Jurnal ABDIMAS MUTIARA
Jurnal ABDIMAS MUTIARA diterbitkan oleh Program Studi : Sistem Informasi Fakutas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan pemahaman tentang asfek - asfek multidisiplin ilmu bidang Teknologi, Kesehatan dan Sosial berupa hasil pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Redaksi menerima naskah yang belum pernah diterbitkan dalam media lain dari dosen, peneliti, mahasiswa maupun praktisi dengan ketentuan penulisan seperti tercantum pada halaman belakang (petunjuk untuk penulis). Naskah yang masuk akan dievaluasi dan disunting untuk keseragaman format, istilah dan tata cara lainnya.
Articles
99 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA"
:
99 Documents
clear
An article IMPLEMENTASI PENINGKATAN KESEHATAN FISIK DAN PSIKOSOSIAL BAGI MASYARAKAT DI ZONA MERAH COVID-19 KELURAHAN HELVETIA TENGAH MEDAN: Physical and Psychosocial Health in New Normal Life
Purba, Jenny Marlindawani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Virus corona meupakan virus yang yang berbentuk bulat dan mengakibatkan penularan melalui droplet (bersin, batuk) dari orang yang terinfeksi kepada orang yang dekat dengannya. Kota Medan telah ditetapkan sebagai salah satu daerah zona merah terinfeksi virus corona. Diperkirakan hampir 91,1 % Kecamatan di Kota Medan sudah terinfeksi corona virus termasuk Kelurahan Helvetia Tengah yang berada di Perumnas Helvetia. Pandemi yang berkepanjangan ini memberikan dampak pada perubahan psikososial dimana masyarakat mengalami kecemasan, kekhawatiran dan ketidakpastian berakhirnya pandemi ini. Kelurahan Helvetia Tengah sempat selama dua bulan berada pada urutan kedua penyumbang terbesar kasus terinfeksi covid 19 di Kota Medan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan promosi kesehatan berupa edukasi dan pelatihan peningkatan kesehatan fisik dan psikososial serta pencegahan penularan infeksi virus korona. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah ceramah, diskusi, pelatihan dan kunjungan rumah serta membagikan masker dan hand sanitizer dengan memperhatikan protokol kesehatan. Media yang digunakan adalah proyektor, slide, dan leaflet. Hasil evaluasi dan berdasarkan data yang diterima dari Satgas Covid Puskesmas Helvetia, dua bulan terakhir ini, terjadi penurunan kasus baru di Kelurahan Helvetia Tengah. Dalam menghadapi era adaptasi kebiasaan baru ini disarankan kepada Kepala Lingkungan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Pemerintahan Setempat untuk bekerja secara sinergis dan selalu mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan tetap menjaga Kesehatan fisik dan psikososial.
PELATIHAN GOOGLE FORM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN JARAK JAUH
Damanik, Burhanuddin;
Hutagalung, Dini M;
Sijabat, Salomo
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
SMK Swasta Masehi merupakan Sekolah Menengah Kejuruan yang terletak di Sibolangit Kabupaten Deliserdang Propinsi Sumatera Utara. Dengan keluarnya kebijakan pemerintah untuk belajar, bekerja dan beribadah di rumah, maka mau tidak mau guru dan siswa harus memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran di rumah. Namun permasalahannya apakah semua guru dan siswa di negara kita ini mampu menggunakan aplikasi – aplikasi tersebut? Salah satu cara untuk memberikan solusi maka Program Studi Sistem Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan mengadakan pengabdian masyarakat bagi guru di SMK Swasta Masehi untuk pelatihan pemanfaatan Google Form dalam pembelajaran jarak jauh. Dimana google form merupakan aplikasi google bebas bayar yang fungsi utamanya untuk membuat formulir baik untuk pengumpulan informasi maupun kuis secara online. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Nopember 2020 berlokasi di SMK Swasta Masehi Sibolangit. Hasil dari kegiatan ini untuk menambah pengetahuan pemanfaatan googleform dalam pembelajaran jarak jauh.
PENINGKATAN KAPASITAS RELAWAN TERKAIT PENCEGAHAN COVID-19
Siregar, Laura;
Sinaga, Taruli Rohana;
Purba, Agnes
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada awal tahun 2020, Covid-19 menjadi masalah kesehatan dunia yang diawali dengan informasi WHO pada Desember 2019 menyebutkan adanya kasus kluster pneumonia dengan etiologi yang tidak jelas di Kota Wuhan China. Indonesia melaporkan kasus konfirmasi Covid-19 sebanyak 2 kasus pada 2 Maret 2020 dan bertambah menjadi 790 kasus pada 25 Maret 2020. Demikian pula di Provinsi Sumatera Utara menunjukkan peningkatan yang signifikan. Jumlah kasus terkonfirmasi positif pada tanggal 5 September 2020 sebanyak 7.552. Dilatarbelakangi oleh jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 yang tinggi dan dengan ditetapkannya Provinsi Sumatera Utara sebagai salah satu provinsi prioritas penanganan Covid-19 di Indonesia, maka diperlukan adanya upaya untuk meningkatkan kapasitas relawan dalam pencegahan Covid-19, khususnya tiga daerah yang dianggap paling rawan, diantaranya Kota Medan, Kota Binjai dan Deli Serdang. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Universitas Sari Mutiara Indonesia bekerjasama dengan BNPB dan BPBD Provinsi Sumatera Utara yang membentuk Pos Gabungan Pencegahan dan Percepatan Penanganan Covid-19 (Posgagah). Relawan yang hadir berasal dari Kota Binjai sebanyak 50 orang, terdiri dari unsur organisasi kepemudaan, ibu-ibu PKK, mewakili pemerintahan seperti personil kelurahan dan desa serta masyarakat umum. Keikutsertaan relawan sebagai agen perubahan dimasyarakat dalam perilaku 3 M untuk pencegahan penularan virus Covid-19 sangat membantu pemerintah pada upaya penurunan kasus penderita Covid-19.
AKSI SOSIAL DESINFEKSI UNTUK MEMINIMALISASI PENYEBARAN COVID-19 PADA GEREJA HKBP PAGARAN NAULI MEDAN
Purba, Rosanna;
Ginting, Rika Mei Hayani;
Sucipto, Tia Novira
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pandemi COVID-19 masih menjadi isu prioritas dunia yang harus dihadapi karena mengakibatkan terjadinya perlambatan pada segala aspek penting dalam menjalankan roda pembangunan negara. Penyebaran virus korona secara terus menerus meningkat tidak terkendali di Indonesia bahkan di dunia. Pemerintah Indonesia telah melakukan semaksimal mungkin upaya untuk mengatasi tidak hanya penyebaran virus tersebut akan tetapi mempertahankan stabilitas negara dalam segala bidang. Sudah terdapat banyak kebijakan terkait hal ini, akan tetapi semua kebijakan yang sudah ditetapkan pemerintah tersebut harus didukung juga dengan sistem kesehatan dan kesadaran publik yang memadai. Tempat umum seperti gereja merupakan salah satu klaster penyebaran covid-19 yang harus diantisipasi karena merupakan tempat berkumpulnya orang banyak sehingga sulit untuk melaksanakan standar protokol kesehatan yang berlaku. Adapun tujuan kegiatan desinfeksi rumah ibadah di Gereja HKBP Pagaran Nauli Medan sebagai salah satu upaya meminimalisasi penyebaran virus.
PKM SOSIALISASI PENGGUNAAN MASKER MEDIS DAN KAIN DALAM UPAYA PENCEGAHAN COVID -19 DI UPTD DI PUSKESMAS NAMOHALU ESIWA KABUPATEN NIAS UTARA
Bangun, Henny Arwina;
Sinaga, Lia Rosa Veronika;
Manurung, Jasmen
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penggunaan masker medis dapat mencegah penyebaran percikan yang dapat menyebabkan infeksi dari orang yang terinfeksi ke orang lain dan kemungkinan kontaminasi lingkungan akibat percikan droplet. Bukti bahwa penggunaan masker medis oleh orang sehat di dalam rumah atau oleh orang-orang yang melakukan kontak dengan pasien, atau oleh orang-orang di tengah perkumpulan besar berfungsi sebagai pencegahan. Upaya pencegahan virus corona-19,pada masa sekarang ini maka sebaiknya kita dapat melakukan upaya protokol kesehatan salah satunya adalah dengan memakai masker. Meski tidak melindungi sepenuhnya dari penyakit, namun penggunaan masker dapat menurunkan risiko penularan penyakit. Solusi yang diharapkan dalam kegiatan ini menerapkan kemampuan yang dimiliki untuk sadar akan dampak yang diakibatkan apabila tidak menggunakan masker medis dan kain secara baik dan benar.Target yang diharapkan agar pasien yang berkunjung ke Puskesmas Namohalu Esiwa mampu melakukan perilaku penggunaan masker yang baik dan benar secara konsisten dan menerapkannya apabila berada di luar rumah, sehingga meminimalkan pencegahan penyebaran virus Covid 19 dapat terlaksana dengan baik. Disarankan bagi pasien (masyarakat) lebih memperhatikan prosedur penggunaan masker yang baik dan benar dengan selalu memperhatikan waktu penggunaan masker baik masker kain maupun masker medis.
KEGIATAN KAMPANYE DEMENSIA & PENCEGAHANNYA DI PUSAT PELAYANAN KELUARGA SEJAHTERA TERATAI CENGKARENG TIMUR
Anggraini, Dian;
Ernawati, Ernawati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan & manfaat: tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengenalkan demensia (kepikunan) dan tindakan yang dapat dilakukan untuk pencegahan demensia kepada peserta Posbindu (Pos Binaan Terpadu) di PPKS (Pusat Pelayan Keluarga Sejahtera) Teratai Cengkareng Timur. Metode: Kegiatan kampanye pencegahan demensia ini dilakukan dengan melakukan 3 kegiatan yaitu (a) pemutaran video 10 tanda gejala demensia; (b) pendidikan kesehatan tentang demensia dan pencegahannya; serta (c) simulasi senam otak sebagai salah satu cara melatih otak agar dapat berfungsi dengan baik. Hasil:Terdapat 33 peserta yang hadirdalam kegiatan Posbindu, 100% peserta mendengarkan pendidikan kesehatan secara aktif. Simulasi senam otak, mendemonstrasikan 4 gerakan dengan diiringi lagu yang ritme nya disesuaikan agar dapat dilakukan oleh dewasa atau pun lansia. Empat gerakan yang dipilih merupakan gerakan yang mudah, namun demikian hanya 50%peserta yang melakukan keseluruhan gerakan dengan benar. Kesimpulan: kampanye demensia dan pencegahan nya telah berhasil memperkenalkan isu-isu terkait demensia dan cara pencegahan nya. Ke depan, kegiatan di Posbindu harus lebih variatif dan bertujuan untuk mencegah penyakit tidak menular, terutama kegiatan yang merangsang fungsi kognitif otak.
PENGEMBANGANLPK MELALUI VISITASI AKREDITASI LEMBAGA PELATIHAN KERJA DI KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN
Tambunan, Elisabet;
Purba, Mery Lani;
Nainggolan, Eva Margaret Sarah
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada era revolusi industri 4.0, diperlukan pendidikan yang dapat membentuk generasi yang kreatif, terampil, inovatif dan kompetitif. Begitu juga dengan keberadaan LPK (Lembaga Pelatihan Kerja), dituntut untuk dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, yaitu optimalisasi keberadaan teknologi digital dan yang pasti harus terakreditasi.Dalam pelaksanaan akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) masih banyak kendala dan hambatan yang dihadapi. Salah satunya minimnya pemahaman para pengelola LPK terhadap akreditasi tersebut yaitu para pengelola kurang memperhatikan atau memahami isi Permenaker Nomor 17 tahun 2016 tentang Tata Perizinan dan Pendaftaran Lembaga Pelatihan Kerja. Hal ini mengakibatkan pemahaman konsep pentingnya akreditasi berdasarkan regulasi yang ada menjadi sangat minim.Berdasarkan serangkaian kegiatan visitasi akreditasi LPK di Kabupaten Humbang Hasundutan yang disertai dengan bimbingan teknis memberikan dampak pengembangan yang positif bagi para pengelola LPK. Manfaat akreditasi LPK: (1.) Dapat memudahkan akses terhadap LPK yang kredibel; (2.) Dapat terjaminnya kualitas pelayanan LPK; (3.) Dapat meningkatkan citra kompetensi dan daya saing lulusan; (4.) Dapat memudahkan pemilihan partner kerja sama dalam pengembangan SDM;(5.) Dapat memudahkan rekrutmen maupun seleksi penerimaan karyawan. Hal ini disebabkan karena LPK yang meluluskan sudah dapat menjamin akan siap pakai untuk menghadapi pesaing dalamnegeri maupun luar negeri sehingga Disnaker dapat mengatasi penggangguran di kabupaten Humbang Hasundutan.
SOSIALISASI PERLINDUNGAN DIRI DARI BAHAYA COVID-19 BAGI ANAKA-ANAK SEKOLAH MINGGU DI GEREJA KATOLIK SANTO YOSEF STASI SEI SIKAMBING
Florentina Ambarwati, Nova;
Rajagukguk, Tiara;
Sinaga, Eka Margareta
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 maka dilakukan pencegahan bisa dilakukan mulai dari diri sendiri, jika badan dirasa kurang sehat seperti demam, batuk kering, pilek dan diare, segera hubungi tenaga medis terdekat. Selain menggunakan masker cara pencegahan virus corona juga bisa dengan cara menjaga jarak aman kurang lebih 2 meter, membawa alat makan sendiri bila makan di restoran/tempat umum, jika dirasa kurang nyaman, gunakanlah baju lengan panjang untuk meminimalisir berdesak-desakan atau berhimpitan langsung dengan tubuh orang lain di tempat umum, biasakan membawa handsanitizer kemanapun, tissue basah/kering, dan peralatan ibadah milik pribadi.
PELATIHAN GOOGLE DRIVE SEBAGAI MEDIA PENYIMPANAN BAGI PENDIDIK
Ginting, Riah Ukur;
Hestina, Hestina;
Gultom, Erdiana
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dari bulan Maret 2020 sampai dengan bulan November 2020, pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia yang membuat dunia pendidikan harus menggunakan jaringan internet (daring) sebagai media mengajar. Oleh sebab itu Mas Nadiem Makarim mengeluarkan surat edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Covid-19 pada satuan tugas pendidikan dan Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di lingkungan Kemendikbud. Aplikasi yang digunakan selama daring pada masa pandemic Covid-19 antara dosen/guru dengan siswa/mahasiswa seperti zoom, meet google, google classroom, edmodo dan elearning. Namun permasalahannya apakah semua guru dan siswa di Kabupaten Deli Serdang ini mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pemanfaatan google drive sebagai media penyimpanan bagi pendidik. Oleh sebab itu, Tim Penulis mengadakan pemberdayaan kepada masyarakat yang merupakan salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi untuk memberikan informasi tentang penggunaan google drive bagi guru dan siswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta Masehi Sibolangit Kabupaten Deli Serdang.
PENYEMPROTAN DESINFEKTAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 DI MUSHOLLA SADAR KELURAHAN DWIKORA MEDAN
Hasibuan, Renika;
Purba, Rolita Christina;
S, Budianto
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Program pengabdian masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kebersihan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona di lingkungan ibadah Musholla Sadar sehingga dapat memberikan kenyamanan dalam melakukan ibadah di Musholla Sadar. Selainitu, dengan dilakukan pengabdian masyarakat pada Musholla Sadar dapat memotivasi para peserta lain dalam melakukan pengabdian masyarakat pada tempat-tempat yang lain. Dimana, dengan meningkatnya kasus positif terpapar covid-19, maka diperlukan tindakan pencegahan untuk menekan penyebaran covid-19. Kebersihan lingkungan dan diri sendiri sangat diperlukan untuk pencegahan penyebaran virus corona. Salah satu cara yang sudah mulai banyak dilakukan yaitu dengan penyemprotan cairan desinfektan seperti yang dilakukan dalam kegiatanpengabdian masyarakat ini. Penyemprotan desinfektan perlu dilakukan secara berkala dan rutin demi memberikan rasa aman kepada orang yang beribadah di Musholla dan juga menekan penyebaran virus corona.