cover
Contact Name
Azka Muharam
Contact Email
azkamuharam30@gmail.com
Phone
+6287817753084
Journal Mail Official
rivierajmi@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Palm Asri Pasalakan Blok C Nomor 5 Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Multidisiplin Indonesia
Published by Riviera Publishing
ISSN : 29649048     EISSN : 29632900     DOI : 10.58344
Journal Multidisiplin Indonesia is an national /scientific journal, double-blind peer-reviewed, open acces journal published monthly by CV Riviera Publishing. Journal Multidisiplin Indonesia provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be empirically examined. The journal publishes research articles covering all aspects of social sciences, ranging from Management, Education, Economics, Culture, Law and Sains that belong to the social context
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 734 Documents
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Metode SAS Disertai Canva untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca dan Menulis Permulaan pada Siswa Kelas 1 SD Siti Maryam; Lukman Nulhakim
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i7.2883

Abstract

Rendahnya kemampuan membaca dan menulis permulaan pada siswa kelas awal sekolah dasar masih menjadi masalah fundamental dalam pendidikan dasar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran menggunakan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) yang dipadukan dengan media digital Canva guna meningkatkan keterampilan literasi awal siswa kelas 1 SD. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall yang dimodifikasi serta model ADDIE untuk pengembangan media. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru, angket validasi ahli, dan uji coba terbatas yang dilaksanakan pada siswa kelas 1 SD Negeri Tanah Tinggi 9 Kota Tangerang. Hasil validasi menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran (Modul Ajar dan LKPD) serta media Canva yang dikembangkan dinyatakan valid dan layak digunakan dengan kategori "baik" hingga "sangat baik". Uji coba terbatas menunjukkan bahwa metode SAS berbantuan Canva efektif meningkatkan kemampuan membaca dan menulis permulaan siswa, dengan rata-rata peningkatan nilai posttest kelas eksperimen (84,95) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (75,95). Penerapan perangkat pembelajaran ini mampu meningkatkan motivasi belajar siswa, kemampuan membaca awal, dan keterampilan dasar menulis. Penggunaan media Canva menjadikan proses pembelajaran lebih interaktif dan menarik, sehingga terjadi peningkatan literasi siswa secara lebih signifikan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode SAS berbantuan Canva sebagai alternatif pembelajaran literasi awal yang inovatif dan menyenangkan bagi siswa kelas 1 SD.
Pengaruh Content Marketing dan Social Media Terhadap Peningkatan Keputusan Berkunjung Pasien di Klinik Orthophysio Makassar Ita Rizky Rustam; Ratna Dewi; Ackhriansyah Achmad Gani
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i8.2814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content marketing dan social media terhadap peningkatan keputusan berkunjung pasien di Klinik Orthophysio Makassar, mengingat persaingan antar-klinik fisioterapi yang semakin ketat mendorong pentingnya strategi pemasaran digital yang tepat sasaran dalam menarik dan mempertahankan pasien. Data penelitian diperoleh melalui tiga metode utama, yaitu penyebaran kuesioner secara langsung kepada pasien, observasi lapangan terhadap aktivitas pemasaran klinik, serta studi kepustakaan sebagai landasan teori. Analisis data menggunakan teknik analisis kuantitatif dengan pendekatan regresi linear berganda yang berbantuan perangkat lunak SPSS 26 untuk menguji pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat. Jumlah sampel penelitian sebanyak 100 responden yang ditentukan dengan menerapkan rumus Slovin dari populasi pasien Klinik Orthophysio Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel content marketing secara parsial berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap keputusan berkunjung, sehingga hipotesis pertama (H1) ditolak, yang mengindikasikan bahwa konten pemasaran saja belum cukup kuat memengaruhi keputusan pasien secara statistik. Sebaliknya, variabel social media secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung, sehingga hipotesis kedua (H2) diterima, menunjukkan bahwa keberadaan dan aktivitas klinik di platform social media memiliki peran nyata dalam mendorong keputusan pasien untuk berkunjung. Penelitian ini mengindikasikan bahwa content marketing yang informatif dan edukatif belum cukup mendorong keputusan berkunjung apabila tidak didukung oleh strategi distribusi melalui social media yang efektif. Dengan demikian, Klinik Orthophysio Makassar disarankan agar tidak hanya berfokus pada kualitas konten, tetapi juga memperkuat strategi penyebaran konten tersebut melalui berbagai platform social media agar jangkauan dan dampaknya terhadap keputusan berkunjung pasien dapat lebih optimal dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
The Authenticity Crisis: A Systematic Review of Trust Erosion in Human vs. AI Influencers Tjio Mitchello Evan; Renita Kristiani; Maria Risya Maharani
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i8.2815

Abstract

The rapid integration of Artificial Intelligence into social media has disrupted the digital marketing environment, creating an authenticity crisis that affects both human and AI influencers as audiences struggle to distinguish genuine engagement from manufactured content. This study aims to synthesize the drivers of trust erosion and compare the perception of authenticity between Human and AI influencers, ultimately proposing a framework for their coexistence within contemporary marketing practice. Utilizing a Systematic Literature Review following the PRISMA 2020 guidelines, this research analyzed a final dataset of 31 articles sourced from the Scopus database and published between 2020 and 2026. The findings reveal a dual trust challenge: human influencers lose credibility through hyper-commercialization and deceptive engagement metrics, while AI influencers face scepticism due to the uncanny valley effect and the hidden motives of their creators. Consequently, the concept of authenticity is bifurcating; human influencers are expected to demonstrate emotional authenticity through real and unscripted moments, whereas AI influencers are valued for functional authenticity, characterized by consistency, reliability, and rationality in the information they provide. These findings suggest that authenticity should no longer be treated as a single, universal standard but rather as a construct that varies according to influencer type. Marketers must therefore adapt to this new environment by ensuring full transparency regarding sponsorships and AI usage, and by strategically deploying each influencer type for distinct purposes: human influencers to build deep emotional connections with audiences, and AI influencers to achieve broad reach and disseminate product information efficiently and consistently at scale.
Pemanfaatan Smart TV dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMA Negeri 6 Palopo Umi Aida; Sunarni Yassa; Megawati Megawati
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i8.2817

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan mendorong sekolah untuk memanfaatkan berbagai media pembelajaran inovatif guna meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Salah satu teknologi yang mulai digunakan adalah Smart TV yang mampu mengintegrasikan unsur audio, visual, dan konektivitas digital untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Smart TV dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila serta mengkaji perannya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMA Negeri 6 Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Smart TV dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penggunaan Smart TV membantu guru menyampaikan materi melalui video, gambar, dan presentasi sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh siswa. Selain itu, penggunaan Smart TV berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran yang ditinjau dari aspek perilaku pendidik, perilaku belajar siswa, kesesuaian materi dan media, iklim pembelajaran, serta sistem pembelajaran. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa Smart TV menjadi media pembelajaran yang efektif dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila, meskipun masih diperlukan optimalisasi fasilitas dan kompetensi guru dalam pemanfaatannya.
Efektivitas Pendekatan Deep Learning dalam Proses Pembelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Siswa Kelas X di SMA Negeri 6 Luwu Aviva A. Malluru; Sunarni Yassa; Megawati
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i8.2818

Abstract

Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut proses pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pemahaman konseptual, serta keterlibatan aktif peserta didik. Namun, pembelajaran Pendidikan Pancasila masih sering menghadapi kendala berupa dominasi metode konvensional yang menyebabkan siswa kurang mampu menghubungkan konsep dengan kehidupan nyata sehingga berdampak pada hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan deep learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMA Negeri 6 Luwu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa kelas X yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji Wilcoxon Signed Ranks Test, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar setelah penerapan pendekatan deep learning. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 69,75 pada pretest menjadi 91,25 pada posttest, dengan tingkat ketuntasan meningkat dari 45% menjadi 95%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001, serta nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,731 yang termasuk kategori tinggi. Penerapan elemen mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan bermakna. Dengan demikian, pendekatan deep learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas X SMA Negeri 6 Luwu.
Analisis Yuridis Penyerahan Surat Keputusan Pengangkatan Aparatur Sipil Negara dalam Perjanjian Kredit Ardi Nugroho; Endang Suprapti
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i8.2821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam perjanjian kredit serta mekanisme penyelesaian apabila terjadi wanprestasi, mengingat praktik ini semakin banyak digunakan dalam pemberian kredit kepada ASN namun belum diatur tegas dalam peraturan perundang-undangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus, guna mengkaji persoalan tersebut secara komprehensif dari sisi norma, konsep, maupun praktik peradilan. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum, putusan pengadilan, dan dokumen hukum lainnya, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan SK ASN sebagai jaminan kredit merupakan praktik yang berkembang dalam dunia perbankan dan didasarkan pada asas kebebasan berkontrak serta ketentuan mengenai jaminan umum dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Namun demikian, secara yuridis SK ASN bukan merupakan objek jaminan kebendaan yang dapat dieksekusi sebagaimana lembaga jaminan yang diakui dalam sistem hukum Indonesia, sehingga kedudukannya rentan menimbulkan ketidakpastian hukum bagi para pihak. Penyerahan SK ASN lebih berfungsi sebagai instrumen administratif dan bentuk tekanan moral agar debitur memenuhi kewajiban pembayaran kredit, bukan sebagai jaminan kebendaan dalam arti yuridis. Dalam hal terjadi wanprestasi, penyelesaian dilakukan melalui upaya nonlitigasi, seperti somasi dan restrukturisasi kredit, maupun litigasi apabila diperlukan, sedangkan pelunasan lebih mengandalkan mekanisme pemotongan gaji atau hak pensiun sesuai ketentuan yang berlaku. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan regulasi kedudukan hukum SK ASN dalam perjanjian kredit serta penerapan prinsip kehati-hatian oleh perbankan, sehingga dapat memberikan kepastian hukum yang lebih jelas dan perlindungan memadai bagi para pihak, baik kreditur maupun debitur.
Analisis Sistem Pemasaran Usaha Ternak Kambing (Studi Kasus Adong Farm Kelurahan Seketeng Kecamatan Sumbawa) Atmam Arbi Pina; Cecep Budiman; Sudirman Sudirman; Asrul Hamdani; Ahmad Yani
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i8.2844

Abstract

Usaha ternak kambing memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan karena permintaan daging kambing untuk konsumsi dan kegiatan keagamaan terus meningkat. Namun, efektivitas pemasaran menjadi faktor kunci dalam menentukan keuntungan yang diterima peternak, terutama pada usaha skala kecil menengah seperti Adong Farm. Penelitian ini menganalisis sistem pemasaran ternak kambing di Adong Farm, Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, dengan fokus pada saluran pemasaran, margin pemasaran, dan efisiensi distribusi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik survei melalui wawancara dan kuesioner terhadap 20 responden yang terdiri dari peternak, pedagang pengumpul, dan pedagang pengecer.. Hasil dari penelitian dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai saluran Pemasaran kambing di tingkat usaha kecil menengah di Kabupaten Sumbawa. Pada penelitian ini analisis margin pemasaran sebesar Rp. 700.000/ ekor dan analisis efisiensi pemasaran sebesar 68,18 % nilai ini menunjukkan bahwa peternak menerima sekitar 68,18% dari harga yang dibayarkan konsumen sehingga termasuk dalam katagori efisien. Berdasarkan hasil pembahasan secara keseluruhan system pemasaran ternak kambing di Adong farm menunjukkan kinerja yang cukup baik. Saluran pemmasaran yang digunakan cukup beragam, margin pemasaran masuh dalam batas wajar, serta efisiensi pemasasran tergolong baik.
Destroyed Lung Akibat Keterlambatan Diagnosis Tuberkulosis Paru pada Usia Produktif Rendy Hendrawinata A; Dewi wahyu fitrina; Irvan Medison; Dessy Mizarty
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i8.2850

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru dengan keterlambatan diagnosis pada usia produktif dapat menyebabkan berbagai komplikasi berat yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas hidup pasien. Laporan kasus ini bertujuan untuk menyoroti dampak klinis keterlambatan diagnosis TB paru yang berkembang menjadi destroyed lung pada pasien usia muda, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keterlambatan tersebut. Penelitian ini merupakan studi laporan kasus (case report) dengan pendekatan deskriptif-naratif pada seorang laki-laki usia 26 tahun yang dirawat di RSUP Dr. M. Djamil Padang sejak November 2024 hingga Mei 2025. Data diperoleh secara retrospektif melalui penelusuran rekam medis. Pasien datang dengan keluhan sesak napas progresif dan batuk kronik selama satu tahun, dengan riwayat penolakan pemeriksaan dahak di layanan primer. Pemeriksaan menunjukkan efusi pleura kiri (kadar ADA 62 U/L) dan hasil TCM sputum MTB detected high tanpa resistensi rifampisin. Komplikasi berkembang menjadi hidropneumotoraks yang memerlukan pemasangan chest tube, dengan gambaran CT scan menunjukkan kerusakan parenkim paru yang luas (destroyed lung). Setelah menjalani enam bulan pengobatan Obat Anti Tuberkulosis (OAT), pasien dinyatakan sembuh secara mikrobiologis (BTA negatif), namun masih mengalami gangguan fungsi paru obstruksi dan restriksi sedang serta gangguan difusi sedang yang menetap. Keterlambatan diagnosis TB, yang disebabkan oleh rendahnya kesadaran pasien, stigma sosial, dan keterbatasan deteksi dini, berkontribusi pada komplikasi ireversibel seperti destroyed lung. Deteksi dini dan penguatan sistem skrining sangat penting untuk mencegah kerusakan paru permanen, terutama pada kelompok usia produktif seperti pasien ini. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya intervensi berbasis komunitas dan penguatan kapasitas tenaga kesehatan di fasilitas primer guna mengurangi angka keterlambatan diagnosis TB di Indonesia.
Filsafat Hukum dan Filsafat Hukum Islam - Daa107 Edwin Darmawansyah; Rahmat Syafii; Nandang Sambas; Panji Alam
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i8.2852

Abstract

Ketidakpastian hukum yang dihadapi dokter dalam tindakan medis darurat di Indonesia, sebagaimana tercermin dalam inkonsistensi antara Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor 365 K/Pid/2012 dan Putusan Peninjauan Kembali Nomor 79 PK/Pid/2013, menimbulkan urgensi untuk mengkaji secara filosofis perlunya hak imunitas hukum bagi dokter melalui penerapan Good Samaritan Law. Artikel ini bertujuan menganalisis urgensi hak imunitas tersebut dengan menggunakan dua kerangka filsafat hukum sekaligus, yang dipandang saling melengkapi mengingat karakter sistem hukum Indonesia yang plural dan berakar pada berbagai tradisi pemikiran, yaitu filsafat hukum Barat, melalui teori keadilan John Rawls, teori utilitarianisme Jeremy Bentham, dan teori tujuan hukum Gustav Radbruch yang menekankan keseimbangan antara kepastian, kemanfaatan, dan keadilan, serta filsafat hukum Islam, melalui konsep maqashid syariah, khususnya hifz an-nafs (perlindungan jiwa) sebagai salah satu tujuan primer syariat, dan kaidah fikih al-darurat tubih al-mahzurat (kondisi darurat membolehkan yang dilarang) serta al-dharar yuzal (bahaya harus dihilangkan). Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan filosofis (philosophical approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach), yang menelaah bahan hukum primer, sekunder, dan literatur filsafat hukum secara sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa hak imunitas dokter dalam tindakan darurat memiliki landasan filosofis yang kuat baik dari perspektif Barat maupun Islam, di mana keduanya secara konsisten menempatkan perlindungan nyawa dan keselamatan pasien sebagai nilai tertinggi yang harus diutamakan atas risiko hukum bagi penolong. Kedua kerangka tersebut, alih-alih bertentangan, justru saling memperkuat argumentasi bagi rekonstruksi regulasi yang berorientasi pada kepastian hukum sekaligus keadilan substantif bagi dokter di Indonesia, sekaligus menjadi dasar bagi perumusan kebijakan yang lebih protektif terhadap tenaga medis.
Seleksi dan Karakterisasi Isolat Bakteri Termofilik Penghasil Biosurfaktan Dari Minyak Bumi Untuk Pengembangan Teknologi Microbial Enhanced Oil Recovery Rica Denis; Ari Femi Agustiya
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i8.2853

Abstract

Peningkatan perolehan minyak bumi dari sumur tua menjadi salah satu tantangan dalam industri perminyakan karena sebagian cadangan minyak masih tertinggal di dalam reservoir setelah proses produksi konvensional. Metode konvensional hanya mampu mengambil sekitar sepertiga dari cadangan minyak awal, sehingga diperlukan teknologi alternatif untuk mengambil sisa minyak terperangkap. Salah satu teknologi alternatif yang dikembangkan adalah Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR) dengan memanfaatkan aktivitas mikroorganisme penghasil biosurfaktan. Biosurfaktan memiliki keunggulan dibandingkan surfaktan kimia karena bersifat biodegradable, tidak toksik, dan stabil pada kondisi reservoir ekstrem. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan isolat bakteri termofilik dari minyak bumi sumur tua dalam menghasilkan biosurfaktan serta mengidentifikasi karakteristik isolat berdasarkan sifat morfologi dan fisiologinya. Penelitian dilakukan melalui tahap seleksi isolat menggunakan uji aktivitas hemolitik pada medium agar darah, kemudian dilanjutkan dengan karakterisasi morfologi koloni, morfologi sel, pewarnaan Gram, pewarnaan endospora, serta uji fisiologis dan biokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 33 isolat bakteri termofilik yang diuji, sebanyak 16 isolat menunjukkan potensi sebagai penghasil biosurfaktan berdasarkan terbentuknya zona bening pada medium agar darah. Setelah dilakukan karakterisasi lebih lanjut, diperoleh 11 isolat berbeda yang memiliki karakteristik potensial untuk diaplikasikan dalam teknologi MEOR. Isolat tersebut mampu beradaptasi pada kondisi termofilik dan menghasilkan biosurfaktan yang berperan menurunkan tegangan antarmuka minyak-air sehingga berpotensi meningkatkan perolehan minyak bumi dari reservoir tua. Hasil identifikasi menunjukkan isolat-isolat tersebut termasuk dalam genus Bacillus, Enterobacter, Citrobacter, dan Syntrophococcus, yang telah diketahui memiliki kemampuan menghasilkan biosurfaktan. Penelitian ini memberikan informasi dasar mengenai potensi bakteri indigenous sebagai agen biologis dalam pengembangan teknologi peningkatan produksi minyak yang lebih ramah lingkungan.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 4 (2026): (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 5 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia More Issue