cover
Contact Name
Kerisman Halawa
Contact Email
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Phone
+6285297738787
Journal Mail Official
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Editorial Address
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal ABDIMAS MUTIARA
ISSN : 27227758     EISSN : 27227758     DOI : -
Jurnal ABDIMAS MUTIARA diterbitkan oleh Program Studi : Sistem Informasi Fakutas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan pemahaman tentang asfek - asfek multidisiplin ilmu bidang Teknologi, Kesehatan dan Sosial berupa hasil pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Redaksi menerima naskah yang belum pernah diterbitkan dalam media lain dari dosen, peneliti, mahasiswa maupun praktisi dengan ketentuan penulisan seperti tercantum pada halaman belakang (petunjuk untuk penulis). Naskah yang masuk akan dievaluasi dan disunting untuk keseragaman format, istilah dan tata cara lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,017 Documents
GERAKAN WASPADA (WANITA BEBAS KANKER PAYUDARA) DENGAN KONSUMSI JUS PARE DAN PEMERIKSAAN SADARI (PENGABDIAN MASYARAKAT DI KLINIK PRATAMA DEA, DESA PATUMBAK KAMPUNG) Sitepu, Nova Eininta; Rustianna Tumanggor; Febri Theresia Sihaloho
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6293

Abstract

Kanker payudara menjadi salah satu penyebab angka kematian yang cukup besar di Indonesia dimana mencapai 22 ribu kasus kematian dan diperkirakan 1 dari 4 perempuan akan terdiagnosa kanker payudara. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat khususnya wanita dan lansia melalui edukasi pencegahan kanker payudara pada masyarakat di sekitar Klinik Pratama Dea, Desa Patumbak Kampung. Sebanyak 25 peserta mengikuti penyuluhan, diskusi, dan praktik teknik pemeriksaan payudara sendiri (SaDaRi). Hasil pre-test menunjukkan hanya 25% peserta memahami cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri dan manfaat jus pare (Momordica Charantia.) dalam mencegah kanker payudara, meningkat menjadi 85% setelah kegiatan. Peserta juga menyampaikan semakin ada keinginan untuk menjaga kesehatan payudara wanita. Edukasi dan demonstrasi langsung kepada masyarakat terbukti efektif meningkatkan kemampuan masyarakat menjaga kesehatan. Kegiatan ini sebaiknya dapat dilakukan secara rutin agar meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik lagi.
EDUKASI POLA MAKAN SEHAT UNTUK LANSIA DALAM HAL PENCEGAHAN KONSTIPASI Tumanggor, Rustianna; Nova Eininta Sitepu
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6305

Abstract

Edukasi pola makan sehat untuk lansia dalam pencegahan konstipasi menekankan pentingnya asupan serat dan cairan yang cukup, serta aktivitas fisik yang teratur. Lansia perlu mengonsumsi makanan berserat tinggi seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh, serta minum air putih yang cukup setiap hari. Pola makan sehat yang disesuaikan dengan kebutuhan lansia, termasuk pemilihan makanan yang mudah dicerna dan mengandung serat tinggi, serta pentingnya menjaga kecukupan cairan, akan dibahas. Selain itu, edukasi juga akan mencakup informasi mengenai pentingnya aktivitas fisik yang teratur dan menghindari kebiasaan menahan buang air besar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat khususnya pada lansia melalui edukasi pola makan sehat dalam pencegahan konstipasi pada lansia di sekitar Klinik Pratama Dea, Desa Patumbak Kampung. Sebanyak 17 peserta mengikuti penyuluhan, diskusi. Melalui pendekatan edukasi yang interaktif, program ini bertujuan memberikan pemahaman praktis tentang kebutuhan nutrisi seimbang dan kebiasaan untuk hidup sehat. Penyuluhan yang diberikan mencakup informasi mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang. Antusiasme para lansia dalam mengikuti kegiatan menunjukkan minat dan kesiapan mereka untuk menerapkan pola hidup sehat. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan dapat dilakukan secara rutin agar meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam mecegah agar tidak terjadi konstipasi pada lansia.
Edukasi dan Pemeriksaan IVA Tes di Puskesmas Martimbang Tahun 2024 Friani, Sri Rahma; Tati Adriana Saragih; Enrika Pasaribu
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematian WUS akibat kanker masih tinggi di Indonesia dan penyebab tertinggi kedua adalah kanker serviks dengan 36.633 kasus (9.2%) dari seluruh kanker pada wanita. Jumlah ini memiliki angka mortalitas yang tinggi sebanyak 21.003 kematian dari seluruh kematian akibat kanker. Upaya preventif untuk kanker serviks dilakukan dengan pemberian edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat untuk menghindari faktor risiko terkena kanker, melakukan immunisasi HPV dan melakukan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan pap smear atau IVA. Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Puskesmas Martimbang Kabupaten Simalungun pada bulan Juli 2024. Peserta pada kegiatan meliputi WUS (wanita usia subur) sebanyak 19 orang, kader kesehatan dan bidan puskesmas. Tim PkM program studi bekerjasama dengan petugas kesehatan di Puskesmas Martimbang untuk pendataan WUS, persiapan alat dan bahan IVA tes. PkM diawali dengan pemberian edukasi tentang kanker serviks, IVA tes dan tips pencegahan kanker serviks. Karakteristik WUS yang mengikuti PkM mayoritas usia direntang 41-45 tahun 42.1%, paritas mayoritas multipara 73.7%, pendidikan WUS mayoritas SMP 42.1%. Hasil pemeriksaan IVA tes tidak ditemukan adanya lesi pra kanker pada WUS. Diharapkan petugas kesehatan bekerjasama dengan perguruan tinggi sehingga berkolaborasi melakukan upaya promotif dan preventif terhadap kesehatan reproduksi WUS dan berdampak pada peningkatan kesehatan masyarakat.
Pemberdayaan Ibu melalui Edukasi Kebutuhan Gizi Selama Kehamilan di Puskesmas Panei Tongah Tahun 2024 Purba, Yeni Trisna; Riska Wani Eka Putri; Sondang Sidabutar; Keysha Iszmi Erhan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia dan KEK masih menjadi masalah utama pada kehamilan. KEK dan anemia yang terus berlanjut selama kehamilan berdampak pada kesehatan ibu dan janin dan menyebabkan komplikasi persalinan prematur, berat badan lahir rendah, peningkatan risiko kematian bayi baru lahir, kelainan kongenital. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk peningkatan kesehatan ibu hamil melalui pemberian edukasi kebutuhan gizi selama kehamilan di Puskesmas Panei Tongah. Ibu hamil yang mengikuti edukasi sebanyak 16 orang dan 2 orang kader kesehatan. Pelaksanaan kegiatan dimulai dari advokasi ke Puskesmas Panei Tongah, survei lokasi dan pelaksanaan kegiatan, dimulai dari tanggal 10-20 Juni 2024. Hasil diperoleh setelah diberikan edukasi terdapat perubahan pemahaman ibu hamil, dimana sebelum diberikan edukasi jumlah yang pengetahuan kurang 10 orang (62.5%). Setelah diberikan edukasi mayoritas ibu hamil memahami tentang kebutuhan gizi yaitu sebanyak 12 orang (75%). Pengetahuan yang meningkat baik ini diharapkan memberikan pengaruh terhadap tindakan ibu hamil dalam pemenuhan gizi dalam konsumsi makanan sehari-hari. Oleh sebab itu disarankan kepada petugas kesehatan di Puskesmas Panei Tongah untuk tetap memberikan edukasi secara kontiniu dan memonitor ibu hamil status gizi ibu hamil untuk mencegah terjadinya kejadian KEK dan anemia selama kehamilan.
Penguatan Peran Kader Kesehatan dalam Penatalaksanaan Pencegahan Stunting Di Posyandu Balita Wilayah Kerja Puskesmas Sidamanik Tahun 2023 Saragih, Astri Ulina; Romaulina Pakpahan; May Linda Kristina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak, terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pencegahan stunting membutuhkan peran aktif berbagai pihak, khususnya kader kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan di Posyandu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kader kesehatan dalam penatalaksanaan pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Sidamanik. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan kader dalam hal pemantauan pertumbuhan balita, pemberian edukasi gizi, serta penguatan pencatatan dan pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mengenali tanda-tanda risiko stunting dan memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat. Kegiatan ini juga meningkatkan motivasi kader dalam menjalankan tugasnya secara berkelanjutan. Diperlukan dukungan lintas sektor serta pelatihan lanjutan agar kader dapat lebih optimal dalam mencegah stunting di tingkat masyarakat.
Edukasi Persiapan Calon Pengantin Pada Remaja Di Wilayah Puskesmas Parsoburan Tahun 2023 Seventina; Santi Widya Purba; Keysha Iszmi Erhan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasangan suami istri dalam tahun pertama pernikahan menghadapi tantangan adaptasi dan saling mengenal pasangan yang berpengaruh terhadap kualitas hubungan. Penting bagi calon penagnti (catin) untuk mendapatkan edukasi bagaimana persiapan fisik, mental, sosial dan spiritual memasuki pernikahan. Edukasi calon pengantin (catin) bukan hanya penting bagi mereka yang akan menikah dalam waktu dekat, tetapi juga sangat penting diberikan sejak remaja. Hal ini bertujuan agar mereka memiliki pemahaman yang matang terkait pernikahan, kesehatan reproduksi, peran dalam keluarga, dan kesiapan mental serta emosional. Tujuan bersama dalam pernikahan adalah cinta kasih, dan untuk itu perlu dibangun landasan rumah tangga yang kokoh dan hidup bahagia bersama pasangan. Pemeriksaan catin penting dilakukan sebagai upaya preventif, promotif dan kuratif untuk keluarga yang harmonis. Anemia pada remaja perempuan sering menjadi masalah dan menjadi isu stunting akibat pola makan yang buruk, juga menjadi salah satu fokus pemerintah dalam mempersiapkan remaja sebagai persiapan memeasuki pernikahan yang sehat dan berkualitas. Pelaksanaan edukasi catin bagi remaja di Wilayah Puskesmas Parsoburan ini sebagai upaya agar remaja memiliki perilaku yang mandiri serta bertanggung jawab serta memahami risiko pernikahan dini seperti: gangguan kesehatan ibu dan anak, putus sekolah, kekerasan dalam rumah tangga serta ketidaksiapan mental maupun ekonomi.
Pijat Laktasi Pada Ibu Nifas Di TPMB Anna Rosita Siantar Saragih, Astri Ulina; Romaulina Pakpahan; May Linda Kristina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa nifas merupakan periode penting dalam kehidupan seorang ibu, di mana proses menyusui menjadi salah satu tantangan utama. Salah satu permasalahan yang sering dihadapi adalah kurang lancarnya produksi ASI, yang dapat berdampak pada kesehatan bayi dan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Pijat laktasi merupakan metode alami yang terbukti efektif untuk membantu melancarkan produksi ASI, mengurangi nyeri payudara, serta meningkatkan ikatan antara ibu dan bayi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan pijat laktasi kepada ibu nifas di Tempat Praktek Mandiri Bidan (TPMB) Anna Rosita, Pematang Siantar, pada tahun 2022. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi teknik pijat, dan praktik langsung oleh peserta dengan pendampingan dosen dan mahasiswa Prodi D3 Kebidanan Universitas Efarina. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan pijat laktasi secara mandiri, serta adanya respon positif terhadap manfaat pijat laktasi dalam memperlancar ASI. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi upaya promotif dan preventif dalam mendukung program ASI eksklusif serta meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan di masyarakat.
Pemberdayaan Ibu melalui Edukasi Gizi Balita di Puskesmas Rambung Merah Tahun 2022 Seventina; Santi Widya Purba; Keysha Iszmi Erhan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi dipengaruhi oleh banyak faktor salah satu diantaranya pengetahuan ibu tentang gizi. Masalah gizi akan muncul ketika asupan zat gizi dan kebutuhannya tidak sesuai. Status gizi yang baik sangat ditentukan oleh pemberian makanan yang dikonsumsi dan cukup kandungan gizinya serta disesuaikan dengan kebutuhan gizi balita, sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang secara normal. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tentang Pemberdayaan Ibu melalui Edukasi Gizi Balita ini dilaksanakan tim PkM bekerjasama dengan petugas kesehatan Puskesmas Rambung Merah Kabupaten Simalungun. Jumlah responden yang hadir pada kegiatan PkM sebanyak 18 orang ibu balita dengan pemaparan materi edukasi yaitu MP-ASI, jenis, frekuensi dan jumlah porsi sekali makan. Seluruh peserta mengikuti edukasi dengan antusias. Hasil evaluasi diperoleh sebelum diberikan edukasi jumlah yang pengetahuan kurang 14 orang, mengalami peningkatan setelah diberikan edukasi mayoritas ibu balita memahami tentang kebutuhan gizi balita yaitu sebanyak 15 orang. Oleh sebab itu disarankan kepada ibu untuk dapat menerapkan pemberian makanan bergizi seimbang pada balita dan petugas kesehatan di Puskesmas Rambung Merah memberikan edukasi secara kontiniu dan memonitor status gizi balita di posyandu sehingga mencegah terjadinya gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak.
Pelatihan Sumber Daya Manusia Pada Lembaga Pelatihan Kerja Di Kabupaten Langkat Pasaribu, Eva Solita; Mery Lani Br Purba; Elisabet Tambunan; Adilman Laia; Putri Indah Ceria; Anastasia Manalu
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan SDM di sebuah organisasi atau perusahaan merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas kerja karyawan demi menghasilkan produk dan layanan terbaik sesuai target yang direncanakan. Program ini bertujuan untuk memberikan penguasaan keahlian (skill), kemampuan, dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam pekerjaan, termasuk soft skills. Karyawan, sebagai aset perusahaan, harus diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan SDM agar dapat menggali potensi terpendam mereka. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga kerja di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Kabupaten Langkat. Dengan pelatihan yang sesuai, LPK dapat membantu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan calon tenaga kerja, membuat mereka lebih siap bersaing di dunia kerja. Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan dengan baik, di mana peserta menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif.
Edukasi Hate Speech Terkait Informasi Dan Transaksi Elektronik Di SMK Swasta 2 Mulia Medan Purba, Kuras; Sherhan; Michael Jeriko Damanik
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMK Swasta 2 Mulia Medan tentang "hate speech" atau ujaran kebencian, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pengetahuan siswa mengenai dampak ujaran kebencian. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan tanya jawab untuk memastikan penyampaian materi yang efektif dan partisipasi aktif dari peserta. Sebelum sosialisasi, 98% siswa belum memahami konsep ujaran kebencian menurut UU ITE, sementara 2% memiliki pemahaman dasar dari berita. Setelah sosialisasi, hasil post-test menunjukkan bahwa 100% siswa telah memahami dengan baik ujaran kebencian berdasarkan UU ITE dan menyadari pentingnya etika dalam bermedia sosial. Kegiatan ini berhasil membekali siswa dengan pemahaman krusial mengenai tanggung jawab digital.

Page 100 of 102 | Total Record : 1017