cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
journal@idpublishing.org
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal
ISSN : -     EISSN : 30323711     DOI : https://doi.org/10.47134/scbmej
Core Subject : Engineering,
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal is an academic journal organized which a focus and scope: Sustainable Building Design and Construction, Civil Engineering for Sustainability, Building Management and Maintenance, Environmental and Social Considerations. The scope of SCBMEJ invites original research papers, review articles, and case studies that contribute to the advancement of sustainable practices in civil engineering, building management, and related disciplines. The journal encourages interdisciplinary approaches and welcomes submissions that address the challenges and opportunities at the intersection of environmental, social, and economic sustainability in the built environment.
Articles 70 Documents
Kajian Kuat Tarik Belah Pada Beton Bubuk Reaktif Dengan Pasir Kuarsa 30% dan Variasi Fly Ash sebagai Substitusi Parsial Semen Wijaya, Dhimas Widya Taruna; Safitri, Endah; Wibowo, Wibowo
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i2.2964

Abstract

Inovasi dalam teknologi beton telah mengalami perkembangan yang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Salah satu contoh perkembangan teknologi pada beton adalah penggunakan fly ash pada beton bubuk rekatif atau Reactive Powder Concrete (RPC). Penggunaan fly ash dalam campuran beton berperan sebagai substitusi parsial semen dan dalam upaya pemanfaatan limbah dari batu bara. Pada penelitian ini, komposisi beton bubuk reaktif menggunakan pasir kuarsa sebesar 30% dari berat agregat halus dan variasi komposisi fly ash sebesar 0%; 5%; 10%; 15%; 20%; dan 25% dari berat semen dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh dari penggunaan fly ash pada setiap variasi terhadap nilai dari kekuatan tarik belah beton bubuk reaktif. Pada pembuatan beton bubuk reaktif menghilangkan penggunaan agregat kasar dan menggantinya dengan menggunakan agregat halus dengan tujuan untuk meningkatkan homogenitas pada campuran beton dan menghasilkan beton mutu tinggi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan 18 sampel benda uji. Benda uji yang digunakan untuk mendapatkan nilai kuat tarik belah berbentuk silinder dengan diameter 15 cm, dan tinggi 30 cm yang sudah mencapai umur beton 28 hari, dan pengujian dilakukan menggunakan mesin compression testing machine (CTM). Pada pengujian kuat tarik belah dengan pasir kuarsa 30% dan variasi komposisi fly ash sebagai substitusi parsial semen didapatkan nilai berturut-turut sebesar 4,76 MPa; 4,90 MPa; 5,47 MPa; 5,19 MPa; 5,05 MPa; dan 4,36 MPa.
Analisis Optimasi Waktu dan Biaya pada Proyek JDU SPAM Regional Wosusokas Segmen 3 dengan Metode Time Cost Trade Off menggunakan Software Primavera 6.0 Gunawan, Syahrul; Handayani, Fajar Sri; Setiono, Setiono
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i2.2977

Abstract

Dalam proyek konstruksi terdapat triple constrain yang wajib terpenuhi, yaitu waktu, biaya, dan mutu. Waktu yang optimal, biaya yang minim, dan mutu yang sesuai spesifikasi menjadi tolak ukur keberhasilan proyek. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan terdapat hambatan terhadap waktu dan biaya yang dapat membuat pelaksanaan proyek berjalan tidak sesuai dengan yang direncanakan. Untuk mengatasi hambatan tersebut metode Time Cost Trade Off dengan alternatif penambahan jam kerja dan tenaga kerja dapat digunakan untuk optimasi waktu dan biaya dengan proses crashing pada pekerjaan yang berada pada lintasan kritis. Analisis metode Time Cost Trade Off dibantu menggunakan software Primavera Project Planner 6.0 untuk memperoleh skenario yang paling ekonomis dari kedua alternatif tersebut. Hasil optimasi waktu dan biaya pada penelitian ini dengan menggunakan alternatif penambahan jam kerja didapat total waktu penyelesaian 485 hari, lebih cepat 49 hari dari waktu normal dengan total biaya proyek sebesar Rp.271.909.061.593 yang mengalami penurunan biaya sebesar Rp.837.176.360. Sedangkan, menggunakan alternatif penambahan tenaga kerja didapat total waktu penyelesaian 527 hari, lebih cepat 7 hari dari waktu normal dengan total biaya proyek sebesar Rp.272.598.399.413 yang mengalami penurunan biaya sebesar Rp.147.838.540. Oleh karena itu, optimasi waktu dan biaya dengan penambahan jam kerja lebih ekonomis.
Kajian Maturitas Beton untuk Memprediksi Nilai Kuat Tekan Beton dengan Penggunaan Variasi Semen yang Beredar di Pasaran Jikriyansyah, Muhamad; Wibowo, Wibowo; Setiono, Setiono
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i2.2978

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengkaji nilai maturity pada beton untuk mendapatkan nilai kuat tekan beton dengan variasi merek semen jenis PCC yang berada di pasaran. Metode pada penelitian ini merupakan metode uji eksperimental. Untuk mendapatkan nilai maturity dilakukan pengukuran suhu pada 1, 3, 7, 14, 21, dan 28 hari dan mengukur kuat tekan secara destructive test pada 7, 14, dan 28 hari yang akan dibandingkan dengan hasil kuat tekan beton dengan non-destructive test. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada benda uji menghasilkan kuat tekan beton dari nilai maturity yang didapat dari 28 hari pengukuran suhu pada variasi merek semen berturut-turut sebesar 4964,43 oC-jam; 4978,29 oC-jam; dan 4995,42 oC-jam. Selisih kuat tekan beton dengan variasi merek semen yang berada di pasaran saat umur 14 hari, beton dengan variasi merek semen yang berada di pasaran yaitu Semen A, Semen B, dan Semen C masing-masing menghasilkan selisih kuat tekan sebesar 7,38%; 4,40%; dan 3,81%, sedangkan saat beton berumur 28 hari selisihnya sebesar -2,63%; 1,63%; dan -1,46%. Selisih paling besar terdapat pada beton dengan merek semen A saat umur 14 hari dengan selisih 7,48%. 
Penerapan Lean Construction menggunakan Root Cause Analysis dan Metode Borda dalam mengidentifikasi Waste Non-Value Added Activity (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Bendungan Jragung Paket I PT Waskita Karya) Pamungkas, Tri Okto; Rifai, Muji; Soeryodarundino, Koosdaryani
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i2.2981

Abstract

Proyek konstruksi sering mengalami kendala karena tenaga kerja yang tidak produktif, perencanaan proyek yang buruk, anggaran yang membengkak, dan spesifikasi yang tidak sesuai. Kerugian berbagai sumber daya, yaitu material, waktu, modal yang diakibatkan oleh kegiatan-kegiatan yang membutuhkan biaya secara langsung maupun tidak langsung tetapi tidak menambah nilai kepada produk akhir dapat didefinisikan sebagai waste. Perlu dilakukan kegiatan untuk mengurangi atau menghilangkan waste, sehingga pekerjaan menjadi lebih efisien. Lean Construction adalah pendekatan inovatif terhadap manajemen proyek yang menggabungkan ide, prinsip, dan metode untuk meningkatkan produktivitas konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui variabel dan faktor waste berupa non-value added activity yang sering terjadi pada Proyek Pembangunan Bendungan Jragung Paket I PT Waskita Karya Kabupaten Semarang dan menganalisisnya menggunakan metode Borda. Setelah dilakukan analisis, didapatkan variabel waste yang paling dominan adalah variabel money dengan faktor terjadi kesalahan saat perhitungan RAB yang disebabkan oleh beberapa permasalahan, kemudian dianalisis menggunakan RCA (root cause analysis) yaitu data yang digunakan untuk perhitungan RAB tidak akurat, informasi yang tidak tepat atau kurang lengkap untuk mengisi kelengkapan data RAB sehingga menjadi kurang spesifik, ketidakcermatan dalam mencatat detail saat mengumpulkan data tentang pelaksanaan proyek, ketidakpastian regulasi yang terjadi di dalam proyek sehingga estimasi menjadi tidak konsisten, dan perubahan lingkungan proyek seperti perubahan kondisi harga material yang dapat memengaruhi estimasi.
Identifikasi Waste menggunakan Metode Borda dan Penerepan Lean Construction Tools dengan Root Cause Analysis (Studi Kasus: Proyek Pembangungan Gelanggang Inovasi dan Kreatif Universitas Gadjah Mada) Saputra, Ardymas Febrian; Rifai, Muji; Handayani, Fajar Sri
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i2.3001

Abstract

Dalam pembangunan bangunan sipil sering terjadi masalah, terutama karena adanya pemborosan dalam bentuk non-value added activity. Pemborosan ini dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti man, money, material, machine, method, dan minute. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan inovasi seperti penerapan manajemen Lean Construction yang bertujuan untuk menginvestigasi dan mengurangi pemborosan. Salah satu metode untuk mengidentifikasi pemborosan adalah dengan menggunakan Root Cause Analysis (RCA). Dalam penelitian kali ini akan berfokus untuk mengidentifikasi variabel serta faktor apa saja yang menjadi penyebab terjadinya waste berupa non-value added activity yang paling berpengaruh apabila terjadi pada Proyek Gelanggang Inovasi dan Kreatif UGM. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan identifikasi, analisis, dan memberikan rekomendasi dari waste yang terjadi dengan menggunakan pendekatan terhadap konsep Lean Construction. Penelitian ini menggunakan data berupa kuesioner yang diisi oleh pekerja terkait dan diolah dengan menggunakan metode borda. Dari analisis menggunakan metode tersebut akan didapatkan pembobotan dari masing-masing variabel serta faktor yang ada, selanjutnya hasil dari analisis tersebut akan digambarkan dalam bentuk grafik (pie chart) untuk mengetahui pemeringkatannya. Dari penelitian yang dilakukan mendapatkan hasil berupa variabel serta faktor yang paling berpengaruh yaitu Variabel Waste of Money (bobot 0,2009 atau 20,09%) dengan faktor yang paling mempengaruhinya yaitu “Terjadi Kesalahan Saat Perhitungan RAB” (bobot 0,2716 atau 27,16%).
Kajian Kuat Lekat pada Beton Bubuk Reaktif dengan Pasir Kuarsa 30% dan Variasi Fly Ash sebagai Substitusi Parsial Semen Sugiarto, Torianzyah Putra Bimandiri; Endah, Endah; Wibowo, Wibowo
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 3 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i3.3008

Abstract

Infrastruktur memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran suatu negara, sehingga diperlukan konstruksi yang aman, kuat, kaku, dan stabil. Penggunaan bahan material dalam konstruksi sangat penting, terutama bahan seperti beton. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak variasi kadar fly ash terhadap kekuatan lekat beton bubuk reaktif. Metode eksperimental digunakan dalam penelitian ini. Campuran beton dirancang dengan menggunakan 30% pasir kuarsa dan variasi kadar fly ash 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25% dari berat semen. Benda uji yang digunakan adalah beton kubus dengan panjang sisi 20 cm. Kekuatan lekat beton diuji menggunakan Universal Testing Machine (UTM) dan dial gauge. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kekuatan lekat maksimum terjadi pada kadar fly ash 0%. Penambahan fly ash menyebabkan penurunan nilai kekuatan lekat. Nilai kekuatan lekat beton saat terjadi slip 0,25 mm pada kadar fly ash 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25% berturut-turut adalah 14,35 MPa, 13,54 MPa, 12,10 MPa, 10,58 MPa, 8,60 MPa, dan 7,38 MPa. Sedangkan nilai kekuatan lekat beton pada beban maksimum pada kadar fly ash yang sama berturut-turut adalah 23,94 MPa, 23,79 MPa, 23,49 MPa, 23,31 MPa, 23,05 MPa, dan 22,92 MPa.
Compressive Strength Study on Reactive Powder Concrete with 30% Quartz Sand and Variations in Fly Ash Composition as Partial Substitution of Cement Safitri, Endah; Wibowo, Wibowo; Fadhil, Bayu Dian
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 3 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i3.3009

Abstract

The concrete industry is considered environmentally unfriendly and unsustainable due to the significant consumption of natural materials. Currently, the industry predominantly uses Portland cement as its main ingredient, leading to an increase in Portland cement production. However, the use of fly ash can help make the concrete industry more sustainable in the future. Fly ash can be used as a partial replacement for Portland cement in concrete production. This study aims to determine the effect of fly ash variations on the compressive strength of reactive powder concrete. The research method used is experimental. The concrete mix design includes 30% quartz sand and fly ash variations of 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, and 25%. The compressive strength test specimens are cylindrical with a diameter of 7.5 cm and a height of 15 cm. The resulting test specimens have a compressive strength of more than 41.4 MPa, thus qualifying as high-strength concrete. The compressive strength test results for fly ash variations of 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, and 25% are 62.62 MPa, 66.27 MPa, 75.59 MPa, 68.78 MPa, 66.21 MPa, and 63.70 MPa, respectively.
Designing Pocket Park at Dense Building Area with Micro Climate Approach Ariani, Rindy; Fitri, Rahmadhani; Wisdianti, Dara
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 3 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i3.3018

Abstract

Pocket parks can create new public spaces without needing large-scale redevelopment, usually smaller than one hectare and created in densely developed urban areas. This research aims to improve the community's standard of living, creating a more comfortable environment for humans and the environment. This research focuses on the design of pocket parks in dense building areas with the concept of microclimate. Data is collected from field observations. The design results are expected to provide an understanding of the role of pocket parks in dense neighborhoods and guide future park planning and management.
Kajian Maturitas Beton untuk Memprediksi Nilai Kuat Tekan dengan Variasi Kadar Accelerator Buana, Muhammad Arjunov Ramadhan Genta; Wibowo, Wibowo; Setiono, Setiono
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 3 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i3.3019

Abstract

Metode maturitas beton (maturity method) adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk memperkirakan kekuatan beton. Terdapat beberapa model prediksi yang dapat digunakan untuk melakukan perhitungan kuat tekan dengan metode maturitas, salah satunya yaitu persamaan logaritmis. Penelitian ini menggunakan metode uji eksperimental yang bertujuan untuk menentukan indeks maturity dalam memprediksi nilai kuat tekan pada beton dengan variasi kadar accelerator sebesar 0%; 1,5%; 2%; dan 2,5% dari berat binder. Selanjutnya membandingkan nilai kuat tekan antara metode maturitas dengan metode destructive test. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm dengan sensor suhu yang dimasukkan sedalam ± 15 cm. Pengukuran suhu dilakukan pada umur 1, 3, 7, 14, 21, dan 28 hari dan pengujian kuat tekan dengan alat Compression Testing Machine (CTM) dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode prediksi persamaan logaritmis dalam kurva hubungan kuat tekan-maturity pada beton dengan variasi kadar accelerator 0%; 1,5%; 2%; dan 2,5% menghasilkan nilai koefisien determinasi (R2) secara berturut-turut sebesar 0,9679; 0,9255; 0,9604; dan 0,9473. Selisih kuat tekan beton antara metode destructive test dan metode maturity pada kadar accelerator 1,5% saat umur 14 hari menghasilkan selisih kuat tekan paling besar, yaitu 3,35%.
Analisis Value Engineering Pada Proyek Pembangunan Gedung Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Shonata, Mutiara; Rifai, Muji; Handayani, Fajar Sri
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 3 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i3.3064

Abstract

Efisiensi sangat penting dalam proyek konstruksi untuk menghadapi beberapa tantangan yang dapat memengaruhi keberlangsungan dan kesuksesan proyek. Beberapa tantangan tersebut adalah keterbatasan anggaran, peningkatan biaya material, pemborosan sumber daya dan kekurangan tenaga kerja yang menunjukkan bahwa efisiensi bukan hanya tentang penghematan biaya tetapi juga tentang pengelolaan sumber daya secara cerdas untuk hasil yang optimal. Analisis Value Engineering (VE) dapat dilakukan untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pekerjaan yang dapat dianalisis, memilih alternatif terbaik, dan menghitung perbandingan biaya sebelum dan setelah dianalisis. Penelitian ini dilakukan dengan Value Enginering Job Plan yaitu tahap informasi, tahap pengembangan ide, tahap analisis, tahap pengembangan, dan tahap rekomendasi. Pekerjaan yang akan dilakukan analisis dipilih berdasarkan diagram pareto dan nilai persentase yang tinggi. Alternatif yang diajukan pada penelitian ini adalah alternatif 1 berupa pelat half precast dengan balok dan kolom precast serta alternatif 2 berupa pelat half precast dengan balok dan kolom konvensional. Pemilihan alternatif dilakukan dengan pembobotan berdasarkan kriteria kualitatif dan kuantitatif. Kriteria kualitatif didapatkan dari hasil kuesioner yang dihitung menggunakan metode AHP. Hasil analisis menunjukkan alternatif 1 sebagai alternatif terpilih. Alternatif 1 dapat menghemat biaya sebesar Rp3.751.121.582,21 dengan persentase sebesar 3,39%. Total biaya proyek sebelum dilakukan analisis VE sebesar Rp110.594.037.401,37. Setelah dilakukan analisis VE, diperoleh total biaya proyek sebesar Rp106.842.915.819,16.