN GREEN BRAND IMAGE TERHADAP GREEN PURCHASE INTENTION PRODUCT MICELLAR CLEANSING WATER GARNIER DENGAN GREEN PERCEIVED VALUE SEBAGAI MEDIASI Dwi Yulianti Nur Halizah; Nurhidayati Nurhidayati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7720

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh celebrity endorsement credibility dan green brand image terhadap green purchase intention dengan green perceived value sebagai mediasi. Metode yang digunakan yaitu dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 97 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Celebrity Endorsement Credibility berpengaruh positif signifikan terhadap Green Perceived Value, Green Brand Image berpengaruh positif signifikan terhadap Green Perceived Value, Celebrity Endorsement Credibility berpengaruh positif signifikan terhadap Green Purchase Intention, Green Brand Image tidak berpengaruh positif signifikan terhadap Green Purchase Intention, Green Perceived Value berpengaruh positif signifikan terhadap Green Purchase Intention, Green Perceived Value mampu memediasi pengaruh tidak langsung Celebrity Endorsement Credibility terhadap Green Purchase Intention, dan Green Perceived Value mampu memediasi pengaruh tidak langsung Green Brand Image terhadap Green Purchase Intention.
Tanggung Jawab Hukum Penerima Fidusia atas Eksekusi Jaminan Fidusia yang Melampaui Batas Kewenangan (Studi Kasus Putusan Nomor 8/Pdt.G.S/2024/PN.Mtr) Rensi Rensi; Andika Wijaya; Satriya Nugraha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik eksekusi jaminan fidusia dalam pembiayaan konsumen masih kerap menimbulkan permasalahan hukum khususnya ketika dilakukan secara sepihak oleh penerima fidusia melalui pihak ketiga tanpa prosedur hukum yang sah. Kondisi ini semakin relevan untuk dikaji setelah adanya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019 yang menegaskan bahwa eksekusi jaminan fidusia tidak dapat dilakukan secara serta merta tanpa kesepakatan mengenai wanprestasi dan penyerahan objek jaminan secara sukarela atau tanpa penetapan pengadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis batas kewenangan penerima fidusia dalam melakukan eksekusi jaminan fidusia serta bentuk tanggung jawab hukum yang timbul akibat eksekusi yang melampaui kewenangan dengan studi kasus Putusan Pengadilan Negeri Mataram Nomor 8/Pdt.G.S/2024/PN.Mtr. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan konseptual dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksekusi jaminan fidusia yang dilakukan tanpa memenuhi syarat hukum merupakan perbuatan melawan hukum yang menimbulkan tanggung jawab perdata bagi penerima fidusia termasuk tanggung jawab atas tindakan debt collector sebagai perpanjangan tangan kreditur. Putusan a quo memperkuat perlindungan hukum bagi debitur dan menegaskan bahwa efisiensi pembiayaan tidak dapat mengesampingkan prinsip due process of law dalam hukum perdata.
THE USE OF ROLE PLAY TO IMPROVE SPEAKING SKILL AT EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 2 SIBORONGBORONG Rekolina Siahaan; Mariati Saragih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7722

Abstract

This Research about the improvement of students’ achievement in speaking for the eighth grade students in SMP Negeri 2 Siborongborong by using Role Play. Role Play is the method that helps the teacher to relate between the materials with the real situation and invited the students to make a relation between their knowledge with how to do it in their lives. Role Play has positive effect to improve students’ skill in speaking and make students more active and know the meaning of what they learned to their lives. This research was conducted by applying Classroom Action Research in two cycles, that is cycle I, and cycle II. Each of the cycle was done in four stages, namely plan, action, observation, and reflection. The instrument for collecting data was oral test. The problem was found in cycle I, some of students there still have difficulties in speaking and bored learn English. In cycle II, all students feel enjoy and happy, it means that they have an improving of their speaking. The subject of this study was one class in the eighth grade students of SMP Negeri 2 Siborongborong. There are 38 students that participated. The qualitative and quantitative data were gathered by administrating oral test and diary notes. The result of quantitave data obtained that the score of students improved from cycle I, and cycle II which the mean of the first cycle was 65.68, the second cycle was 80.97. The result of qualitative data described that the use of Role Play to improve the students’ speaking ability.
Game Online sebagai Ruang Emosional: Peran Roblox dalam Dukungan Sosial dan Tantangan Keamanan Anak Sitti Nur Azizah; Aprilliana Wanda Nur Utami; Layya Aulia Cesar; Difany Agustina Sihombing
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7723

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran Roblox sebagai ruang emosional bagi anak usia 9-14 tahun melalui dinamika dukungan sosial dan tantangan keamanan, menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan wawancara mendalam, observasi, dan analisis tematik Braun & Clarke (2006). Temuan utama mengungkap transisi emosional dari isolasi ke koneksi inklusif via empat jenis dukungan Cohen & Wills (1985) emosional (curhat empati), instrumental (kolaborasi mabar), informasional (saran game), dan appraisal (umpan balik positif) yang dikuatkan fitur Roblox seperti multiplayer maps dan chat voice/text, meningkatkan kesejahteraan, literasi emosi, serta identitas digital.​ Namun, risiko seperti toxic chat, grooming, dan konten sugestif melemahkan buffer hypothesis Cohen & Wills, memicu kecemasan yang dimitigasi agency anak (curhat ke teman/orang tua) dan pengawasan orang tua (parental controls). Konteks Indonesia diperkuat regulasi KPAI dan larangan Mendikdasmen Abdul Muti, selaras UNICEF (2021). Implikasi mencakup rekomendasi desain platform responsif, literasi digital sekolah, dan kebijakan holistik untuk ekosistem game ramah anak
Peran Efektivitas Sistem Informasi dalam Memperkuat Tata Kelola Keuangan pada Instansi Pemerintah Ari Hadi Prasetyo; Iwan Darmawansyah; Nurlela Nurlela
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7728

Abstract

Digital transformation in the public sector requires financial information systems to not only function administratively, but also to strengthen transparency, accountability, and control. In practice, these benefits do not always materialise if the system is not effective for users, thus requiring empirical studies to assess its role in financial governance. This study aims to analyse the effect of Information System Effectiveness on Financial Governance in public sector financial management agencies in Indonesia. The research uses a quantitative approach with an explanatory type and a cross-sectional survey design. The research population consists of all employees involved in financial management and using financial information systems in the agencies studied. The sampling technique uses purposive sampling with the criteria of active users of financial information systems, resulting in a sample of 120 respondents. Data were collected through a Likert scale questionnaire and analysed using PLS SEM with the help of SmartPLS through measurement model and structural model evaluation. The results show that information system effectiveness plays a role in strengthening financial governance because it supports the availability of more accurate, consistent, and timely information, thereby improving the orderliness of financial reporting, supervision, and control. The implications of this study emphasise the importance of improving information quality, system integration, and user training support in order to strengthen and sustain financial governance.
Employee Engagement Culture and Positive Work Behavior as Drivers of Organizational Success: A Systematic Literature Review Nur Atika Yuniarti; Puji Setya Sunarka; Ryan Arya P; Atika Mutiarachim; Fika Ulfa W
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7729

Abstract

The study purpose of the research is to analyze the role of employee engagement culture in fostering positive work behavior and increasing organizational success. Employee engagement has become a human resource phenomenon in organizations in a dynamic business environment in the era of digital transformation. Employee involvement is not only an individual psychological state, but a very strong attachment to organizational culture and forms positive work behavior so that it can increase organizational success. However, previous studies still found several gaps, namely employee engagement and positive work behavior separately without providing an integrative understanding of how an engagement-oriented culture translates into sustainable organizational results. Materials and methods. Used a Systematic Literature Review (SLR) with the PRISMA framework, 38 peer-reviewed articles indexed in Scopus and accredited by Sinta, published between 2022 and 2025. Results. Employee engagement culture is strategic organizational resource, positive work behavior was a mediating role to increase organizational success, and organizational success must applied human resource performance, innovation, sustainability, and employee well-being. Conclusions. This study contributes to develop conceptual framework of engagement culture, positive work behavior, and organizational success. This research provides practice literacy for managers and policymakers to design inclusive, trust-based, and adaptive engagement strategies. Future research is proposed for empirical testing across sectors and cultural contexts.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL DAN SITUASIONAL TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PT LYG GARMENT MAJALENGKA, INDONESIA Miya Zahraningrum; Nazwa Putria; Reza Jatmiko; Keke Shabrina Nurmalitasari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7732

Abstract

Dalam industri garmen yang kompetitif, pengelolaan sumber daya manusia yang efektif krusial untuk mencapai target organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transaksional dan situasional terhadap motivasi kerja karyawan PT LYG Garment Indonesia, Majalengka. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal, penelitian menerapkan saturated sampling terhadap 68 karyawan melalui kuesioner online (skala Likert 1-5). Analisis data menggunakan regresi linier berganda via SPSS, meliputi uji asumsi klasik, validitas-reliabilitas (Cronbach's α = 0,922), uji t parsial, dan uji F simultan. Hasil menunjukkan kepemimpinan transaksional (t = 5,369, p < 0,05) dan situasional (t = 3,755, p < 0,05) berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja secara parsial maupun simultan (F = 40,425, p < 0,05). Temuan mengkonfirmasi efektivitas pendekatan kepemimpinan hybrid pada industri garmen berbasis tenaga kerja muda. Manajemen disarankan mengintegrasikan sistem penghargaan berbasis kinerja dengan strategi coaching adaptif.
A Semiotic Analysis of Traditional Carvings in Traditional Houses of Orahili Sibohou Village, Gomo, South Nias Afore Harefa; Clara Harefa; Maria Halawa; Anjelina Ndruru
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7734

Abstract

This study aims to uncover the semiotic meanings of traditional carvings in Nias traditional houses (Omo Hada) in Orahili Sibohou Village, Gomo, and to compare the visual and social characteristics between noble houses (Balugu/Si’ulu) and commoner houses (Banua Sato). The research employs a descriptive qualitative method with a semiotic approach. Primary data were gathered through direct observation of a ±500-year-old traditional house and in-depth interviews with the customary leader and heir of the Balugu house, Mr. Tandröziduhu Telaumbanua (A. Uco). The study is further supported by a literature review of "Bahasa dan Sastra Nias" (Zendratö, 2003), comparative statements from residents of Tumöri Village, and curatorial perspectives from the Museum Pusaka Nias tour guide, Filemon Soalisökhi Hulu. The results indicate that carvings on Balugu houses serve as representations of power, social status, and historical achievements through traditional feasts (Owasa). Semiotically, the use of high-quality Siholi wood and exclusive motifs signifies a rigid class hierarchy. In contrast, commoner houses possess limited carvings due to financial constraints and customary regulations. Although motifs such as Ni’olasara can theoretically be placed in various types of houses, the practice in Orahili Sibohou demonstrates that the complexity of carvings remains the primary marker of social status. The study concludes that carvings and megalithic objects in Gomo are vital artifacts documenting the Fondrako (customary law system) and Nias cultural identity, which remains significant despite ongoing social shifts.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengetahuan Ibu Mengenai Upaya Pencegahan Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Koja Nadya Wahyuningsih; Titik Setiyaningrum; Ira Kusumawati; Rahayu Maharani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang terjadi akibat kekurangan asupan gizi dalam jangka panjang,terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Salah satu faktor yang berperan penting dalam upaya pencegahan stuntingadalah tingkat pengetahuan ibu, yang dipengaruhi oleh pendidikan, pengalaman, dan ekonomi keluarga.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan ibu mengenai upayapencegahan stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Koja. Jenis penelitian ini menggunakan desainkuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 81 ibu balita. Pengambilan sampelmenggunakan rumus Slovin dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dandata dianalisis menggunakan uji Spearman Rank.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki upaya pencegahan stunting pada kategori baik(67,9%), pendidikan ibu berada pada kategori menengah (64,2%), pengalaman ibu berada pada kategori cukup (55,6%),dan kondisi ekonomi keluarga berada pada kategori baik (75,3%). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubunganantara pengalaman ibu dan ekonomi keluarga dengan upaya pencegahan stunting pada balita dengan nilai p-value masingmasing sebesar 0,007<0,05 dan 0,000<0,05. Sementara itu, pendidikan ibu tidak menunjukkan hubungan dengan upayapencegahan stunting pada balita dengan nilai p-value sebesar 0,124>0,05.Oleh karena itu, peningkatan edukasi kesehatan bagi ibu serta dukungan ekonomi keluarga sangat diperlukan sebagaistrategi dalam pencegahan stunting secara berkelanjutan.